Category: Dakwah

  • Profil Dai Salmi Adrizal, S.Pd: Kiprah Dakwah dan Pendidikan di Sumatera Barat

    Profil Dai Salmi Adrizal, S.Pd: Kiprah Dakwah dan Pendidikan di Sumatera Barat

    Dai Salmi Adrizal, S.Pd resmi bergabung dengan Yayasan Peduli Kemanusiaan Ar Risalah sebagai dai pada tahun 1447 H / 2025 M. Beliau ditugaskan di Desa Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dalam kurun waktu kurang lebih tujuh bulan pengabdian, beliau menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan amanah dakwah dan pendidikan di tengah masyarakat.

    Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia dakwah, beliau menyelesaikan pendidikan terakhir jenjang Strata 1 (S1) di STAI As Sunnah, Deli Serdang, Sumatera Utara pada tahun 2024. Bekal pendidikan tersebut menjadi landasan ilmiah yang kuat dalam menyampaikan materi dakwah secara sistematis dan sesuai dengan manhaj yang benar.

    Program dakwah yang beliau jalankan mencakup berbagai lini pembinaan umat, di antaranya pembelajaran kepada remaja dan remaji (remaja putri), pembelajaran kepada masyarakat umum, ceramah umum dalam bentuk kajian rutin dan dauroh, serta khutbah Jumat. Selain itu, beliau juga aktif memberikan pembelajaran kepada anak-anak sebagai bentuk investasi generasi masa depan.

    Tidak hanya berdakwah secara langsung, Dai Salmi Adrizal juga memanfaatkan media sosial dan komunikasi melalui telepon genggam sebagai sarana penyebaran ilmu. Beliau turut mengisi ceramah di berbagai lembaga, radio, televisi, lembaga pemasyarakatan, hingga acara pernikahan. Kunjungan kepada pembesar kaum dan tokoh masyarakat juga menjadi bagian dari strategi dakwah yang beliau lakukan untuk memperkuat sinergi sosial.

    Perkembangan dakwah beliau menunjukkan penerimaan yang baik dari masyarakat. Dai Salmi Adrizal dipercaya menjadi pemateri kajian rutin, khatib, dan imam rawatib di Masjid Ayyub Al Anshari, masjid ke-74 yang dibangun oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Ar Risalah di Desa Blok B, Ophir, Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

    Selain itu, beliau juga berkhidmat sebagai pengajar di Sekolah Dasar Nurul Qur’an, Pasaman Barat. Tidak hanya itu, amanah besar juga dipercayakan kepada beliau sebagai Wakil Direktur di Ma’had Tahfizh Al-Qur’an Imam Asy-Syafi’i, Pasaman Barat, yang menjadi pusat pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an di wilayah tersebut.

    Dalam bidang tahfizh, capaian yang diraih cukup membanggakan. Jumlah santri di Ma’had Tahfizh Al-Qur’an Imam Asy-Syafi’i mencapai lebih dari 10 orang, sementara siswa di Sekolah Dasar Nurul Qur’an berjumlah lebih dari 50 orang. Beliau juga berhasil membimbing lebih dari 8 santri menghafal 1 juz, lebih dari 6 santri menghafal 2 juz, lebih dari 3 santri menghafal 3 juz, lebih dari 4 santri menghafal 4 juz, serta lebih dari 2 santri menghafal hingga 7 juz Al-Qur’an.

    Peran beliau sebagai pemateri kajian di Masjid Abu Ayyub Al-Anshari, Pasaman Barat, semakin memperluas jangkauan dakwahnya. Kegiatan pendidikan masyarakat yang beliau bimbing diikuti lebih dari 20 orang, sementara jumlah peserta dakwah secara umum mencapai sekitar 60 orang.

    Di ranah digital, pengaruh dakwah beliau juga cukup signifikan. Jumlah pengikut di akun Instagram pribadinya telah mencapai lebih dari 10.000 orang, yang menjadi sarana efektif dalam menyebarkan konten dakwah dan edukasi Islam kepada masyarakat luas.

    Perjalanan dakwah Dai Salmi Adrizal, S.Pd menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pendidikan formal, pengabdian masyarakat, dan pemanfaatan media digital mampu melahirkan dampak positif yang luas. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah beliau dan menjadikan setiap upaya dakwahnya sebagai amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya bagi umat.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3066 di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3066 di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3066 yang berlokasi di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Acara peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VI B bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat menghadiri kegiatan doa bersama sebagai ungkapan terima kasih atas selesainya pembangunan sumur wakaf ini.

    Sumur Wakaf 3066 dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mencuci, mandi, serta keperluan ibadah. Sebelum adanya sumur ini, sebagian warga masih mengalami keterbatasan akses air yang layak, terutama saat musim kemarau tiba.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, program sumur wakaf ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi warga Dusun VI B.

    Masyarakat menyambut dengan antusias peresmian sumur ini. Kehadiran sumber air bersih yang lebih dekat dan mudah dijangkau memberikan dampak positif yang signifikan, khususnya bagi ibu rumah tangga dan anak-anak yang sebelumnya harus mengambil air dari lokasi yang cukup jauh.

    Pembangunan sumur ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Warga turut berpartisipasi dalam mendukung proses pembangunan hingga peresmian, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas tersebut.

    Selain manfaat fisik berupa ketersediaan air bersih, Sumur Wakaf 3066 diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Setiap tetes air yang digunakan oleh masyarakat menjadi sumber kebaikan yang berkelanjutan bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat.

    Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat pedesaan. Akses air bersih yang memadai akan meningkatkan kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan hidup warga.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3066 di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat fasilitas ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    Semoga Sumur Wakaf 3066 menjadi sumber keberkahan, kebaikan, dan manfaat yang luas bagi masyarakat Desa Stungkit serta menjadi inspirasi bagi program-program kemanusiaan lainnya di masa mendatang.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3035 di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3035 di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3035 yang berlokasi di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Pembangunan sumur ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah tersebut.

    Acara peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VIII B bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama berkumpul untuk mengikuti doa bersama, memohon agar sumur yang telah dibangun ini membawa manfaat jangka panjang dan keberkahan bagi seluruh warga.

    Sumur Wakaf 3035 dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mencuci, mandi, serta untuk keperluan ibadah. Sebelumnya, sebagian warga masih menghadapi keterbatasan akses air yang layak, terutama pada musim kemarau.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran sumur wakaf ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup warga serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

    Masyarakat Dusun VIII B menyambut dengan antusias dan penuh rasa terima kasih atas diresmikannya sumur ini. Kini warga tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih, sehingga aktivitas harian menjadi lebih mudah dan efisien.

    Proses pembangunan hingga peresmian sumur ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang kuat di tengah masyarakat. Partisipasi warga dalam mendukung program ini menunjukkan kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi.

    Selain manfaat fisik berupa ketersediaan air bersih, Sumur Wakaf 3035 diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Setiap tetes air yang dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi kebaikan yang berkelanjutan bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat.

    Program sumur wakaf ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat memberikan perubahan nyata di wilayah pedesaan. Akses air bersih yang lebih mudah akan berdampak pada peningkatan kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan hidup masyarakat.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3035 di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    Semoga Sumur Wakaf 3035 menjadi sumber keberkahan dan kebaikan bagi masyarakat Dusun VIII B serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3034 di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3034 di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3034 yang berlokasi di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat desa yang membutuhkan.

    Kegiatan peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VIII bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama berkumpul untuk mengikuti doa bersama, memohon agar sumur yang telah dibangun ini membawa manfaat yang luas dan keberkahan bagi seluruh warga.

    Sumur Wakaf 3034 dibangun sebagai solusi atas keterbatasan akses air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat. Sebagian warga sebelumnya harus mengambil air dari sumber yang cukup jauh atau menggunakan air yang kurang layak untuk kebutuhan sehari-hari.

    Dalam sambutan yang disampaikan pada acara tersebut, ditegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Dengan tersedianya sumur wakaf ini, diharapkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat semakin meningkat.

    Masyarakat Dusun VIII menyambut dengan penuh antusias peresmian sumur ini. Kehadiran fasilitas air bersih di tengah permukiman warga memberikan kemudahan besar, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak yang sebelumnya harus menempuh jarak cukup jauh untuk mengambil air.

    Pembangunan Sumur Wakaf 3034 juga menjadi wujud nyata semangat kepedulian dan gotong royong. Proses pembangunan hingga peresmian melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas tersebut.

    Selain memberikan manfaat langsung berupa ketersediaan air bersih, sumur wakaf ini diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Setiap tetes air yang dimanfaatkan untuk kebutuhan dan ibadah menjadi sumber kebaikan yang berkelanjutan.

    Program sumur wakaf ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial mampu memberikan perubahan nyata bagi masyarakat pedesaan. Akses air yang lebih mudah akan mendukung aktivitas sehari-hari serta meningkatkan kesejahteraan warga secara keseluruhan.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3034 di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, masyarakat kini memiliki sumber air bersih yang lebih dekat dan aman. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik demi keberlangsungan manfaatnya.

    Semoga Sumur Wakaf 3034 menjadi sumber keberkahan, kebaikan, dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Dusun VIII serta menjadi inspirasi bagi program-program kemanusiaan lainnya di masa mendatang.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3033 di Dusun VI C, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3033 di Dusun VI C, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3033 yang berlokasi di Dusun VI C, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Pembangunan sumur ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.

    Acara peresmian berlangsung dengan suasana penuh syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VI C bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat berkumpul untuk mengikuti doa bersama, memohon agar sumur wakaf ini menjadi sumber manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.

    Sumur Wakaf 3033 dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mencuci, mandi, serta untuk keperluan ibadah. Sebelum adanya sumur ini, sebagian warga mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih, terutama pada musim kemarau.

    Dalam sambutan yang disampaikan saat peresmian, ditegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital yang sangat memengaruhi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, program sumur wakaf menjadi salah satu solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan warga desa.

    Masyarakat Dusun VI C menyambut dengan penuh antusias kehadiran sumur ini. Rasa haru dan bahagia terlihat dari wajah warga yang kini tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih.

    Pembangunan sumur ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Proses persiapan hingga pelaksanaan peresmian dilakukan dengan semangat gotong royong, mencerminkan kebersamaan dan kepedulian yang tinggi di tengah masyarakat.

    Selain manfaat fisik, Sumur Wakaf 3033 diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat. Setiap tetes air yang digunakan untuk kebutuhan dan ibadah menjadi kebaikan yang berkelanjutan.

    Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat. Akses air bersih yang lebih mudah akan berdampak pada meningkatnya kesehatan lingkungan dan kenyamanan hidup warga.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3033 di Dusun VI C, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas ini dengan baik. Semoga sumur ini menjadi sumber manfaat yang terus dirasakan oleh generasi sekarang dan yang akan datang.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3032 di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3032 di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3032 yang berlokasi di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan sumber air yang layak dan mudah dijangkau.

    Acara peresmian berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Warga Dusun IV bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat berkumpul untuk mengikuti doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan sumur wakaf ini.

    Sumur Wakaf 3032 dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, baik untuk keperluan rumah tangga, memasak, mencuci, mandi, maupun untuk berwudhu dan kegiatan ibadah lainnya. Sebelumnya, sebagian warga harus mengambil air dari sumber yang cukup jauh dan kurang memadai.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Program sumur wakaf ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang memberi dampak nyata bagi kehidupan warga.

    Masyarakat Dusun IV Desa Stungkit menyambut dengan antusias kehadiran sumur ini. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan hingga peresmian, karena kini akses air menjadi lebih mudah dan aman.

    Pembangunan sumur ini juga memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Warga turut berpartisipasi dalam proses persiapan lokasi hingga pelaksanaan kegiatan peresmian, sehingga tercipta rasa kebersamaan dan tanggung jawab untuk menjaga fasilitas bersama.

    Sumur Wakaf 3032 diharapkan tidak hanya memberikan manfaat fisik berupa ketersediaan air bersih, tetapi juga menjadi sumber keberkahan. Setiap tetes air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun ibadah menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat memberikan perubahan nyata bagi masyarakat. Air bersih yang mudah diakses akan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan hidup warga.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3032 di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat fasilitas ini dengan baik. Semoga sumur ini menjadi sarana kebaikan yang terus memberikan manfaat bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

  • Kajian Umum di Masjid Agung Lubuk Pakam “Perkara Penting Seputar Ramadhan”

    Kajian Umum di Masjid Agung Lubuk Pakam “Perkara Penting Seputar Ramadhan”

    Kegiatan kajian umum kembali digelar di Masjid Agung Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, dengan mengangkat tema “Perkara Penting Seputar Ramadhan”. Kajian ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga kaum ibu yang antusias menyambut datangnya bulan suci.

    Acara dimulai setelah salat Isya dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan panitia pelaksana. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa kajian ini bertujuan untuk membekali umat Islam dengan pemahaman yang benar dan mendalam tentang amalan-amalan utama di bulan Ramadhan.

    Pemateri dalam kajian tersebut menyampaikan pentingnya meluruskan niat sebelum memasuki Ramadhan. Ia menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk meningkatkan ketakwaan, memperbaiki kualitas ibadah, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

    Dalam sesi materi, dibahas pula hukum-hukum dasar puasa, syarat dan rukun puasa, perkara yang membatalkan puasa, serta amalan sunnah yang dianjurkan seperti sahur, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, sedekah, dan qiyamul lail. Penjelasan disampaikan secara sistematis agar mudah dipahami oleh seluruh jamaah.

    Selain aspek fiqih, kajian juga mengangkat pentingnya menjaga lisan, pandangan, dan perilaku selama Ramadhan. Pemateri mengingatkan bahwa nilai puasa dapat berkurang apabila tidak diiringi dengan pengendalian diri dan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

    Antusiasme jamaah terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan pada sesi tanya jawab. Pertanyaan seputar zakat fitrah, fidyah, puasa bagi orang sakit, serta amalan terbaik di sepuluh hari terakhir Ramadhan menjadi topik yang banyak diminati.

    Kajian umum ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Deli Serdang. Suasana masjid yang penuh dan khidmat mencerminkan semangat umat dalam menuntut ilmu agama menjelang bulan suci.

    Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, terutama menjelang momen-momen penting dalam kalender Islam. Edukasi yang berkelanjutan dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas ibadah dan pemahaman keagamaan masyarakat.

    Dengan terselenggaranya kajian umum ini, diharapkan jamaah Masjid Agung Lubuk Pakam semakin siap menyambut Ramadhan dengan ilmu, semangat, dan tekad untuk meraih keberkahan yang maksimal. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal dalam menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

  • Program dakwah strategis di Sumatera Utara

    Program dakwah strategis di Sumatera Utara

    Bersama Ustadz Miswal Kiram Saragih, S.Pd.I di Masjid Ulbah bin Zaid, Lubuk Pakam

    Alhamdulillah, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah terus berkomitmen menghadirkan dakwah Islam yang ilmiah dan sesuai manhaj Nabi ﷺ serta para sahabatnya. Salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan adalah Kajian Islam Ilmiah dengan tema “Mulia dengan Manhaj Salaf” bersama Ustadz Miswal Kiram Saragih, S.Pd.I, yang bertempat di Masjid Ulbah bin Zaid, Lubuk Pakam, Sumatera Utara.

    Kajian ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan, baik pemuda, orang tua, maupun para pelajar yang haus akan ilmu agama. Dengan penuh semangat, Ustadz Miswal Kiram Saragih menyampaikan pentingnya mengikuti manhaj salaf sebagai jalan keselamatan, yakni kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman generasi terbaik umat ini.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah menjadikan kegiatan kajian seperti ini sebagai bagian dari program dakwah strategis di Sumatera Utara. Selain membina umat secara rutin, yayasan juga berperan sebagai pusat dan rujukan bagi masjid-masjid di wilayah tersebut dalam mengoordinasikan pengadaan khutbah Jumat dan ceramah agama. Dengan demikian, pesan dakwah dapat tersampaikan secara merata dan terarah.

    Melalui kajian ini, jamaah diajak untuk memahami dasar-dasar aqidah, fiqih ibadah, dan adab Islami agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Penekanan pada manhaj salaf membuat umat semakin jelas arah beragama, terhindar dari penyimpangan, serta semakin dekat dengan nilai-nilai Islam yang lurus.

    Kehadiran Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah di tengah masyarakat tidak hanya memberi pencerahan ilmu, tetapi juga meneguhkan ukhuwah Islamiyyah. Setiap masjid yang bekerja sama dalam program dakwah mendapatkan dukungan berupa pemateri yang mumpuni, kitab rujukan, serta jaringan koordinasi yang memudahkan pelaksanaan kegiatan keislaman.

    Dengan adanya koordinasi khutbah Jumat, masyarakat kini tidak lagi kesulitan mendapatkan khatib yang berkompeten. Bahkan, banyak masjid yang secara rutin menerima bantuan jadwal ceramah dan kajian dari yayasan, sehingga kegiatan ibadah dan pembinaan umat dapat berjalan dengan lebih baik.

    Jamaah yang hadir dalam kajian ini memberikan respons positif, mereka merasa lebih tercerahkan dengan penjelasan yang lugas, disertai dalil-dalil yang jelas, serta teladan dari para salafus shalih. Semangat kebersamaan dalam menuntut ilmu terlihat dari antusiasme jamaah yang memenuhi masjid sejak awal hingga akhir acara.

    Program dakwah ini diharapkan mampu mencetak generasi muslim yang berilmu, beramal, dan berakhlak mulia. Dengan ilmu yang benar, umat akan semakin kuat menghadapi tantangan zaman, sekaligus menjaga kemurnian aqidah dan ibadah.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah mengajak seluruh kaum Muslimin untuk terus mendukung program dakwah ini. Dukungan dapat berupa doa, partisipasi, maupun donasi yang insya Allah menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

    Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan setiap majelis ilmu yang diadakan sebagai cahaya penerang hati, penghapus kebodohan, dan sebab turunnya rahmat serta keberkahan di tengah-tengah umat.

  • Dakwah Menyentuh Hati Ustadz Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I

    Dakwah Menyentuh Hati Ustadz Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I

    Membina Umat di Langkat, Binjai, dan Sekitarnya

    Langkat – Ustadz Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I adalah salah satu dai binaan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah yang dikenal aktif membina umat di berbagai masjid, musholla, lembaga pendidikan, hingga lapas di wilayah Sumatera Utara. Dengan fokus pada pendidikan tauhid, fiqih, adab, serta pembinaan generasi muda, beliau terus menebarkan ilmu syar’i yang murni dan menyentuh hati masyarakat.

    Lokasi dakwah utamanya berada di Masjid Husein Yahya, Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Namun cakupan dakwahnya jauh lebih luas, mencakup masjid dan musholla di Langkat, Binjai Utara, Binjai Barat, hingga ke Mandailing Natal.

    Beragam kegiatan rutin yang beliau isi antara lain:

    • Masjid & Musholla: Mengajarkan Kitab Tauhid, Arba’in An-Nawawiyah, Muntaqo Al-Adab Asy-Syar’i, Syamail Muhammadiyah, Fiqhul Adzkar wal Ad’iyyah, dan kajian tematik dengan jamaah antara 5 hingga 150 orang.

    • Lembaga Pendidikan: Madrasah Diniyah Awaliyah Nurul Amal, TPA Bangun Sari, dan Ma’had Kitabina Stabat dengan total mustafid anak-anak dan remaja mencapai 25–45 anak dan 15–25 remaja setiap sesi.

    • Lapas & Dakwah Sosial: Lapas Kelas II A Binjai Barat dengan 70–120 mustafid, mengangkat materi dakwah tematik, tauhid (Ushul Ats-Tsalatsah), dan Muntaqo Al-Adab Asy-Syar’i.

    Rata-rata mustafid dari kegiatan beliau meliputi:

    • Anak-anak (Athfal): 25–45

    • Pemuda (Syabab): 15–25

    • Masyarakat Umum (Mujtama’): 200–350

    • Dakwah Umum & Lapas: 200–400

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah menilai kiprah Ustadz Riswan Efendi Batubara sebagai wujud nyata dakwah yang terencana, berkesinambungan, dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Dakwah ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang kokoh dalam tauhid, berakhlak mulia, dan peduli pada lingkungan sekitarnya.

    “Mari bersama mendukung dakwah Ustadz Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I dalam menebarkan ilmu syar’i, membina masyarakat, dan melahirkan generasi yang bertauhid,” ajak pengurus Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah.

    📌 Kontak & Dukungan:
    📞 WA: +6282361615577
    🏦 Rekening Infaq: 9797939398 a.n Yayasan Arrisalah Alkhairiyah
    🌐 Website: www.yayasanarrisalah.com

  • Penyaluran Wakaf Buku Iqra ke Madrasah Raudhatul Athfal Darma Wanita Persatuan Depaq Deli Serdang

    Penyaluran Wakaf Buku Iqra ke Madrasah Raudhatul Athfal Darma Wanita Persatuan Depaq Deli Serdang

    Dengan penuh syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, penyaluran wakaf buku Iqra telah dilaksanakan oleh Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah kepada Madrasah Raudhatul Athfal Darma Wanita Persatuan Depaq yang berlokasi di Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian dari program wakaf pendidikan yang telah dirancang untuk membantu peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur’an bagi anak usia dini di berbagai wilayah Indonesia.

    Melalui program ini, buku-buku Iqra disalurkan ke madrasah-madrasah yang dinilai membutuhkan sarana pendukung pembelajaran dasar. Buku-buku tersebut telah dikemas, didistribusikan, dan diterima secara langsung oleh pihak madrasah dalam kondisi yang baik dan lengkap. Dengan adanya bantuan ini, kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat lebih difasilitasi secara optimal, sehingga semangat anak-anak dalam mempelajari huruf-huruf hijaiyah dan membaca Al-Qur’an dapat terus ditumbuhkan.

    Madrasah yang menjadi penerima manfaat telah dipilih berdasarkan kebutuhan lapangan yang sebelumnya telah disurvei dan dianalisis. Banyak lembaga pendidikan dasar Islam di daerah yang belum dapat difasilitasi dengan buku ajar yang memadai. Oleh karena itu, melalui dukungan para donatur, distribusi buku Iqra ini dapat direalisasikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan generasi Muslim.

    Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program ini, khususnya kepada para muhsinin yang telah menunaikan wakafnya. Semoga segala bentuk kebaikan yang telah disalurkan dapat dibalas dengan pahala yang berlipat ganda dan diterima sebagai amal jariyah di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

    Sebagaimana firman Allah:

    “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
    (QS. Al-Baqarah: 261)

    Dengan dalil ini, diyakini bahwa setiap buku Iqra yang telah diwakafkan akan menjadi benih kebaikan yang terus berkembang, mengalirkan pahala selama digunakan dalam pembelajaran.

    Melalui kesempatan ini pula, ajakan kembali disampaikan kepada kaum Muslimin di seluruh penjuru negeri agar turut ambil bagian dalam program wakaf buku Iqra dan Al-Qur’an. Setiap wakaf yang diberikan akan dikelola, disalurkan, dan dimanfaatkan oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam yang membutuhkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

    Semoga lebih banyak anak-anak Muslim yang dapat dibekali dengan pendidikan Qur’ani melalui buku-buku yang telah diwakafkan, dan semoga segala kebaikan yang dilakukan para wakif dicatat sebagai amal shaleh yang tidak akan terputus hingga hari kiamat.
    Wakaf Anda, Cahaya untuk Umat.