Category: Tajuk Dai

  • Dai Khoiron Mujtahid Tanjung, S.Sos

    Dai Khoiron Mujtahid Tanjung, S.Sos

    Khoiron Mujtahid Tanjung, S.Sos bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1443 H / 2021 M dan tempat tugas di Masjid Al-Ikhlas, Desa Sisarahiliekholo, Kec. Lolowau Nias Provinsi Sumatera Utara. Sehingga -+3 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 di STAI As Sunnah Deli serdang Pada tahun 2021.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji : 26 kali / Bln
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum : 26 kali / Bln
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyaraka t Dan Dauroh ) : 26 kali / Bln
    4. Khutbah Jumat : 2 kali / Bln
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak : 26 kali / Bln
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp : ½ Jam
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan) : 4 Jam / Bln
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat) : 4 kali / Bln

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pendiri Markas Tahfidz Alquran
      1. Al Ikhlas Jumlah Murid Di Tahun 1445 H 40 Orang
      2. Al Bayyinah Jumlah Murid Di Tahun 1445 H 50 Orang
    2. Telah Setoran Hafalan Alquran 90 Orang (1 Juz, 2 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 15 Juz Dan 30 Juz)
    3. Jumlah Pembelajaran Agama Dan Khutbah Jumat Yang Sudah Dilaksanakan Sebanyak 1564 Pertemuan
    4. Jumlah Jamaah 1500 Orang
    5. Jumlah Masuk Islam 1 orang

  • Dai Zhofri Fidaul Majdi, S.Sos

    Dai Zhofri Fidaul Majdi, S.Sos

    Dai Zhofri Fidaul Majdi, S.Sos, memulai perjalanan dakwahnya sebagai Dai Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah sejak tahun 2019. Menempati tempat tugas di Jl. Aman, Desa Semula Jadi, Kecamatan Bandar Timur, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, Ustadz Zhofri telah menjalani peran sebagai dai selama hampir 4 tahun.

    Beliau merupakan lulusan S1 Pendidikan Bahasa Arab di STAI As-Sunnah pada tahun 2019, memberikan pondasi ilmiah yang kuat untuk mendukung dakwahnya. Dalam kurun waktu empat tahun tersebut, Dai Zhofri terlibat aktif dalam berbagai program dakwah Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah di Kabupaten Asahan.

    Program dakwah yang dilaksanakan di Kabupaten Asahan mencakup berbagai kegiatan, mulai dari pembelajaran hingga ceramah umum. Berikut adalah beberapa program yang dijalankan oleh Dai Zhofri:

    1. Pembelajaran untuk Remaja dan Remaji: Mengajarkan ajaran Islam untuk membentuk karakter yang kuat dan akhlak yang baik di Mesjid Mariyah Alqibtiyah, Jl. Aman, Desa Semula Jadi.
    2. Pembelajaran untuk Masyarakat Umum: Memberikan pemahaman mendalam tentang Islam kepada masyarakat umum di Mesjid.
    3. Ceramah Umum dan Kajian Rutin: Memberikan wawasan keagamaan melalui ceramah umum dan kajian rutin di berbagai tempat, termasuk di rumah masyarakat dan rumah anak yatim Sei Kamah Dua.
    4. Khutbah Jumat: Menyampaikan pesan-pesan agama melalui khutbah Jumat di Mesjid Abdullah bin Mas’ud, Tanjung Balai.
    5. Pembelajaran untuk Anak-Anak: Mengajarkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak melalui program Taman Quran Ukkasyah, dengan jumlah 35 santri berusia 6-15 tahun, fokus pada tahsin dan tahfidz.
    6. Dakwah Melalui Media Sosial dan HP: Menyebarkan pesan dakwah melalui media sosial dan perangkat mobile untuk mencapai audiens yang lebih luas.
    7. Kunjungan ke Pemimpin Masyarakat: Membangun hubungan positif dengan pemimpin masyarakat, turut serta dalam memperkuat nilai-nilai kebaikan dan perdamaian

    Keberhasilan Dai Zhofri terlihat dari berdirinya Taman Quran Ukkasyah, menampung sekitar 35 santri dengan rentang usia 6-15 tahun, yang fokus pada program tahsin dan tahfidz. Ini menjadi bukti nyata dedikasinya dalam mendidik generasi muda dengan nilai-nilai keislaman.

    Semoga peran Dai Zhofri terus memberikan dampak positif dan membawa manfaat yang besar dalam dakwah Islam di Tanjung Balai dan sekitarnya.

  • Dai Ridwan, S.Pd

    Dai Ridwan, S.Pd

    Dai Ridwan, S.Pd bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1440 H / 2019 M dan tempat tugas di Jl. Ikhlas Ligkungan 1 Desa Tanjung Marulak Kec. Rambutan, Kab. Kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara. Sehingga -+4 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 di STAI As-Sunnah Deli Serdang Pada tahun 2019.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Menjadi pengisi kajian rutin 4 tempat di Kota Tebing Tinggi

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Telah mendirikan 2 tempat Taman Belajar Al-Qur’an
    2. Mendirikan 1 unit masjid bersama Yayasan Arrisalah
    3. Telah mengislamkan 9 orang

  • Dai Hanan Satria, S.Sos

    Dai Hanan Satria, S.Sos

    Dai Hanan Satria, S.Sos, bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah sebagai seorang dai pada tahun 1438 H bertepatan dengan tahun 2017 M. Ditempatkan di lingkungan yang dinamis di Jorong Surau Kamba, Nagari Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Provinsi Sumatera Barat, Hanan meluangkan sekitar enam tahun yang penuh makna dalam misi mulia di Ar Risalah Alkhairiyah. Lulus dengan gelar Sarjana (S1) dari STAI As-Sunnah pada tahun 2017.

    Program dakwah Dai di Kabupaten mencakup beragam kegiatan mulai dari pengajaran hingga ceramah publik. Dai Hanan telah terlibat aktif dalam:

    1. Pengajaran Remaja dan Masyarakat Umum: Membentuk karakter kuat dan akhlak yang baik.
    2. Ceramah Rutin dan Dauroh: Memberikan wawasan keagamaan untuk memperkuat iman dan pengetahuan agama.
    3. Khutbah Jumat: Memberikan arahan moral dan spiritual.
    4. Pembelajaran bagi Anak-Anak: Membentuk akhlak baik sejak usia dini.
    5. Dakwah Melalui Media Sosial dan Ponsel: Menjangkau khalayak yang lebih luas.
    6. Ceramah di Lembaga, Radio, TV, Penjara, Pernikahan: Menjangkau beragam lapisan masyarakat.
    7. Kunjungan ke Pemimpin Masyarakat: Membangun hubungan yang positif untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan.

    Pengalaman Dai Hanan dalam berdakwah dan penerimaan masyarakat terhadapnya sangat luar biasa. Kini, ia:

    1. Mengajar Program Tahfidz di SMAN 1 Candung, mengisi program TTQ (Tahsin Talaqi Al-Quran).
    2. Membina dan Mengajar di Tingkat SD, SMP, SMA, serta TPA di Jorong Surau Kamba Nagari Ampang Gadang, Agam, Sumatera Barat. Dengan jumlah santri TPA 250 orang dan santri setingkat SMP dan SMA berjumlah 30 orang.
    3. Mengadakan Pengajian Rutin di Jambu Air, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

    Dalam rencana kedepannya, Da’i Hanan berinisiatif untuk membuka pondok khusus untuk putri di masa depan. Semoga Allah memudahkan langkahnya untuk mencapai hal tersebut. Dedikasi dan peran Da’i Hanan telah memberikan sumbangan besar dalam dakwah Islam dan pengembangan karakter di daerah dakwahnya.

  • Yayasan ArRisalah Alkhairiyah Menyelenggarakan Seminar “Ushul Dakwah” melalui Platform Zoom

    Yayasan ArRisalah Alkhairiyah Menyelenggarakan Seminar “Ushul Dakwah” melalui Platform Zoom

    Tanjung Morawa, 1 Oktober 2023 – Yayasan ArRisalah Alkhairiyah Tanjung Morawa menggelar seminar daring bertema “Ushul Dakwah” yang dihadiri oleh 50 Da’i dari berbagai daerah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya yayasan bagian Koordinator dai dan Markaz Tadrib dalam meningkatkan pemahaman dan kualitas dakwah para da’i di tengah masyarakat.

    Seminar yang digelar pada Ahad, 1 Oktober 2023, mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB ini dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom, memfasilitasi partisipasi dari Da’i yang tersebar di berbagai daerah.

    Dalam seminar ini, Ustadz Abu Umar Basyier, yang menjadi pemateri merupakan seorang ustadz dan da’i yang terkemuka dalam bidang dakwah dan juga merupakan penulis buku-buku best seller seperti buku Sandiwara Langit dan Sutra Ungu. Beliau menyajikan materi dan berbagi pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam dakwah, serta strategi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah.

    Peserta yang hadir dari berbagai daerah aktif berpartisipasi dalam diskusi dan tanya jawab yang digelar sepanjang kegiatan. Ini menjadi momentum penting bagi para Da’i untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas dakwah yang mereka sampaikan.

    Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman da’i tentang pentingnya dakwah dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan strategi yang efektif dalam menyebarkan pesan agama.

    Seminar “Ushul Dakwah” ini diharapkan menjadi titik awal dari serangkaian kegiatan yang akan terus diselenggarakan oleh Yayasan ArRisalah Alkhairiyah Tanjung Morawa untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dakwah para Da’i di berbagai wilayah Indonesia.

  • Da’i Fadli Siregar

    Da’i Fadli Siregar

    Da’i Fadli Siregar, memulai perjalanan dakwahnya pada tahun 1440 H / 2019 M ketika bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah. Lokasi dakwahnya berada di Perumahan P3RSU Desa Perbaungan, di Kecamatan Bilahulu Aek Nabara, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara.

    Berpengalaman selama lebih kurang 4 tahun di Ar Risalah Alkhairiyah, Da’i Fadli merampungkan pendidikan terakhirnya, meraih gelar S1 di STAI As-Sunnah Deli Serdang pada tahun 2019.

    Program dakwah yang diemban Da’i Fadli di Kabupaten ini begitu luas:

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaja: Memberikan pembelajaran agama kepada generasi muda untuk memperkuat iman dan moralitas mereka.
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum: Menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat secara umum, melibatkan berbagai kelompok usia dan lapisan masyarakat.
    3. Ceramah Umum (Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh): Melakukan ceramah dan kajian rutin untuk mendalamkan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam.
    4. Khutbah Jumat: Menjadi khatib di masjid setempat untuk memberikan khutbah Jumat kepada jamaah.
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak: Memberikan pendidikan agama kepada anak-anak untuk membentuk karakter mereka sejak dini.
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp: Memanfaatkan media sosial dan teknologi untuk menyebarkan dakwah Islam secara luas.
    7. Ceramah Umum (Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan): Menjangkau berbagai lembaga dan media untuk menyampaikan pesan dakwah.
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat): Membangun hubungan dengan pemimpin masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan dukungan terhadap dakwah.

    Namun, tak berhenti di situ, perjalanan dakwahnya telah membawanya mencapai titik di mana dia menjadi:

    1. Pembina dan pengajar di TPQ Ibnu Abbas di Perumahan P3RSU Desa Perbaungan, sebuah tugas yang memberikan kesempatan bagi Da’i Fadli untuk membentuk karakter dan membimbing puluhan santri.
    2. Menjadi khatib dan pemateri kajian di Masjid Imam Asy Syafi’i Bilah Hulu, Labuhan Batu, sebuah tanggung jawab yang mengharuskannya memberikan ceramah dan pengajaran kepada jamaah yang haus akan ilmu agama.

    Keberhasilan Da’i Fadli dalam berdakwah terukur melalui pencapaian konkret:

    • Jumlah santri yang bergabung dengan TPQ Ibnu Abbas sebanyak 60 orang, sebuah angka yang mencerminkan pengaruh positif Da’i Fadli dalam pendidikan agama.
    • Tidak hanya sekadar bergabung, santri-santri ini juga menunjukkan kesungguhan mereka dalam menghafal Al-Quran dengan setoran hafalan yang bervariasi, dari 10 juz hingga 3 juz, membuktikan semangat belajar dan pengabdian mereka terhadap ajaran suci.
    • Dan yang tak kalah pentingnya, rencana pembangunan SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu) yang menjadi fokus perencanaan Da’i Fadli, menandakan komitmennya dalam membangun pendidikan yang berkualitas bagi generasi mendatang.

    Da’i Fadli Siregar, dengan kesungguhannya dalam memberikan pendidikan agama dan dakwah, telah menorehkan jejak yang membawa berkah dalam masyarakat, memberikan arti yang mendalam dalam mewujudkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

  • Dai Muhammad Al Amin S.Sos

    Dai Muhammad Al Amin S.Sos

    Dai Muhammad Al Amin S.Sos bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1438H /2017M dan tempat tugas di Kec. Batin Solapan, Kab. Bengkalis, Riau. Sehingga -+ 8 tahun lamanya berkerja di Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pendiri dan Pimpinan Rumah Quran Go Hijrah di Duri, Kab. Bengkalis, Riau dan di Kepulauan Bengkalis.
    2. Pemateri kajian di Kab. Bengkalis, Riau.

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Jumlah murid yang ada di Rumah Quran Go Hijrah pada tahun 1445H ini 160
    2. Jumlah followers/pengikut media akun instagram lebih dari 600 orang
    3. Peserta yang sudah tamat dari markas tahfidz alquran 30 orang
    4. setoran hafalan 1 juz kepadanya 130 orang
    5. setoran hafalan 2 juz kepadanya 70 orang
    6. setoran hafalan 3 juz kepadanya 40 orang
    7. setoran hafalan 5 juz kepadanya 30 orang
    8. setoran hafalan 10 juz kepadanya 15 orang
    9. setoran hafalan 15 juz kepadanya 10 orang
    10. setoran hafalan 30 juz kepadanya 17 orang

  • Dai Sahrizal

    Dai Sahrizal

    Dai Sahrizal  bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1432 H /2011 M dan tempat tugas di Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kec. Simpang Kiri Kota Subulussalam Provinsi Nangro Aceh Darussalam. Sehingga -+ 14  tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir Diploma Sirojul Mukhlasin Pada Tahun 2008.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pembina Yayasan Darussalam di Kota Subulussalam.
    2. Pimpinan Pondok Ummul Mukminin Khodijah di Kota Subulussalam.
    3. Khatib dan Pemateri kajian di Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kec. Simpang Kiri Kota Subulussalam Provinsi Nangro Aceh Darussalam.

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Jumlah Siswa/i Di Rumah Quran Umummul Mukminin Khodijah, Kurang Lebih 6 Orang.
    2. Setoran hafalan 1 juz kepadanya 5 orang.
    3. Setoran hafalan 2 juz kepadanya 4 orang.
    4. Setoran hafalan 3 juz kepadanya 4 orang.
    5. Setoran hafalan 6 juz kepadanya 3 orang.
    6. Setoran hafalan 15 juz kepadanya 15 orang.
    7. Pemateri di Masjid Taqwa Kota Subulussalam.
    8. Pemateri di Masjid Nurul Iman Di Pakpak Bharat.
    9. Alhamdulillah Masyarakat yang sudah mengenal Sunnah sekitar 100 Orang.
    10. Jamaah 350 Orang.
    11. Pengikut Facebook 150 Orang

  • Dai Muhammad Ikbal S.Pd

    Dai Muhammad Ikbal S.Pd

    Dai Muhammad Ikbal S.Pd bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1438H /2017M dan tempat tugas di Kec. Lubuk Sikaping, Kab. Pasaman, Sumatera Barat. Sehingga -+ 6 tahun lamanya berkerja di Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum (Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh)
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pendiri dan Pimpinan Rumah Quran Alfaruq di Lubuk Sikaping, Kab. Pasaman, Sumatera Barat.
    2. Penceramah dalam Khutbah Jum’at, Pembelajaran, dan Ceramah Umum Kepada Masyarakat di sekitar di Kec. Lubuk Sikaping.
    3. Pemateri Kajian Di Kapolres di Pasaman.
    4. Pemateri Kajian Di Rumah Sakit Ibnu Sina di Kab. Panti.
    5. Pemateri Kajian Masjid Agung Al Muttaqin Kec. Lubuk Sikaping
    6. Pemateri Kajian Masjid Alyatim Kec. Lubuk Sikaping
    7. Pemateri Kajian Masjid Tampuniak Lubuk Sikaping

     

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Jumlah murid yang ada di Rumah Quran Alfaruq pada tahun 1445H ini 65 orang. Terdiri dari 50 orang anak-anak, 15 orang remaja.
    2. setoran hafalan 1 juz kepadanya 15 orang
    3. setoran hafalan 2 juz kepadanya 5 orang
    4. setoran hafalan 3 juz kepadanya 3 orang
    5. Mad’u 1500 Lubuk Sikaping
    6. Alhamdulillah Masyarakat yang telah mengenal sunnah melalui dakwahnya sekitar 200 orang

  • Dai Novrijal, S.Pd

    Dai Novrijal, S.Pd

    Dai Novrijal, S.Pd  bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1438 H /2017 M dan tempat tugas di Jalan Kuburan Cina Pulau Keci’ Dusun III Desa Pematang Sijonam, Kec.Perbaungan Kab. Serdang Bedagai Propinsi Sumatera Utara. Sehingga -+ 6 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 di Stai As Sunnah – Deli Serdang Sumatera Utara Pada tahun 2017.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Khatib dan Pemateri kajian di Jalan Kuburan Cina Pulau Keci’ Dusun III Desa Pematang Sijonam, Kec.Perbaungan Kab. Serdang Bedagai Propinsi Sumatera Utara .
    2. Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :
    3. Setoran hafalan 1 juz kepadanya 40 orang.
    4. Setoran hafalan 2 juz kepadanya 15 orang
    5. Setoran hafalan 3 juz kepadanya 7 orang
    6. Setoran hafalan 5 juz kepadanya 5 orang.