Category: News

  • Pelatihan “Fawaidul Quran” Sukses Digelar, Para Dai Dapatkan Kunci Dakwah yang Lebih Menyentuh Hati

    Pelatihan “Fawaidul Quran” Sukses Digelar, Para Dai Dapatkan Kunci Dakwah yang Lebih Menyentuh Hati

    Deli Serdang, 12 Februari 2025 – Bagaimana membuat dakwah lebih menyentuh dan membekas di hati umat? Pertanyaan inilah yang dijawab dalam pelatihan bertajuk “Fawaidul Quran: Menggali Hikmah Tersembunyi dalam Al-Quran untuk Meningkatkan Kualitas Dakwah”, yang sukses digelar oleh Lembaga Pelatihan Al-Ilmi di bawah naungan Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah.

    Acara yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom ini menarik perhatian para dai dari berbagai daerah. Mereka datang dengan satu tujuan: mempelajari cara menggali hikmah Al-Quran agar dakwah lebih hidup, bermakna, dan menggugah hati masyarakat.

    Membuka Pintu Hikmah: Dakwah yang Lebih Berdaya

    Pelatihan ini menghadirkan Ustaz Irham Dongoran, M.Ag., seorang ahli tafsir dan dakwah yang sudah berpengalaman. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa seorang dai bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga harus mampu membawa pesan Al-Quran dengan cara yang menggugah dan membangun kesadaran umat.

    “Al-Quran adalah petunjuk bagi manusia, namun tanpa pemahaman yang mendalam, pesannya bisa terasa jauh. Seorang dai harus mampu mengungkap hikmah-hikmah tersembunyi dalam Al-Quran agar pesan Islam lebih hidup dan membumi di hati masyarakat,” jelasnya.

    Menggali Makna, Menyampaikan dengan Gaya

    Pelatihan ini membahas berbagai teknik agar dakwah lebih efektif, di antaranya:

    📖 Tadabbur Al-Quran – Memahami ayat dengan lebih mendalam untuk menemukan makna yang relevan dengan kehidupan.
    🕌 Strategi Dakwah Kontekstual – Cara menghubungkan pesan Al-Quran dengan realitas umat saat ini.
    🎤 Seni Berbicara yang Menggugah – Teknik menyampaikan dakwah dengan bahasa yang inspiratif, membangkitkan kesadaran, dan menyentuh emosi.

    Tak hanya mendengarkan materi, peserta juga aktif dalam sesi diskusi interaktif, berbagi pengalaman, dan bertanya langsung kepada pemateri tentang tantangan yang mereka hadapi dalam berdakwah.

    Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menandai semangat baru para dai dalam menyebarkan Islam dengan lebih bermakna. Dengan ilmu yang didapat, mereka siap menjadi penyampai risalah yang lebih inspiratif, membimbing umat dengan penuh hikmah dan kebijaksanaan.

    Semoga ilmu ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya hingga akhirat. Aamiin.

  • Masjid Haritsah bin Nu’man Dibangun di Asahan, Warga Segera Nikmati Rumah Ibadah yang Nyaman

    Masjid Haritsah bin Nu’man Dibangun di Asahan, Warga Segera Nikmati Rumah Ibadah yang Nyaman

    Asahan, Sumatra Utara – Kabar gembira bagi masyarakat Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman, Kabupaten Asahan! Sebuah masjid baru tengah dibangun untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh ke masjid terdekat.

    Masjid yang diberi nama Masjid Haritsah bin Nu’man ini merupakan masjid ke-125 yang dibangun oleh Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah. Dengan ukuran 10 meter x 10 meter serta fasilitas tempat wudhu 3 meter x 4 meter, masjid ini diproyeksikan mampu menampung sekitar 180 jamaah. Tidak hanya menjadi tempat shalat lima waktu, masjid ini juga akan difungsikan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu keislaman bagi masyarakat sekitar.

    Saat ini, pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man telah memasuki minggu kelima dengan progres mencapai 57%. Pembangunan terus berlangsung dengan penuh semangat, didukung oleh masyarakat dan para dermawan yang turut menyisihkan rezekinya demi berdirinya rumah ibadah ini.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah sendiri telah banyak membangun masjid di berbagai wilayah di Pulau Sumatra, sebagai bagian dari upaya memperluas syiar Islam dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

    Mari Jadi Bagian dari Amal Jariyah Ini!

    Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
    “Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga.” (HR. Bukhari & Muslim)

    Setiap kontribusi, sekecil apa pun, akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga hari kiamat. Mari bersama-sama mewujudkan masjid ini menjadi tempat ibadah yang nyaman dan bermanfaat bagi umat Islam di Desa Binjai Serbangan.

    Semoga pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man dapat berjalan lancar hingga selesai, dan menjadi pusat dakwah serta ibadah yang membawa keberkahan bagi kita semua. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

  • Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah Bangun Masjid ke-124 di Lampung Utara, Progres Capai 62%

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah Bangun Masjid ke-124 di Lampung Utara, Progres Capai 62%

    Lampung Utara – Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus berkomitmen dalam membangun sarana ibadah bagi umat Islam. Salah satu proyek terbaru yang sedang berlangsung adalah pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah di Kelurahan Rejo Sari, Kecamatan Kota Bumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

    Pembangunan masjid ini merupakan bagian dari upaya yayasan dalam menyediakan tempat ibadah yang layak bagi masyarakat. Masjid ini dibangun atas permintaan warga setempat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses ke masjid karena jarak yang cukup jauh.

    Saat ini, proyek pembangunan telah memasuki minggu ke enam dengan capaian progres 62%. Masjid ini dirancang dengan luas bangunan utama 13 meter x 13 meter, serta dilengkapi fasilitas tempat wudhu berukuran 5 meter x 4 meter. Setelah selesai, masjid ini diperkirakan dapat menampung sekitar 180 jamaah. Selain digunakan untuk shalat lima waktu, masjid ini juga akan difungsikan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu agama bagi masyarakat sekitar.

    Dengan dukungan dari para donatur dan masyarakat, pembangunan masjid terus berjalan sesuai rencana. Pihak yayasan berharap masjid ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi warga sekitar.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengajak umat Islam untuk turut serta dalam pembangunan masjid ini. Partisipasi dari kaum Muslimin, baik berupa donasi material maupun finansial, diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek ini.

    Rasulullah ﷺ bersabda:
    “Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga.” (HR. Bukhari & Muslim)

    Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah membuka kesempatan donasi dengan harapan bahwa setiap bantuan yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan Masjid Zaid bin Haritsah dapat segera digunakan sebagai pusat ibadah dan pendidikan Islam bagi masyarakat Lampung Utara.

  • Belajar Agama dengan Sistematis : Pertemuan Ketiga / Part 1

    Belajar Agama dengan Sistematis : Pertemuan Ketiga / Part 1

    Pada tanggal 26 Januari 2025, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah sukses mengadakan kegiatan “Belajar Agama dengan Sistematis” yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman agama di kalangan pelajar SMA di sekitar wilayah Medan dan Deli Serdang. Acara ini berlangsung di Workshop Gedung Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah, lantai 3, dan diikuti oleh 63 peserta dari 17 sekolah.

    Kegiatan ini terdiri dari dua sesi utama, dengan pembahasan materi yang sangat relevan bagi pelajar. Sesi pertama menghadirkan Ustadz Taufik Hidayat, M.Sos., yang menyampaikan materi Fikih Puasa. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hukum-hukum puasa, tata cara yang benar, serta berbagai aspek penting terkait ibadah puasa dalam Islam. Ustadz Taufik menjelaskan dengan rinci tentang syarat-syarat, rukun, dan hal-hal yang membatalkan puasa, serta memberikan wawasan tentang hikmah di balik ibadah puasa.

    Pada sesi kedua, Ustadz Miswal Kiram Saragih, S.Pd.I., membawakan tema yang tidak kalah penting, yaitu “Tauhid Mengenal Islam dengan Dalil-Dalil”. Dalam sesi ini, Ustadz Miswal mengajak peserta untuk lebih memahami konsep tauhid sebagai pokok ajaran dalam Islam, yang meliputi pemahaman tentang keesaan Allah dan dalil-dalil yang mendasarinya. Beliau menyampaikan secara sistematis dan jelas tentang bagaimana cara mengenal Allah dengan berlandaskan pada Al-Qur’an dan Hadis, serta bagaimana tauhid diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan. Mereka sangat aktif dalam bertanya dan berdiskusi, serta menunjukkan keinginan besar untuk memperdalam pengetahuan agama mereka. Melalui acara ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memperoleh wawasan baru tentang agama, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan mereka sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat.

    Dengan adanya kegiatan ini, semoga para pelajar dapat lebih memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta menjadi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual dan moral. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan memiliki pemahaman agama yang mendalam, untuk menghadapi tantangan zaman dengan landasan yang kokoh.

     

  • Peresmian Wakaf  Sumur : Menyediakan Akses Air Bersih untuk Masyarakat Langkat

    Peresmian Wakaf Sumur : Menyediakan Akses Air Bersih untuk Masyarakat Langkat

    Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur, Yayasan Arrisalah Alkhairiyah telah meresmikan 2 unit sumur bor wakaf yang akan memberikan akses air bersih bagi masyarakat Kabupaten Langkat. Ini adalah langkah nyata dalam menjawab tantangan kebutuhan air bersih yang dihadapi banyak daerah di Indonesia.

    Sumur Wakaf Nomor 2930 dan 2931 kini telah siap digunakan, menjadi solusi bagi ribuan keluarga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan air bersih dengan mudah. Dengan adanya sumur bor ini, masyarakat dapat menikmati air yang lebih sehat dan aman, meningkatkan kualitas hidup mereka setiap harinya.

    Mengapa Program Wakaf Sumur Ini Begitu Berarti?

    Kita semua tahu bahwa air adalah kebutuhan dasar yang sangat vital. Tanpa air bersih, berbagai masalah kesehatan dapat muncul, dan kehidupan sehari-hari pun menjadi lebih sulit. Program wakaf sumur bor ini memberikan harapan baru, mengurangi beban masyarakat yang sebelumnya harus berjalan jauh atau bergantung pada air yang tidak layak pakai.

    Apa yang Membuat Proyek Ini Begitu Istimewa?

    Wakaf ini bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk masa depan. Setiap kontribusi yang diberikan akan memberikan dampak jangka panjang, bukan hanya untuk satu atau dua orang, tetapi untuk banyak keluarga yang merasakan manfaatnya setiap hari. Dengan setiap tetes air yang mengalir, pahala Anda juga akan terus mengalir tanpa henti.

    Bagaimana Anda Bisa Berkontribusi?

    • Berwakaf sekarang, jadikan setiap donasi Anda sebagai amal yang terus memberikan manfaat.
    • Sebarkan informasi ini agar semakin banyak saudara kita yang dapat merasakan kebaikan ini.
    • Berdoa untuk kelancaran proyek ini, agar lebih banyak sumur bor dapat dibangun di masa depan.

    Mari kita bersama-sama mengubah kehidupan lebih banyak orang melalui wakaf. Setiap tetes air yang Anda sumbangkan adalah berkat yang tak ternilai harganya.

    🌟 Jadilah bagian dari perubahan, mari berwakaf dan berbagi kebaikan untuk sesama. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut atau untuk ikut serta dalam program ini!

    🕌 Yayasan Arrisalah Alkhairiyah – Kebaikan Anda, Kehidupan Mereka.

  • Profil Dai Vedran Gilang Wahyu Haris, S.Sos

    Profil Dai Vedran Gilang Wahyu Haris, S.Sos

    Dai Vedran Gilang Wahyu Haris, S.Sos, bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah sebagai dai pada tahun 1446 H / 2024 M. Saat ini, beliau bertugas di Masjid Jami’ Darul Hadist, yang berlokasi di Bukik Sikumpa, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

    Dalam perjalanan dakwahnya, beliau telah bekerja selama kurang lebih 1 tahun di Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah. Pendidikan terakhir yang diselesaikan adalah S1 di STAI As-Sunnah pada tahun 2024.

    Dai Vedran aktif dalam berbagai kegiatan dakwah yang mencakup berbagai lapisan masyarakat, antara lain:

    Pembelajaran Remaja

    Mengajarkan ilmu agama kepada generasi muda agar memiliki pemahaman Islam yang benar.

    Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum

    Mengadakan kajian keislaman yang terbuka untuk seluruh kalangan masyarakat.

    Ceramah Umum

    Mengisi kajian rutin masyarakat dan dauroh untuk meningkatkan ilmu keislaman.

    Khutbah Jumat

    Bertugas sebagai khatib Jumat di berbagai masjid di wilayah tugasnya.

    Pembelajaran Kepada Anak-Anak

    Mendidik anak-anak dalam ilmu agama, termasuk hafalan Al-Qur’an dan hadist.

    Dakwah Melalui Media Sosial dan HP

    Menyampaikan dakwah melalui platform WhatsApp, Instagram, dan media sosial lainnya.

    Ceramah Umum di Berbagai Lembaga

    Mengisi ceramah di berbagai tempat seperti lembaga pendidikan, radio, televisi, penjara, dan acara pernikahan.

    Kunjungan kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.

    Dalam perjalanannya sebagai dai, masyarakat mulai menerima dan menghargai peran beliau, sehingga saat ini beliau telah dipercaya sebagai:

    Pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid Yayasan Ar Risalah “Darul Hadist” di Kabupaten Lima Puluh Kota.
    Pemateri di Ma’had Darul Hadist, Kabupaten Lima Puluh Kota.
    Pemateri di Masjid Mukhlisin, Kabupaten Lima Puluh Kota.

    Sejak aktif berdakwah, Dai Vedran Gilang Wahyu Haris telah mencapai berbagai keberhasilan, antara lain:

    Halaqoh Quran

    • Memiliki 10 peserta putra yang rutin mengikuti pembelajaran Al-Qur’an.
    • Halaqoh Hadist
    • Memiliki 42 peserta putra yang belajar hadist secara intensif.
    • Halaqoh Bahasa Arab
    • Memiliki 42 peserta putra yang aktif belajar bahasa Arab.
    • Hafalan Al-Qur’an
    • 7 orang telah menyelesaikan hafalan 1 Juz.
    • 4 orang telah menyelesaikan hafalan 2 Juz.
    • Hafalan Hadist
    • 5 orang telah menyelesaikan hafalan 100 hadist.
    • Jumlah Ceramah dan Khutbah
    • Telah menyampaikan 665 kali ceramah dan khutbah.
    • Jumlah Jama’ah
    • Jumlah jama’ah yang mengikuti kajian mencapai 500 orang.
    • Dakwah Melalui Media Sosial
    • Sebanyak 772 orang mengikuti dakwahnya melalui grup WhatsApp dan Instagram.

    Dai Vedran Gilang Wahyu Haris, S.Sos, telah memberikan kontribusi besar dalam menyebarkan dakwah Islam di Kabupaten Lima Puluh Kota. Dengan program yang menyentuh berbagai kalangan, serta penerimaan masyarakat yang semakin luas, beliau terus berupaya memberikan manfaat bagi umat melalui ceramah, pembelajaran, dan bimbingan agama, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

    Dakwah beliau telah menghasilkan peningkatan dalam pendidikan agama bagi masyarakat, terbukti dengan bertambahnya jumlah santri yang menghafal Al-Qur’an dan hadist, serta meningkatnya jumlah jama’ah yang mengikuti kajian.

  • Pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man ke-125 di Desa Binjai Serbangan, Asahan, Sumatra Utara

    Pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man ke-125 di Desa Binjai Serbangan, Asahan, Sumatra Utara

    Alhamdulillah, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah kembali menorehkan kontribusinya dalam pembangunan rumah ibadah bagi umat Islam. Kali ini, masjid ke-125 yang sedang dibangun berlokasi di Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara. Masjid ini diberi nama Masjid Haritsah bin Nu’man, dengan ukuran 10m x 10m serta fasilitas tempat wudhu seluas 3m x 4m.

    Masjid ini dirancang mampu menampung sekitar 180 jamaah, memberikan ruang yang lebih luas dan nyaman bagi masyarakat sekitar untuk beribadah. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan; masyarakat setempat telah lama membutuhkan tempat ibadah yang lebih dekat karena jarak ke masjid-masjid lain cukup berjauhan. Tidak hanya difungsikan sebagai tempat shalat lima waktu, harapannya, masjid ini juga akan menjadi pusat pendidikan Islam, khususnya untuk pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman lainnya.

    Saat ini, pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man telah memasuki minggu ketiga dengan progres mencapai 18%. Proses pembangunan terus berjalan dengan dukungan dan partisipasi masyarakat serta para dermawan yang telah turut membantu dalam mewujudkan rumah ibadah ini.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah sendiri telah berperan aktif dalam pembangunan beberapa masjid di berbagai wilayah di Pulau Sumatera, demi mendukung penyebaran syiar Islam dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di daerah-daerah yang membutuhkan.

    Semoga pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man dapat berjalan lancar hingga selesai dan menjadi tempat ibadah serta pusat dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

    #PembangunanMasjid #YayasanArRisalahAlKhairiyah #MasjidHaritsahBinNu’man #Asahan #SumatraUtara #SyiarIslam

  • Pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah di Lampung Utara Memasuki Minggu Ketiga

    Pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah di Lampung Utara Memasuki Minggu Ketiga

    Alhamdulillah, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus berkomitmen dalam membangun tempat ibadah yang nyaman dan bermanfaat bagi umat Islam. Salah satu proyek terbaru yang sedang berlangsung adalah pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah, yang merupakan masjid ke-124 yang dibangun oleh yayasan ini.

    Masjid ini berlokasi di Kelurahan Rejo Sari, Kecamatan Kota Bumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Saat ini, proyek pembangunan telah memasuki minggu ketiga dengan progres mencapai 20%.

    Spesifikasi Masjid

    Masjid ini dirancang untuk menampung sekitar 180 jamaah setelah selesai dibangun. Berikut adalah spesifikasi masjid yang sedang dibangun:

    • Ukuran bangunan utama: 13m x 13m
    • Fasilitas tempat wudhu: 5m x 4m
    • Fungsi utama: Selain sebagai tempat shalat lima waktu, masjid ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu Islam bagi masyarakat sekitar.

    Masjid Zaid bin Haritsah dibangun atas permintaan masyarakat setempat yang selama ini mengalami kesulitan dalam mengakses tempat ibadah karena jarak yang cukup jauh. Dengan adanya masjid ini, diharapkan umat Islam di daerah tersebut bisa lebih mudah menjalankan ibadah serta mendapatkan ilmu agama yang lebih mendalam.

    Progres Pembangunan

    Hingga minggu ketiga, pembangunan masjid telah mencapai 20%. Dengan dukungan dari para donatur dan masyarakat sekitar, proyek ini terus berjalan dengan lancar. Insya Allah, masjid ini akan segera rampung dan siap digunakan oleh warga sebagai pusat ibadah dan pendidikan Islam.

    Mari Ambil Bagian dalam Pembangunan Masjid Ini!

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga.” (HR. Bukhari & Muslim)

    Kami mengajak kaum Muslimin untuk turut serta dalam proyek pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah ini. Setiap kontribusi yang diberikan, baik besar maupun kecil, akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga hari kiamat.

    Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini dengan balasan yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

  • Kajian Umum Untuk Remaja, Belajar Agama Dengan Sistematis Tahap II

    Kajian Umum Untuk Remaja, Belajar Agama Dengan Sistematis Tahap II

    Sebagai bagian dari upayanya yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran agama dan membangun generasi muda yang penuh iman, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah menyelenggarakan pelatihan umum untuk organisasi kepemudaan pada hari Minggu, 19 Januari 2025, di wilayah Medan dan Deli Serdang. Pelatihan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pemuda dalam memahami ajaran Islam dan memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

    Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan peserta pengetahuan agama yang benar, memperkuat iman mereka kepada Allah dan Rasul-Nya, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjalankan ibadah dengan cara yang benar, dengan fokus pada tauhid dan mengenal Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

    Pelatihan ini terdiri dari dua sesi utama yang disampaikan oleh para ulama dan dai yang terkemuka:

    1. Sesi Pertama: “Pentingnya Shalat dan Hukumnya”
      Disampaikan oleh Ustaz Taufiq Hidayah, yang membahas pentingnya shalat sebagai salah satu rukun Islam yang utama, menjelaskan hukum-hukum yang benar dalam shalat, cara khusyuk dalam melaksanakannya, serta dampaknya dalam mendidik jiwa dan membangun hubungan yang kuat antara hamba dan Tuhan.
    2. Sesi Kedua: “Tauhid dan Mengenal Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam”
      Disampaikan oleh Ustaz Maswal Karam, yang menjelaskan konsep tauhid sebagai pokok ajaran agama dan pentingnya mengenal sifat-sifat Nabi Muhammad SAW serta sirah beliau, serta dampaknya bagi kehidupan umat Islam, terutama bagi pemuda yang merupakan tulang punggung dan masa depan umat.

    Partisipasi dan Antusiasme Peserta

    Pelatihan ini dihadiri oleh 63 peserta yang mewakili 17 sekolah dari berbagai wilayah di sekitar Medan dan Deli Serdang. Para peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa dan berinteraksi secara positif dengan materi-materi yang disampaikan, serta mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas terselenggaranya kegiatan ini yang memberikan dampak mendalam bagi mereka.

    Pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dengan:

    • Meningkatkan komitmen peserta untuk melaksanakan shalat dan ibadah lainnya dengan cara yang benar.
    • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya tauhid dan pengaruhnya dalam kehidupan seorang Muslim.
    • Membekali pemuda dengan keterampilan yang meningkatkan peran mereka dalam masyarakat sebagai teladan yang baik.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah pertama dalam rangkaian program dan kegiatan yang bertujuan untuk melayani dan mengembangkan pemuda secara agama dan sosial. Yayasan ini menekankan pentingnya kelanjutan program-program seperti ini untuk membentuk generasi muda yang sadar dan teguh dalam agama mereka.

    Di akhir acara, kami memanjatkan doa kepada Allah agar program ini memberikan manfaat yang besar bagi semua peserta, dan menjadi awal dari penguatan iman dalam hati mereka, sehingga mereka dapat menjadi dai yang membawa kebaikan di masyarakat dan menyebarkan nilai-nilai Islam yang mulia.

  • Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos Melangkah Menuju Pencerahan Masyarakat melalui Dakwah

    Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos Melangkah Menuju Pencerahan Masyarakat melalui Dakwah

    Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos, bergabung dengan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah pada tahun 1446 H / 2024 M dan ditempatkan di Masjid Ubay bin Ka’ab, Jalan Tengku Agung, Makmur, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau. Selama lebih dari satu tahun berdakwah bersama yayasan ini, Dai Muhammad Ihsan telah banyak memberikan kontribusi dalam membimbing umat, khususnya dalam hal ilmu agama dan penguatan nilai-nilai Islam di wilayah tugasnya.

    Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Dakwah

    Dai Muhammad Ihsan menyelesaikan pendidikan S1 di STAI As-Sunnah pada tahun 2024, dan segera menerapkan ilmu yang diperoleh di lembaga pendidikan tersebut dalam dakwahnya. Program-program dakwah yang dijalankan di Kabupaten Siak meliputi berbagai pendekatan, antara lain:

    • Pembelajaran untuk remaja dan anak-anak
    • Pembelajaran untuk masyarakat umum
    • Ceramah umum (kajian rutin masyarakat dan dauroh)
    • Khutbah Jumat
    • Dakwah melalui media sosial dan aplikasi komunikasi
    • Ceramah di lembaga-lembaga, radio, TV, penjara, dan acara pernikahan
    • Kunjungan kepada pembesar masyarakat untuk memperkuat hubungan dakwah

    Perkembangan Dakwah dan Penerimaan Masyarakat

    Keberhasilan dalam menyampaikan dakwah terlihat dalam beberapa pencapaian yang diraih oleh Dai Muhammad Ihsan Alfasiri. Di antaranya adalah menjadi pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid Ubay bin Ka’ab, yang merupakan masjid yayasan nomor ke-85. Selain itu, beliau juga menjadi pemateri dan khatib di beberapa masjid lainnya seperti Masjid Al-Furqon, Masjid PT Pertamina Hulu, Masjid Muthmainnah, dan Masjid Al-Qurtubi di Kabupaten Siak, Riau.

    Sebagai pengajar sukarelawan, beliau juga memberikan pembelajaran di Pondok Pesantren Abu Musa Al-Asy’ari dan Madrasah Ibtidaiyah Muthmainnah, Kecamatan Dayun.

    Keberhasilan dalam Dakwah dan Pembinaan

    Beberapa pencapaian penting yang diperoleh dalam dakwahnya antara lain:

    • Mendirikan halaqah tahfiz Al-Qur’an dengan jumlah murid sebanyak 10 orang pada tahun 1446 H, beberapa di antaranya telah menghafal surah-surah dari juz 30.
    • Membimbing murid dalam menghafal doa dan zikir dalam salat, doa zikir pagi, serta zikir harian.
    • Mengajarkan dasar-dasar ilmu bahasa Arab, termasuk 70 kosakata bahasa Arab dan memperbaiki pengucapan makhraj Al-Qur’an.
    • Menyelesaikan kajian kitab Jami’ul Ulum wal Hikam, dan saat ini melanjutkan kajian kitab hadis Riyadush Sholihin di Masjid Yayasan Masjid Ubay bin Ka’ab.
    • Meningkatkan minat masyarakat sekitar untuk menghadiri kajian sunnah di Masjid Yayasan Masjid Ubay bin Ka’ab, yang menunjukkan penerimaan yang sangat baik dari masyarakat terhadap dakwah sunnah.

    Total pertemuan dan kajian umum yang telah disampaikan oleh Dai Muhammad Ihsan mencapai 535 kali, dengan lebih dari 500 jamaah yang mengikuti dakwahnya. Di samping itu, sebanyak 150 orang turut mengikuti kajian melalui grup WhatsApp.

    Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos, telah memberikan dampak besar melalui dakwahnya di Kabupaten Siak. Dengan pendekatan yang inklusif dan modern, seperti pemanfaatan media sosial, serta komitmennya dalam pembinaan generasi muda dan masyarakat umum, beliau berhasil memperkuat nilai-nilai Islam dan memperluas pemahaman agama di wilayah tugasnya. Semoga usaha dakwah ini dapat terus berkembang dan membawa berkah bagi masyarakat.