Category: News

  • Distribusi 11.820 Eksemplar Kitab Iqro’ oleh Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah

    Distribusi 11.820 Eksemplar Kitab Iqro’ oleh Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah

    Sebagai bagian dari upaya mencerdaskan generasi muda dalam memahami dan membaca Al-Qur’an, Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah telah menyalurkan 11.820 eksemplar kitab Iqro’ selama periode Muharram hingga Sya’ban 1446 H. Program ini difokuskan untuk instansi pendidikan anak usia dini (TK/PAUD) di berbagai daerah di Pulau Sumatera, dengan harapan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak Muslim sejak usia dini.

    Pembelajaran Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam pendidikan Islam. Dengan metode Iqro’, anak-anak dapat lebih mudah mengenal dan membaca huruf hijaiyah secara bertahap. Oleh karena itu, distribusi kitab Iqro’ ini menjadi langkah nyata dalam membantu lembaga pendidikan Islam dalam menyediakan sarana belajar yang memadai bagi para santri cilik.

    Selain mendukung pendidikan agama di TK/PAUD, pembagian kitab Iqro’ ini juga berkontribusi dalam memperkuat budaya literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat. Generasi yang sejak kecil terbiasa membaca Al-Qur’an memiliki peluang lebih besar untuk memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga membangun pondasi pendidikan agama yang kuat bagi generasi mendatang.

    Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk para dai, asatidzah, dan tenaga pendidik yang turut serta dalam menyalurkan kitab-kitab tersebut ke berbagai daerah. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap pentingnya pendidikan Al-Qur’an di kalangan anak-anak Muslim.

    Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak anak-anak yang memiliki akses lebih mudah untuk belajar membaca Al-Qur’an. InsyaAllah, upaya ini akan terus dikembangkan agar cakupannya semakin luas, tidak hanya di Pulau Sumatera, tetapi juga ke daerah-daerah lain yang membutuhkan. Semoga semakin banyak lembaga pendidikan yang dapat merasakan manfaat dari program ini.

    Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah akan terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program pendidikan dan dakwah yang bermanfaat bagi umat. Semoga Allah ta’ala memberikan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat dan menjadikan setiap lembar kitab Iqro’ yang dibaca sebagai pahala jariyah yang terus mengalir. Aamiin.

  • Ifthar untuk Kaum Muslimin 11 sampai 19  Ramadhan 1446 H, Alhamdulillah berjalan lancar !

    Ifthar untuk Kaum Muslimin 11 sampai 19 Ramadhan 1446 H, Alhamdulillah berjalan lancar !

    Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam bulan suci ini adalah memberi makan kepada orang yang berpuasa. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama serta dalam rangka meraih keberkahan Ramadan, Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah kembali mengadakan program ifthar (buka puasa bersama) untuk kaum Muslimin di berbagai wilayah, khususnya di Sumatera Utara dan beberapa daerah lain di Indonesia.

    Kegiatan ini dilaksanakan di masjid-masjid yayasan, tempat tugas para dai dan asatidzah yayasan, serta di Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah. Selain itu, program ifthar juga menjangkau masyarakat di berbagai daerah lain yang membutuhkan. Ini adalah salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap umat, memastikan bahwa saudara-saudara kita dapat berbuka puasa dengan makanan yang cukup dan layak.

    Program ifthar ini dimulai sejak 1 ramadhan sampai dengan 30 ramadhan, berikut dokumentasi kegiatan pada 11 Ramadan hingga 19 Ramadan, dan insyaAllah akan terus berlanjut hingga 30 Ramadan. Setiap harinya, paket makanan berbuka disalurkan kepada jamaah masjid, para santri, serta masyarakat umum yang membutuhkan. Dengan adanya program ini, banyak kaum Muslimin dapat berbuka puasa dengan lebih tenang, tanpa harus khawatir tentang kebutuhan makanan saat berbuka.

    Selain membagikan makanan, program ini juga menjadi sarana dakwah dan syiar Islam. Setiap sesi ifthar di masjid-masjid yayasan disertai dengan kajian singkat sebelum azan Maghrib, mengingatkan jamaah tentang keutamaan Ramadan, pentingnya berbagi, serta motivasi untuk meningkatkan ibadah di sepuluh hari terakhir bulan suci.

    Keberhasilan program ini tentu tidak lepas dari peran serta para muhsinin (donatur) yang dengan penuh keikhlasan telah memberikan dukungan baik dalam bentuk dana, tenaga, maupun doa. Jazakumullahu khairan kepada semua yang telah berpartisipasi! Semoga Allah ta’ala menerima setiap amal kebaikan, melipatgandakan pahala, serta mencatatnya sebagai pemberat timbangan amal di Hari Akhir. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

    Bagi Anda yang ingin ikut serta dalam program mulia ini, masih ada kesempatan! Ramadan belum berakhir, dan masih banyak saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Dengan berbagi makanan berbuka puasa, kita bisa mendapatkan pahala layaknya orang yang berpuasa, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:

    “Barang siapa memberi makan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun.” (HR. At-Tirmidzi, no. 807)

    Mari manfaatkan kesempatan emas ini untuk menambah amalan kebaikan di bulan yang penuh rahmat. Anda dapat berpartisipasi dengan menghubungi nomor yang tertera pada brosur atau langsung melalui tautan berikut:

    🔗 Donasi Ifthar Ramadan

    Semoga setiap butir makanan yang kita berikan menjadi berkah, keberuntungan, dan ladang pahala bagi kita semua. Aamiin.

  • Profil Dai Muhammad Sandria Khalid, S.Sos

    Profil Dai Muhammad Sandria Khalid, S.Sos

    Dai Muhammad Sandria Khalid, S.Sos adalah seorang dai yang bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah sejak tahun 1446 H / 2024 M. Beliau ditugaskan untuk berdakwah di Masjid Yayasan Nomor 104, Masjid Yazid bin Abi Sufyan, yang berlokasi di Bar., Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Dengan pengalaman lebih dari satu tahun dalam berdakwah di yayasan ini, beliau telah aktif menjalankan berbagai program keagamaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

    Dalam bidang akademik, Dai Muhammad Sandria Khalid menyelesaikan pendidikan S1 di STAI As-Sunnah pada tahun 2024. Ilmu yang telah beliau peroleh selama masa studi menjadi bekal utama dalam menyampaikan dakwah dengan pendekatan yang santun, ilmiah, dan penuh hikmah.

    Dalam menjalankan tugasnya sebagai dai, beliau aktif dalam berbagai program dakwah, antara lain:

    Pembelajaran kepada remaja dan remaji, memberikan pemahaman Islam sejak usia dini.

    Pembelajaran kepada masyarakat umum, melalui kajian-kajian keislaman yang mendalam.

    Ceramah umum, baik dalam bentuk kajian rutin masyarakat maupun dauroh.

    Khutbah Jumat, sebagai bagian dari syiar Islam yang berkelanjutan.

    Pembelajaran kepada anak-anak, guna membentuk generasi Muslim yang paham agama sejak dini.

    Dakwah melalui media sosial dan HP, sebagai upaya menjangkau lebih banyak jamaah di era digital.

    Ceramah umum di berbagai lembaga, termasuk radio, TV, penjara, dan pernikahan, sebagai bentuk dakwah yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

    Kunjungan kepada para pembesar kaum (tokoh masyarakat), untuk mempererat hubungan dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial.

    Seiring waktu, dakwah yang beliau lakukan semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Hal ini terbukti dengan berbagai peran yang kini beliau jalankan, di antaranya:

    Pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid Yayasan Nomor 104, Masjid Yazid bin Abi Sufyan.

    Partisipan dalam kegiatan pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Al Hijrah, Kabupaten Pesisir Selatan.

    Keberhasilan dakwah yang telah beliau capai selama bertugas mencakup berbagai aspek, antara lain:

    Memiliki halaqah tahfiz Al-Qur’an untuk anak-anak, dengan jumlah murid sebanyak 15 orang (laki-laki dan perempuan) pada tahun 1446 H.

    Membina halaqah tahfiz Al-Qur’an untuk bapak-bapak, dengan jumlah murid sebanyak 5 orang.

    Memiliki jadwal khutbah Jumat sebanyak 3 kali dalam sebulan, menunjukkan konsistensi dalam menyampaikan dakwah.

    Telah menyampaikan total 618 ceramah dan khutbah, yang tersebar di berbagai kesempatan dan tempat.

    Jumlah total jamaah yang mengikuti dakwahnya mencapai 550 orang, mencerminkan luasnya jangkauan syiar Islam yang beliau lakukan.

    Dengan pencapaian ini, Dai Muhammad Sandria Khalid terus berupaya untuk mengembangkan dakwah yang lebih luas dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dalam setiap langkah dakwah yang beliau jalankan.

  • Peresmian Sumur Air Bersih Unit 2941 di Lingkungan 2A, Kelurahan Sawit Seberang, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Air Bersih Unit 2941 di Lingkungan 2A, Kelurahan Sawit Seberang, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat

    Akses air bersih yang memadai merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Sumur Air Bersih Unit 2941 kini telah resmi dibangun dan diresmikan di Lingkungan 2A, Kelurahan Sawit Seberang, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat. Keberadaan sumur ini diharapkan menjadi solusi bagi warga sekitar dalam memperoleh sumber air bersih yang layak dan mencukupi.

    Sebelumnya, banyak warga yang mengalami kendala dalam mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Dengan hadirnya Sumur Unit 2941, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah dan nyaman dalam memenuhi kebutuhan air untuk memasak, mencuci, mandi, serta keperluan ibadah. Hal ini tentu menjadi langkah besar dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

    Pembangunan sumur ini dilakukan dengan perencanaan yang matang dan proses teknis yang teliti, mulai dari survei lokasi hingga penggalian serta pemasangan sistem distribusi air. Semua tahapan ini dilakukan agar sumur dapat bertahan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat secara maksimal bagi masyarakat.

    Selain memberikan manfaat bagi rumah tangga, keberadaan sumur ini juga mendukung berbagai fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan tempat-tempat berkumpulnya masyarakat. Dengan tersedianya pasokan air bersih yang lebih stabil, berbagai aktivitas sosial dan keagamaan dapat berjalan dengan lebih lancar dan nyaman.

    Keberhasilan pembangunan Sumur Unit 2941 ini merupakan hasil dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi kunci utama dalam mewujudkan fasilitas ini. Oleh karena itu, penting bagi warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat sumur ini agar tetap berfungsi dengan baik untuk jangka waktu yang panjang.

    Peresmian Sumur Air Bersih Unit 2941 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Lingkungan 2A, Kelurahan Sawit Seberang. Semoga inisiatif ini terus berlanjut dan menginspirasi pembangunan fasilitas serupa di wilayah lain yang masih membutuhkan akses air bersih yang lebih layak.

  • Peresmian Sumur Air Bersih Unit 2940 di Lingkungan 2B, Kelurahan Sawit Seberang, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Air Bersih Unit 2940 di Lingkungan 2B, Kelurahan Sawit Seberang, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat

    Masyarakat Lingkungan 2B, Kelurahan Sawit Seberang, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat kini dapat menikmati akses air bersih yang lebih baik dengan diresmikannya Sumur Air Bersih Unit 2940. Pembangunan sumur ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga dengan menyediakan sumber air bersih yang aman dan mudah diakses.

    Sebelum adanya sumur ini, warga di sekitar wilayah tersebut sering menghadapi kesulitan dalam mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan hadirnya Sumur Unit 2940, masyarakat kini memiliki solusi yang lebih baik untuk mencukupi kebutuhan air, baik untuk keperluan rumah tangga seperti memasak, mandi, dan mencuci, maupun untuk kepentingan sosial dan ibadah.

    Pembangunan sumur ini dilakukan melalui proses yang matang, dimulai dari survei lokasi, penggalian, hingga pemasangan sistem distribusi air. Semua tahapan ini dilakukan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan agar sumur dapat digunakan dalam jangka waktu panjang. Selain itu, kualitas air juga telah diuji untuk memastikan kelayakan konsumsi dan penggunaan oleh masyarakat.

    Kehadiran sumur ini tentu menjadi angin segar bagi warga sekitar yang selama ini membutuhkan akses air bersih yang lebih baik. Dukungan dari berbagai pihak dalam pembangunan fasilitas ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya sumur ini, diharapkan kesehatan dan kebersihan lingkungan warga juga semakin meningkat.

    Selain mendukung kebutuhan rumah tangga, sumur ini juga memberikan manfaat bagi fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan tempat berkumpul warga. Dengan pasokan air yang lebih stabil, berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan dengan lebih nyaman dan lancar.

    Sebagai bentuk tanggung jawab bersama, penting bagi seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat sumur ini agar tetap berfungsi dengan baik. Penggunaan air yang bijak dan perawatan berkala akan memastikan bahwa manfaat dari sumur ini dapat dinikmati dalam jangka panjang oleh seluruh warga.

    Peresmian Sumur Air Bersih Unit 2940 ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemerataan akses air bersih di wilayah Sawit Seberang. Semoga inisiatif ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas yang masih membutuhkan akses terhadap sumber air bersih yang layak.

  • Peresmian Sumur Air Bersih Unit 2939 di Dusun 1B Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang

    Peresmian Sumur Air Bersih Unit 2939 di Dusun 1B Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang

    Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Untuk meningkatkan kesejahteraan warga, Sumur Air Bersih Unit 2939 kini telah resmi dibangun dan diresmikan di Dusun 1B Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Keberadaan sumur ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi warga sekitar dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

    Sebelumnya, masyarakat di daerah ini menghadapi berbagai tantangan dalam memperoleh air bersih, baik dari segi keterbatasan sumber air maupun akses yang sulit. Dengan adanya sumur ini, warga kini dapat menikmati air bersih dengan lebih mudah dan terjangkau, sehingga kebutuhan untuk mandi, mencuci, memasak, serta keperluan ibadah dapat terpenuhi dengan lebih baik.

    Pembangunan sumur ini dilakukan dengan perencanaan yang matang, memastikan bahwa sumber air yang dihasilkan mencukupi dan berkualitas baik. Selain itu, sistem distribusi air juga telah dipersiapkan agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar. Dengan demikian, sumur ini menjadi salah satu solusi berkelanjutan bagi kebutuhan air bersih di daerah tersebut.

    Keberhasilan proyek ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan, mulai dari perencanaan hingga peresmian. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial sangat berperan dalam mewujudkan fasilitas yang bermanfaat bagi banyak orang. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk turut menjaga dan merawat sumur ini agar tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.

    Selain manfaat langsung bagi kebutuhan rumah tangga, keberadaan sumur ini juga mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan sekitar. Masjid, sekolah, dan fasilitas umum lainnya kini memiliki akses air bersih yang lebih baik, yang tentunya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

    Dengan peresmian Sumur Air Bersih Unit 2939, diharapkan masyarakat Dusun 1B Aman Damai semakin terbantu dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Semoga inisiatif ini terus berlanjut dan dapat menginspirasi pembangunan fasilitas serupa di daerah lain yang masih membutuhkan akses air bersih yang layak.

  • Peresmian Sumur Unit 2938 di Dusun 1 Gang Becak, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang

    Peresmian Sumur Unit 2938 di Dusun 1 Gang Becak, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang

    Penyediaan fasilitas air bersih terus menjadi prioritas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah nyata dalam mendukung kebutuhan ini adalah peresmian Sumur Unit 2938 di Dusun 1 Gang Becak, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Pembangunan sumur ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh akses air bersih yang lebih mudah dan memadai untuk kebutuhan sehari-hari.

    Sumur ini dibangun dengan mempertimbangkan kebutuhan warga yang sebelumnya menghadapi keterbatasan dalam mendapatkan air bersih. Dengan adanya sumber air yang lebih dekat dan dapat diandalkan, masyarakat kini memiliki kemudahan dalam memenuhi keperluan rumah tangga, seperti memasak, mencuci, mandi, serta kebutuhan ibadah.

    Selain memberikan manfaat bagi rumah tangga, keberadaan sumur ini juga dapat mendukung berbagai aktivitas sosial dan keagamaan di lingkungan sekitar. Air bersih yang tersedia secara cukup dapat digunakan untuk keperluan masjid, sekolah, dan fasilitas umum lainnya, sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

    Proses pembangunan sumur ini melibatkan berbagai pihak yang bekerja sama dengan penuh dedikasi. Mulai dari tahap perencanaan, penggalian, hingga pemasangan sistem distribusi air, semua dilakukan dengan teliti agar hasilnya optimal dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam kelancaran proyek ini.

    Dengan diresmikannya Sumur Unit 2938, harapannya tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat. Ketersediaan air bersih yang stabil akan mendukung kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan warga dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penting bagi seluruh warga untuk menjaga dan merawat sumur ini agar tetap berfungsi dengan baik.

    Keberhasilan pembangunan sumur ini menjadi bukti bahwa gotong royong dan kepedulian sosial dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat. Semoga inisiatif ini dapat terus berlanjut di berbagai daerah lain yang membutuhkan, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari akses air bersih yang layak.

  • Progres Pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man Capai 95%

    Progres Pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man Capai 95%

    Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman, Kabupaten Asahan, semakin dekat dengan peresmian salah satu tempat ibadah barunya, Masjid Haritsah bin Nu’man Nomor 125. Masjid yang dibangun oleh Yayasan Arrisalah Alkhairiyah ini kini telah mencapai 95% dalam progres pembangunannya dan segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

    Masjid ini memiliki ukuran 10 meter x 10 meter, yang diperkirakan mampu menampung hingga 180 jamaah. Selain ruang utama untuk shalat, fasilitas pendukung seperti tempat wudhu berukuran 3 meter x 4 meter juga telah dibangun demi kenyamanan jamaah. Dengan desain yang kokoh dan fungsional, masjid ini diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus wadah bagi berbagai kegiatan keislaman di Desa Binjai Serbangan.

    Proses pembangunan yang hampir rampung ini tentu tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan para donatur yang telah berkontribusi. Semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mendirikan rumah Allah ini menjadi bukti nyata bagaimana nilai-nilai keislaman terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

    Dengan penyelesaian yang tinggal sedikit lagi, harapannya Masjid Haritsah bin Nu’man bisa segera diresmikan dan menjadi tempat ibadah yang nyaman serta penuh keberkahan bagi umat Islam di sekitarnya.

  • Masjid Zaid bin Haritsah memasuki progres 80% dari pembangunan

    Masjid Zaid bin Haritsah memasuki progres 80% dari pembangunan

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus berkomitmen dalam membangun sarana ibadah bagi umat Islam. Salah satu proyek terbaru yang sedang berlangsung adalah pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah di Kelurahan Rejo Sari, Kecamatan Kota Bumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

    Pembangunan masjid ini merupakan bagian dari upaya yayasan dalam menyediakan tempat ibadah yang layak bagi masyarakat. Masjid ini dibangun atas permintaan warga setempat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses ke masjid karena jarak yang cukup jauh.

    Saat ini, proyek pembangunan telah memasuki minggu ke dua belas dengan capaian progres mencapai 80%. Masjid ini dirancang dengan luas bangunan utama 13 meter x 13 meter, serta dilengkapi fasilitas tempat wudhu berukuran 5 meter x 4 meter. Setelah selesai, masjid ini diperkirakan dapat menampung sekitar 200 jamaah. Selain digunakan untuk shalat lima waktu, masjid ini juga akan difungsikan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu agama bagi masyarakat sekitar.

    Dengan dukungan dari para donatur dan masyarakat, pembangunan masjid terus berjalan sesuai rencana. Pihak yayasan berharap masjid ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi warga sekitar.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengajak umat Islam untuk turut serta dalam pembangunan masjid ini. Partisipasi dari kaum Muslimin, baik berupa donasi material maupun finansial, diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek ini.

    Rasulullah ﷺ bersabda: “Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga.” (HR. Bukhari & Muslim)

    Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah membuka kesempatan donasi dengan harapan bahwa setiap bantuan yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan Masjid Zaid bin Haritsah dapat segera digunakan sebagai pusat ibadah dan pendidikan Islam bagi masyarakat Lampung Utara.

  • Dai Aidil Saputra : Perjalanan Dakwah dan Kontribusi di Masyarakat

    Dai Aidil Saputra : Perjalanan Dakwah dan Kontribusi di Masyarakat

    Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat – Pada tahun 1446 H / 2024 M, Dai Aidil Saputra, S.Sos resmi bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah untuk menjalankan tugas dakwahnya. Beliau ditugaskan di Masjid Ayyas bin Abi Robiah, yang merupakan masjid yayasan nomor 100 di Koto Bangun, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Dalam periode ±1 tahun, dai ini aktif berkontribusi dalam membangun kesadaran keagamaan di tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan terakhirnya di STAI As-Sunnah pada tahun 2024.

    Sebagai seorang dai, Aidil Saputra menjalankan berbagai program dakwah yang menyentuh semua lapisan masyarakat. Beberapa program utama yang beliau jalankan antara lain pembelajaran bagi remaja dan remaji, pengajaran kepada masyarakat umum, kajian rutin dan dauroh, serta khutbah Jumat. Selain itu, beliau juga fokus pada pembelajaran anak-anak, dakwah melalui media sosial dan telepon seluler, serta memberikan ceramah di berbagai lembaga, radio, TV, penjara, dan acara pernikahan. Tidak ketinggalan, beliau juga aktif dalam kunjungan ke para tokoh masyarakat untuk memperkuat hubungan dan menyebarkan dakwah dengan lebih luas.

    Seiring dengan dedikasi dan kegigihannya, Dai Aidil Saputra semakin diterima oleh masyarakat dan mendapatkan kepercayaan yang lebih luas. Kini, beliau dipercaya sebagai pemateri, khatib, sekaligus imam tetap di Masjid Ayyas bin Abi Robiah. Selain itu, beliau juga turut berkontribusi dalam dunia pendidikan dengan menjadi partisipan di Sekolah Dasar Negeri Koto Bangun, Kecamatan Kapur IX.

    Tidak hanya di bidang pendidikan formal, Dai Aidil Saputra juga memperluas jangkauan dakwahnya dengan menjadi pemateri di pusat kepolisian (Polsek) daerah Lolowau, Nias Selatan. Perannya dalam membimbing dan memberikan siraman rohani di kalangan aparat kepolisian menjadi langkah strategis dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di berbagai lini kehidupan masyarakat.

    Komitmen dakwahnya semakin terlihat dengan keterlibatannya sebagai partisipan dalam Yayasan Yatim dan Muallaf “Al-Bayyinnah” di daerah Lolowau, Nias Selatan. Melalui yayasan ini, beliau ikut serta dalam memberikan pembinaan kepada anak yatim dan para muallaf, memastikan mereka mendapatkan bimbingan keagamaan yang memadai serta perhatian yang mereka butuhkan.

    Keberhasilan dakwahnya juga tercermin dari beberapa pencapaian signifikan. Beliau telah berhasil membentuk halaqah tahfiz Al-Qur’an dengan 30 murid, baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, di bawah bimbingannya, lima orang jamaah kini sudah mampu menyampaikan khutbah Jumat secara mandiri. Jumlah ceramah dan khutbah yang telah disampaikan oleh beliau pun terhitung mencapai 765 pertemuan, dengan jumlah jamaah yang telah menerima dakwahnya sebanyak 500 orang.

    Perjalanan dakwah Dai Aidil Saputra adalah bukti bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan keikhlasan, dakwah dapat berkembang dan membawa manfaat besar bagi umat. Semoga perjuangannya dalam menyebarkan ilmu agama terus diberkahi dan menjadi inspirasi bagi dai-dai lainnya dalam menegakkan syiar Islam di berbagai daerah. 🤲