Author: admin

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3093 di Lingkungan 9 Tanjung Selamat, Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3093 di Lingkungan 9 Tanjung Selamat, Langkat

    Alhamdulillāh, atas rahmat, pertolongan, dan izin Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali melaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3093 yang berlokasi di Lingkungan 9, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    Peresmian sumur wakaf ini menjadi bagian dari rangkaian program kemanusiaan Yayasan dalam menyediakan sarana air yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Air merupakan kebutuhan pokok yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, ketersediaan air juga memiliki peran penting dalam mendukung kebersihan dan pelaksanaan berbagai aktivitas ibadah.

    Kehadiran Sumur Wakaf Nomor 3093 diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Lingkungan 9 dan sekitarnya dalam memperoleh sumber air untuk berbagai keperluan. Fasilitas yang telah diwujudkan ini diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

    Program wakaf sumur merupakan salah satu bentuk kepedulian Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Melalui program ini, amanah dari para donatur dan muhsinin diwujudkan dalam bentuk fasilitas yang memberikan manfaat langsung dan dapat digunakan oleh masyarakat secara luas.

    Pembangunan sumur juga menggambarkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk bantuan yang bersifat sementara. Dengan menghadirkan sumber air yang dapat digunakan dalam jangka panjang, sebuah kebaikan dapat memberikan manfaat berulang kali kepada banyak orang.

    Setiap tetes air yang dimanfaatkan dari sumur ini menjadi bagian dari harapan agar kebaikan para donatur terus mengalir. Air yang digunakan untuk minum, memasak, membersihkan diri, mencuci, maupun berwudu menjadi bentuk kemanfaatan yang insya Allah bernilai di sisi Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.”
    (HR. Muslim)

    Hadis tersebut menjadi pengingat tentang keutamaan sedekah jariyah, yaitu amal yang manfaatnya dapat terus berlangsung. Wakaf sumur menjadi salah satu bentuk amal yang manfaatnya dapat dirasakan berulang kali selama fasilitas tersebut terus digunakan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3093 juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial. Yayasan berharap program seperti ini dapat terus berkembang sehingga semakin banyak wilayah yang memperoleh akses terhadap fasilitas air yang bermanfaat. Kerja sama antara lembaga, donatur, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan.

    Jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan pihak yang telah mengambil bagian dalam terwujudnya Sumur Wakaf Nomor 3093. Semoga setiap harta yang dikeluarkan untuk mendukung pembangunan sumur ini diterima sebagai amal saleh dan menjadi sebab datangnya keberkahan bagi para donatur serta keluarga mereka.

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menjadikan Sumur Wakaf Nomor 3093 sebagai sumber manfaat bagi masyarakat Lingkungan 9, Kelurahan Tanjung Selamat, memberikan keberkahan kepada setiap orang yang menggunakannya, serta menjadikannya amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi.

    💧 Dari sebuah sumur, mengalir manfaat untuk banyak orang. Dari sebuah wakaf, mengalir pahala yang insya Allah tidak terputus.

    #PeresmianSumur #SumurWakaf #SumurWakaf3093 #WakafAir #SedekahJariyah #AmalJariyah #TanjungSelamat #PadangTualang #Langkat #SumateraUtara #ProgramKemanusiaan #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah #YayasanArrisalah #PeduliUmat #WakafUntukUmat

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3092 di Lingkungan 8 Tanjung Selamat, Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3092 di Lingkungan 8 Tanjung Selamat, Langkat

    Alhamdulillāh, atas izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui peresmian Sumur Wakaf Nomor 3092 yang berlokasi di Lingkungan 8, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    Peresmian sumur ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan dalam menghadirkan program kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung dan berkelanjutan. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk kebutuhan rumah tangga, kebersihan, maupun mendukung pelaksanaan ibadah masyarakat.

    Melalui pembangunan dan peresmian sumur wakaf ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berbagai kebutuhan. Kehadiran sumur ini juga diharapkan menjadi sarana yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

    Program sumur wakaf merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah. Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berupaya menyalurkan amanah para donatur dan muhsinin dalam bentuk fasilitas yang dapat digunakan bersama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses terhadap sumber air yang memadai.

    Lebih dari sekadar pembangunan sebuah fasilitas, sumur wakaf merupakan bentuk investasi kebaikan yang manfaatnya dapat terus dirasakan. Setiap tetes air yang digunakan untuk minum, membersihkan diri, berwudu, memasak, maupun kebutuhan lainnya, insya Allah menjadi bagian dari pahala kebaikan bagi orang-orang yang turut mewakafkan dan mendukung pembangunan sumur tersebut.

    Rasulullah ﷺ juga memberikan perhatian besar terhadap amalan yang manfaatnya terus dirasakan. Dalam hadis disebutkan:

    “Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.”
    (HR. Muslim)

    Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa sedekah jariyah memiliki keutamaan karena manfaatnya dapat terus mengalir. Pembangunan sumur wakaf menjadi salah satu bentuk nyata dari semangat menghadirkan kemanfaatan yang tidak hanya dirasakan pada saat ini, tetapi juga diharapkan terus memberikan kebaikan selama fasilitas tersebut digunakan.

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3092 juga menjadi momentum untuk menguatkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketika kebutuhan dasar dapat dipenuhi melalui kerja sama dan gotong royong, manfaat yang lahir tidak hanya berupa fasilitas fisik, tetapi juga tumbuhnya ukhuwah dan kepedulian antarsesama.

    Jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya pembangunan Sumur Wakaf Nomor 3092. Kepercayaan yang diberikan merupakan amanah besar yang terus berusaha disalurkan oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā membalas setiap kebaikan para donatur dengan pahala yang berlipat ganda, memberkahi harta dan keluarga mereka, serta menjadikan sumur ini sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya selama airnya memberikan manfaat kepada masyarakat.

    💧 Satu sumur menghadirkan air.
    Satu wakaf menghadirkan manfaat.
    Satu kebaikan dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

    Mari terus dukung program wakaf sumur dan kemanusiaan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari air bersih dan fasilitas yang layak.

  • Kajian Umum Bersama Syaikh Sami Al-Kholil di Masjid Abdullah bin Huzafah

    Kajian Umum Bersama Syaikh Sami Al-Kholil di Masjid Abdullah bin Huzafah

    Alhamdulillāh, dengan izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, telah terlaksana Kajian Umum bersama Syaikh Sami Al-Kholil, dengan Ustadz Hasan Hamzah Lubis, M.Sos. sebagai penerjemah. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam menghadirkan majelis ilmu, memperluas syiar dakwah, serta memberikan ruang pembinaan keislaman bagi masyarakat.

    Kajian umum ini dilaksanakan pada Kamis, 7 Agustus 2026, bertempat di Masjid Abdullah bin Huzafah, Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dimulai pada pukul 19.00 WIB hingga selesai, kegiatan berlangsung sebagai momentum bagi kaum muslimin untuk berkumpul dalam suasana penuh ilmu, nasihat, dan semangat menuntut ilmu agama.

    Kehadiran Syaikh Sami Al-Kholil menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk mendapatkan tambahan wawasan keislaman serta mengambil faedah dari materi yang disampaikan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap pemahaman agama sekaligus menjadi pengingat agar setiap muslim senantiasa memperbaiki hubungan dengan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā melalui ilmu dan amal.

    Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Hasan Hamzah Lubis, M.Sos. bertugas sebagai penerjemah untuk membantu menyampaikan materi kepada peserta. Dengan adanya penerjemahan, pesan dan nasihat yang disampaikan dapat dipahami dengan lebih baik sehingga peserta dapat mengambil manfaat secara maksimal dari pembahasan yang diberikan.

    Majelis ilmu memiliki kedudukan yang mulia dalam Islam. Menuntut ilmu bukan hanya tentang memperoleh pengetahuan, tetapi juga merupakan sarana untuk mengetahui kebenaran, memperbaiki ibadah, membentuk akhlak, dan menjalani kehidupan sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya ﷺ. Oleh sebab itu, kegiatan kajian menjadi salah satu sarana penting dalam membangun masyarakat yang memiliki pemahaman agama yang baik.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
    (HR. Muslim)

    Hadis tersebut menjadi motivasi bagi setiap muslim untuk terus menghadiri majelis ilmu. Waktu yang digunakan untuk belajar dan mendengarkan nasihat keislaman merupakan bagian dari usaha seorang hamba dalam mencari keridhaan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Masjid Abdullah bin Huzafah sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bagian penting dalam terselenggaranya pembinaan masyarakat. Masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah wajib, tetapi juga memiliki peran sebagai pusat ilmu, dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat. Dengan dihidupkannya masjid melalui kegiatan kajian, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasa dekat dengan masjid dan menjadikannya sebagai tempat untuk memperoleh ilmu serta memperkuat ukhuwah.

    Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah untuk terus menghadirkan program dakwah yang memberikan manfaat nyata. Melalui kajian umum, pembinaan masyarakat, pembelajaran Al-Qur’an, dan berbagai program keislaman lainnya, Yayasan berupaya mendukung tumbuhnya masyarakat yang semakin dekat dengan ilmu, ibadah, dan akhlak yang mulia.

    Ilmu yang diperoleh dalam sebuah majelis tentu tidak berhenti ketika kajian selesai. Setiap peserta diharapkan dapat membawa pulang faedah yang diperoleh, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, ilmu yang diamalkan dan diajarkan kembali kepada orang lain dapat menjadi sebab meluasnya manfaat dan kebaikan di tengah masyarakat.

    Jazākumullāhu khairan kepada Syaikh Sami Al-Kholil atas ilmu dan nasihat yang telah disampaikan, kepada Ustadz Hasan Hamzah Lubis, M.Sos. atas perannya sebagai penerjemah, serta kepada seluruh panitia, pengurus masjid, peserta, donatur, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima setiap amal kebaikan dalam majelis ini, memberikan keberkahan kepada para pemateri, penerjemah, dan seluruh peserta, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai petunjuk, ilmu yang bermanfaat, dan amal saleh yang memberikan kebaikan dalam kehidupan dunia dan akhirat.

    🌿 Mari terus menghadiri majelis ilmu, memakmurkan masjid, memperkuat ukhuwah, dan menjadikan ilmu sebagai jalan untuk memperbaiki diri serta memberikan manfaat kepada sesama.

    #KajianUmum #KajianIslam #MajelisIlmu #DakwahIslam #PembinaanUmat #MenuntutIlmu #IlmuYangBermanfaat #MasjidAbdullahBinHuzafah #TanjungMorawa #DeliSerdang #SumateraUtara #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah #YayasanArrisalah #DakwahArrisalah #PeduliUmat #SebarkanKebaikan

  • Kajian Umum Bersama Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi di Masjid Muhajirin Serdang Bedagai

    Kajian Umum Bersama Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi di Masjid Muhajirin Serdang Bedagai

    Alhamdulillāh, atas izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, telah terlaksana Kajian Umum bersama Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi, dengan Ustadz Jihan Afri Batubara, M.Sos. sebagai penerjemah. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam menghadirkan majelis ilmu dan memperkuat pembinaan keislaman di tengah masyarakat.

    Kajian tersebut dilaksanakan pada Rabu, 6 Agustus 2026, bertempat di Masjid Muhajirin, Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kegiatan dimulai pada pukul 19.00 WIB hingga selesai, menghadirkan suasana majelis yang sarat dengan nasihat dan pembelajaran keislaman bagi masyarakat yang hadir.

    Kehadiran Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi menjadi kesempatan yang berharga bagi kaum muslimin untuk mendapatkan tambahan wawasan dan faedah dalam memahami ajaran Islam. Melalui materi yang disampaikan, para peserta diajak untuk senantiasa meningkatkan keimanan, memperbaiki amal, serta menjadikan ilmu agama sebagai bekal dalam menjalani kehidupan.

    Dalam kegiatan ini, Ustadz Jihan Afri Batubara, M.Sos. turut berperan sebagai penerjemah. Peran penerjemah sangat penting dalam membantu menyampaikan pesan kajian kepada masyarakat sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik. Dengan demikian, peserta dapat mengambil manfaat secara lebih optimal dari setiap nasihat dan pembahasan yang disampaikan.

    Majelis ilmu merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim. Di tengah kesibukan dan berbagai aktivitas sehari-hari, menghadiri kajian menjadi salah satu kesempatan untuk berhenti sejenak, mengingat Allah, memperbaiki pemahaman agama, dan melakukan evaluasi terhadap kehidupan. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dorongan untuk memperbaiki hubungan seorang hamba dengan Allah maupun dengan sesama manusia.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
    (HR. Muslim)

    Hadis tersebut menunjukkan besarnya keutamaan menuntut ilmu. Setiap langkah menuju majelis ilmu merupakan bagian dari perjalanan kebaikan. Karena itu, kegiatan kajian yang menghadirkan masyarakat dalam satu tempat bukan hanya menjadi agenda dakwah, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat belajar dan mencintai ilmu agama.

    Masjid Muhajirin sebagai tempat berlangsungnya kajian turut menjadi ruang pembinaan bagi masyarakat. Masjid memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat. Selain sebagai tempat ibadah, masjid dapat menjadi pusat pendidikan, dakwah, pembelajaran Al-Qur’an, pembinaan keluarga, serta tempat berkumpulnya masyarakat dalam kegiatan yang memberikan manfaat.

    Melalui penyelenggaraan kajian umum ini, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus berupaya menghadirkan dakwah yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan yang berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan ilmu dalam satu kesempatan, tetapi terdorong untuk terus menghadiri majelis ilmu dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama.

    Ilmu yang diperoleh dari sebuah kajian akan memberikan manfaat yang lebih besar ketika diamalkan. Nasihat yang didengar diharapkan menjadi pengingat untuk memperbaiki ibadah, meningkatkan akhlak, mempererat hubungan keluarga, serta memberikan kontribusi positif kepada lingkungan sekitar. Dengan demikian, keberkahan majelis ilmu dapat dirasakan jauh setelah kegiatan berakhir.

    Jazākumullāhu khairan kepada Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi atas ilmu dan nasihat yang telah disampaikan, kepada Ustadz Jihan Afri Batubara, M.Sos. atas kontribusinya sebagai penerjemah, serta kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Semoga Allah memberikan balasan terbaik atas setiap kebaikan yang diberikan.

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima majelis ini sebagai amal saleh, memberikan keberkahan kepada seluruh peserta, serta menjadikan ilmu yang disampaikan sebagai ilmu yang bermanfaat. Semoga semakin banyak masyarakat yang mencintai majelis ilmu, dekat dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan mengamalkan ajaran Islam.

    🌿 Mari terus hidupkan majelis ilmu, makmurkan masjid, dan bersama membangun masyarakat yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

    #KajianUmum #KajianIslam #MajelisIlmu #DakwahIslam #PembinaanUmat #MenuntutIlmu #IlmuYangBermanfaat #MasjidMuhajirin #SeiRampah #SerdangBedagai #SumateraUtara #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah #YayasanArrisalah #DakwahArrisalah #PeduliUmat #SebarkanKebaikan

  • Kajian Umum Bersama Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi di Masjid Asy-Syura Medan

    Kajian Umum Bersama Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi di Masjid Asy-Syura Medan

    Alhamdulillāh, dengan izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, telah terlaksana Kajian Umum bersama Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi yang menghadirkan Ustadz Dr. Abdurrasyid, M.Pd. sebagai penerjemah. Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam menghadirkan majelis ilmu dan memperluas syiar dakwah di tengah masyarakat.

    Kajian yang dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Masjid Asy-Syura, Jl. Surau, Sei Putih Timur I, Kecamatan Medan Petisah, Medan, menjadi kesempatan bagi kaum muslimin untuk berkumpul dalam suasana penuh ilmu dan nasihat. Kegiatan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, dengan antusiasme peserta yang hadir untuk mendapatkan faedah dari pembahasan keislaman yang disampaikan.

    Kehadiran Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk menyimak nasihat dan pembahasan keislaman secara langsung. Kajian umum seperti ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan, meluruskan pemahaman, serta mendorong kaum muslimin untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Dr. Abdurrasyid, M.Pd. berperan sebagai penerjemah sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dengan lebih baik oleh para peserta. Proses penerjemahan menjadi bagian penting dalam kegiatan kajian, terutama agar pesan, nasihat, dan faedah yang disampaikan dapat diterima secara utuh oleh masyarakat.

    Majelis ilmu merupakan salah satu sarana penting dalam pembinaan umat. Dengan menghadiri kajian, seorang muslim mendapatkan kesempatan untuk memperbarui ilmu, mengingat kembali nasihat agama, serta mengevaluasi amal dan kehidupannya. Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diwujudkan dalam bentuk amal dan perubahan yang lebih baik.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
    (HR. Muslim)

    Hadis tersebut menjadi motivasi bagi kaum muslimin untuk senantiasa mencintai ilmu dan menghadiri majelis-majelis kebaikan. Setiap langkah yang ditempuh dalam rangka mencari ilmu merupakan bagian dari amal yang memiliki keutamaan di sisi Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Melalui kegiatan ini, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus berupaya membangun ruang-ruang pembinaan keislaman yang dapat diakses oleh masyarakat. Kajian umum menjadi salah satu bentuk dakwah yang diharapkan mampu memperkuat hubungan masyarakat dengan ilmu agama, meningkatkan semangat beribadah, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya pendidikan Islam yang berkelanjutan.

    Bertempat di Masjid Asy-Syura, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan masjid dengan aktivitas keilmuan. Masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan shalat, tetapi juga dapat menjadi pusat pembelajaran, nasihat, pembinaan keluarga, pendidikan generasi muda, serta berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Diharapkan ilmu dan nasihat yang disampaikan dalam kajian ini dapat terus memberikan pengaruh positif setelah kegiatan berakhir. Para peserta diharapkan dapat membawa pulang faedah yang diperoleh, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menyampaikannya kembali kepada keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian, manfaat sebuah majelis ilmu dapat meluas dan tidak berhenti pada peserta yang hadir.

    Jazākumullāhu khairan kepada Syaikh Sultan Ath-Thubaisyi atas ilmu dan nasihat yang telah disampaikan, kepada Ustadz Dr. Abdurrasyid, M.Pd. atas peran beliau sebagai penerjemah, serta kepada seluruh panitia, pengurus masjid, peserta, donatur, dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima setiap langkah menuju majelis ilmu, memberikan keberkahan kepada para pemateri dan penerjemah, serta menjadikan ilmu yang disampaikan sebagai ilmu yang bermanfaat. Semoga kajian ini menjadi sebab bertambahnya iman, meningkatnya ketakwaan, dan semakin kuatnya semangat kaum muslimin untuk terus belajar dan mengamalkan ajaran Islam.

    🌿 Mari terus hidupkan majelis ilmu, makmurkan masjid, dan bersama-sama membangun masyarakat yang dekat dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

    #KajianUmum #KajianIslam #MajelisIlmu #DakwahIslam #PembinaanUmat #MenuntutIlmu #IlmuYangBermanfaat #Medan #MedanPetisah #MasjidAsySyura #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah #YayasanArrisalah #DakwahArrisalah #PeduliUmat #SebarkanKebaikan

  • Kajian Umum Bersama Syaikh Sami Al-Kholil, Momentum Menambah Ilmu dan Memperkuat Keimanan

    Kajian Umum Bersama Syaikh Sami Al-Kholil, Momentum Menambah Ilmu dan Memperkuat Keimanan

    Alhamdulillāh, atas izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, telah terlaksana Kajian Umum bersama Syaikh Sami Al-Kholil dengan Ustadz Hasan Hamzah Lubis, M.Sos. sebagai penerjemah. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian dari ikhtiar Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam menghadirkan majelis ilmu dan memperluas kegiatan dakwah kepada masyarakat.

    Kajian umum tersebut menjadi kesempatan yang berharga bagi kaum muslimin untuk berkumpul dalam suasana penuh ilmu dan nasihat. Majelis ilmu tidak hanya menjadi tempat untuk mendengarkan pembahasan keislaman, tetapi juga menjadi sarana untuk mengingatkan kembali pentingnya meningkatkan keimanan, memperbaiki amal, serta menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

    Kehadiran Syaikh Sami Al-Kholil memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengambil faedah dari penyampaian materi dan nasihat keislaman. Berbagai pesan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan dengan tetap berpegang kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah.

    Dalam pelaksanaan kajian, Ustadz Hasan Hamzah Lubis, M.Sos. turut membantu proses penyampaian materi melalui penerjemahan. Kehadiran penerjemah menjadi bagian penting agar pesan dan faedah yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh para peserta, sehingga ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada saat majelis berlangsung, tetapi dapat terus dipelajari dan diamalkan setelah kegiatan selesai.

    Majelis ilmu memiliki kedudukan yang mulia dalam Islam. Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
    (HR. Muslim)

    Hadis tersebut menjadi motivasi bagi setiap muslim untuk senantiasa menghadiri majelis ilmu dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Setiap langkah menuju tempat kajian, setiap waktu yang diluangkan untuk mendengarkan nasihat, serta setiap ilmu yang dipelajari merupakan bagian dari perjalanan seorang muslim dalam mencari keridhaan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Kajian seperti ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara dakwah dan masyarakat. Melalui pertemuan secara langsung, masyarakat dapat memperoleh kesempatan untuk belajar, berdiskusi, dan memperdalam pemahaman agama. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus berupaya menghadirkan berbagai program dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat sebagai bentuk kontribusi dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Kajian umum bersama para asatidz dan ulama menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pembinaan keislaman serta menumbuhkan semangat masyarakat dalam menghadiri majelis ilmu.

    Lebih dari sekadar sebuah kegiatan, kajian ini diharapkan menjadi momentum untuk melakukan perubahan dalam kehidupan. Ilmu yang didapatkan hendaknya diteruskan dengan amal, nasihat yang didengar diterapkan dalam kehidupan, dan setiap kebaikan yang diperoleh dapat dibagikan kembali kepada keluarga serta masyarakat sekitar.

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā memberikan keberkahan kepada Syaikh Sami Al-Kholil atas ilmu dan nasihat yang telah disampaikan, serta memberikan balasan terbaik kepada Ustadz Hasan Hamzah Lubis, M.Sos. yang telah membantu menerjemahkan materi kajian. Semoga Allah juga membalas kebaikan seluruh panitia, donatur, peserta, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.

    Jazākumullāhu khairan kepada seluruh kaum muslimin yang telah hadir dan mendukung kegiatan dakwah ini. Semoga majelis ilmu yang telah dilaksanakan menjadi sebab bertambahnya keimanan, luasnya ilmu, baiknya akhlak, serta meningkatnya semangat untuk beribadah kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    🌿 Mari terus hadir di majelis ilmu, belajar, mengamalkan, dan menyebarkan kebaikan. Karena ilmu yang bermanfaat bukan hanya untuk diketahui, tetapi untuk diamalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

    #KajianUmum #MajelisIlmu #KajianIslam #DakwahIslam #MenuntutIlmu #IlmuYangBermanfaat #PembinaanUmat #DakwahDanPendidikan #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah #YayasanArrisalah #DakwahArrisalah #PeduliUmat #SebarkanKebaikan

  • Distribusi Buku Iqra untuk Sekolah, Pesantren, dan Masyarakat yang Membutuhkan

    Distribusi Buku Iqra untuk Sekolah, Pesantren, dan Masyarakat yang Membutuhkan

    Alhamdulillāh, dengan izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali melaksanakan program distribusi buku Iqra kepada sekolah, pesantren, masjid, rumah Qur’an, serta masyarakat yang membutuhkan.

    Program ini merupakan bagian dari ikhtiar dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an sejak tingkat dasar. Buku Iqra menjadi salah satu sarana penting bagi anak-anak dan masyarakat yang sedang memulai perjalanan belajar membaca Al-Qur’an, mulai dari mengenal huruf hijaiyah hingga mampu membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan lebih baik.

    Penyaluran buku Iqra kepada sekolah dan pesantren diharapkan dapat membantu para guru dan pengajar dalam melaksanakan pembelajaran Al-Qur’an. Dengan tersedianya bahan pembelajaran yang memadai, proses belajar dapat berjalan lebih optimal dan para peserta didik memiliki sarana yang dapat digunakan secara rutin dalam latihan membaca.

    Selain lembaga pendidikan, distribusi juga diberikan kepada masjid, rumah Qur’an, dan masyarakat yang membutuhkan. Buku-buku tersebut dapat digunakan untuk kegiatan mengaji anak-anak, pembelajaran orang dewasa, halaqah, maupun pembinaan Al-Qur’an di lingkungan masyarakat.

    Belajar membaca Al-Qur’an merupakan langkah awal menuju hubungan yang lebih dekat dengan Kalamullah. Dari mengenal satu huruf, kemudian membaca satu kata, satu ayat, hingga akhirnya mampu membaca Al-Qur’an secara keseluruhan. Karena itu, menyediakan sarana belajar yang sederhana seperti buku Iqra memiliki nilai manfaat yang sangat besar bagi perkembangan pendidikan umat.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

    “Dan katakanlah: Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu.”
    (QS. Thāhā: 114)

    Ayat tersebut mengajarkan kepada kita pentingnya terus menuntut ilmu. Pembelajaran membaca Al-Qur’an merupakan bagian dari proses pendidikan yang perlu ditanamkan sejak dini dan terus dikembangkan sepanjang kehidupan.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
    (HR. Bukhari)

    Melalui program distribusi buku Iqra, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berusaha mengambil bagian dalam mendukung proses belajar dan mengajarkan Al-Qur’an. Setiap buku yang digunakan untuk belajar memiliki potensi menghadirkan manfaat yang panjang, terutama ketika ilmu tersebut kemudian diajarkan kembali kepada orang lain.

    ✨ Satu buku Iqra, satu langkah menuju Al-Qur’an.

    Di balik sebuah buku Iqra yang disalurkan, ada harapan agar seorang anak dapat mengenal huruf-huruf Al-Qur’an, ada harapan agar seorang guru semakin mudah mengajarkan muridnya, dan ada harapan agar sebuah keluarga dapat memulai kembali pembelajaran Al-Qur’an di rumah. Dari langkah kecil tersebut, semoga lahir generasi yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan pihak yang telah mendukung program distribusi buku Iqra. Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima setiap kontribusi yang diberikan dan menjadikan setiap huruf yang dipelajari, dibaca, dan diajarkan melalui buku tersebut sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    🤲 Mari bersama mendukung pendidikan Al-Qur’an dan menghadirkan kesempatan belajar bagi generasi penerus umat. Dengan mendukung pengadaan dan distribusi buku Iqra, kita turut membantu membuka jalan bagi anak-anak dan masyarakat untuk mengenal Al-Qur’an dari dasar.

    Satu buku menjadi sarana belajar.
    Satu huruf menjadi awal perjalanan.
    Satu kebaikan dapat menjadi amal jariyah.

    #DistribusiIqra #BukuIqra #BelajarAlQuran #PendidikanAlQuran #AmalJariyah #WakafBuku #Pesantren #Sekolah #Masjid #RumahQuran #GenerasiQurani #DakwahIslam #DakwahDanPendidikan #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah #YayasanArrisalah #DakwahArrisalah #PeduliUmat #SebarkanIlmu

  • Distribusi Mushaf Ajza’ untuk Sekolah, Pesantren, Masjid, dan Masyarakat

    Distribusi Mushaf Ajza’ untuk Sekolah, Pesantren, Masjid, dan Masyarakat

    Alhamdulillāh, dengan izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali melaksanakan program distribusi mushaf Ajza’ (per juz) kepada sekolah, pesantren, masjid, rumah Qur’an, serta masyarakat yang membutuhkan.

    Program ini merupakan bagian dari ikhtiar Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan umat. Mushaf Ajza’ disalurkan agar dapat dimanfaatkan oleh para santri, pelajar, penghafal Al-Qur’an, para pengajar, serta masyarakat dalam kegiatan membaca, menghafal, murojaah, dan mempelajari Al-Qur’an.

    Mushaf Ajza’ memiliki manfaat khusus dalam proses pembelajaran dan tahfiz. Dengan pembagian berdasarkan juz, para penghafal Al-Qur’an dapat lebih mudah membawa mushaf sesuai bagian yang sedang dipelajari dan dihafalkan. Hal ini diharapkan dapat membantu para santri dalam menjaga hafalan serta meningkatkan intensitas interaksi mereka dengan Al-Qur’an.

    Penyaluran mushaf juga menjadi dukungan bagi pesantren dan sekolah yang menyelenggarakan program tahfiz, tahsin, halaqah, dan pembelajaran Al-Qur’an. Ketersediaan mushaf yang cukup akan membantu para guru dalam menjalankan proses pembelajaran sekaligus memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk lebih sering berinteraksi dengan Kalamullah.

    Tidak hanya kepada lembaga pendidikan, mushaf Ajza’ juga disalurkan kepada masjid dan masyarakat yang membutuhkan. Mushaf tersebut diharapkan dapat digunakan dalam berbagai kegiatan keagamaan, seperti halaqah Al-Qur’an, kajian, pembelajaran anak-anak, serta kegiatan membaca dan menghafal Al-Qur’an di lingkungan masyarakat.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ

    “Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada jalan yang paling lurus.”
    (QS. Al-Isrā’: 9)

    Al-Qur’an adalah petunjuk bagi kehidupan manusia. Karena itu, menghadirkan mushaf di tengah masyarakat bukan sekadar memberikan sebuah buku, tetapi turut membuka jalan bagi seseorang untuk membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan petunjuk Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
    (HR. Bukhari)

    Hadis tersebut menjadi motivasi untuk terus mendukung kegiatan pembelajaran Al-Qur’an. Setiap mushaf yang disalurkan memiliki potensi manfaat yang sangat luas. Satu juz yang dibaca oleh seorang santri, dihafalkan oleh seorang pelajar, atau diajarkan oleh seorang guru dapat menjadi bagian dari rangkaian kebaikan yang terus berkembang.

    ✨ Satu juz, satu langkah menuju kedekatan dengan Al-Qur’an.

    Di balik setiap mushaf yang sampai kepada penerima, terdapat amanah dan harapan. Harapan agar anak-anak semakin lancar membaca Al-Qur’an, para santri semakin kuat hafalannya, para pengajar semakin mudah menjalankan pembelajaran, dan masyarakat semakin dekat dengan kitabullah.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah mengucapkan jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan pihak yang telah mendukung terlaksananya program distribusi mushaf Ajza’. Semoga Allah menerima setiap kebaikan yang diberikan, memberkahi harta dan keluarga, serta menjadikan setiap mushaf yang disalurkan sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    🤲 Mari bersama menghadirkan Al-Qur’an di tengah umat. Dukung program wakaf dan distribusi mushaf Ajza’ untuk pesantren, sekolah, masjid, rumah Qur’an, dan masyarakat yang membutuhkan. Semoga setiap huruf yang dibaca, setiap ayat yang dihafalkan, dan setiap ilmu yang diamalkan menjadi saksi kebaikan bagi para donatur di hadapan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Satu mushaf dapat dibaca banyak orang.
    Satu juz dapat menjadi awal sebuah hafalan.
    Satu wakaf dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

    #DistribusiMushaf #MushafAjza #AlQuran #WakafAlQuran #WakafMushaf #AmalJariyah #SedekahJariyah #Pesantren #Sekolah #Masjid #RumahQuran #TahfizAlQuran #HafalanAlQuran #PendidikanAlQuran #DakwahIslam #DakwahDanPendidikan #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah #YayasanArrisalah #DakwahArrisalah #PeduliUmat

  • Distribusi Mushaf Al-Qur’an 30 Juz untuk Sekolah, Pesantren, Masjid, dan Masyarakat yang Membutuhkan

    Distribusi Mushaf Al-Qur’an 30 Juz untuk Sekolah, Pesantren, Masjid, dan Masyarakat yang Membutuhkan

    Alhamdulillāh, dengan izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali melaksanakan program distribusi mushaf Al-Qur’an 30 juz kepada sejumlah sekolah, pesantren, masjid, serta masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung dakwah, pendidikan Al-Qur’an, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah.

    Distribusi mushaf Al-Qur’an bukan sekadar kegiatan penyaluran bantuan berupa buku, tetapi merupakan ikhtiar untuk menghadirkan Kalamullah lebih dekat dengan kehidupan umat. Masih terdapat berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat yang membutuhkan tambahan mushaf untuk menunjang kegiatan membaca, menghafal, mempelajari, dan mengajarkan Al-Qur’an. Melalui program ini, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berupaya mengambil bagian dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

    Mushaf Al-Qur’an yang disalurkan kepada pesantren dan sekolah diharapkan dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan pendidikan. Para santri dan siswa dapat menggunakannya untuk pembelajaran tahsin, tahfiz, halaqah Al-Qur’an, murojaah, maupun kegiatan membaca Al-Qur’an secara rutin. Ketersediaan mushaf yang memadai menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung proses pendidikan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.

    Selain lembaga pendidikan, distribusi mushaf juga ditujukan kepada masjid dan masyarakat yang membutuhkan. Masjid merupakan salah satu pusat pembinaan umat yang tidak hanya digunakan untuk shalat, tetapi juga menjadi tempat berlangsungnya kajian, pembelajaran Al-Qur’an, halaqah, dan berbagai kegiatan keislaman. Dengan tersedianya mushaf, diharapkan semakin banyak jamaah yang terdorong untuk memanfaatkan waktu mereka dengan membaca dan mempelajari Al-Qur’an.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ

    “Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada jalan yang paling lurus.”
    (QS. Al-Isrā’: 9)

    Ayat tersebut mengingatkan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi manusia menuju jalan yang benar. Karena itu, membantu menyediakan mushaf bagi orang yang membutuhkan berarti turut mendukung terbukanya jalan bagi mereka untuk membaca, mempelajari, dan mengambil petunjuk dari Al-Qur’an.

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
    (HR. Bukhari)

    Hadis ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembelajaran dan pengajaran Al-Qur’an. Setiap mushaf yang diberikan berpotensi menghadirkan manfaat yang panjang. Ketika seseorang membaca satu ayat, menghafalkannya, mengajarkannya kepada anak, atau menggunakannya dalam sebuah majelis ilmu, maka terbuka peluang lahirnya kebaikan yang terus berkembang.

    Program distribusi mushaf Al-Qur’an ini juga merupakan bentuk sinergi antara yayasan, donatur, muhsinin, lembaga pendidikan, pengurus masjid, dan masyarakat. Amanah yang diberikan oleh para donatur disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata. Dukungan tersebut bukan hanya membantu menyediakan sebuah mushaf, tetapi juga ikut mendukung aktivitas pendidikan dan dakwah yang berlangsung di tengah masyarakat.

    Bagi seorang santri yang sedang menghafal Al-Qur’an, mushaf menjadi teman yang senantiasa menemani proses hafalannya. Bagi seorang siswa, mushaf menjadi sarana untuk belajar membaca dan memahami ayat-ayat Allah. Bagi masyarakat, mushaf menjadi sarana untuk menghidupkan rumah dan masjid dengan tilawah. Sementara bagi para pengajar, mushaf menjadi salah satu media utama dalam menyampaikan dan mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi berikutnya.

    Lebih dari sekadar jumlah mushaf yang disalurkan, program ini membawa sebuah harapan besar: semakin banyak masyarakat yang dekat dengan Al-Qur’an. Kedekatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi berlanjut kepada usaha memahami kandungan ayat, mengamalkannya dalam kehidupan, serta mengajarkannya kepada orang lain. Dengan demikian, distribusi mushaf menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang berilmu dan berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program distribusi mushaf Al-Qur’an. Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima setiap bentuk kebaikan yang diberikan, memberkahi harta dan keluarga para donatur, serta menjadikan setiap mushaf yang diwakafkan sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    🤲 Mari bersama menghadirkan Al-Qur’an lebih dekat kepada umat. Wakafkan mushaf Al-Qur’an untuk pesantren, sekolah, masjid, dan masyarakat yang membutuhkan. Bisa jadi, mushaf yang kita wakafkan hari ini menjadi sebab seseorang membaca satu ayat, menghafal satu surah, mengajarkan Al-Qur’an kepada keluarganya, dan terus mengamalkannya sepanjang hidupnya.

    Satu mushaf, banyak pembaca.
    Satu wakaf, insya Allah menjadi banyak kebaikan.
    Mari terus tebarkan Al-Qur’an dan hadirkan manfaat yang lebih luas untuk umat.

    #DistribusiAlQuran #MushafAlQuran #AlQuran30Juz #WakafAlQuran #WakafMushaf #AmalJariyah #SedekahJariyah #Pesantren #SekolahIslam #Masjid #RumahQuran #HafalanAlQuran #PendidikanAlQuran #DakwahIslam #DakwahDanPendidikan #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah #YayasanArrisalah #DakwahArrisalah #PeduliUmat #SebarkanAlQuran

  • Profil Dai Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I

    Profil Dai Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I

    Dai Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I bergabung dengan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah sebagai da’i pada tahun 1433 H / 2012 M. Beliau ditugaskan di Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Hingga saat ini, beliau telah mengabdi kurang lebih 15 tahun dalam menjalankan amanah dakwah bersama Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah.

    Beliau menyelesaikan pendidikan terakhir S1 di Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arafah pada tahun 2012. Dengan bekal pendidikan tersebut, beliau aktif menjalankan berbagai kegiatan dakwah dan pembinaan masyarakat di wilayah tugas maupun di berbagai daerah lainnya.

    Program Dakwah

    Dalam menjalankan amanah dakwah, Dai Riswan Efendi Batubara melaksanakan berbagai program, di antaranya:

    1. Pembelajaran kepada remaja dan remaji.
    2. Pembelajaran kepada masyarakat umum.
    3. Ceramah umum, kajian rutin masyarakat, dan dauroh.
    4. Khutbah Jumat.
    5. Pembelajaran kepada anak-anak.
    6. Dakwah melalui media sosial dan media komunikasi.
    7. Ceramah umum di berbagai lembaga, radio, televisi, lembaga pemasyarakatan, serta acara pernikahan.
    8. Kunjungan dan silaturahmi kepada tokoh serta masyarakat setempat.

    Perkembangan Dakwah dan Penerimaan Masyarakat

    Seiring dengan perjalanan dakwah dan pengabdiannya, Dai Riswan Efendi Batubara mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk mengisi berbagai kegiatan keagamaan. Di antaranya:

    1. Menjadi pemateri kajian, khatib Jumat, dan imam rawatib di Masjid Husain Yahya, masjid ke-25 yang dibangun oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah, di Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
    2. Menjadi pembina Markas Tahfidz Al-Qur’an MDA Nurul Amal di Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    Capaian dan Keberhasilan Dakwah

    Selama menjalankan amanah dakwah, berbagai capaian telah diraih, baik dalam pembinaan Al-Qur’an maupun penyampaian kajian kepada masyarakat, di antaranya:

    1. Membina sekitar 30 siswa di Rumah Tahfidz Al-Qur’an MDA Nurul Amal.
    2. Menjadi pemateri di sekitar 40 masjid di wilayah Deli Serdang, Langkat, dan Binjai.
    3. Menjadi pemateri di lembaga pemasyarakatan di Binjai Barat.
    4. Menjadi pemateri di Masjid Jami’ Al-Fath, Tandem Hilir, Binjai Utara.
    5. Menjadi pemateri di Masjid Raya Binjai Kota.
    6. Menjadi pemateri di Masjid Jami’ Al-Hidayah, Sei Remban, Binjai Barat.
    7. Menjadi pemateri di Masjid Husain Yahya, Tanjung Kapuk, Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.
    8. Menjadi pemateri di Masjid Umar bin Khattab, Kwala Air Hitam, Langkat.
    9. Menjadi pemateri di Masjid Abdurrahman bin Auf, Salapian, Langkat.
    10. Menjadi pemateri di Masjid Rafi’ bin Malik, Cengkeh Turi, Binjai Utara.
    11. Menjadi pemateri di Masjid Al-Barokah, Sinunukan V, Mandailing Natal.
    12. Menjadi pemateri di Masjid Roudhotul Jannah, Patiluban, Mandailing Natal.
    13. Menjadi pemateri di Mushalla Ar-Ramlah, Paya Roba, Binjai Barat.
    14. Mengisi khutbah Jumat di Masjid Husain Yahya, Masjid Al-Hidayah, Masjid Abu Hurairah, Masjid Abdurrahman bin Auf, Masjid Umar bin Khattab, dan Masjid Rafi’ bin Malik.
    15. Menyelenggarakan program privat khusus bagi para pemuda setempat.
    16. Menjadi pemateri di Gedung Yayasan Cahaya Sunnah, Sinunukan V, Mandailing Natal.
    17. Menjadi pengajar di Ma’had Kitabina Stabat 3.
    18. Menjadi pemateri dalam kegiatan walimah dan pemakaman di wilayah Deli Serdang, Langkat, dan Binjai.
    19. Menjadi pembina muallaf di Markas Muallaf Nurul Amal di bawah naungan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah.
    20. Memiliki program pembinaan dan pendampingan terkait pernikahan melalui Biro Jodoh.
    21. Memiliki program Rehabilitasi Narkoba sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan masyarakat.
    22. Membimbing sekitar 25 orang yang telah menyelesaikan setoran hafalan Al-Qur’an sebanyak 1 juz.
    23. Membantu sekitar 500 orang dalam mengenal dan mempelajari Sunnah.

    Perjalanan dakwah Dai Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam pembinaan masyarakat. Selama bertahun-tahun, beliau terus berupaya menghadirkan ilmu, membina generasi muda, mendampingi masyarakat, serta menghidupkan berbagai kegiatan keislaman di tengah umat.

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā memberikan keistiqamahan, kesehatan, dan keberkahan kepada beliau dalam menjalankan amanah dakwah. Semoga setiap ilmu yang disampaikan, setiap masyarakat yang dibimbing, serta setiap kebaikan yang lahir melalui perjuangan dakwah menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berkomitmen untuk terus mendukung para da’i dalam menjalankan amanah dakwah dan pembinaan umat di berbagai wilayah, sehingga manfaat dakwah dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.