Author: admin

  • Pelatihan Tv

    Pelatihan Tv

    Salam Tv mengadakan pelatihan untuk  para da’i dan asatidzah untuk pengenalan bagaimana tampil di depan kamera dan lain sebagainya, acara ini dilaksanakan di Hotel Madani

  • Kunjungan Syeikh DR. Muhammad Al Basathy

    Kunjungan Syeikh DR. Muhammad Al Basathy

    Kunjungan Syeikh DR. Muhammad Al Basathy ke beberapa sekolah agama dan umum di Sumatera utara untuk mempelajari kurikulum yang digunakan di sekolah- sekolah di Indonesia

  • Kontak

    Kontak

    Email       : yys14@yahoo.com

    Telp         : (061) 7946245

    Fax           : (061) 7946245

    Alamat    : jl. Medan – Tg. Morawa,  Km. 13 Desa Bangun Sari, Kec. Tg. Morawa, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, 20362, Indonesia

  • PROGRAM KAFALAH DU’AAT

    PROGRAM KAFALAH DU’AAT

    Program kafalah du’aat adalah program penempatan para da’i di daerah-daerah yang dipandang sangat memerlukan. Yayasan bertanggung jawab atas kesejahteraan dan peningkatan mutu sdm para da’i tersebut. Oleh karena itu upgrading dan pembinaan secara berkala selalu diadakan disamping pengawasan yang dilakukan melalui mekanisme pelaporan hasil tugas dan inspeksi manager program ke lapangan.

    Program ini bertujuan untuk memberikan bimbingan Islam kepada masyarakat muslim yang memiliki keterbatasan pengetahuan tentang Islam supaya mereka dapat memahami dan mengamalkan agama ini dengan lebih baik sehingga dapat terwujud masyarakat muslim yang agamis religius dan berperan serta dalam pembangunan nasional khususnya pembangunan mental spiritual bangsa. Selain itu melalui program ini diharapkan juga silaturahmi antara Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah dengan lembaga-lembaga lainnya serta masyarakat itu sendiri dapat terbina dengan baik sehingga dapat menghasilkan potensi yang lebih besar pula.

    Saat ini Yayasan telah menempatakan dan membina beberapa orang da’i di berbagai daerah di Sumatera Utara, antara lain di desa Sukanalu Kabupaten Karo, desa Kutambelin kabupaten Karo, desa Bandar Meriah kabupaten Deli Serdang, desa Sei Rampah kabupaten Serdang Bedagai, Ponpes Al-Abror Tapanuli Selatan. Ke depan, Yayasan bertekad mengirimkan da’inya ke berbagai daerah di seluruh Kabupaten dan Kota Propinsi Sumatera Utara.

  • Radio Arrisalah 95,7 FM

    Radio Arrisalah 95,7 FM

    Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah memiliki stasiun pemancar radio komunitas dengan nama RADIO SALAM FM di frekwensi 107,8 FM ((sekarang talah berubah nama menjadi Radio Arrisalah 95,7 FM)) .

    Bermula dari keinginan beberapa orang Muhsinin untuk membangun sebuah stasiun Radion di Sumatera Utara pada pertengahan tahun 2008 M. Maka pada saat itu, beberapa orang Ikhwah dari Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah Deli Serdang Sumatera Utara menyambut baik keinginan para Muhsinin tersebut.

    Dan dari respon positif dari beberapa Ikhwah dari Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah tersebut, maka dibentuklah Panitia kecil untuk merumusakan pembuatan sebuah Stasiun Radio, kemudian mereka pun mencari beberapa tenaga ahli dalam masalah ini.

    Dan Alhamdulillah, pada bulan Juni tahun 2008 sebuah Stasiun Radio yang diberi nama Radio Salam FM di frekwensi 107,8 Mhz mengudara untuk siaran perdananya di Kampus Ma’had ‘Aly As-Sunnah di Jl. Glugur Rimbun Desa Sei Glugur Rimbun Kec. Pancur Batu Kab. Deli Serdang Sumatera Utara Indonesia.

    Namun, karena beberapa hal, diantaranya adalah pindahnya Kampus Ma’had ‘aly As-Sunnah ke gedung barunya di Tanjung Morawa, maka Radio Salam FM juga dipindahkan ke tempat lain, tapi tidak ke Tanjung Morawa, yaitu di Kampung Merdeka Desa Sei Glugur Kec. Pancur batu Kab. Deli Serdang Sumatera Utara Indonesia.

    Seiring berjalannya waktu, perkembangan Radio Salam FM semakin pesat dan peminatnya juga semakin banyak, maka pada tahun 2012, tercetus ide untuk memperluas jangkauan siaran Radio Salam FM.

    Maka, kemudian beberapa pengurus Radio mendatangi KPID SU (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Suamtera Utara) untuk meminta saran dan masukan tentang rencana yang akan dilakukan, kemudian mereka memberikan arahan untuk mendirikan stasiun Radio di wilayah Kecamatan Perbaungan Kab. Serdang Bedagai Sumatera Utara pada frekwensi 95.7 FM.

    Beberapa bulan kemudian berdirilah Tower Radio Salam FM (kemudian berubah namanya menjadi Arrisalah FM) -karena masalah administrasi.

    Dan Alhamdulillah, Radio Arrisalah FM saat ini sudah mengudara di frekwensi 95.7 FM untuk wilayah perbaungan dan sekitarnya, selain dapat didengarkan melalu frekuensi 95,7 Fm dapat juga di dengar via streaming di www.blog.arrisalahfm.com

    Program utama radio Arrisalah adalah dakwah dan pendidikan dengan menyiarkan ceramah-ceramah dan tanya jawab agama, dan murattal Al-Qur’an oleh para qori dunia.
    ,

    Program radio ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dakwah dengan media yang memiliki fleksibilitas dan mobilitas yang tinggi sehingga tetap dapat mendampingi mad’uu pada berbagai situasi dan kondisi. Selain itu juga memberi media alternatif bagi kaum muslim yang selama ini hanya disuguhi media-media hiburan yang melalaikan bahkan menyesatkan.

  • Identitas Yayasan

    Identitas Yayasan

    A.    Nama Yayasan

    Nama Yayasan adalah Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah, disingkat dengan Yayasan Ar Risalah.

    Nama Yayasan berasal dari bahasa Arab yang terdiri dari dua kata. Ar riasalah memiliki beberapa makna, dan makna yang dimaksud disini adalah “ misi .” Alkhairiyah bermakna kebaikan, dan derma sosial. Pemilihan bahasa Arab sebagai nama untuk menonjolkan identitas Islam Yayasan dan kegiatan dakwah sebagai poros utama program Yayasan.

    B.     Alamat Yayasan

    Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah beralamat di:

    Jl. Medan – Tanjung Morawa KM 13, Gang Darmo, Desa Bangun Sari, Kec. Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang – Sumatera Utara.

    C.    Tahun Pendirian dan Akte Yayasan

    Yayasan Ar Risalah didirikan pertama kali pada tahun 2002 di Jakarta di hadapat notaris M. Afdhal Ghazali.  Pada tahun 2008 nama Yayasan dirubah menjadi Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah di hadapan notaris yang sama, selanjutnya mendapat penjelasan sebagai Badan Hukum Berdasarkan SK. Menteri Hukum dan Ham Nomor  tahun 2008

  • Radio Arrisalah 95,7 Fm

    Radio Arrisalah 95,7 Fm

    Bermula dari keinginan beberapa orang Muhsinin untuk membangun sebuah stasiun Radion di Sumatera Utara pada pertengahan tahun 2008 M. Maka pada saat itu, beberapa orang Ikhwah dari Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah Deli Serdang Sumatera Utara menyambut baik keinginan para Muhsinin tersebut.

    Dan dari respon positif dari beberapa Ikhwah dari Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah tersebut, maka dibentuklah Panitia kecil untuk merumusakan pembuatan sebuah Stasiun Radio, kemudian mereka pun mencari beberapa tenaga ahli dalam masalah ini.

    Dan Alhamdulillah, pada bulan Juni tahun 2008 sebuah Stasiun Radio yang diberi nama Radio Salam FM di frekwensi 107,8 Mhz mengudara untuk siaran perdananya di Kampus Ma’had ‘Aly As-Sunnah di Jl. Glugur Rimbun Desa Sei Glugur Rimbun Kec. Pancur Batu Kab. Deli Serdang Sumatera Utara Indonesia.

    Namun, karena beberapa hal, diantaranya adalah pindahnya Kampus Ma’had ‘aly As-Sunnah ke gedung barunya di Tanjung Morawa, maka Radio Salam FM juga dipindahkan ke tempat lain, tapi tidak ke Tanjung Morawa, yaitu di Kampung Merdeka Desa Sei Glugur Kec. Pancur batu Kab. Deli Serdang Sumatera Utara Indonesia.

    Seiring berjalannya waktu, perkembangan Radio Salam FM semakin pesat dan peminatnya juga semakin banyak, maka pada tahun 2012, tercetus ide untuk memperluas jangkauan siaran Radio Salam FM.

    Maka, kemudian beberapa pengurus Radio mendatangi KPID SU (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Suamtera Utara) untuk meminta saran dan masukan tentang rencana yang akan dilakukan, kemudian mereka memberikan arahan untuk mendirikan stasiun Radio di wilayah Kecamatan Perbaungan Kab. Serdang Bedagai Sumatera Utara pada frekwensi 95.7 FM.

    Beberapa bulan kemudian berdirilah Tower Radio Salam FM (kemudian berubah namanya menjadi Arrisalah FM) -karena masalah administrasi.

    Dan Alhamdulillah, Radio Arrisalah FM saat ini sudah mengudara di frekwensi 95.7 FM untuk wilayah perbaungan dan sekitarnya dan anda juga dapat mendengarkannya via streamin di : http://www.arrisalahfm.com

  • Sekolah Tinggi Agama Islam Assunnah

    Sekolah Tinggi Agama Islam Assunnah

    3

    Globalisasi yang berdampak pada perubahan sosial yang begitu cepat memberi pengaruh nyata pada semua aspek kehidupan. Peluang dan tantangan yang dihadapi umat Islam semakin kompleks, menuntut ketersediaan SDM yang memiliki kompetensi yang handal di bidang ilmu syar’i sebagai filter terhadap pergulatan pemikiran dan kebudayaan yang kian liar tidak terkendali. Umat dihadapkan kepada budaya hedonisme permisivme yang disodorkan dengan gencar oleh media-media masa dengan berbagai ragamnya.

    Kondisi nyata bangsa Indonesia yang hingga kini masih saja terpuruk dalam berbagai krisis yang berakar pada krisis moral dan mental religius semakin menguatkan betapa bangsa ini khususnya umat Islam membutuhkan ulama-ulama rabbani yang memiliki ilmu dan kepribadian yang mumpuni.

    Perguruan tinggi dalam hal ini perguruan tinggi Islam sebagai institusi pendidikan pamungkas tentu menjadi harapan ummat untuk melahirkan SDM-SDM dimaksud di atas. Namun pada kenyataannya perguruan tinggi Islam lebih berorientasi kepada sekedar menjawab persoalan ketenaga kerjaan di Indonesia, untuk mengurangi jumlah pengangguran. Sementara kompetensi utama untuk menjadi ahli agama Islam yang sesungguhnya terabaikan, seperti bahasa Arab, Ushul Fiqh, Ushul Takhriij, dan lain sebagainya. Ironisnya dari beberapa institusi tersebut justru bermunculan kontroversi dan pemikiran-pemikiran aneh yang bersumber pada filsafat barat yang berseberangan dengan Islam.

    Dewasa ini di berbagai daerah di Indonesia bermunculan satuan pendidikan tinggi Islam alternatif berupa Ma’had ‘Aly yang lebih berorientasi kepada penguasaan keilmuan Islam secara murni (tidak berorientasi kepada dunia kerja). Kemampuan berbahasa Arab dengan baik sangat diperhatian dalam rangka menyiapkan kader ulama yang mampu menggali Islam sesuai dengan konteks kekinian dari sumber-sumber utama: Al-Qur’an, Hadits, dan kitab-kitab ulama besar terdahulu. Pola-pola pendidikan tinggi Timur Tengah untuk itu banyak dipedomani. Selain itu dengan keberadaan Ma’had ‘Aly ini diharapkan tradisi kepesantrenan dapat dilanjutkan dan tidak terputus begitu saja bersamaan dengan selesainya santri dari pendidikan pesantren. Hal ini merupakan respon dari berbagai elemen umat Islam terhadap fenomena yang dihadapi oleh institusi pendidikan Islam di Indonesia sebagai mana disebutkan di atas.

    Perkembangan Ma’had ‘Aly itu sendiri tidak terlepas dari perhatian pemerintah, hal tersebut terlihat dari penjelasan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan pasal 20, ayat 1 yang berbunyi: “Pendidikan diniyah jenjang pendidikan tinggi antara lain Ma’had ‘Aly.” Hal ini dapat dimaklumi karena pendidikan keagamaan pada umumnya diselenggarakan oleh masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh, dan untuk masyarakat. Karena jauh sebelum Indonesia merdeka, perguruan-perguruan keagamaan sudah lebih dahulu berkembang. Selain itu perkembangan perangkat perundang-undangan sisitim pendidikan nasional yang kian menuntut kemandirian penyelenggaraan membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk berpartisispasi aktif, tidak hanya sebagai pengguna tetapi juga sebagai penyelenggara jasa pendidikan. Kebijakan tersebut sudah seharusnya mendapat dukungan dari elemen-elemen potensial masyarakat.

    Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah sesuai dengan anggaran dasarnya bergerak di bidang sosial, keagamaan dan pendidikan telah pula berperan serta menyelenggarakan satuan pendidikan tinggi Islam berupa Ma’had ‘Aly tersebut dengan mendirikan Ma’had ‘Aly As-Sunnah pada tahun 2002, namun hingga saat ini Ma’had ‘Aly tidak dapat memberikan legalitas akademik berupa gelar tertentu kepada lulusan terkait belum lahirnya peraturan perundang-undangan khusus yang mengatur penyelenggaraan dan pengelolaan Ma’had ‘Aly lebih lanjut. Sehingga pada tahun 2012 Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah meningkatkan status Ma’had ‘Aly As-Sunnah menjadi Sekolah Tinggi Islam As-Sunnah guna memberi legalitas bagi lulusannya dengan harapan membuka kesempatan yang lebih luas bagi lulusannya untuk berkiprah bagi masyarakat dan agama.

    Dan hal ini pula menjadikan STAI AS-SUNNAH sebagai salah satu STAI yang unik karena tetap mempertahankan budaya pondok pesantren dalam kesehariannya dan juga tetap mempertahankan pengajaran keilmuan agama ala Ma’had ‘Aly sebagai muatan lokal disamping kurikulum Perguruan Tinggi Agama Islam yang ditetapkan pemerintah. Dan Alhamdulillah pula dengan kebijakan ini menjadikan antusias dan perhatian masyarakat terhadap STAI As-Sunnah meningkat drastis, hal ini diperlihatkan dengan animo yang tinggi pada seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2012/2013 yang mungkin dapat disejajarkan dengan perguruan tinggi agama islam pavorit lainnya.

    Pilihan untuk menyelenggarakan satuan pendidikan tinggi Islam ini juga dipengaruhi oleh berbagai tantangan dari lingkungan eksternal umat Islam yang terus berupaya untuk mengebiri nilai-nilai Islam dari tengah masyarakat Islam itu sendiri, memalingkan umat Islam dari ajarannya yang hanif, mengaburkan hakikat Islam yang sesungguhnya, bahkan membangun konspirasi supaya umat Islam membenci agamanya sendiri dengan berbagai latar belakang dan cara.

    Sesuai dengan keberadaannya sebagai lembaga sosial Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah dalam menyelenggarakan satuan pendidikan ini tetap tidak memungut bayaran apapun dari mahasiswa, bahkan memberikan layanan dan fasilitas cukup stimewa bagi setiap mahasiswa baik sarana dan pra sarana yang sangat memadai, bahkan memberikan beasiswa bulanan kepada setiap mahasiswa. Hal tersebut untuk menjamin pemerataan kesempatan bagi seluruh lapisan umat khususnya generasi muda yang memiliki talenta dakwah yang baik namun terhalang oleh keterbatasan dana.

    Melalui penyelenggaraan STAI As-Sunnah ini, kami berdo’a kepada Allah kiranya ini merupakan suatu jalan yang diridhai-Nya untuk mengangkat harkat dan martabat umat Islam Indonesia khususnya di Sumatera Utara, serta melimpahkan imbalan pahala yang berlipat ganda kepada stiap individu yang berperan serta dalam penyelenggaraan dan pengelolaan STAI As-Sunnah ini.

    silahkan kunjungi:

    http://www.assunnah.ac.id