Author: admin

  • Pelatihan “Systematic Literature Review” dan “Bibliometric Analysis” bagi Dosen STAI As-Sunnah Deli Serdang Tahun 2024

    Pelatihan “Systematic Literature Review” dan “Bibliometric Analysis” bagi Dosen STAI As-Sunnah Deli Serdang Tahun 2024

    Deli Serdang, 9 Oktober 2024 – STAI As-Sunnah bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Al Ilmi kembali mengadakan pelatihan eksklusif bagi para dosen dengan tema Systematic Literature Review (SLR) dan Bibliometric Analysis. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas akademik dan penelitian dosen, dengan fokus pada teknik sistematis dalam meninjau literatur serta penggunaan analisis bibliometrik untuk meningkatkan kualitas penelitian.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh dosen-dosen dari berbagai jurusan, terutama dari bidang ilmu-ilmu Islam, pendidikan, dan bahasa. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali para dosen dengan keterampilan dalam melakukan tinjauan literatur yang terstruktur dan efisien, serta memanfaatkan data bibliometrik untuk mengidentifikasi tren penelitian terkini.

    Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Lembaga Pelatihan Al Ilmi Bapak Hasan Hamzah Lubis, M.Sos. menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk meningkatkan kualitas penelitian dosen. “Systematic Literature Review adalah metode penting untuk memastikan penelitian kita dibangun di atas fondasi ilmiah yang kuat. Sementara itu, Bibliometric Analysis membantu kita memahami peta penelitian di bidang tertentu serta memperlihatkan arah tren ilmiah global,” ujarnya.

    Pemateri dan Isi Pelatihan Pelatihan ini dipandu oleh Bapak Slamet Riyadi, M.A. beliau  ahli dalam bidang metodologi penelitian serta memiliki pengalaman panjang dalam mengelola dan mempublikasikan penelitian berbasis SLR dan bibliometrik. Pemateri menjelaskan langkah-langkah penting dalam melakukan Systematic Literature Review, mulai dari pencarian literatur yang relevan, kriteria inklusi dan eksklusi, hingga proses sintesis literatur untuk mendapatkan hasil yang akurat dan terpercaya.

    Selain itu, sesi tentang Bibliometric Analysis membahas penggunaan perangkat lunak seperti VOSviewer dan Publish or Perish, yang dapat membantu dosen menganalisis pola kutipan, tren penelitian, serta menentukan penulis atau jurnal yang paling berpengaruh dalam bidang tertentu. Peserta diajarkan cara menginterpretasikan data bibliometrik secara mendalam untuk memandu penelitian masa depan mereka.

    Metode Pembelajaran dan Praktik Langsung Pelatihan ini disusun secara interaktif, di mana dosen-dosen tidak hanya mendapatkan materi teori tetapi juga melakukan praktik langsung. Dalam sesi praktikal, para peserta berkesempatan untuk melakukan pencarian literatur menggunakan basis data akademik seperti Scopus dan Google Scholar, serta melakukan analisis data bibliometrik dari hasil yang diperoleh.

    Salah satu peserta, Dr. Muhammad Sapii Harahap, M.Pd,, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat berguna dalam meningkatkan wawasan serta kemampuan analitisnya dalam penelitian. “Dari pelatihan ini, saya belajar bagaimana cara merancang penelitian yang lebih terfokus dan berbasis literatur yang kuat. Selain itu, Bibliometric Analysis memberikan panduan yang jelas dalam melihat arah tren penelitian saat ini,” ujarnya.

     

    Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dosen-dosen STAI As-Sunnah mampu meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka serta kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pelatihan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh dosen, serta memperluas jaringan penelitian global di bidang ilmu-ilmu Islam dan lainnya.

    Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis bagi STAI As-Sunnah dalam membangun kapasitas akademik dan menyiapkan para dosennya untuk berkompetisi di tingkat global melalui penelitian yang berkualitas dan relevan.

    oplus_0
    oplus_0
    oplus_0
    oplus_0

  • Pembangunan Masjid Thufail bin Amru di Desa Makmur Capai 20%

    Pembangunan Masjid Thufail bin Amru di Desa Makmur Capai 20%

    Pembangunan Masjid Thufail bin Amru di Desa Makmur Capai 20%

    Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah terus memperluas jangkauan dakwahnya dengan membangun masjid ke-122. Masjid yang diberi nama Masjid Thufail bin Amru ini berlokasi di Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Pembangunan masjid ini merupakan bukti nyata dari komitmen yayasan dalam menyediakan fasilitas ibadah yang layak bagi masyarakat.

    Pada pekan ketiga pembangunan, progres yang dicapai telah mencapai 20%. Meskipun masih dalam tahap awal, pembangunan masjid ini terus berjalan lancar. Masjid Thufail bin Amru dirancang dengan kapasitas sekitar 180 jamaah, sehingga dapat menampung jumlah jemaah yang cukup banyak. Selain itu, masjid ini juga dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi berukuran 3×4 meter untuk memberikan kenyamanan bagi para jamaah.

    Pembangunan masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi masyarakat Desa Makmur dan sekitarnya. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran agama Islam dan kegiatan sosial lainnya. Dengan adanya masjid ini, diharapkan kualitas kehidupan beragama masyarakat dapat semakin meningkat.

  • Pembangunan Masjid Umair Bin Sa’id Capai Tahap Akhir

    Pembangunan Masjid Umair Bin Sa’id Capai Tahap Akhir

    Masjid Umair Bin Sa’id, masjid ke-121 yang dibangun oleh Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berlokasi di Desa Air Buluh, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, masjid ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat sekitar. Dengan kapasitas sekitar 180 jamaah, masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi warga.

    Proses pembangunan masjid ini telah mencapai tahap akhir dengan persentase pengerjaan mencapai 90% pada pekan kedelapan. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat serta berbagai pihak yang terlibat. Masjid Umair Bin Sa’id dibangun dengan ukuran 10m x 10m dan dilengkapi fasilitas tempat wudhu berukuran 3m x 4m. Desain masjid yang sederhana namun megah diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para jamaah.

    Dengan selesainya pembangunan masjid ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat di sekitar Desa Air Buluh. Masjid Umair Bin Sa’id tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu-ilmu Islam lainnya. Kehadiran masjid ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar warga dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

  • Pelatihan Manajemen Diri untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah Deli Serdang

    Pelatihan Manajemen Diri untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah Deli Serdang

    Pelatihan Manajemen Diri untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah Deli Serdang

    Medan, 22 September 2024 — Lembaga pelatihan Al Ilmi Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah sukses menggelar Pelatihan Manajemen Diri bagi para mahasiswa STAI As-Sunnah. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengelolaan diri dalam meraih prestasi akademik dan membentuk karakter yang unggul.

    Pelatihan yang diadakan di aula Yayasan pada 16 September 2024 tersebut menghadirkan pembicara ahli di bidang pengembangan diri, yaitu Ketua STAI As-Sunnah. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan waktu, manajemen emosi, penetapan tujuan hidup, hingga teknik menghadapi tekanan akademik.

    Salah satu peserta pelatihan, Ahmad Ridwan, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat membantunya dalam mengatur keseimbangan antara kegiatan kuliah, organisasi, dan kehidupan pribadi. “Saya jadi lebih tahu cara memprioritaskan tugas-tugas saya dan lebih termotivasi untuk menetapkan tujuan jangka panjang,” katanya.

    Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana mahasiswa bisa berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam hal manajemen diri. Rencana tindak lanjut dari pelatihan ini adalah pembentukan kelompok belajar dan mentoring antar mahasiswa untuk mendukung perkembangan manajemen diri secara berkelanjutan.

    Melalui pelatihan ini, STAI As-Sunnah menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu mengelola diri dengan baik di tengah tuntutan dunia yang semakin kompetitif.

    STAI As-Sunnah, terus berupaya menjadi lembaga pendidikan Islam yang melahirkan generasi muda berprestasi, mandiri, dan berakhlak mulia, dengan memberikan berbagai bekal pengetahuan dan keterampilan hidup yang relevan.

     

  • Pelatihan Meningkatkan Keterampilan Mengajar Bunyi-Bunyi Bahasa Arab untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah

    Pelatihan Meningkatkan Keterampilan Mengajar Bunyi-Bunyi Bahasa Arab untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah

    Pelatihan Meningkatkan Keterampilan Mengajar Bunyi-Bunyi Bahasa Arab untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah

     

    Medan, 9 Oktober 2024 – Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang kembali menyelenggarakan pelatihan bagi mahasiswa, kali ini dengan fokus pada peningkatan keterampilan mengajar bunyi-bunyi bahasa Arab (fonetik Arab). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pengucapan yang tepat dalam bahasa Arab, terutama bagi mereka yang akan terjun ke dunia pendidikan sebagai guru.

    Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai jurusan, khususnya dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, yang antusias untuk memperdalam teknik mengajar bunyi-bunyi bahasa Arab yang benar. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan tentang berbagai aspek fonologi Arab, seperti makharijul huruf (tempat keluarnya huruf) dan shifat huruf (sifat-sifat huruf).

    Pemateri dan Metode Pelatihan Pelatihan ini dipandu oleh pakar di bidang bahasa Arab yang memiliki pengalaman luas dalam pengajaran fonetik. Pemateri memberikan paparan tentang cara melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan benar sesuai dengan kaidah tajwid, serta bagaimana membimbing siswa agar dapat menguasai pelafalan yang tepat.

    Metode yang digunakan dalam pelatihan ini sangat interaktif, di mana para peserta tidak hanya mendengarkan teori tetapi juga langsung mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk melatih pengucapan huruf-huruf tertentu, sambil mendapatkan umpan balik dari pemateri. Diskusi kelompok kecil dan simulasi mengajar juga menjadi bagian penting dalam pelatihan ini.

    Salah satu peserta pelatihan, Ikhlasul Amal Wisri, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat membantu dirinya dalam memahami lebih dalam mengenai pengajaran fonetik bahasa Arab. “Saya merasa lebih percaya diri untuk mengajar setelah mengikuti pelatihan ini. Sekarang saya lebih paham bagaimana cara menjelaskan bunyi-bunyi huruf kepada siswa dengan cara yang mudah dipahami.”

    Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar bahasa Arab dengan lebih baik, khususnya dalam aspek fonologi yang sering kali menjadi tantangan bagi banyak pembelajar bahasa.

    oplus_0
    oplus_0
    oplus_0
  • Menuju 100% Peresmian ! Pembangunan Masjid Hasan bin Ali

    Menuju 100% Peresmian ! Pembangunan Masjid Hasan bin Ali

    Pembangunan Masjid Hasan bin Ali  oleh Yayasan Arrisalah Alkhairiyah

    • Alhamdulillah, pembangunan Masjid Hasan bin Ali di Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, telah mencapai tahap 90%. Masjid yang mampu menampung sekitar 180 jamaah ini dibangun oleh Yayasan Arrisalah Alkhairiyah.
    • Pembangunan Masjid Hasan bin Ali ini bermula dari keinginan masyarakat Desa Ridan Permai untuk memiliki tempat ibadah yang layak dan nyaman. Masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, tempat berkumpulnya umat Islam, serta menjadi simbol persatuan dan kesolidan masyarakat.”

    • Masjid Hasan bin Ali tidak hanya sekedar bangunan fisik, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan ilmu agama, tempat mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, serta menjadi benteng pertahanan terhadap berbagai pengaruh negatif.

    • Proses pembangunan Masjid Hasan bin Ali telah berlangsung selama 9 pekan. Melewati berbagai macam tahapan proses pembangunan disertai dukungan dari berbagai pihak, baik dari masyarakat sekitar maupun para donatur, pembangunan masjid ini terus berjalan dengan lancar.

    • Semoga pembangunan Masjid Hasan bin Ali lancar dan bernilai sebagai tempat yang makmur, penuh berkah, dan bermanfaat bagi seluruh umat.

  • AUDIENSI KE DEWAN PIMPINAN MAJELIS ULAMA lNDONESIA ( MUI ) KOTA PADANG SIDEMPUAN

    AUDIENSI KE DEWAN PIMPINAN MAJELIS ULAMA lNDONESIA ( MUI ) KOTA PADANG SIDEMPUAN

    Rabu, 18 September 2024
    Audiensi ke sekretariat MUI Kota Padang Sidempuan

    Yayasan Arrisalah Alkhairiyah Deli Serdang Sumatera Utara melakukan audiensi ke Sekretariat Dewan Pimpinan Majelis Ulama lndonesia (MUI) Kota Padang Sidimpuan . Dalam hal ini delegasi yayasan disambut langsung oleh Ayahanda Bapak Drs. H. Zulfan Efendi Hasibuan, MA, beserta jajarannya . Yayasan Arrisalah Alkhairiyah dalam  kunjungan kali ini menitik beratkan pada mempererat dan menguatkan ukhuwah dan sharing serta kolaborasi untuk kepentingan kaum muslimin dalam memakmurkan masjid Abdullah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu di Desa/Kelurahan Panyanggar Kecamatan Padang Sidimpuan Utara, Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara, Indonesia.

  • KEGIATAN TABLIGH AKBAR BERSAMA RUMAH QURAN SEI RAMPAH

    KEGIATAN TABLIGH AKBAR BERSAMA RUMAH QURAN SEI RAMPAH

    Ahad, 9 September 2024

    Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah sukses melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar Khusus Muslimah yang diadakan di Rumah Qur’an Ashabul Kahfi. Acara ini diisi oleh Ustadz Muslim Maslan, M.A. dan dihadiri oleh lebih dari seratus jamaah daerah Sei Rampah dan sekitarnya. Para peserta sangat antusias mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Muslim.

    Dalam ceramahnya, Ustadz Muslim mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri untuk malam pertama di alam kubur. Acara ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dan motivasi kepada para jamaah untuk untuk lebih fokus dalam mempersiapkan kehidupan akhirat.

  • PROFIL DA’I YAYASAN ARRISALAH ALKHAIRIYAH AL-USTADZ DAPIT ISKARDI, S.Sos

    PROFIL DA’I YAYASAN ARRISALAH ALKHAIRIYAH AL-USTADZ DAPIT ISKARDI, S.Sos

    Dai Dapit Iskardi, S.Sos

    No : 14

     

    Dai Dapit Iskardi, S.Sos  bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1440 H /2019 M dan tempat tugas di Desa Napolen Jorong Makmur, Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Provinsi Sumatera Barat. Sehingga -+ 6 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 Di STAI Assunnah – Deli Serdang tahun 2018.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pimpinan Ma’had Salafiyah ‘Ula Huffadzul Qur’an di Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Prov. Sumatera barat.
    2. Khatib, Pemateri kajian, dan imam tetap di masjid ke 48 yang dibangun oleh yayasan ar-risalah al-khairiyyah di Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Prov. Sumatera Barat.
    3. Pemateri kajian di 22 tempat seperti di masjid, majelis taklim masyarakat umum di Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Prov. Sumatera Barat.

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Jumlah murid yang ada di Ma’had Salafiyah ‘Ula di Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Provinsi Sumatera Barat, pada tahun 1446 H sebanyak 130 Orang.
    2. Setoran hafalan 1 juz kepadanya 90 orang.
    3. Setoran hafalan 2 juz kepadanya 40 orang.
    4. Setoran hafalan 3 juz kepadanya 20
    5. Setoran hafalan 4 juz kepadanya 5
    6. Setoran hafalan 5 juz kepadanya 5 orang

  • Pembangunan Masjid ke-123 Masjid Abu Sufyan bin Al harits radiallahu anhu Desa Bandar Ratu Kab. Muko Muko, Bengkulu

    Pembangunan Masjid ke-123 Masjid Abu Sufyan bin Al harits radiallahu anhu Desa Bandar Ratu Kab. Muko Muko, Bengkulu

    Pembangunan Masjid ke-123

    Masjid Abu Sufyan bin Al harits radiallahu anhu

    Desa Bandar Ratu Kab. Muko Muko, Bengkulu

     

    Alhamdulillah Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah kembali membangun masjid di wilayah pulau Sumatera, Indonesia, berlokasi di Desa Bandar Ratu Kab. Muko Muko, Bengkulu .

    Pada Pekan ini masjid yang dibangun sudah mencapai progres pembangunan di tahap awal dengan persentase pembangunan mancapai 5% menuju rampungnya pembangunan .

    Masjid yang ke 123 diberi nama Masjid Abu Sufyan bin Al harits radiallahu anhu  dengan skala bangunan berukuran 10m x 10m dilengkapi falisitas tempat wudhu berukuran 3m x 4m dengan kapasitas masjid untuk 180 jamaah .

    Semoga tahapan pembangunan dan finishingnya berjalan sesuai dengan harapan guna mempercepat pemanfaatan dan pemakmuran masjid oleh dan untuk masyarakat Desa Ridan Permai, sebagaimana amanah pewaqaf masjid, semoga Allah ta’ala berikan balasan dan limpahan kebaikan di dunia dan di akhirat .