Pelatihan Cara Mengajarkan Mufradat dan Tarakib untuk Mahasiswa Akhir STAI As-Sunnah oleh Lembaga Pelatihan Al Ilmi
Lembaga Pelatihan Al Ilmi (LPA) Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah kembali menyelenggarakan pelatihan bertajuk Cara Mengajarkan Mufradat dan Tarakib pada 23 – 30 November 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 158 mahasiswa akhir Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) As-Sunnah Deli Serdang, dengan tujuan membekali mereka keterampilan mengajar bahasa Arab secara efektif dan terstruktur.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Ustaz Muhammad Ihsan, S.Pd.I., seorang pendidik berpengalaman dalam pengajaran bahasa Arab. Dalam sesi pelatihan, beliau menyampaikan metode praktis dalam mengajarkan mufradat (kosakata) dan tarakib (struktur kalimat) yang dapat diaplikasikan di kelas atau dalam pengajaran informal.
“Pengajaran mufradat dan tarakib bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi melibatkan teknik yang mendorong siswa untuk memahami, menghafal, dan mengaplikasikan bahasa Arab secara aktif,” jelas Ustaz Ihsan.
Materi yang disampaikan meliputi strategi pengenalan kosakata baru, penggunaan metode tematik untuk mufradat, teknik penyusunan kalimat sederhana, hingga praktik pengajaran interaktif dengan pendekatan komunikatif. Para peserta juga diajak untuk melakukan simulasi mengajar, di mana mereka mempraktikkan teknik yang telah dipelajari sambil mendapatkan umpan balik langsung dari narasumber.
Salah satu peserta, Arijal Hidayatullah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, menyampaikan antusiasmenya terhadap pelatihan ini. “Pelatihan ini sangat membantu kami memahami cara menyampaikan materi bahasa Arab dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa,” ujarnya.
Acara berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh semangat. Di akhir pelatihan, seluruh peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Lembaga Pelatihan Al Ilmi berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa STAI As-Sunnah, khususnya dalam bidang pengajaran bahasa Arab, sehingga mereka siap terjun ke dunia pendidikan.
Dai Ahmad Syafrizal, S.Sos bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Al khairiyah menjadi dai pada tahun 1444 H / 2023 M dan tempat tugas di Musholla Al Bayyinah kel. Pasar kec. Teluk dalam, Kab. Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Sehingga -+2 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Al khairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 di STAI As-Sunnah Pada tahun 2023.
Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :
Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
Khutbah Jumat
Pembelajaran Kepada Anak-Anak
Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)
Perkembangan Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Sehingga Dai Menjadi :
Pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid Al-Mujtama’ “At-Takwa” di Nias Selatan, sumatera utara – Indonesia.
Pemateri di masjid Polres, masjid agung Ar-Rahman, dan Masjid LANAL di Nias Selatan, sumatera utara – Indonesia.
Partisipan dalam Yayasan Yatim dan Muallaf “Al-Bayyinnah” di daerah di Nias Selatan, sumatera utara – Indonesia.
Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :
Telah mendirikan rumah muallaf center yatim dan dhuafa dengan jumlah murid 200 orang di daerah di Nias Selatan, sumatera utara – Indonesia.
sebanyak 2 orang menghafal 1 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
sebanyak 5 orang menghafal 2 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
sebanyak 7 orang menghafal 3 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
sebanyak 4 orang menghafal 4 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
sebanyak 2 orang menghafal 5 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
sebanyak 1 orang menghafal 30 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
Total ceramah dan khutbah yang telah disampaikan mencapai 608 pertemuan.
Dai Akbar Anand Hasibuan, S.Pd bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1443 H / 2022 M dan tempat tugas di Pesantren Darul Istiqomah Hidayatullah, Jl. Simpang Gunung Barani, Belakang Galon SPBU, Desa Mompang Julu, Kec. Panyabungan Utara, Kab. Mandailing Natal. Provinsi Sumatera Utara., Kab. Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Sehingga -+3 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 di STAI As Sunnah – Deli Serdang Sumatera Utara Pada tahun 2022.
Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :
Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
Khutbah Jumat
Pembelajaran Kepada Anak-Anak
Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)
Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :
Pengajar dan imam tetap di Masjid Al-Mujtama’ – Sa’d bin Qasim – yang terletak di daerah Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :
Telah mendirikan Raudhatul Athfal “Al-Hakim” dengan jumlah siswa sebanyak 23 orang.
Telah mendirikan sekolah diniyah Islam (MDTA) dengan jumlah siswa sebanyak 36 orang.
Di bawah bimbingannya, terdapat 25 orang yang menghafal Al-Qur’an dengan berbagai tingkatan, yaitu 1 juz, 2 juz, 5 juz, hingga 30 juz.
Jumlah ceramah dan khutbah yang telah disampaikan mencapai 473 kali pertemuan.
Jumlah jamaah yang mengikuti dakwah sebanyak 100 orang.
Jumlah pengikutnya di YouTube mencapai 1.000 orang.
Audiensi Yayasan Arrisalah Alkhairiyah dengan Kemenag Deli SerdanG
Deli Serdang, 04 November 2024 – Yayasan Arrisalah Alkhairiyah melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Deli Serdang. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama yang lebih erat dalam pengembangan program-program keagamaan dan sosial. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah poin penting dibahas, antara lain:
Salah satu poin penting yang dibahas adalah terkait dengan program wakaf produktif. Kemenag Deli Serdang dalam waktu dekat akan meluncurkan program wakaf produktif bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Kerjasama ini diharapkan dapat mendorong pengembangan potensi wakaf di wilayah Deli Serdang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi Masyarakat. Yayasan Arrisalah Alkhairiyah menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk membantu suksesnya program tersebut.
Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab di pesantren, Kemenag menyampaikan keinginannya untuk berkolaborasi dengan STAI As Sunnah. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan pelatihan dan observasi langsung bagi para pengajar bahasa Arab di pesantren. Dan ini menjadi salah satu terobosan yang di usung oleh kemenag untuk Kembali aktif menggiatkan Bahasa arab dan Bahasa inggris di lingkungan pondok pesantren . Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan pesantren dan memperkuat sinergi antara pesantren dengan perguruan tinggi.
Permohonan perizinan Pondok Pesantren At-Tibyan yang telah rampung tak luput dari pembahasan oleh Kadis Penmad Kemenag, Harapannya agar dioptimalkan dengan baik sehingga keberadaan pondok pesantren attibyan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Masyarakat dan generasi masa depan.
Potensi Sinergi dan Kerjasama di Bidang Dakwah. Dengan sinergi yang baik, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dakwah dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang Islam kepada Masyarakat terkhusus di daerah daerah terpencil dan minoritas.
Dukungan Kemenag Deli Serdang Kepala Kantor Kemenag Deli Serdang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Arrisalah Alkhairiyah dalam mengembangkan program-program keagamaan. “Kemenag mendukung program program yang diselenggarakan Yayasan dalam bidang keagamaan dan sosial masyarakat. Beliau menuturkan agar dapat bersinergi dan bekerjasama untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat.
Ketua Yayasan Arrisalah Alkhairiyah Taufik Hidayat, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Kemenag Deli Serdang. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan arahan dari Kemenag. Semoga kerjasama ini dapat terus terjalin dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi Masyarakat.
Harapan ke Depan Kunjungan kerja ini dapat menjadi titik awal bagi kerjasama yang lebih erat antara Yayasan Arrisalah Alkhairiyah dan Kemenag Deli Serdang. Dengan sinergi yang baik, diharapkan dapat saling mendukung untuk penyelenggaraan program-program yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Yayasan Arrisalah Alkhairiyah Sukses Realisasikan 11 Sumur Bor wakaf pengadaan air bersih, Sejahterakan Masyarakat di Pelosok Sumatera Utara
Tanjung Morawa/Deli Serdang, Dalam semangat berbagi kebaikan dan kepedulian terhadap sesama, Yayasan Arrisalah Alkhairiyah kembali memberikan manfaat bagi masyarakat. Bulan Rabiul Tsani 1446 H, yayasan kembali meresmikan 11 unit sumur bor dalam program wakaf sumur bor yang tersebar di berbagai wilayah di pelosok Sumatera Utara. Peresmian ini menandai keberhasilan yayasan dalam menyediakan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.
Alhamdulillah, berkat dukungan dan kepercayaan para donatur yang mulia, yayasan kembali berhasil merealisasikan 11 sumur bor untuk masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian kita dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat, khususnya mereka yang kesulitan mendapatkan air bersih .
Kehadiran 11 sumur bor ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar lokasi. Selama ini, banyak masyarakat, terutama di daerah pelosok dan pedesaan, kesulitan mendapatkan akses air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya sumur bor ini, masalah kekurangan air bersih dapat teratasi dan masyarakat dapat hidup lebih sehat dan produktif.
Wakaf Air Bersih, Amal Jariyah yang Terus Mengalir
Program wakaf sumur bor merupakan salah satu bentuk wakaf produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dengan berwakaf air bersih, para donatur tidak hanya membantu masyarakat saat ini, tetapi juga akan mendapatkan pahala yang terus mengalir sampai kapan pun.
Keutamaan sedekah sumur
Dari Sa’ad bin ‘Ubadah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
“Wahai Rasulullah, bahwasanya Ummu Sa’ad (ibundaku) meninggal dunia. Sedekah apakah yang afdal untuknya?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sedekah air.” Lantas Sa’ad pun menggali sumur untuk ibunya, lalu ia mengatakan, “Ini sumur untuk Ummu Sa’ad (ibundaku).” (HR. Abu Daud, no. 1681. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Kepada para donatur yang telah menyalurkan sebagian dari hartanya kami ucapkan jazakallahu khairan, semoga apa yang telah di infaqkan diterima disisi-Nya dan Menjadi Amal jariyah yang akan terus mengalir.
بَارَكَ اللهُ لَكَ فِيْ أَهْلِكَ وَمَالِك
“Semoga Allah memberkahimu dalam keluarga dan hartamu.” (HR. Bukhari)
Mari bersama-sama wujudkan Indonesia yang lebih baik dengan menyediakan akses air bersih bagi seluruh masyarakat !
PERESMIAN SUMUR NO. 2893 – 2894 BULAN RABIUL AWWAL 1446 H
Alhamdulillah, Yayasan Arrisalah Al Khairiyah pada bulan rabiul awwal 1446 H telah menyalurkan 2 unit Program Bantuan Air Bersih. Dengan terlaksana 2 unit pada bulan ini, Total sumur yang telah kita salurkan adalah sebanyak 2895 unit.
Program Bantuan Sumur berupa sumur bor yang dilengkapi dengan tower, tangki air yang berukuran 1100L, mesin hisap dan beberapa kran air di berbagai daerah di Sumatera Utara, Tepatnya di kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Aceh dan riau. Target dari pembangunan sumur ini adalah untuk masyarakat umum, masjid, mushollah, dan pesantren yang kesulitan mendapatkan air bersih yang layak untuk diminum dan untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepada para donatur yang telah menyalurkan sebagian dari hartanya kami ucapkan jazakallahu khairan, semoga apa yang telah di infaqkan diterima disisi-Nya dan Menjadi Amal jariyah yang akan terus mengalir.
بَارَكَ اللهُ لَكَ فِيْ أَهْلِكَ وَمَالِك
“Semoga Allah memberkahimu dalam keluarga dan hartamu.” (HR. Bukhari)
DOKUMENTASI DISTRIBUSI DAGING KURBAN KE PELOSOK NEGERI
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Tidak ada satu amalan pun yang dilakukan pada hari raya kurban lebih dicintai Allah melebihi mengalirnya darah ( hewan kurban ).” (HR. Bukhari dan Muslim) .
Tanjung Morawa/Deli Serdang,
Dalam semangat berbagi di hari raya Idul Adha 1445 H, Yayasan Arrisalah Alkhairiyah berhasil melaksanakan program distribusi daging kurban yang sangat berarti. Sebanyak 8.320 kilogram daging kurban berhasil disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Jakarta, untuk didistribusikan kepada lebih dari 8.320 keluarga fakir dan miskin.
Taufik Hidayat, M.Sos, selaku ketua pelaksana kegiatan, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan program ini. “Alhamdulillah, berkat dukungan dan partisipasi para donatur yang mulia, kita berhasil menyalurkan daging kurban ke berbagai daerah yang membutuhkan. Semoga amal jariyah ini dapat menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Daging kurban yang didistribusikan oleh Yayasan Arrisalah Alkhairiyah telah mencapai berbagai daerah di Indonesia, di antaranya:
Sumatera: Aceh, Nias, Medan, Sumatera Utara, Serdang Bedagai, Riau, Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Barat
Jawa: Jawa Barat, Yogyakarta dan Jakarta .
Proses distribusi dilakukan dengan cermat, memastikan daging kurban sampai ke tangan penerima yang berhak. Tim relawan dari Yayasan Arrisalah Alkhairiyah bekerja sama dengan berbagai pihak di daerah untuk memastikan kelancaran penyaluran.
Prestasi yang luar biasa ini tidak lepas dari partisipasi aktif para donatur yang telah dengan ikhlas menyumbangkan hartanya untuk membantu sesama. Berkat kepedulian dan keikhlasan para donatur, kita telah berhasil mewujudkan mimpi untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang kurang beruntung.
Program distribusi daging kurban ini memberikan dampak positif yang sangat besar bagi masyarakat, terutama bagi keluarga fakir dan miskin. Selain memenuhi kebutuhan protein hewani, program ini juga dapat meningkatkan gizi masyarakat dan mempererat tali silaturahmi.
Kegiatan distribusi daging kurban ini tidak hanya sekedar pembagian daging, tetapi lebih dari itu, ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama umat. Dengan berbagi rezeki, kita telah menebarkan benih-benih kebaikan yang akan tumbuh subur dan memberikan manfaat yang luas.
Selain mendapatkan pahala yang besar, kegiatan kurban juga memiliki banyak manfaat lainnya, antara lain:
Menjungjung tinggi nilai nilai dakwah : Kegiatan kurban merupakan ibadah yang di sunnahkan dilakukan bagi kaum muslimin yang memiliki kecukupan guna mendekatkan diri kepada Allah ta’ala .
Meneguhkan tali silaturahmi: Kegiatan kurban menjadi ajang silaturahmi antar sesama umat.
Meningkatkan rasa kepedulian sosial: Kegiatan kurban menumbuhkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.
Membantu meringankan beban masyarakat: Daging kurban yang didistribusikan sangat bermanfaat bagi keluarga yang kurang mampu.
Menjaga keutuhan umat: Kegiatan kurban mempererat persatuan dan kesatuan umat.
Ucapan Terima Kasih kepada Para Donatur .
Yayasan Arrisalah Alkhairiyah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam program ini. Donasi yang diberikan telah memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi banyak orang.
“Kami berharap program ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Mari kita bersama-sama membangun masyarakat yang lebih baik,” pungkas [Ketua Yayasan].
Keberhasilan kegiatan kurban ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik dari semua pihak, mulai dari panitia pelaksana, para donatur, hingga para penerima manfaat. Semoga Allah ta’ala membalas segala kebaikan kita dengan pahala yang berlipat ganda.
Mari kita terus semangat untuk berbagi dan berbuat kebaikan. Ingatlah, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Kedepannya semoga program distribusi daging kurban Yayasan Arrisalah Alkhairiyah dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas dan menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
Mari berkurban bersama yayasan arrisalah alkhairiyah, Kurbanku Sembelih Unta Merah Kuraih !
SIlahkan klik tombol dibawah untuk berkurban ! Salurkan wakaf terbaik anda !
Tanjung Morawa, 06 Oktober 2024 – Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah berhasil menggelar Pelatihan Fardhu Kifayah yang berlangsung di Masjid Abdullah Bin Huzafah As-Sahmi, Tanjung Morawa. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari seratus peserta yang berasal dari wilayah Medan dan Deli Serdang, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memperdalam pengetahuan agama.
Sebagai narasumber, Al-Ustadz Khairul Anhar, Lc., M.Si., memberikan pemaparan yang mendalam mengenai tata cara pelaksanaan fardhu kifayah secara lengkap. Mulai dari proses memandikan, mengkafani, mensholatkan, hingga menguburkan jenazah, semua dijelaskan sesuai dengan syariat.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali masyarakat dengan ilmu pengetahuan yang benar terkait fardhu kifayah. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan mampu menjalankan tugas mulia ini ketika dihadapkan pada situasi yang membutuhkan.
Selain penyampaian materi secara teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung. Hal ini sangat bermanfaat bagi peserta untuk memahami secara lebih baik setiap tahapan dalam merawat jenazah.
“Kami sangat bersyukur atas antusiasme masyarakat yang mengikuti pelatihan ini,” ujar perwakilan dari Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah. “Semoga ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat bagi kita semua dan menjadi amal jariyah,” tambahnya.
Kegiatan pelatihan ini mendapat apresiasi positif dari peserta. Salah seorang peserta, Abu Fatimah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penyelenggaraan pelatihan ini. “Saya merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Ilmu yang saya dapatkan sangat berharga,” ujarnya.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya fardu kifayah dan ikut berperan aktif dalam menjaga keberlangsungannya. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah senantiasa berkomitmen dalam menyebarkan ilmu agama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah Bangun Masjid Ke-123 di Desa Bandar Ratu, Muko-Muko
Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah terus memperluas sayap dakwahnya dengan membangun masjid ke-123 di Desa Bandar Ratu, Kecamatan Muko-Muko, Kabupaten Muko-Muko, Bengkulu. Masjid yang diberi nama Masjid Abu Sufyan Bin Al-Harits ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat setempat. Dengan ukuran bangunan 10m x 10m dan dilengkapi fasilitas tempat wudhu berukuran 3m x 4m, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat ibadah yang nyaman bagi sekitar 180 jamaah.
Pemilihan lokasi pembangunan masjid di Desa Bandar Ratu didasarkan pada permintaan masyarakat setempat. Jarak yang cukup jauh dari masjid-masjid yang ada sebelumnya menjadi salah satu alasan utama. Masyarakat berharap kehadiran Masjid Abu Sufyan Bin Al-Harits tidak hanya akan memenuhi kebutuhan mereka untuk melaksanakan shalat lima waktu, tetapi juga dapat dijadikan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu-ilmu Islam lainnya. Dengan demikian, diharapkan masjid ini dapat menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak mulia.
Proses pembangunan masjid saat ini telah memasuki pekan ketiga dan telah mencapai progres sebesar 20%. Meskipun masih dalam tahap awal, pembangunan terus berjalan sesuai rencana. Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah optimis bahwa masjid ini akan segera dapat digunakan untuk beribadah. Keberadaan masjid ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat di Desa Bandar Ratu dan sekitarnya.
Keberhasilan pembangunan Masjid Abu Sufyan Bin Al-Harits tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi berbagai pihak, baik dari masyarakat setempat maupun dari donatur. Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah mengucapkan terima kasih atas segala bentuk bantuan yang telah diberikan. Semoga Allah ta’ala membalas semua kebaikan yang telah dilakukan.
Pelatihan Pengoperasian Kamera untuk Pegawai Salam TV: Tingkatkan Kualitas Produksi Siaran
Medan, 9 Oktober 2024 – Salam TV kembali mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produksi siaran melalui pelatihan pengoperasian kamera bagi pegawai. Pelatihan yang diselenggarakan di studio utama Salam TV ini diikuti oleh para staf produksi, kameramen, dan pegawai terkait yang bertanggung jawab atas visualisasi konten di televisi. Dengan pelatihan ini, diharapkan staf dapat lebih mahir dalam mengoperasikan peralatan kamera dengan teknik yang tepat dan profesional.
Pelatihan ini dipandu oleh ahli dalam bidang sinematografi dan produksi televisi, Bapak Fadhlan Mishwari Ritonga, yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di industri pertelevisian. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar penggunaan kamera video profesional, teknik framing, pengaturan fokus, pencahayaan, serta penggunaan berbagai jenis lensa untuk mendukung visualisasi yang maksimal.
Peserta dilatih untuk memahami cara kerja kamera dari aspek teknis, seperti pengaturan shutter speed, aperture, dan ISO, yang semuanya berpengaruh pada hasil gambar yang diambil. Selain itu, mereka juga diajarkan bagaimana cara mengambil gambar bergerak, memilih angle yang tepat untuk berbagai jenis acara, serta teknik pengambilan gambar langsung (live shooting) yang sering kali digunakan dalam siaran langsung Salam TV.
Setelah penyampaian materi, peserta langsung diterjunkan untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Dengan menggunakan peralatan kamera profesional yang biasa digunakan di Salam TV, mereka melakukan simulasi pengambilan gambar untuk acara talk show, berita, hingga dokumenter. Salah satu sesi pelatihan yang paling menarik adalah bagaimana cara mengoperasikan kamera untuk siaran langsung, di mana setiap detik sangat menentukan kualitas visual yang dihasilkan.
Salah satu peserta, Reza Kemala Lubis, yang merupakan bagian dari tim produksi, mengatakan bahwa pelatihan ini sangat membantu meningkatkan pemahamannya tentang pengoperasian kamera. “Sebelumnya saya hanya tahu dasar-dasar penggunaan kamera, tetapi setelah pelatihan ini, saya jadi lebih memahami detail-detail penting yang membuat kualitas gambar lebih bagus dan profesional,” ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan teknis para pegawai Salam TV dalam mengoperasikan kamera, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas siaran secara keseluruhan. Dengan staf yang terlatih, Salam TV siap menghadirkan tayangan dengan kualitas gambar yang lebih baik dan lebih profesional, sehingga dapat memberikan pengalaman menonton yang lebih menyenangkan bagi pemirsa.
Direktur Salam TV, Bapak Selamet Arianto, menyampaikan dalam sambutannya bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Salam TV untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik dalam penyajian konten. “Kami percaya, dengan keterampilan teknis yang baik, seluruh tim produksi dapat lebih maksimal dalam bekerja, dan hasilnya akan terlihat pada siaran yang lebih berkualitas dan menarik,” ungkapnya.
Pelatihan ini menjadi awal dari serangkaian kegiatan peningkatan kapasitas pegawai Salam TV, yang ke depannya akan meliputi berbagai aspek teknis lainnya seperti editing video, audio mixing, dan penyutradaraan.