Author: admin

  • Pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man ke-125 di Desa Binjai Serbangan, Asahan, Sumatra Utara

    Pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man ke-125 di Desa Binjai Serbangan, Asahan, Sumatra Utara

    Alhamdulillah, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah kembali menorehkan kontribusinya dalam pembangunan rumah ibadah bagi umat Islam. Kali ini, masjid ke-125 yang sedang dibangun berlokasi di Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara. Masjid ini diberi nama Masjid Haritsah bin Nu’man, dengan ukuran 10m x 10m serta fasilitas tempat wudhu seluas 3m x 4m.

    Masjid ini dirancang mampu menampung sekitar 180 jamaah, memberikan ruang yang lebih luas dan nyaman bagi masyarakat sekitar untuk beribadah. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan; masyarakat setempat telah lama membutuhkan tempat ibadah yang lebih dekat karena jarak ke masjid-masjid lain cukup berjauhan. Tidak hanya difungsikan sebagai tempat shalat lima waktu, harapannya, masjid ini juga akan menjadi pusat pendidikan Islam, khususnya untuk pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman lainnya.

    Saat ini, pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man telah memasuki minggu ketiga dengan progres mencapai 18%. Proses pembangunan terus berjalan dengan dukungan dan partisipasi masyarakat serta para dermawan yang telah turut membantu dalam mewujudkan rumah ibadah ini.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah sendiri telah berperan aktif dalam pembangunan beberapa masjid di berbagai wilayah di Pulau Sumatera, demi mendukung penyebaran syiar Islam dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di daerah-daerah yang membutuhkan.

    Semoga pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man dapat berjalan lancar hingga selesai dan menjadi tempat ibadah serta pusat dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

    #PembangunanMasjid #YayasanArRisalahAlKhairiyah #MasjidHaritsahBinNu’man #Asahan #SumatraUtara #SyiarIslam

  • Pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah di Lampung Utara Memasuki Minggu Ketiga

    Pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah di Lampung Utara Memasuki Minggu Ketiga

    Alhamdulillah, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus berkomitmen dalam membangun tempat ibadah yang nyaman dan bermanfaat bagi umat Islam. Salah satu proyek terbaru yang sedang berlangsung adalah pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah, yang merupakan masjid ke-124 yang dibangun oleh yayasan ini.

    Masjid ini berlokasi di Kelurahan Rejo Sari, Kecamatan Kota Bumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Saat ini, proyek pembangunan telah memasuki minggu ketiga dengan progres mencapai 20%.

    Spesifikasi Masjid

    Masjid ini dirancang untuk menampung sekitar 180 jamaah setelah selesai dibangun. Berikut adalah spesifikasi masjid yang sedang dibangun:

    • Ukuran bangunan utama: 13m x 13m
    • Fasilitas tempat wudhu: 5m x 4m
    • Fungsi utama: Selain sebagai tempat shalat lima waktu, masjid ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu Islam bagi masyarakat sekitar.

    Masjid Zaid bin Haritsah dibangun atas permintaan masyarakat setempat yang selama ini mengalami kesulitan dalam mengakses tempat ibadah karena jarak yang cukup jauh. Dengan adanya masjid ini, diharapkan umat Islam di daerah tersebut bisa lebih mudah menjalankan ibadah serta mendapatkan ilmu agama yang lebih mendalam.

    Progres Pembangunan

    Hingga minggu ketiga, pembangunan masjid telah mencapai 20%. Dengan dukungan dari para donatur dan masyarakat sekitar, proyek ini terus berjalan dengan lancar. Insya Allah, masjid ini akan segera rampung dan siap digunakan oleh warga sebagai pusat ibadah dan pendidikan Islam.

    Mari Ambil Bagian dalam Pembangunan Masjid Ini!

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga.” (HR. Bukhari & Muslim)

    Kami mengajak kaum Muslimin untuk turut serta dalam proyek pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah ini. Setiap kontribusi yang diberikan, baik besar maupun kecil, akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga hari kiamat.

    Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini dengan balasan yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

  • Kajian Umum Untuk Remaja, Belajar Agama Dengan Sistematis Tahap II

    Kajian Umum Untuk Remaja, Belajar Agama Dengan Sistematis Tahap II

    Sebagai bagian dari upayanya yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran agama dan membangun generasi muda yang penuh iman, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah menyelenggarakan pelatihan umum untuk organisasi kepemudaan pada hari Minggu, 19 Januari 2025, di wilayah Medan dan Deli Serdang. Pelatihan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pemuda dalam memahami ajaran Islam dan memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

    Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan peserta pengetahuan agama yang benar, memperkuat iman mereka kepada Allah dan Rasul-Nya, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjalankan ibadah dengan cara yang benar, dengan fokus pada tauhid dan mengenal Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

    Pelatihan ini terdiri dari dua sesi utama yang disampaikan oleh para ulama dan dai yang terkemuka:

    1. Sesi Pertama: “Pentingnya Shalat dan Hukumnya”
      Disampaikan oleh Ustaz Taufiq Hidayah, yang membahas pentingnya shalat sebagai salah satu rukun Islam yang utama, menjelaskan hukum-hukum yang benar dalam shalat, cara khusyuk dalam melaksanakannya, serta dampaknya dalam mendidik jiwa dan membangun hubungan yang kuat antara hamba dan Tuhan.
    2. Sesi Kedua: “Tauhid dan Mengenal Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam”
      Disampaikan oleh Ustaz Maswal Karam, yang menjelaskan konsep tauhid sebagai pokok ajaran agama dan pentingnya mengenal sifat-sifat Nabi Muhammad SAW serta sirah beliau, serta dampaknya bagi kehidupan umat Islam, terutama bagi pemuda yang merupakan tulang punggung dan masa depan umat.

    Partisipasi dan Antusiasme Peserta

    Pelatihan ini dihadiri oleh 63 peserta yang mewakili 17 sekolah dari berbagai wilayah di sekitar Medan dan Deli Serdang. Para peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa dan berinteraksi secara positif dengan materi-materi yang disampaikan, serta mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas terselenggaranya kegiatan ini yang memberikan dampak mendalam bagi mereka.

    Pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dengan:

    • Meningkatkan komitmen peserta untuk melaksanakan shalat dan ibadah lainnya dengan cara yang benar.
    • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya tauhid dan pengaruhnya dalam kehidupan seorang Muslim.
    • Membekali pemuda dengan keterampilan yang meningkatkan peran mereka dalam masyarakat sebagai teladan yang baik.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah pertama dalam rangkaian program dan kegiatan yang bertujuan untuk melayani dan mengembangkan pemuda secara agama dan sosial. Yayasan ini menekankan pentingnya kelanjutan program-program seperti ini untuk membentuk generasi muda yang sadar dan teguh dalam agama mereka.

    Di akhir acara, kami memanjatkan doa kepada Allah agar program ini memberikan manfaat yang besar bagi semua peserta, dan menjadi awal dari penguatan iman dalam hati mereka, sehingga mereka dapat menjadi dai yang membawa kebaikan di masyarakat dan menyebarkan nilai-nilai Islam yang mulia.

  • Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos Melangkah Menuju Pencerahan Masyarakat melalui Dakwah

    Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos Melangkah Menuju Pencerahan Masyarakat melalui Dakwah

    Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos, bergabung dengan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah pada tahun 1446 H / 2024 M dan ditempatkan di Masjid Ubay bin Ka’ab, Jalan Tengku Agung, Makmur, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau. Selama lebih dari satu tahun berdakwah bersama yayasan ini, Dai Muhammad Ihsan telah banyak memberikan kontribusi dalam membimbing umat, khususnya dalam hal ilmu agama dan penguatan nilai-nilai Islam di wilayah tugasnya.

    Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Dakwah

    Dai Muhammad Ihsan menyelesaikan pendidikan S1 di STAI As-Sunnah pada tahun 2024, dan segera menerapkan ilmu yang diperoleh di lembaga pendidikan tersebut dalam dakwahnya. Program-program dakwah yang dijalankan di Kabupaten Siak meliputi berbagai pendekatan, antara lain:

    • Pembelajaran untuk remaja dan anak-anak
    • Pembelajaran untuk masyarakat umum
    • Ceramah umum (kajian rutin masyarakat dan dauroh)
    • Khutbah Jumat
    • Dakwah melalui media sosial dan aplikasi komunikasi
    • Ceramah di lembaga-lembaga, radio, TV, penjara, dan acara pernikahan
    • Kunjungan kepada pembesar masyarakat untuk memperkuat hubungan dakwah

    Perkembangan Dakwah dan Penerimaan Masyarakat

    Keberhasilan dalam menyampaikan dakwah terlihat dalam beberapa pencapaian yang diraih oleh Dai Muhammad Ihsan Alfasiri. Di antaranya adalah menjadi pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid Ubay bin Ka’ab, yang merupakan masjid yayasan nomor ke-85. Selain itu, beliau juga menjadi pemateri dan khatib di beberapa masjid lainnya seperti Masjid Al-Furqon, Masjid PT Pertamina Hulu, Masjid Muthmainnah, dan Masjid Al-Qurtubi di Kabupaten Siak, Riau.

    Sebagai pengajar sukarelawan, beliau juga memberikan pembelajaran di Pondok Pesantren Abu Musa Al-Asy’ari dan Madrasah Ibtidaiyah Muthmainnah, Kecamatan Dayun.

    Keberhasilan dalam Dakwah dan Pembinaan

    Beberapa pencapaian penting yang diperoleh dalam dakwahnya antara lain:

    • Mendirikan halaqah tahfiz Al-Qur’an dengan jumlah murid sebanyak 10 orang pada tahun 1446 H, beberapa di antaranya telah menghafal surah-surah dari juz 30.
    • Membimbing murid dalam menghafal doa dan zikir dalam salat, doa zikir pagi, serta zikir harian.
    • Mengajarkan dasar-dasar ilmu bahasa Arab, termasuk 70 kosakata bahasa Arab dan memperbaiki pengucapan makhraj Al-Qur’an.
    • Menyelesaikan kajian kitab Jami’ul Ulum wal Hikam, dan saat ini melanjutkan kajian kitab hadis Riyadush Sholihin di Masjid Yayasan Masjid Ubay bin Ka’ab.
    • Meningkatkan minat masyarakat sekitar untuk menghadiri kajian sunnah di Masjid Yayasan Masjid Ubay bin Ka’ab, yang menunjukkan penerimaan yang sangat baik dari masyarakat terhadap dakwah sunnah.

    Total pertemuan dan kajian umum yang telah disampaikan oleh Dai Muhammad Ihsan mencapai 535 kali, dengan lebih dari 500 jamaah yang mengikuti dakwahnya. Di samping itu, sebanyak 150 orang turut mengikuti kajian melalui grup WhatsApp.

    Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos, telah memberikan dampak besar melalui dakwahnya di Kabupaten Siak. Dengan pendekatan yang inklusif dan modern, seperti pemanfaatan media sosial, serta komitmennya dalam pembinaan generasi muda dan masyarakat umum, beliau berhasil memperkuat nilai-nilai Islam dan memperluas pemahaman agama di wilayah tugasnya. Semoga usaha dakwah ini dapat terus berkembang dan membawa berkah bagi masyarakat.

  • Kunjungan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah dari Sekolah Ummu Kultsum untuk Memperkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan

    Kunjungan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah dari Sekolah Ummu Kultsum untuk Memperkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan

    Pada hari Rabu, 15 Januari 2025, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah di Deli Serdang, Sumatera Utara, menerima kunjungan resmi dari Sekolah Ummul Mukminin Ummu Kultsum yang terletak di Desa Lidong Barat, Kecamatan Aik Lidong. Kunjungan ini merupakan bagian dari program pertemuan konsultatif yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara kedua lembaga di bidang pendidikan. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk membahas peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan di kedua pihak.

    Para perwakilan dari Sekolah Ummul Mukminin Ummu Kultsum disambut hangat oleh manajemen Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah. Kunjungan ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk saling mengenal antara kedua lembaga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menjajaki kemungkinan kerja sama yang bisa dibangun di antara keduanya. Selama pertemuan, kedua belah pihak saling bertukar informasi terkait visi, misi masing-masing lembaga, serta program-program pendidikan yang sedang dilaksanakan.

    Dalam diskusi tersebut, kedua pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, khususnya dalam hal pertukaran pengetahuan, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia. Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah, yang memiliki pengalaman dalam mengelola lembaga pendidikan, mengungkapkan antusiasmenya untuk berbagi pengalamannya dengan Sekolah Ummul Mukminin Ummu Kultsum. Di sisi lain, Sekolah Ummul Mukminin Thaqoom, yang sedang dalam tahap pengembangan, berharap mendapatkan dukungan dalam mengembangkan kurikulum dan meningkatkan kualitas pendidikan.

    Selain itu, diskusi juga mencakup peluang untuk menyelenggarakan program pendidikan bersama, seperti seminar, lokakarya, dan pelatihan yang dapat melibatkan siswa dan guru dari kedua lembaga. Kedua pihak berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak positif yang besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah mereka, serta memperluas jaringan kerja sama antar lembaga pendidikan.

    Sebagai penutup, kedua pihak sepakat untuk terus berkomunikasi dan merencanakan langkah-langkah praktis untuk melaksanakan kerja sama yang telah dibahas. Diharapkan kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan, yang dapat memberikan kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

  • Berkah untuk Generasi Al-Qur’an : Pembagian Buku Iqra dan Mushaf Juz di TK Nurul Iman, Sumber Rejo

    Berkah untuk Generasi Al-Qur’an : Pembagian Buku Iqra dan Mushaf Juz di TK Nurul Iman, Sumber Rejo

    Pada hari Jumat, 10 Januari 2025, dilaksanakan kegiatan istimewa di TK Nurul Iman, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, di mana buku Iqra dibagikan kepada anak-anak PAUD, dengan kerja sama antara kepala desa dan para dermawan yang peduli untuk mendukung pendidikan agama bagi anak-anak di usia dini.

    Kepala Raudah Nurul Iman, Ibu Ummu Khairinah, menyampaikan rasa terima kasihnya dengan berkata:

    “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Atas nama saya sebagai Kepala Raudah Nurul Iman, Desa Sumber Rigo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangan buku Iqra untuk anak-anak di PAUD kami. Semoga Allah menjadikan ini sebagai sedekah jariyah bagi mereka, dan meluaskan rezeki mereka di dunia dan akhirat. Aamiin.”

    Pemberian buku ini merupakan langkah penting dalam membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an, yang akan membantu mengajarkan anak-anak cara membaca dan melantunkan Al-Qur’an. Buku yang dibagikan ini akan membantu mereka memulai perjalanan mereka dalam mempelajari Al-Qur’an, yang akan menjadi dasar untuk membentuk generasi yang cerdas dan beriman.

    Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari kerja sama antara sekolah dan masyarakat lokal dalam mendukung pendidikan agama. Tindakan ini menunjukkan solidaritas yang besar antara para dermawan dan masyarakat setempat dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar dan tumbuh dalam lingkungan yang sehat secara agama.

    Bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam mendukung proyek mulia ini, ada beberapa cara yang dapat dilakukan:

    • Sumbangan Buku: Dapat menyumbangkan salinan buku Iqra atau materi pendidikan lainnya.
    • Sumbangan Dana: Memberikan sumbangan keuangan untuk mendukung kegiatan pendidikan di PAUD.
    • Relawan: Individu yang berminat menjadi relawan dapat menyumbangkan waktu dan membantu dalam mengajar anak-anak atau mengorganisir kegiatan.

    Untuk menyumbang atau berpartisipasi, silakan menghubungi pihak pengelola PAUD melalui:

    Semoga Allah memberkahi amal ini dan menjadikan setiap orang yang berkontribusi dalamnya mendapatkan pahala yang besar, serta mengumpulkan kita di surga yang penuh kenikmatan.

  • Peresmian Masjid At-Tufail bin Amr Radhiyallahu Anhu : Penambahan Baru untuk Dakwah Masyarakat di Riau

    Peresmian Masjid At-Tufail bin Amr Radhiyallahu Anhu : Penambahan Baru untuk Dakwah Masyarakat di Riau

    Sebagai langkah baru untuk memperkuat infrastruktur keagamaan dan melayani masyarakat, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah meresmikan masjid ke-122 di Desa Makkmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Riau. Masjid ini dinamakan “At-Tufail bin Amr” Radhiyallahu Anhu, untuk mengenang sahabat mulia ini dan menghidupkan nilai-nilai luhur yang beliau bawa.

    Pembangunan masjid ini memakan waktu tiga bulan dan selesai dengan ukuran 10×10 meter. Fasilitas dasar yang disediakan termasuk toilet dengan ukuran 3×4 meter. Masjid ini dirancang untuk menampung 180 jamaah, menjadi pusat penting untuk memenuhi kebutuhan ibadah masyarakat setempat.

    Pemilihan Desa Makkmur sebagai lokasi masjid ini dilakukan setelah mempelajari kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan karena jarak yang jauh dari masjid lainnya. Warga desa menyambut dengan sukacita pembangunan masjid ini dan berharap masjid tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan shalat lima waktu, tetapi juga menjadi pusat kegiatan yang mencakup:

    • Pengajaran Al-Qur’an: Menyelenggarakan halaqah untuk menghafal Al-Qur’an bagi anak-anak dan pemuda.
    • Penyebaran Ilmu Syariat: Memberikan pelajaran dan ceramah agama untuk mendidik masyarakat.
    • Pengembangan Hubungan Sosial: Menyediakan tempat bagi masyarakat untuk berkumpul, berbagi ide, dan memperkuat nilai-nilai Islam.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah mengucapkan terima kasih yang tulus kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid yang diberkahi ini. Doa pun dipanjatkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar membalas amal baik mereka dengan pahala yang besar, membangun rumah bagi mereka di surga, dan menerima amal saleh mereka. Semoga masjid ini dapat mencapai tujuannya dan menjadi cahaya kebaikan serta petunjuk bagi masyarakat di daerah tersebut.

    Yayasan ini menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan proyek-proyek serupa yang melayani masyarakat dan memperkuat nilai-nilai Islam. Masjid ini hanyalah langkah pertama dalam perjalanan panjang untuk memberikan kontribusi dan membangun umat.

    Semoga Allah menjadikan masjid ini sebagai tempat untuk kebaikan dan iman, serta menerangi jalan kita semua menuju surga yang paling tinggi.

  • Kajian Umum Untuk Remaja, Belajar Agama Dengan Sistematis Tahap I

    Kajian Umum Untuk Remaja, Belajar Agama Dengan Sistematis Tahap I

    Pada tanggal 12 Januari 2025, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah kembali menggelar sebuah pelatihan umum yang menyasar organisasi kepemudaan dari berbagai wilayah, terutama di sekitar Medan dan Deli Serdang. Acara yang penuh semangat ini berhasil menarik perhatian 55 pemuda dan pemudi dari 15 sekolah berbeda, menunjukkan antusiasme yang besar terhadap program edukasi yang dapat memperkaya wawasan keagamaan mereka.

    Program dan Materi Pelatihan yang Menginspirasi

    Pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi utama yang sangat berkesan:

    1. Ustaz Hasan Hamzah: Dalam sesi yang penuh dengan penjelasan sederhana dan mendalam, Ustaz Hasan membahas topik fikih dengan cara yang mudah dipahami oleh para remaja. Melalui pendekatan yang ringkas namun jelas, beliau mengajak para peserta untuk lebih memahami aturan-aturan agama yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
    2. Ustaz Maswal Kiram: Pada sesi selanjutnya, Ustaz Maswal menyampaikan materi tentang tauhid, yang mengulas tentang pentingnya keyakinan dan pemahaman yang benar tentang Tuhan dalam setiap aspek kehidupan seorang Muslim. Pemahaman tauhid yang kuat akan membentuk landasan spiritual yang kokoh dalam diri setiap pemuda.

    Tujuan Pelatihan: Membentuk Pemuda Berkarakter Islami

    Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk memperdalam pengetahuan agama, tetapi juga untuk membentuk karakter pemuda yang lebih baik, dengan fokus pada:

    • Peningkatan Kesadaran Agama dan Keimanan: Membekali peserta dengan pengetahuan yang memperkuat keimanan dan kepatuhan terhadap ajaran agama.
    • Pengetahuan Dasar Syariat: Memberikan dasar-dasar hukum Islam yang penting, sehingga para peserta dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
    • Kerja Sama Antar Sekolah dan Organisasi Kepemudaan: Mendorong terbentuknya kolaborasi yang erat antar pemuda dari berbagai sekolah dan organisasi dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam.

    Penutupan yang Bermakna

    Acara pelatihan ini ditutup dengan doa tulus kepada Allah, memohon agar apa yang telah dipelajari dan disampaikan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta. Semoga setiap langkah yang diambil dalam pelatihan ini menjadi awal dari perjalanan panjang dalam memperkuat iman dan membangun masa depan yang cerah, penuh pengabdian untuk agama dan masyarakat. Dengan semangat baru, para pemuda ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan mereka, serta memimpin umat ke arah yang lebih baik.

  • Amanah Sakti Pasaribu, Kiprah Dakwah Inspiratif di Labuhanbatu Utara

    Amanah Sakti Pasaribu, Kiprah Dakwah Inspiratif di Labuhanbatu Utara

    Dakwah Islam merupakan amanah besar yang diemban oleh para ulama dan da’i. Salah satu nama yang bersinar di bidang ini adalah Amanah Sakti Basarbu, yang bergabung dengan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah pada tahun 1446 H / 2024 M. Ia ditugaskan untuk melaksanakan dakwah di wilayah Aek Kanopan, Kota Kec, Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Indonesia, selama satu tahun penuh.

    Kualifikasi Akademik

    Amanah Sakti Basarbu menyelesaikan pendidikan sarjananya dengan gelar S1 di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) pada tahun 2024 M. Pendidikan ini memberinya bekal ilmu untuk menjalankan misi dakwahnya.

    Program Dakwah Bulanan

    Kegiatan dakwahnya berfokus pada berbagai aktivitas seperti:

    1. Pendidikan Pemuda: Menyediakan lingkungan pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai Islam.
    2. Edukasi Masyarakat: Memberikan pengajaran agama untuk meningkatkan kesadaran spiritual.
    3. Ceramah Umum: Menyampaikan ajaran Islam kepada khalayak luas.
    4. Khutbah Jumat: Membawakan khutbah dengan tema-tema yang relevan bagi umat Muslim.
    5. Pendidikan Anak-Anak: Mengadakan halaqah tahfiz Al-Qur’an dan pengajaran dasar-dasar agama.
    6. Dakwah Digital: Menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan Islam.
    7. Dakwah Terbuka: Menyelenggarakan pertemuan dengan masyarakat untuk mempererat hubungan.
    8. Silaturahmi dengan Tokoh Lokal: Menjalin hubungan positif dengan pemimpin masyarakat untuk memperkuat kolaborasi.

    Tugas dan Tanggung Jawab

    Berkat dedikasinya, Amanah Sakti Basarbu kini menjalankan beberapa peran penting, seperti:

    • Memberikan ceramah dan khutbah di Masjid Al-Faruq di Kota Kec, sekaligus menjadi imam salat.
    • Mengajar di Madrasah Tahfiz Al-Qur’an Umar bin Khattab.
    • Memberikan ceramah di masjid lain, seperti Masjid Nurul Ihsan dan Masjid Ali bin Abi Thalib.
    • Berdakwah melalui platform digital, termasuk WhatsApp, Facebook, dan Instagram.

    Pencapaian Dakwah yang Menonjol

    Beberapa pencapaian yang berhasil diraih meliputi:

    1. Mendirikan halaqah tahfiz untuk Juz 30 dan Juz 29 dengan 18 peserta.
    2. Membimbing 10 siswa untuk menghafal Juz 29 dan Juz 30 Al-Qur’an.
    3. Membantu 8 siswa menghafal setengah juz Al-Qur’an (dari Surah An-Naba’ hingga Surah Al-Fajr).
    4. Memberikan 360 pelajaran dan ceramah selama satu tahun.
    5. Mendakwahi 200 orang secara langsung.
    6. Membimbing seorang mualaf dari kalangan Nasrani.
    7. Mendapatkan 50 pengikut pada saluran dakwah di Facebook.

    Dampak Dakwah dalam Masyarakat

    Usaha dakwah Amanah Sakti Basarbu terbukti meningkatkan kesadaran agama dan memperkuat hubungan sosial di komunitas lokal. Kegiatannya diterima dengan sangat baik oleh masyarakat, memberikan dampak positif baik secara individu maupun komunitas.

    Penutup

    Amanah Sakti Basarbu adalah teladan bagi para da’i. Melalui dedikasi dan program dakwahnya yang inovatif, ia mampu memberikan pengaruh yang besar dalam menyebarkan ajaran Islam dengan cara yang autentik dan kreatif. Semoga Allah memberkahi usahanya dan menjadikannya inspirasi bagi umat.

  • Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah Membagikan Buku “Iqra” di Desa Terpencil dan Sekolah

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah Membagikan Buku “Iqra” di Desa Terpencil dan Sekolah

    Sebagai bagian dari upayanya mendukung pendidikan dan menyebarkan budaya Islam, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah melaksanakan inisiatif istimewa dengan membagikan buku “Iqra” di desa-desa terpencil dan sekolah-sekolah yang membutuhkan. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan dasar, terutama di daerah yang kekurangan sumber daya pendidikan yang memadai.

    Buku “Iqra” memuat berbagai materi pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, serta menanamkan nilai-nilai moral dan ajaran Islam. Buku ini menjadi alat bantu belajar yang penting bagi anak-anak dan siswa di jenjang pendidikan awal.

    Kegiatan ini menyasar desa-desa terpencil dan sekolah dengan fasilitas terbatas, di mana para siswa di daerah tersebut sering mengalami kekurangan buku pelajaran dan sarana pendukung untuk meningkatkan kemampuan mereka.

    Para orang tua dan guru di desa-desa yang menerima bantuan ini mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih mereka atas inisiatif ini. Mereka meyakini bahwa buku “Iqra” akan berperan besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kalangan anak-anak, serta mendorong minat mereka terhadap membaca dan menuntut ilmu.

    Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah untuk menyediakan peluang pendidikan yang setara dan berkontribusi dalam membangun generasi yang terdidik dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.

    Yayasan juga menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan proyek pendidikan serupa di masa depan, dengan tujuan mendukung daerah-daerah terpencil dan komunitas yang membutuhkan.

    Semoga Allah memberkahi upaya ini dan menjadikannya sebagai jalan untuk menyebarkan kebaikan dan ilmu di tengah masyarakat.