Category: Menyiapkan Da’i

  • Profil Dai Vedran Gilang Wahyu Haris, S.Sos

    Profil Dai Vedran Gilang Wahyu Haris, S.Sos

    Dai Vedran Gilang Wahyu Haris, S.Sos, bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah sebagai dai pada tahun 1446 H / 2024 M. Saat ini, beliau bertugas di Masjid Jami’ Darul Hadist, yang berlokasi di Bukik Sikumpa, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

    Dalam perjalanan dakwahnya, beliau telah bekerja selama kurang lebih 1 tahun di Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah. Pendidikan terakhir yang diselesaikan adalah S1 di STAI As-Sunnah pada tahun 2024.

    Dai Vedran aktif dalam berbagai kegiatan dakwah yang mencakup berbagai lapisan masyarakat, antara lain:

    Pembelajaran Remaja

    Mengajarkan ilmu agama kepada generasi muda agar memiliki pemahaman Islam yang benar.

    Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum

    Mengadakan kajian keislaman yang terbuka untuk seluruh kalangan masyarakat.

    Ceramah Umum

    Mengisi kajian rutin masyarakat dan dauroh untuk meningkatkan ilmu keislaman.

    Khutbah Jumat

    Bertugas sebagai khatib Jumat di berbagai masjid di wilayah tugasnya.

    Pembelajaran Kepada Anak-Anak

    Mendidik anak-anak dalam ilmu agama, termasuk hafalan Al-Qur’an dan hadist.

    Dakwah Melalui Media Sosial dan HP

    Menyampaikan dakwah melalui platform WhatsApp, Instagram, dan media sosial lainnya.

    Ceramah Umum di Berbagai Lembaga

    Mengisi ceramah di berbagai tempat seperti lembaga pendidikan, radio, televisi, penjara, dan acara pernikahan.

    Kunjungan kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.

    Dalam perjalanannya sebagai dai, masyarakat mulai menerima dan menghargai peran beliau, sehingga saat ini beliau telah dipercaya sebagai:

    Pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid Yayasan Ar Risalah “Darul Hadist” di Kabupaten Lima Puluh Kota.
    Pemateri di Ma’had Darul Hadist, Kabupaten Lima Puluh Kota.
    Pemateri di Masjid Mukhlisin, Kabupaten Lima Puluh Kota.

    Sejak aktif berdakwah, Dai Vedran Gilang Wahyu Haris telah mencapai berbagai keberhasilan, antara lain:

    Halaqoh Quran

    • Memiliki 10 peserta putra yang rutin mengikuti pembelajaran Al-Qur’an.
    • Halaqoh Hadist
    • Memiliki 42 peserta putra yang belajar hadist secara intensif.
    • Halaqoh Bahasa Arab
    • Memiliki 42 peserta putra yang aktif belajar bahasa Arab.
    • Hafalan Al-Qur’an
    • 7 orang telah menyelesaikan hafalan 1 Juz.
    • 4 orang telah menyelesaikan hafalan 2 Juz.
    • Hafalan Hadist
    • 5 orang telah menyelesaikan hafalan 100 hadist.
    • Jumlah Ceramah dan Khutbah
    • Telah menyampaikan 665 kali ceramah dan khutbah.
    • Jumlah Jama’ah
    • Jumlah jama’ah yang mengikuti kajian mencapai 500 orang.
    • Dakwah Melalui Media Sosial
    • Sebanyak 772 orang mengikuti dakwahnya melalui grup WhatsApp dan Instagram.

    Dai Vedran Gilang Wahyu Haris, S.Sos, telah memberikan kontribusi besar dalam menyebarkan dakwah Islam di Kabupaten Lima Puluh Kota. Dengan program yang menyentuh berbagai kalangan, serta penerimaan masyarakat yang semakin luas, beliau terus berupaya memberikan manfaat bagi umat melalui ceramah, pembelajaran, dan bimbingan agama, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

    Dakwah beliau telah menghasilkan peningkatan dalam pendidikan agama bagi masyarakat, terbukti dengan bertambahnya jumlah santri yang menghafal Al-Qur’an dan hadist, serta meningkatnya jumlah jama’ah yang mengikuti kajian.

  • Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos Melangkah Menuju Pencerahan Masyarakat melalui Dakwah

    Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos Melangkah Menuju Pencerahan Masyarakat melalui Dakwah

    Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos, bergabung dengan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah pada tahun 1446 H / 2024 M dan ditempatkan di Masjid Ubay bin Ka’ab, Jalan Tengku Agung, Makmur, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau. Selama lebih dari satu tahun berdakwah bersama yayasan ini, Dai Muhammad Ihsan telah banyak memberikan kontribusi dalam membimbing umat, khususnya dalam hal ilmu agama dan penguatan nilai-nilai Islam di wilayah tugasnya.

    Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Dakwah

    Dai Muhammad Ihsan menyelesaikan pendidikan S1 di STAI As-Sunnah pada tahun 2024, dan segera menerapkan ilmu yang diperoleh di lembaga pendidikan tersebut dalam dakwahnya. Program-program dakwah yang dijalankan di Kabupaten Siak meliputi berbagai pendekatan, antara lain:

    • Pembelajaran untuk remaja dan anak-anak
    • Pembelajaran untuk masyarakat umum
    • Ceramah umum (kajian rutin masyarakat dan dauroh)
    • Khutbah Jumat
    • Dakwah melalui media sosial dan aplikasi komunikasi
    • Ceramah di lembaga-lembaga, radio, TV, penjara, dan acara pernikahan
    • Kunjungan kepada pembesar masyarakat untuk memperkuat hubungan dakwah

    Perkembangan Dakwah dan Penerimaan Masyarakat

    Keberhasilan dalam menyampaikan dakwah terlihat dalam beberapa pencapaian yang diraih oleh Dai Muhammad Ihsan Alfasiri. Di antaranya adalah menjadi pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid Ubay bin Ka’ab, yang merupakan masjid yayasan nomor ke-85. Selain itu, beliau juga menjadi pemateri dan khatib di beberapa masjid lainnya seperti Masjid Al-Furqon, Masjid PT Pertamina Hulu, Masjid Muthmainnah, dan Masjid Al-Qurtubi di Kabupaten Siak, Riau.

    Sebagai pengajar sukarelawan, beliau juga memberikan pembelajaran di Pondok Pesantren Abu Musa Al-Asy’ari dan Madrasah Ibtidaiyah Muthmainnah, Kecamatan Dayun.

    Keberhasilan dalam Dakwah dan Pembinaan

    Beberapa pencapaian penting yang diperoleh dalam dakwahnya antara lain:

    • Mendirikan halaqah tahfiz Al-Qur’an dengan jumlah murid sebanyak 10 orang pada tahun 1446 H, beberapa di antaranya telah menghafal surah-surah dari juz 30.
    • Membimbing murid dalam menghafal doa dan zikir dalam salat, doa zikir pagi, serta zikir harian.
    • Mengajarkan dasar-dasar ilmu bahasa Arab, termasuk 70 kosakata bahasa Arab dan memperbaiki pengucapan makhraj Al-Qur’an.
    • Menyelesaikan kajian kitab Jami’ul Ulum wal Hikam, dan saat ini melanjutkan kajian kitab hadis Riyadush Sholihin di Masjid Yayasan Masjid Ubay bin Ka’ab.
    • Meningkatkan minat masyarakat sekitar untuk menghadiri kajian sunnah di Masjid Yayasan Masjid Ubay bin Ka’ab, yang menunjukkan penerimaan yang sangat baik dari masyarakat terhadap dakwah sunnah.

    Total pertemuan dan kajian umum yang telah disampaikan oleh Dai Muhammad Ihsan mencapai 535 kali, dengan lebih dari 500 jamaah yang mengikuti dakwahnya. Di samping itu, sebanyak 150 orang turut mengikuti kajian melalui grup WhatsApp.

    Dai Muhammad Ihsan Alfasiri, S.Sos, telah memberikan dampak besar melalui dakwahnya di Kabupaten Siak. Dengan pendekatan yang inklusif dan modern, seperti pemanfaatan media sosial, serta komitmennya dalam pembinaan generasi muda dan masyarakat umum, beliau berhasil memperkuat nilai-nilai Islam dan memperluas pemahaman agama di wilayah tugasnya. Semoga usaha dakwah ini dapat terus berkembang dan membawa berkah bagi masyarakat.

  • Amanah Sakti Pasaribu, Kiprah Dakwah Inspiratif di Labuhanbatu Utara

    Amanah Sakti Pasaribu, Kiprah Dakwah Inspiratif di Labuhanbatu Utara

    Dakwah Islam merupakan amanah besar yang diemban oleh para ulama dan da’i. Salah satu nama yang bersinar di bidang ini adalah Amanah Sakti Basarbu, yang bergabung dengan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah pada tahun 1446 H / 2024 M. Ia ditugaskan untuk melaksanakan dakwah di wilayah Aek Kanopan, Kota Kec, Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Indonesia, selama satu tahun penuh.

    Kualifikasi Akademik

    Amanah Sakti Basarbu menyelesaikan pendidikan sarjananya dengan gelar S1 di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) pada tahun 2024 M. Pendidikan ini memberinya bekal ilmu untuk menjalankan misi dakwahnya.

    Program Dakwah Bulanan

    Kegiatan dakwahnya berfokus pada berbagai aktivitas seperti:

    1. Pendidikan Pemuda: Menyediakan lingkungan pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai Islam.
    2. Edukasi Masyarakat: Memberikan pengajaran agama untuk meningkatkan kesadaran spiritual.
    3. Ceramah Umum: Menyampaikan ajaran Islam kepada khalayak luas.
    4. Khutbah Jumat: Membawakan khutbah dengan tema-tema yang relevan bagi umat Muslim.
    5. Pendidikan Anak-Anak: Mengadakan halaqah tahfiz Al-Qur’an dan pengajaran dasar-dasar agama.
    6. Dakwah Digital: Menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan Islam.
    7. Dakwah Terbuka: Menyelenggarakan pertemuan dengan masyarakat untuk mempererat hubungan.
    8. Silaturahmi dengan Tokoh Lokal: Menjalin hubungan positif dengan pemimpin masyarakat untuk memperkuat kolaborasi.

    Tugas dan Tanggung Jawab

    Berkat dedikasinya, Amanah Sakti Basarbu kini menjalankan beberapa peran penting, seperti:

    • Memberikan ceramah dan khutbah di Masjid Al-Faruq di Kota Kec, sekaligus menjadi imam salat.
    • Mengajar di Madrasah Tahfiz Al-Qur’an Umar bin Khattab.
    • Memberikan ceramah di masjid lain, seperti Masjid Nurul Ihsan dan Masjid Ali bin Abi Thalib.
    • Berdakwah melalui platform digital, termasuk WhatsApp, Facebook, dan Instagram.

    Pencapaian Dakwah yang Menonjol

    Beberapa pencapaian yang berhasil diraih meliputi:

    1. Mendirikan halaqah tahfiz untuk Juz 30 dan Juz 29 dengan 18 peserta.
    2. Membimbing 10 siswa untuk menghafal Juz 29 dan Juz 30 Al-Qur’an.
    3. Membantu 8 siswa menghafal setengah juz Al-Qur’an (dari Surah An-Naba’ hingga Surah Al-Fajr).
    4. Memberikan 360 pelajaran dan ceramah selama satu tahun.
    5. Mendakwahi 200 orang secara langsung.
    6. Membimbing seorang mualaf dari kalangan Nasrani.
    7. Mendapatkan 50 pengikut pada saluran dakwah di Facebook.

    Dampak Dakwah dalam Masyarakat

    Usaha dakwah Amanah Sakti Basarbu terbukti meningkatkan kesadaran agama dan memperkuat hubungan sosial di komunitas lokal. Kegiatannya diterima dengan sangat baik oleh masyarakat, memberikan dampak positif baik secara individu maupun komunitas.

    Penutup

    Amanah Sakti Basarbu adalah teladan bagi para da’i. Melalui dedikasi dan program dakwahnya yang inovatif, ia mampu memberikan pengaruh yang besar dalam menyebarkan ajaran Islam dengan cara yang autentik dan kreatif. Semoga Allah memberkahi usahanya dan menjadikannya inspirasi bagi umat.

  • Dai Bani Hibban, S.Pd, Membangkitkan Semangat Islam di Tanah Simalungun

    Dai Bani Hibban, S.Pd, Membangkitkan Semangat Islam di Tanah Simalungun

    Dai Bani Hibban, S.Pd, resmi bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah pada tahun 1446 H/2024 M dan mulai bertugas di Masjid Al-Muhajirin, Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Dengan dedikasi yang tinggi, ia memberikan kontribusi besar melalui berbagai program dakwah yang dijalankannya.

    Sebagai lulusan S1 dari STAI As-Sunnah pada tahun 2024, Dai Bani Hibban telah mengembangkan program dakwah yang komprehensif. Program tersebut mencakup pembelajaran Al-Qur’an untuk remaja, masyarakat umum, dan anak-anak, ceramah umum, khutbah Jumat, serta dakwah melalui media sosial dan kunjungan kepada tokoh masyarakat. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya ilmu agama.

    Dalam kurun waktu satu tahun, Dai Bani Hibban menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia kini menjadi pemateri tetap, khatib, dan imam di Masjid Al-Muhajirin. Selain itu, ia juga mengajar Al-Qur’an di Rumah Qur’an Al-Muhajirin dan memberikan materi di Rutan Kelas IIB Kabanjahe Lau Cimba. Keberadaannya diterima luas, bahkan di masjid-masjid lain di Kecamatan Dolok Silau.

    Dai Bani Hibban juga mengajar bahasa Arab secara privat di Yayasan Tahfidz Al-Huffaz dan menjadi pemateri di berbagai pengajian ibu-ibu di Kabupaten Simalungun. Keberhasilannya dalam berdakwah ditandai dengan antusiasme masyarakat, terutama anak-anak dan ibu-ibu yang aktif mengikuti majelisnya.

    Salah satu pencapaian luar biasanya adalah keberhasilannya membimbing tiga murid hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Selain itu, sepuluh ibu rumah tangga juga berhasil mencapai kemampuan serupa, sementara lima warga binaan Lapas Kelas IIB Kabanjahe kini memahami tajwid dengan baik.

    Tidak hanya itu, anak-anak di sekitar Masjid Al-Muhajirin semakin antusias mengikuti majelisnya. Hal ini menjadi bukti nyata dampak positif dakwahnya di kalangan generasi muda. Total, ia telah memberikan 377 ceramah dan khutbah yang disambut baik oleh masyarakat.

    Jumlah jamaah yang rutin mengikuti kajiannya kini mencapai 200 orang, menunjukkan penerimaan masyarakat yang semakin luas terhadap dakwahnya. Hal ini menjadi motivasi bagi Dai Bani Hibban untuk terus meningkatkan kualitas dakwahnya.

    Dai Bani Hibban juga aktif memanfaatkan media sosial dan teknologi untuk memperluas jangkauan dakwahnya. Ceramah yang disampaikan melalui media ini mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat yang tidak bisa hadir langsung di lokasi.

    Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah merasa bangga dengan dedikasi Dai Bani Hibban. Keberhasilannya tidak hanya menjadi inspirasi, tetapi juga bukti bahwa dakwah yang konsisten dan tulus akan diterima dengan baik oleh masyarakat.

    Dengan komitmennya, Dai Bani Hibban terus berupaya menjadi agen perubahan yang membawa manfaat besar bagi umat. Semoga langkah-langkah dakwahnya selalu diberkahi dan menjadi amal jariyah yang membawa kebaikan bagi banyak orang.

  • PROFIL DAI YAYASAN BULAN JUMADA AT-TSANIYAH 1446 H-Dai Muhammad Afkarul Watan, S.Pd

    PROFIL DAI YAYASAN BULAN JUMADA AT-TSANIYAH 1446 H-Dai Muhammad Afkarul Watan, S.Pd

    Dai Muhammad Afkarul Watan, S.Pd

    Dai Muhammad Afkarul Watan, S.Pd bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Al khairiyah menjadi dai pada tahun 1446 H / 2024 M dan tempat tugas di Masjid Abu Ayyub Al-Anshari, Blok B, Ophir, Koto Baru, Kec. Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Sehingga -1 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Al khairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 di STAI As-Sunnah Pada tahun 2024.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji 
    1. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum 
    1. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh ) 
    1. Khutbah Jumat 
    1. Pembelajaran Kepada Anak-Anak 
    1. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp 
    1. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan) 
    2. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat) 

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid yayasan nomor 74 : Abu Ayyub Al-Anshari di daerah Koto Baru, Kec. Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Indonesia.
    2. Partisipan di yayasan Imam Syafi’i Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Indonesia.
    3. Pemateri di Sekolah Dasar Islam Cahaya Al Quran Pasaman Barat
    4. Pemateri di Pondok Pesantren Tahfiz Al Quran Imam Syafi’i Pasaman Barat
    5. Bekerja sama dengan masjid-masjid di Pasaman Barat dalam melaksanakan Kegiatan Dakwah.

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Memiliki halaqah tahfiz dan tahsin Al-Qur’an “Maqoriik Quraniyah” dengan jumlah murid pada tahun 1446 H sebanyak 25 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan.
    2. Telah Membangun Perpustakaan Masjid yang diberi nama “Maktabah Abu Ayyub Al Ansori” 
    3. 1 orang sudah bisa membaca Al Quran, 3 orang hafal 1 juz, dan 4 orang hafal 2 juz dibawah bimbingan beliau
    4. Total ceramah dan khutbah yang telah disampaikan mencapai 593 pertemuan.
    5. Total jumlah jamaah sebanyak 150 orang.
    6. sebanyak 93 orang mengikuti dakwahnya di group dakwah WhatsApp.

  • PROFIL DAI YAYASAN ARRISALAH ALKHAIRIYAH AL-USTADZ AHMAD SYAFRIZAL, S.Sos

    PROFIL DAI YAYASAN ARRISALAH ALKHAIRIYAH AL-USTADZ AHMAD SYAFRIZAL, S.Sos

    Dai Ahmad Syafrizal, S.Sos

    Dai Ahmad Syafrizal, S.Sos bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Al khairiyah menjadi dai pada tahun 1444 H / 2023 M dan tempat tugas di Musholla Al Bayyinah kel. Pasar kec. Teluk dalam, Kab. Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Sehingga -+2 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Al khairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 di STAI As-Sunnah Pada tahun 2023.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid Al-Mujtama’ “At-Takwa” di Nias Selatan, sumatera utara – Indonesia.
    2. Pemateri di masjid Polres, masjid agung Ar-Rahman, dan Masjid LANAL di Nias Selatan, sumatera utara – Indonesia.
    3. Partisipan dalam Yayasan Yatim dan Muallaf “Al-Bayyinnah” di daerah di Nias Selatan, sumatera utara – Indonesia.

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Telah mendirikan rumah muallaf center yatim dan dhuafa dengan jumlah murid 200 orang di daerah di Nias Selatan, sumatera utara – Indonesia.
    2. sebanyak 2 orang menghafal 1 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
    3. sebanyak 5 orang menghafal 2 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
    4. sebanyak 7 orang menghafal 3 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
    5. sebanyak 4 orang menghafal 4 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
    6. sebanyak 2 orang menghafal 5 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
    7. sebanyak 1 orang menghafal 30 juz Al-Qur’an di bawah bimbingannya.
    8. Total ceramah dan khutbah yang telah disampaikan mencapai 608 pertemuan.
    9. Total jumlah jama’ah sebanyak 500 orang.

  • PROFIL DAI YAYASAN ARRISALAH ALKHAIRIYAH AL-USTADZ AKBAR ANAND HASIBUAN, S.Pd

    PROFIL DAI YAYASAN ARRISALAH ALKHAIRIYAH AL-USTADZ AKBAR ANAND HASIBUAN, S.Pd

    Dai Akbar Anand Hasibuan, S.Pd

    Dai Akbar Anand Hasibuan, S.Pd bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1443 H / 2022 M dan tempat tugas di Pesantren Darul Istiqomah Hidayatullah,  Jl. Simpang Gunung Barani, Belakang Galon SPBU, Desa Mompang Julu, Kec. Panyabungan Utara, Kab. Mandailing Natal. Provinsi Sumatera Utara., Kab. Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Sehingga -+3 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 di STAI As Sunnah – Deli Serdang Sumatera Utara Pada tahun 2022.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pengajar dan imam tetap di Masjid Al-Mujtama’ – Sa’d bin Qasim – yang terletak di daerah Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Telah mendirikan Raudhatul Athfal “Al-Hakim” dengan jumlah siswa sebanyak 23 orang.
    2. Telah mendirikan sekolah diniyah Islam (MDTA) dengan jumlah siswa sebanyak 36 orang.
    3. Di bawah bimbingannya, terdapat 25 orang yang menghafal Al-Qur’an dengan berbagai tingkatan, yaitu 1 juz, 2 juz, 5 juz, hingga 30 juz.
    4. Jumlah ceramah dan khutbah yang telah disampaikan mencapai 473 kali pertemuan.
    5. Jumlah jamaah yang mengikuti dakwah sebanyak 100 orang.
    6. Jumlah pengikutnya di YouTube mencapai 1.000 orang.

  • PROFIL DA’I YAYASAN ARRISALAH ALKHAIRIYAH AL-USTADZ DAPIT ISKARDI, S.Sos

    PROFIL DA’I YAYASAN ARRISALAH ALKHAIRIYAH AL-USTADZ DAPIT ISKARDI, S.Sos

    Dai Dapit Iskardi, S.Sos

    No : 14

     

    Dai Dapit Iskardi, S.Sos  bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1440 H /2019 M dan tempat tugas di Desa Napolen Jorong Makmur, Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Provinsi Sumatera Barat. Sehingga -+ 6 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 Di STAI Assunnah – Deli Serdang tahun 2018.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pimpinan Ma’had Salafiyah ‘Ula Huffadzul Qur’an di Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Prov. Sumatera barat.
    2. Khatib, Pemateri kajian, dan imam tetap di masjid ke 48 yang dibangun oleh yayasan ar-risalah al-khairiyyah di Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Prov. Sumatera Barat.
    3. Pemateri kajian di 22 tempat seperti di masjid, majelis taklim masyarakat umum di Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Prov. Sumatera Barat.

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Jumlah murid yang ada di Ma’had Salafiyah ‘Ula di Kec. Nagari Padang Glugur, Kab. Pasaman Timur Provinsi Sumatera Barat, pada tahun 1446 H sebanyak 130 Orang.
    2. Setoran hafalan 1 juz kepadanya 90 orang.
    3. Setoran hafalan 2 juz kepadanya 40 orang.
    4. Setoran hafalan 3 juz kepadanya 20
    5. Setoran hafalan 4 juz kepadanya 5
    6. Setoran hafalan 5 juz kepadanya 5 orang

  • Profil Da’i Yayasan Arrisalah Alkhairiyah Al-Ustadz Supriyadi, S.Pd.I

    Profil Da’i Yayasan Arrisalah Alkhairiyah Al-Ustadz Supriyadi, S.Pd.I

    Dai Supriyadi, S.Pd.I

    Dai Supriyadi, S.Pd.I  bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1432 H /2011 M dan tempat tugas di Dusun Rejo, Jln Tanjung Anom Desa Tandem Hilir II, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang.  Provinsi Sumatera Utara. Sehingga -+ 14 tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir S1 di STAIDA – Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Pada tahun 2012.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pemateri kajian, Khatib Jum’at dan imam Sholat Rawatib di masjid Al-ikhlas, masjid ke 9 yg dibangun Oleh Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah.
    2. Pemateri Kajian dan pengisi Majelis Taklim di Dusun Rejo, Jln Tanjung Anom Desa Tandem Hilir II, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang. Provinsi Sumatera Utara.

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Mendirikan Lembaga Tahfidz Al-Qur’an “Sabilun Najaah” di Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang.
    2. Setoran hafalan 1 juz kepadanya 50 orang.
    3. Setoran hafalan 5 juz kepadanya 15 orang.
    4. Setoran hafalan 30 juz kepadanya 5 orang.
    5. Perintis Program Peduli Anak Yatim di sekitar Desa Tandem Hilir II, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang. Provinsi Sumatera Utara.

  • Profil Da’i Yayasan Arrisalah Alkhairiyah Al-Ustadz Sahrijal

    Profil Da’i Yayasan Arrisalah Alkhairiyah Al-Ustadz Sahrijal

    Dai Sahrizal Abu Muhammad

     

    Dai Sahrizal Abu Muhammad  bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah menjadi dai pada tahun 1432 H /2011 M dan tempat tugas di Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kec. Simpang Kiri Kota Subulussalam Provinsi Nangro Aceh Darussalam. Sehingga -+ 14  tahun lamanya berkerja di Ar Risalah Alkhairiyah, dan menyelesaikan pendidikan Terakhir Diploma Sirojul Mukhlasin Pada Tahun 2008.

    Program dakwah Dai di Kabupaten adalah :

    1. Pembelajaran Kepada Remaja Dan Remaji
    2. Pembelajaran Kepada Masyarakat Umum
    3. Ceramah Umum ( Kajian Rutin Masyarakat Dan Dauroh )
    4. Khutbah Jumat
    5. Pembelajaran Kepada Anak-Anak
    6. Dakwah Melalui Media Sosial Dan Hp
    7. Ceramah Umum ( Lembaga, Radio, Tv, Penjara, Pernikahan)
    8. Kunjungan Kepada Pembesar Kaum (Masyarakat)

    Perkembangan Dai Dalam Berdakwah Serta Penerimaan Masyarakat Kepada Dai Sehingga Dai Menjadi :

    1. Pemateri kajian rutin dan imam rawatib di masjid ummul mukminin ‘aisyah, masji ke 50 yang dibangun oleh Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah di Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kec. Simpang Kiri Kota Subulussalam.
    2. Khatib dan Pemateri kajian di Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kec. Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh.
    3. Pembina Yayasan Darussalam di Kota Subulussalam.
    4. Pimpinan Pondok Ummul Mukminin Khodijah di Kota Subulussalam.

     

    Keberhasilan dalam berdakwah, adalah :

    1. Jumlah Siswa/i Di Rumah Qur’an Ummul Mukminin Khodijah, Kurang Lebih 5
    2. Setoran hafalan 1 juz kepadanya 5 orang.
    3. Setoran hafalan 2 juz kepadanya 4 orang.
    4. Setoran hafalan 3 juz kepadanya 4 orang.
    5. Setoran hafalan 6 juz kepadanya 3 orang.
    6. Setoran hafalan 15 juz kepadanya 15 orang.
    7. Pemateri di Masjid Taqwa Kota Subulussalam.
    8. Pemateri di Masjid Nurul Iman Di Pakpak Bharat.
    9. Taubat Dari Pemahaman Sufi 100 Orang.
    10. Jamaah 350 Orang.
    11. Akun dakwah Facebook beliau memiliki 500