Category: slide

  • Profil dan Perkembangan Dakwah Dai Raihan Robbani Hidayat, S.Sos

    Profil dan Perkembangan Dakwah Dai Raihan Robbani Hidayat, S.Sos

    Dai Raihan Robbani Hidayat, S.Sos telah berkiprah dalam dunia dakwah sejak bergabung dengan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah pada tahun 1446 H / 2024 M. Saat ini, beliau bertugas sebagai dai di Masjid Umar bin Khattab, masjid ke-6 yang berada di Kuala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    Sebagai lulusan S1 STAI As-Sunnah tahun 2024, Dai Raihan membawa semangat dakwah yang kuat dengan pendekatan yang luas dan beragam untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

    Dalam menjalankan tugasnya, beliau aktif mengembangkan berbagai program dakwah yang mencakup berbagai kelompok usia dan kalangan masyarakat, antara lain:

    📌 Pembelajaran bagi Remaja & Remaji
    📌 Kajian Islam untuk Masyarakat Umum
    📌 Ceramah Umum & Kajian Rutin
    📌 Khutbah Jumat
    📌 Pembelajaran Islam bagi Anak-Anak
    📌 Dakwah melalui Media Sosial & HP
    📌 Ceramah di Lembaga, Radio, TV, Penjara, dan Acara Pernikahan
    📌 Kunjungan kepada Tokoh Masyarakat & Pembesar Kaum

    Dalam perjalanan dakwahnya, Dai Raihan telah mendapatkan penerimaan yang baik dari masyarakat. Peran aktifnya meliputi:

    ✅ Pemateri, Khatib, dan Imam Tetap di Masjid Umar bin Khattab.
    ✅ Pemateri Dakwah di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kuala Air Hitam.
    ✅ Partisipan dalam Kegiatan Keagamaan di Sekolah Dasar (SD) Kuala Air Hitam.

    Komitmen dan kerja keras beliau dalam menyebarkan dakwah Islam telah membuahkan berbagai hasil yang signifikan:

    ✨ Mendirikan Halaqah Tahfiz Al-Qur’an dengan 15 murid laki-laki dan perempuan.
    ✨ Membuka Kelas Bahasa Arab dengan 2 murid yang aktif belajar.
    ✨ Total 426 sesi ceramah dan khutbah telah beliau sampaikan.
    ✨ Jumlah total jamaah yang telah mengikuti dakwahnya mencapai 873 orang.

    Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dakwah yang dilakukan Dai Raihan Robbani Hidayat tidak hanya diterima dengan baik, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan terus mengembangkan metode dakwah yang efektif dan menjangkau lebih banyak kalangan, beliau berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam menyebarkan ilmu dan nilai-nilai Islam di tengah umat.

    Semoga Allah memberkahi perjuangan beliau dalam dakwah ini. Aamiin.

  • Pelatihan Action Research untuk Dosen STAI As-Sunnah: Mengoptimalkan Pendekatan Asset-Based Participatory Action Research dan Service Learning

    Pelatihan Action Research untuk Dosen STAI As-Sunnah: Mengoptimalkan Pendekatan Asset-Based Participatory Action Research dan Service Learning

    Deli Serdang, Lembaga Pelatihan Al-Ilmi bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAI As-Sunnah sukses menggelar Pelatihan Action Research bagi Dosen dengan pendekatan Asset-Based Participatory Action Research dan Service Learning. Acara ini berlangsung di ruang workshop Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah dan menghadirkan Bapak Slamet Riyadi, M.A. sebagai pemateri utama.

    Dalam sesi pelatihan, beliau menjelaskan bagaimana Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dapat membantu dosen dalam mengembangkan penelitian yang berorientasi pada pemberdayaan komunitas. Selain itu, pendekatan Service Learning juga diperkenalkan sebagai strategi efektif untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan pengabdian kepada masyarakat.

    “Melalui metode ini, dosen tidak hanya melakukan penelitian tetapi juga berkontribusi langsung dalam memberdayakan komunitas. Pendekatan ini akan meningkatkan relevansi penelitian dengan kebutuhan nyata masyarakat,” ujar Bapak Slamet Riyadi, M.A.

    Pelatihan ini berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi, studi kasus, dan simulasi penelitian berbasis komunitas. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk merancang proposal penelitian berbasis PAR dan Service Learning, yang nantinya dapat diimplementasikan dalam kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat.

    Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAI As-Sunnah menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi langkah awal bagi dosen untuk lebih aktif dalam penelitian yang berdampak luas. “Kami berharap para dosen dapat mengembangkan penelitian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

    Acara ditutup dengan diskusi foto bersama dan harapan agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

  • Pelatihan Action Research dengan Pendekatan Asset-Based Community Development dan Community-Based Research Sukses Diselenggarakan

    Pelatihan Action Research dengan Pendekatan Asset-Based Community Development dan Community-Based Research Sukses Diselenggarakan

    Deli Serdang, Lembaga Pelatihan Al-Ilmi, bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAI As-Sunnah Deli Serdang, sukses menggelar pelatihan bertajuk “Action Research dengan Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dan Community-Based Research (CBR)”. Acara ini dilaksanakan di ruang workshop Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah dan dihadiri oleh para akademisi, peneliti, serta praktisi pengabdian masyarakat.

    Pelatihan ini menghadirkan Bapak Slamet Riyadi, M.A., seorang ahli dalam penelitian berbasis komunitas, sebagai pemateri utama. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya metode Action Research dalam meningkatkan efektivitas penelitian dan pemberdayaan masyarakat. “Pendekatan ABCD dan CBR membantu kita menggali serta memanfaatkan potensi lokal untuk menghasilkan solusi yang lebih berkelanjutan dan berbasis kebutuhan masyarakat,” ujar beliau.

    Peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana melakukan penelitian berbasis komunitas secara partisipatif, termasuk teknik pemetaan aset, keterlibatan masyarakat, serta strategi implementasi hasil penelitian dalam pengabdian kepada masyarakat. Sesi interaktif dalam pelatihan ini memungkinkan peserta untuk berdiskusi langsung dengan pemateri dan berbagi pengalaman di lapangan.

    Direktur Lembaga Pelatihan Al-Ilmi Bapak Hasan Hamzah Lubis, M.Sos. menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan berharap pelatihan ini menjadi langkah awal dalam mendorong lebih banyak penelitian yang berkontribusi nyata bagi masyarakat. “Kami berharap setelah pelatihan ini, para peserta dapat menerapkan konsep ABCD dan CBR dalam proyek penelitian mereka, sehingga hasilnya benar-benar memberi dampak yang positif,” katanya.

    Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama, dengan harapan bahwa ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat menjadi bekal berharga dalam pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat ke depannya.

  • Pelatihan “Fawaidul Quran” Sukses Digelar, Para Dai Dapatkan Kunci Dakwah yang Lebih Menyentuh Hati

    Pelatihan “Fawaidul Quran” Sukses Digelar, Para Dai Dapatkan Kunci Dakwah yang Lebih Menyentuh Hati

    Deli Serdang, 12 Februari 2025 – Bagaimana membuat dakwah lebih menyentuh dan membekas di hati umat? Pertanyaan inilah yang dijawab dalam pelatihan bertajuk “Fawaidul Quran: Menggali Hikmah Tersembunyi dalam Al-Quran untuk Meningkatkan Kualitas Dakwah”, yang sukses digelar oleh Lembaga Pelatihan Al-Ilmi di bawah naungan Yayasan Ar-Risalah Alkhairiyah.

    Acara yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom ini menarik perhatian para dai dari berbagai daerah. Mereka datang dengan satu tujuan: mempelajari cara menggali hikmah Al-Quran agar dakwah lebih hidup, bermakna, dan menggugah hati masyarakat.

    Membuka Pintu Hikmah: Dakwah yang Lebih Berdaya

    Pelatihan ini menghadirkan Ustaz Irham Dongoran, M.Ag., seorang ahli tafsir dan dakwah yang sudah berpengalaman. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa seorang dai bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga harus mampu membawa pesan Al-Quran dengan cara yang menggugah dan membangun kesadaran umat.

    “Al-Quran adalah petunjuk bagi manusia, namun tanpa pemahaman yang mendalam, pesannya bisa terasa jauh. Seorang dai harus mampu mengungkap hikmah-hikmah tersembunyi dalam Al-Quran agar pesan Islam lebih hidup dan membumi di hati masyarakat,” jelasnya.

    Menggali Makna, Menyampaikan dengan Gaya

    Pelatihan ini membahas berbagai teknik agar dakwah lebih efektif, di antaranya:

    📖 Tadabbur Al-Quran – Memahami ayat dengan lebih mendalam untuk menemukan makna yang relevan dengan kehidupan.
    🕌 Strategi Dakwah Kontekstual – Cara menghubungkan pesan Al-Quran dengan realitas umat saat ini.
    🎤 Seni Berbicara yang Menggugah – Teknik menyampaikan dakwah dengan bahasa yang inspiratif, membangkitkan kesadaran, dan menyentuh emosi.

    Tak hanya mendengarkan materi, peserta juga aktif dalam sesi diskusi interaktif, berbagi pengalaman, dan bertanya langsung kepada pemateri tentang tantangan yang mereka hadapi dalam berdakwah.

    Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menandai semangat baru para dai dalam menyebarkan Islam dengan lebih bermakna. Dengan ilmu yang didapat, mereka siap menjadi penyampai risalah yang lebih inspiratif, membimbing umat dengan penuh hikmah dan kebijaksanaan.

    Semoga ilmu ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya hingga akhirat. Aamiin.

  • Masjid Haritsah bin Nu’man Dibangun di Asahan, Warga Segera Nikmati Rumah Ibadah yang Nyaman

    Masjid Haritsah bin Nu’man Dibangun di Asahan, Warga Segera Nikmati Rumah Ibadah yang Nyaman

    Asahan, Sumatra Utara – Kabar gembira bagi masyarakat Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman, Kabupaten Asahan! Sebuah masjid baru tengah dibangun untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh ke masjid terdekat.

    Masjid yang diberi nama Masjid Haritsah bin Nu’man ini merupakan masjid ke-125 yang dibangun oleh Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah. Dengan ukuran 10 meter x 10 meter serta fasilitas tempat wudhu 3 meter x 4 meter, masjid ini diproyeksikan mampu menampung sekitar 180 jamaah. Tidak hanya menjadi tempat shalat lima waktu, masjid ini juga akan difungsikan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu keislaman bagi masyarakat sekitar.

    Saat ini, pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man telah memasuki minggu kelima dengan progres mencapai 57%. Pembangunan terus berlangsung dengan penuh semangat, didukung oleh masyarakat dan para dermawan yang turut menyisihkan rezekinya demi berdirinya rumah ibadah ini.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah sendiri telah banyak membangun masjid di berbagai wilayah di Pulau Sumatra, sebagai bagian dari upaya memperluas syiar Islam dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

    Mari Jadi Bagian dari Amal Jariyah Ini!

    Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
    “Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga.” (HR. Bukhari & Muslim)

    Setiap kontribusi, sekecil apa pun, akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga hari kiamat. Mari bersama-sama mewujudkan masjid ini menjadi tempat ibadah yang nyaman dan bermanfaat bagi umat Islam di Desa Binjai Serbangan.

    Semoga pembangunan Masjid Haritsah bin Nu’man dapat berjalan lancar hingga selesai, dan menjadi pusat dakwah serta ibadah yang membawa keberkahan bagi kita semua. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

  • Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah Bangun Masjid ke-124 di Lampung Utara, Progres Capai 62%

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah Bangun Masjid ke-124 di Lampung Utara, Progres Capai 62%

    Lampung Utara – Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus berkomitmen dalam membangun sarana ibadah bagi umat Islam. Salah satu proyek terbaru yang sedang berlangsung adalah pembangunan Masjid Zaid bin Haritsah di Kelurahan Rejo Sari, Kecamatan Kota Bumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

    Pembangunan masjid ini merupakan bagian dari upaya yayasan dalam menyediakan tempat ibadah yang layak bagi masyarakat. Masjid ini dibangun atas permintaan warga setempat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses ke masjid karena jarak yang cukup jauh.

    Saat ini, proyek pembangunan telah memasuki minggu ke enam dengan capaian progres 62%. Masjid ini dirancang dengan luas bangunan utama 13 meter x 13 meter, serta dilengkapi fasilitas tempat wudhu berukuran 5 meter x 4 meter. Setelah selesai, masjid ini diperkirakan dapat menampung sekitar 180 jamaah. Selain digunakan untuk shalat lima waktu, masjid ini juga akan difungsikan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu agama bagi masyarakat sekitar.

    Dengan dukungan dari para donatur dan masyarakat, pembangunan masjid terus berjalan sesuai rencana. Pihak yayasan berharap masjid ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi warga sekitar.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengajak umat Islam untuk turut serta dalam pembangunan masjid ini. Partisipasi dari kaum Muslimin, baik berupa donasi material maupun finansial, diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek ini.

    Rasulullah ﷺ bersabda:
    “Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga.” (HR. Bukhari & Muslim)

    Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah membuka kesempatan donasi dengan harapan bahwa setiap bantuan yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan Masjid Zaid bin Haritsah dapat segera digunakan sebagai pusat ibadah dan pendidikan Islam bagi masyarakat Lampung Utara.

  • Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah Sukses Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah

    Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah Sukses Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah

    Tanjung Morawa, 06 Oktober 2024 – Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah berhasil menggelar Pelatihan Fardhu Kifayah yang berlangsung di Masjid Abdullah Bin Huzafah As-Sahmi, Tanjung Morawa. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari seratus peserta yang berasal dari wilayah Medan dan Deli Serdang, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memperdalam pengetahuan agama.

    Sebagai narasumber, Al-Ustadz Khairul Anhar, Lc., M.Si., memberikan pemaparan yang mendalam mengenai tata cara pelaksanaan fardhu kifayah secara lengkap. Mulai dari proses memandikan, mengkafani, mensholatkan, hingga menguburkan jenazah, semua dijelaskan sesuai dengan syariat.

    Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali masyarakat dengan ilmu pengetahuan yang benar terkait fardhu kifayah. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan mampu menjalankan tugas mulia ini ketika dihadapkan pada situasi yang membutuhkan.

    Selain penyampaian materi secara teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung. Hal ini sangat bermanfaat bagi peserta untuk memahami secara lebih baik setiap tahapan dalam merawat jenazah.

    “Kami sangat bersyukur atas antusiasme masyarakat yang mengikuti pelatihan ini,” ujar perwakilan dari Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah. “Semoga ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat bagi kita semua dan menjadi amal jariyah,” tambahnya.

    Kegiatan pelatihan ini mendapat apresiasi positif dari peserta. Salah seorang peserta, Abu Fatimah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penyelenggaraan pelatihan ini. “Saya merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Ilmu yang saya dapatkan sangat berharga,” ujarnya.

    Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya fardu kifayah dan ikut berperan aktif dalam menjaga keberlangsungannya. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah senantiasa berkomitmen dalam menyebarkan ilmu agama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    #pelatihanfardhukifayah #yayasanarrisalahalkhairiyah #tanjungmorawa #agama #islam #dakwah #sunnah #syariat #yayasanarrisalahmedan #yayasanarrisalah

    ☎️Narahubung : WhatsApp ( 082361615577 )
    📷https://www.instagram.com/yayasanarrisalahalkhairiyah/
    🎥https://www.youtube.com/@yayasanarrisalahalkhairiyah
    📧arrisalah22@gmail.com
    🌐yayasanarrisalah.com

    Klik Link dibawah ! Banyak Pilihan Wakaf Untuk Anda !
    https://pedulikemanusiaan.com/program-yayasan-arrisalah-alkhairiyah/

  • Program Penyaluran Air Bersih

    Program Penyaluran Air Bersih

    Alhamdulillah, Yayasan Arrisalah Al Khairiyah pada bulan Dzulqo’dah 1445 H telah menyalurkan 10 unit Program Bantuan Air Bersih. Dengan terlaksana 10 unit pada bulan ini, Total sumur yang telah kita salurkan adalah sebanyak 2864 unit Program Bantuan Sumur berupa sumur bor yang dilengkapi dengan tower, tangki air yang berukuran 1100 L, mesin hisap dan beberapa kran air di berbagai daerah di Sumatera Utara, Tepatnya di kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun dan riau. Target dari pembangunan sumur ini adalah untuk masyarakat umum, masjid, mushollah, dan pesantren yang kesulitan mendapatkan air bersih yang layak untuk diminum dan untuk kebutuhan sehari-hari.

    Kepada para donatur yang telah menyalurkan sebagian dari hartanya kami ucapkan jazakallahu khairan, semoga apa yang telah di infaqkan diterima disisi-Nya dan Menjadi Amal jariyah yang akan terus mengalir.

    بَارَكَ اللهُ لَكَ فِيْ أَهْلِكَ وَمَالِك

    “Semoga Allah memberkahimu dalam keluarga dan hartamu.” (HR. Bukhari)

  • Progres Pembangunan Masjid ke-119 Masjid Abdullah bin Umar bin Khattab di Desa Nagari Gadang Jaya  Kab. Pasaman, Sumatra Barat

    Progres Pembangunan Masjid ke-119 Masjid Abdullah bin Umar bin Khattab di Desa Nagari Gadang Jaya Kab. Pasaman, Sumatra Barat

    Alhamdulillah Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah kembali membangun masjid yang berlokasi di Desa Nagari Gadang Jaya, Kab. Pasaman, Sumatra Barat

    Pada Pekan ini masjid yang dibangun sudah mencapai progres pembangunan di tahap akhir dengan persentase pembangunan mancapai 75% menuju rampungnya pembangunan .

    Masjid dengan kapasitas 180 jamaah juga dilengkapi fasilitas yang memadai yang juga sedang ditahap pembangunan seperti tempat wudhu dan Rumah Imam .

    Semoga tahapan pembangunan dan finishingnya berjalan sesuai dengan harapan guna mempercepat pemanfaatan dan pemakmuran masjid oleh dan untuk masyarakat Desa Nagari Gadang Jaya, sebagaimana amanah pewaqaf masjid semoga Allah ta’ala berikan balasan dan limpahan kebaikan di dunia dan di akhirat .

  • Progres Pembangunan Masjid ke-118 Masjid Abdurrahman bin Abi Bakar di Desa Ladang Panjang  Kab. Pasaman, Sumatra Barat

    Progres Pembangunan Masjid ke-118 Masjid Abdurrahman bin Abi Bakar di Desa Ladang Panjang Kab. Pasaman, Sumatra Barat

    Alhamdulillah Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah kembali membangun masjid yang berlokasi di Desa Ladang Panjang, Kab. Pasaman, Sumatra Barat

    Pada Pekan ini masjid yang dibangun sudah mencapai progres pembangunan di tahap akhir dengan persentase pembangunan mancapai 80% menuju rampungnya pembangunan .

    Masjid dengan kapasitas 180 jamaah juga dilengkapi fasilitas yang memadai yang juga sedang ditahap pembangunan seperti tempat wudhu dan Rumah Imam .

    Semoga tahapan pembangunan dan finishingnya berjalan sesuai dengan harapan guna mempercepat pemanfaatan dan pemakmuran masjid oleh dan untuk masyarakat Desa Ladang Panjang, sebagaimana amanah pewaqaf masjid semoga Allah ta’ala berikan balasan dan limpahan kebaikan di dunia dan di akhirat .