Category: program yayasan

  • Pelaksanaan Program Distribusi Kurban Tahun 1447 H

    Pelaksanaan Program Distribusi Kurban Tahun 1447 H

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah – Medan, Sumatera Utara – Indonesia

    Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan taufik kepada hamba-hamba-Nya untuk melakukan berbagai amal kebaikan dan kepedulian. Allah menjadikan ibadah kurban sebagai salah satu syiar terbesar dalam Islam yang dilaksanakan kaum muslimin pada hari-hari penyembelihan yang penuh berkah. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ yang telah menghidupkan syiar agung ini serta menjelaskan hukum dan adab-adabnya, juga kepada keluarga dan seluruh sahabat beliau.

    Atas karunia Allah Ta’ala serta dukungan dari para muhsinin dan dermawan, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah – Medan, Sumatera Utara – Indonesia telah melaksanakan Program Distribusi Kurban Tahun 1447 H di berbagai daerah dan desa yang membutuhkan di Indonesia. Program ini juga disertai dengan berbagai kegiatan dakwah dan pendidikan yang bertujuan menyebarkan kebaikan serta ilmu syar’i kepada masyarakat.

    Program penyembelihan dan distribusi daging kurban dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah 1447 H bertepatan dengan 27 Mei 2026 M, dalam suasana penuh keimanan dan kebahagiaan. Ribuan keluarga fakir dan membutuhkan di berbagai wilayah Pulau Sumatera dan daerah lainnya di Indonesia mendapatkan manfaat dari program ini.

    Program distribusi kurban merupakan salah satu program musiman terbesar yang rutin dilaksanakan yayasan setiap tahun, mengingat besarnya dampak kemanusiaan dan dakwah yang dihasilkan, baik dalam membahagiakan keluarga miskin, menghidupkan syiar kurban, maupun memperkuat semangat solidaritas dan kasih sayang di tengah kaum muslimin.

    Program ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dan STAI As Sunnah, bersama para dai, penuntut ilmu, dan relawan yang turut berpartisipasi dalam proses penyembelihan, distribusi, pengorganisasian, serta kegiatan dakwah pendukung lainnya.

    Tujuan program ini antara lain menghidupkan sunnah Nabi ﷺ dalam ibadah kurban, mengajarkan hukum dan adab kurban kepada masyarakat, memanfaatkan hari-hari sepuluh Dzulhijjah untuk dakwah kepada Allah Ta’ala, serta menyalurkan daging kurban kepada fakir miskin di daerah-daerah yang membutuhkan.

    Program ini juga disertai berbagai kegiatan dakwah dan pendidikan selama hari-hari sepuluh Dzulhijjah, berupa kajian, pelajaran agama, pengajaran untuk laki-laki, perempuan, dan anak-anak, khutbah Jumat dan khutbah Id, serta kunjungan dakwah dan sosial.

    Jumlah kajian dan pelajaran dakwah selama program mencapai sekitar 3.021 kajian dan pelajaran, yang diikuti lebih dari 52.946 peserta. Selain itu, dilaksanakan pula 97 khutbah Jumat dan khutbah Id yang dihadiri sekitar 6.988 jamaah, sehingga total kegiatan dakwah dan pendidikan mencapai 3.118 kegiatan.

    Program ini dilaksanakan di berbagai wilayah, mencakup kantor Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dan STAI As Sunnah, serta 31 lokasi dai binaan yayasan dan 15 lokasi qafilah dakwah di sekitar Deli Serdang dan Medan. Program juga menjangkau masjid-masjid binaan yayasan, rumah tahfizh wanita, ma’had mitra, desa-desa terpencil, pulau-pulau di Sumatera Utara, Aceh, Pulau Nias, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, hingga Surabaya.

    Dalam aspek distribusi daging, jumlah hewan kurban tahun ini mencapai 1.071 ekor kambing, yang didistribusikan kepada 10.710 keluarga fakir dan membutuhkan. Sebanyak 10.710 paket daging dengan berat satu kilogram per paket telah disiapkan dan dibagikan kepada masyarakat.

    Kebahagiaan dan rasa syukur tampak jelas dari para penerima manfaat, khususnya di daerah-daerah terpencil dan miskin yang setiap tahunnya menantikan program kemanusiaan dan dakwah semacam ini. Masyarakat juga menyampaikan apresiasi dan doa mereka kepada para donatur dan pendukung program.

    Program ini turut memperluas jangkauan dakwah dan mempererat hubungan antara yayasan dan masyarakat. Hal ini terlihat dari meningkatnya perhatian masyarakat terhadap program-program yayasan, serta bertambahnya permintaan pelaksanaan program kurban di berbagai desa dan daerah terpencil.

    Di antara sisi positif program tahun ini adalah meningkatnya jumlah hewan kurban dibanding tahun-tahun sebelumnya, serta kualitas hewan yang lebih baik dan ukuran yang lebih besar, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

    Di akhir program, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh muhsinin, donatur, dan pendukung yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program yang penuh berkah ini. Semoga Allah Ta’ala menerima amal kebaikan mereka dan menjadikannya sebagai pemberat timbangan amal saleh.

    Kami juga memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar senantiasa menjaga keberlangsungan program-program dakwah dan kemanusiaan ini, memberikan manfaat bagi kaum muslimin, serta memberikan taufik kepada yayasan dan seluruh tim untuk terus melayani masyarakat dan menyebarkan kebaikan serta hidayah di berbagai daerah.

  • Pelatihan Manajemen Diri Mahasiswa STAI As-Sunnah Deli Serdang Tahun 2026 Diikuti 162 Peserta

    Pelatihan Manajemen Diri Mahasiswa STAI As-Sunnah Deli Serdang Tahun 2026 Diikuti 162 Peserta

    Alhamdulillah, kegiatan Pelatihan Manajemen Diri untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah Deli Serdang Tahun 2026 telah sukses diselenggarakan pada tanggal 04–06 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program pembinaan mahasiswa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas diri, kedisiplinan, serta kemampuan mengelola potensi dan tanggung jawab dalam kehidupan akademik maupun sosial.

    Pelatihan ini menghadirkan pemateri Taufik Hidayat, M.Sos., yang menyampaikan berbagai materi seputar pengembangan diri, pengelolaan waktu, kepemimpinan, komunikasi, serta pentingnya membangun karakter mahasiswa yang produktif dan berintegritas. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami dan menerapkan ilmu yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari.

    Kegiatan ini diikuti oleh total 162 peserta, terdiri dari 90 mahasiswa dan 72 mahasiswi STAI As-Sunnah Deli Serdang. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga penutupan, menunjukkan tingginya semangat mahasiswa dalam mengikuti program pengembangan diri tersebut.

    Dalam pelatihan ini, peserta diajak memahami pentingnya manajemen diri sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan. Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu mengatur waktu, menjaga disiplin, mengelola emosi, serta memiliki visi hidup yang jelas.

    Selain pembahasan teori, peserta juga mengikuti berbagai sesi praktik dan simulasi yang bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir, kerja sama tim, serta penyelesaian masalah. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif dan aplikatif bagi para peserta.

    Pemateri menyampaikan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kemampuan mengelola diri dengan baik. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membiasakan diri hidup teratur, disiplin, dan memiliki target yang jelas dalam belajar maupun beraktivitas.

    Kegiatan pelatihan berlangsung dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi selama menjalani proses perkuliahan dan aktivitas organisasi.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa STAI As-Sunnah mampu menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan zaman dengan ilmu, akhlak, dan kemampuan manajemen diri yang baik. Pembinaan seperti ini menjadi bagian penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

    Allah Ta’ala berfirman:

    “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”
    (QS. Ar-Ra’d: 11)

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.”
    (HR. Bukhari dan Muslim)

    Ayat dan hadis tersebut menjadi pengingat tentang pentingnya pengendalian diri, disiplin, dan usaha dalam memperbaiki kualitas hidup.

    Semoga kegiatan Pelatihan Manajemen Diri ini memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta dan menjadi langkah awal dalam membentuk mahasiswa yang unggul, profesional, dan memiliki kontribusi positif bagi masyarakat dan umat.

    #pelatihanmahasiswa #manajemendiri #staiassunnah #pengembangandiri #mahasiswaproduktif #yayasanarrisalah

  • Kegiatan Dakwah Syabab via Zoom oleh Isyraf Dakwi Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Kegiatan Dakwah Syabab via Zoom oleh Isyraf Dakwi Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Alhamdulillah, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali menyelenggarakan kegiatan dakwah dan pembinaan generasi muda melalui program Dakwah Syabab via Zoom yang dipandu langsung oleh bagian Isyraf Dakwi Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan media digital dalam menyebarkan ilmu dan membina para pemuda muslim di berbagai daerah.

    Program dakwah syabab ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh para peserta dari berbagai wilayah. Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi, kegiatan dakwah dapat menjangkau lebih banyak peserta tanpa terbatas oleh jarak dan lokasi, sehingga semangat menuntut ilmu tetap dapat berjalan secara aktif dan berkelanjutan.

    Kegiatan ini menghadirkan pembahasan seputar pembinaan akidah, adab, semangat menuntut ilmu, tanggung jawab pemuda muslim, serta pentingnya menjaga istiqamah di tengah tantangan zaman modern. Materi yang disampaikan dikemas secara interaktif sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan para pemuda saat ini.

    Melalui program ini, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berharap dapat membangun generasi syabab yang memiliki semangat dakwah, akhlak yang baik, serta kepedulian terhadap agama dan masyarakat. Pembinaan pemuda menjadi salah satu fokus penting dalam dakwah karena pemuda merupakan generasi penerus yang akan membawa perubahan di masa depan.

    Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Selain mendengarkan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan secara langsung kepada pemateri. Suasana kajian berlangsung hangat dan penuh semangat meskipun dilaksanakan secara virtual.

    Isyraf Dakwi Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan bahwa kegiatan dakwah digital seperti ini akan terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi dakwah modern. Pemanfaatan media online menjadi sarana efektif untuk menjangkau generasi muda yang aktif menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

    Selain memberikan ilmu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antar peserta dari berbagai daerah. Melalui forum daring tersebut, para pemuda dapat saling mengenal, berbagi pengalaman, serta saling memberikan motivasi dalam menjaga semangat belajar agama.

    Allah Ta’ala berfirman:

    “Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk.”
    (QS. Al-Kahfi: 13)

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara… masa mudamu sebelum datang masa tuamu.”
    (HR. Al-Hakim)

    Ayat dan hadis tersebut menjadi pengingat tentang pentingnya memanfaatkan masa muda dalam kebaikan, menuntut ilmu, dan memperkuat keimanan.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus berupaya menghadirkan program-program pembinaan yang bermanfaat bagi generasi muda, baik secara langsung maupun melalui media digital. Dengan adanya kegiatan dakwah syabab ini, diharapkan lahir generasi pemuda muslim yang berilmu, berakhlak, dan siap memberikan kontribusi positif bagi umat.

    Semoga kegiatan ini menjadi wasilah tersebarnya ilmu yang bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung dakwah Islam.

    #dakwahsyabab #kajianzoom #pemudamuslim #dakwahdigital #isyrafdakwi #yayasanarrisalah

  • Kiprah Dakwah Dai Salman Alfarissi, S.Pd dalam Membina Masyarakat di Pesisir Barat Lampung

    Kiprah Dakwah Dai Salman Alfarissi, S.Pd dalam Membina Masyarakat di Pesisir Barat Lampung

    Alhamdulillah, dakwah Islam terus berkembang di berbagai daerah melalui peran aktif para dai binaan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah. Salah satu dai yang saat ini aktif menjalankan amanah dakwah di wilayah Sumatera bagian selatan adalah Dai Salman Alfarissi, S.Pd. Beliau bergabung bersama Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah pada tahun 1447 H/2025 M dan ditugaskan di wilayah Jl. Lintas Barat Sumatera, Baturaja, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

    Selama kurang lebih sepuluh bulan mengabdi bersama yayasan, Dai Salman Alfarissi menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan berbagai program pembinaan umat. Dengan bekal pendidikan sarjana yang beliau selesaikan di STAI As Sunnah Deli Serdang Sumatera Utara pada tahun 2025, beliau mampu menghadirkan dakwah yang ilmiah, santun, dan mudah diterima oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

    Program dakwah yang dijalankan mencakup berbagai bidang pembinaan masyarakat. Mulai dari pembelajaran bagi remaja dan pemudi, pendidikan masyarakat umum, ceramah rutin dan dauroh, khutbah Jumat, pembelajaran anak-anak, hingga dakwah melalui media sosial dan komunikasi digital. Selain itu, beliau juga aktif menghadiri berbagai kegiatan masyarakat serta melakukan kunjungan kepada tokoh-tokoh masyarakat untuk mempererat hubungan dan memperluas jangkauan dakwah.

    Perkembangan dakwah Dai Salman Alfarissi mendapatkan sambutan positif dari masyarakat sekitar. Saat ini beliau dipercaya menjadi pemateri kajian rutin, khatib, dan imam rawatib di Masjid As Sunnah, yaitu masjid ke-71 yang dibangun oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah di wilayah Pesisir Barat Lampung. Kehadiran beliau di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menghidupkan kegiatan keislaman di daerah tersebut.

    Selain aktif di Masjid As Sunnah, Dai Salman Alfarissi juga menjadi pengisi kajian masyarakat untuk kalangan pemuda dan pemudi di berbagai wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Kajian-kajian tersebut membahas berbagai tema penting seputar akidah, ibadah, akhlak, dan kehidupan sehari-hari yang dikemas dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh masyarakat.

    Dalam bidang pendidikan formal, beliau juga dipercaya menjadi pengajar di SMP Darul Salam Pesisir Barat Lampung. Peran ini menjadi bagian dari kontribusi beliau dalam membina generasi muda melalui pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan ilmu dan akhlak sekaligus.

    Salah satu pencapaian yang cukup membanggakan adalah berkembangnya Halaqah Al-Qur’an di Masjid As Sunnah yang saat ini diikuti lebih dari 45 santri. Dari jumlah tersebut, lebih dari 20 santri telah berhasil belajar membaca Al-Qur’an dengan baik. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan semangat masyarakat dalam mempelajari Al-Qur’an dan mendalami ilmu agama.

    Tidak hanya itu, Dai Salman Alfarissi juga aktif menjadi pemateri kajian di beberapa masjid lainnya, seperti Masjid Thalhah bin ‘Ubaidillah dan Masjid Nurul Iman di wilayah Pesisir Barat Lampung. Beliau juga mengajar tahsin Al-Qur’an khusus untuk kaum ibu di Masjid Thalhah bin ‘Ubaidillah serta Masjid Al Barakah. Program tahsin ini menjadi salah satu kegiatan yang sangat diminati masyarakat karena membantu memperbaiki bacaan Al-Qur’an secara bertahap.

    Kajian-kajian yang beliau isi saat ini dihadiri lebih dari 100 jamaah secara keseluruhan. Antusiasme masyarakat terhadap program dakwah yang dijalankan menjadi bukti bahwa kebutuhan terhadap pembinaan agama di daerah masih sangat besar. Selain dakwah secara langsung, beliau juga aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah dengan jumlah pengikut di Facebook mencapai sekitar 500 orang.

    Allah Ta’ala berfirman:

    “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar.”
    (QS. Ali ‘Imran: 104)

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.”
    (HR. Bukhari)

    Ayat dan hadis tersebut menjadi motivasi bagi para dai untuk terus menyebarkan ilmu dan kebaikan kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus berkomitmen mendukung program dakwah dan pendidikan Islam di berbagai daerah terpencil dan pelosok Indonesia. Dukungan dari para donatur dan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan pembinaan umat yang dilakukan oleh para dai di lapangan.

    Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan keberkahan, keikhlasan, dan kekuatan kepada Dai Salman Alfarissi dalam menjalankan amanah dakwah, serta menjadikan setiap langkah beliau sebagai amal jariyah yang bermanfaat bagi umat.

    #daisalmanalfarissi #dakwahlampung #dakwahnusantara #kajianislam #halaqahalquran #yayasanarrisalah

  • Perlombaan Hafalan Al-Qur’an dan Hadis Peserta Rumah Qur’an Berlangsung Penuh Semangat

    Perlombaan Hafalan Al-Qur’an dan Hadis Peserta Rumah Qur’an Berlangsung Penuh Semangat

    Alhamdulillah, kegiatan Perlombaan Hafalan Al-Qur’an dan Hadis bagi peserta Rumah Qur’an telah sukses diselenggarakan dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini menjadi salah satu program pembinaan generasi Qur’ani yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan anak-anak dan para santri terhadap Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah ﷺ.

    Perlombaan ini diikuti oleh para peserta dari berbagai kelompok belajar Rumah Qur’an yang berada di bawah binaan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis-hadis pilihan dengan bacaan yang baik serta pemahaman yang benar.

    Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan dan motivasi bagi para santri untuk terus memperbaiki hafalan serta meningkatkan semangat dalam menuntut ilmu syar’i. Suasana perlombaan berlangsung khidmat namun tetap penuh semangat dan kebersamaan.

    Dalam perlombaan hafalan Al-Qur’an, para peserta diuji kemampuan hafalan mereka berdasarkan kategori juz dan tingkat usia. Sementara dalam perlombaan hafalan hadis, peserta diminta untuk menghafal dan menyampaikan hadis-hadis pilihan beserta maknanya secara singkat.

    Para ustaz dan pembina Rumah Qur’an menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun rasa percaya diri para santri sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum. Selain itu, perlombaan juga menjadi motivasi agar peserta lebih giat dalam menjaga hafalan dan disiplin dalam belajar.

    Antusiasme para orang tua juga terlihat dalam kegiatan ini. Mereka hadir memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak yang mengikuti perlombaan. Kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan Al-Qur’an di lingkungan keluarga.

    Melalui kegiatan ini, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berharap dapat melahirkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan sunnah sejak usia dini. Pendidikan Al-Qur’an bukan hanya tentang hafalan, tetapi juga tentang membentuk akhlak, adab, dan karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari.

    Allah Ta’ala berfirman:

    “Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang paling lurus…”
    (QS. Al-Isra’: 9)

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
    (HR. Bukhari)

    Ayat dan hadis tersebut menjadi pengingat tentang pentingnya mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan generasi Islam melalui Rumah Qur’an di berbagai wilayah. Dukungan dari masyarakat dan para donatur menjadi bagian penting dalam keberlangsungan program-program tersebut.

    Semoga kegiatan Perlombaan Hafalan Al-Qur’an dan Hadis ini menjadi wasilah lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an yang bermanfaat bagi agama, keluarga, dan masyarakat.

    #rumahquran #hafalanalquran #lombahafalan #generasiqurani #pendidikanislam #yayasanarrisalah

  • Perkembangan Pembangunan Masjid ke-132 Capai 10 Persen pada Pekan Ketiga

    Perkembangan Pembangunan Masjid ke-132 Capai 10 Persen pada Pekan Ketiga

    Alhamdulillah, pembangunan Masjid ke-132 Masjid Abu Darda’ Al Anshari yang berlokasi di Desa Tirto Sari, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan terus menunjukkan perkembangan yang baik. Hingga memasuki pekan ketiga pelaksanaan pembangunan, progres pembangunan masjid telah mencapai sekitar 10 persen.

    Pembangunan masjid ini merupakan bagian dari program Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam menghadirkan sarana ibadah yang layak bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah yang masih membutuhkan akses tempat ibadah yang lebih dekat dan representatif.

    Saat ini, proses pembangunan difokuskan pada tahap pekerjaan dasar dan struktur awal bangunan. Tim pelaksana terus bekerja secara maksimal agar pembangunan dapat berjalan sesuai target dan menghasilkan bangunan yang kokoh serta nyaman digunakan oleh masyarakat nantinya.

    Masjid Abu Darda’ Al Anshari dibangun dengan ukuran 13 meter x 13 meter dan dilengkapi fasilitas tempat wudhu berukuran 4 meter x 6 meter. Setelah selesai dibangun, masjid ini diperkirakan mampu menampung sekitar 280 jamaah untuk melaksanakan salat berjamaah dan berbagai kegiatan keislaman lainnya.

    Pembangunan masjid ini berawal dari kebutuhan masyarakat Desa Tirto Sari yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh menuju masjid terdekat. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama dibangunnya masjid ini agar masyarakat dapat lebih mudah melaksanakan ibadah dan mengikuti kegiatan keagamaan.

    Selain digunakan untuk salat lima waktu, masjid ini juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu-ilmu Islam. Berbagai program seperti pengajian rutin, pendidikan anak-anak, pembinaan remaja, serta kajian masyarakat direncanakan akan dilaksanakan secara aktif di masjid ini.

    Pembangunan rumah Allah merupakan salah satu amal jariyah yang memiliki pahala besar dan terus mengalir. Selama masjid digunakan untuk ibadah dan kegiatan kebaikan, maka pahala akan terus mengalir kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunannya.

    Allah Ta’ala berfirman:

    “Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian…”
    (QS. At-Taubah: 18)

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.”
    (HR. Bukhari dan Muslim)

    Ayat dan hadis tersebut menjadi pengingat tentang besarnya keutamaan membangun dan memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat Islam.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan Masjid Abu Darda’ Al Anshari. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan sarana ibadah yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Semoga proses pembangunan masjid ini terus diberikan kemudahan hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Tirto Sari dan sekitarnya sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan kegiatan dakwah Islam.

    #masjid132 #perkembanganmasjid #masjidabudarda #wakafmasjid #sedekahjariyah #yayasanarrisalah

  • Perkembangan Pembangunan Masjid ke-131 Capai 10 Persen pada Pekan Ketiga

    Perkembangan Pembangunan Masjid ke-131 Capai 10 Persen pada Pekan Ketiga

    Alhamdulillah, pembangunan Masjid ke-131 Masjid Abdullah bin Abbas yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan terus menunjukkan progres yang positif. Hingga memasuki pekan ketiga pelaksanaan pembangunan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 10 persen.

    Pembangunan masjid yang digagas oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sarana ibadah yang layak bagi masyarakat setempat. Kehadiran masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keislaman, pembelajaran Al-Qur’an, serta pembinaan masyarakat di wilayah Desa Sumber Jaya dan sekitarnya.

    Saat ini, proses pembangunan difokuskan pada tahap pekerjaan dasar dan struktur awal bangunan. Tim pelaksana terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan dengan baik agar pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah direncanakan. Dukungan masyarakat dan para donatur menjadi semangat besar dalam melanjutkan pembangunan masjid ini.

    Masjid Abdullah bin Abbas dibangun dengan ukuran 10 meter x 10 meter dan dilengkapi fasilitas tempat wudhu berukuran 4 meter x 3 meter. Setelah selesai dibangun, masjid ini diperkirakan mampu menampung sekitar 180 jamaah untuk melaksanakan berbagai aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

    Pembangunan masjid ini berawal dari kebutuhan masyarakat yang menginginkan sarana ibadah yang lebih dekat dan mudah dijangkau. Sebelumnya, sebagian warga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk melaksanakan salat berjamaah dan mengikuti kegiatan keislaman.

    Selain digunakan untuk salat lima waktu, masjid ini nantinya juga direncanakan menjadi pusat pendidikan Islam bagi masyarakat. Berbagai kegiatan seperti pengajian rutin, pembelajaran Al-Qur’an anak-anak, kajian ilmu agama, serta pembinaan generasi muda diharapkan dapat berjalan secara aktif di masjid ini.

    Pembangunan masjid merupakan salah satu bentuk amal jariyah yang memiliki pahala besar dan terus mengalir. Selama masjid digunakan untuk ibadah dan aktivitas kebaikan, maka pahala akan terus mengalir kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunannya.

    Allah Ta’ala berfirman:

    “Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian…”
    (QS. At-Taubah: 18)

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.”
    (HR. Bukhari dan Muslim)

    Ayat dan hadis tersebut menjadi motivasi bagi kaum muslimin untuk terus mendukung pembangunan rumah Allah sebagai bentuk investasi amal jariyah yang manfaatnya berkelanjutan.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah memberikan dukungan dalam pembangunan Masjid Abdullah bin Abbas. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi pahala yang terus mengalir dan membawa keberkahan.

    Ke depan, pembangunan masjid ini diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai dan segera digunakan oleh masyarakat. Semoga Masjid Abdullah bin Abbas menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat yang memberikan manfaat luas bagi generasi mendatang.

    #masjid131 #perkembanganmasjid #masjidabdullahbinabbas #wakafmasjid #sedekahjariyah #yayasanarrisalah

  • Peresmian Sumur Wakaf No. 3078 Hadirkan Harapan Baru bagi Masyarakat

    Peresmian Sumur Wakaf No. 3078 Hadirkan Harapan Baru bagi Masyarakat

    Alhamdulillah, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali merealisasikan program kemanusiaan melalui peresmian Sumur Wakaf No. 3078 sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat. Program ini menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari maupun keperluan ibadah.

    Peresmian sumur wakaf ini disambut dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan oleh masyarakat setempat. Kehadiran sumur tersebut memberikan manfaat besar bagi warga yang sebelumnya harus menghadapi berbagai kesulitan untuk memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau tiba.

    Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting dalam kehidupan. Selain digunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti memasak, mandi, dan mencuci, air juga menjadi sarana utama dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Karena itu, program sumur wakaf menjadi salah satu program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    Sebelum dibangunnya Sumur Wakaf No. 3078, sebagian warga harus mengambil air dari lokasi yang cukup jauh dengan kondisi sumber air yang terbatas. Situasi tersebut tentu membutuhkan tenaga dan waktu yang tidak sedikit. Dengan hadirnya sumur ini, masyarakat kini dapat memperoleh akses air bersih dengan lebih mudah dan cepat.

    Keberadaan sumur wakaf juga memberikan dampak positif terhadap kualitas kesehatan masyarakat. Air bersih membantu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, sehingga dapat mengurangi risiko berbagai penyakit yang disebabkan oleh penggunaan air yang tidak layak.

    Selain untuk kebutuhan rumah tangga, sumur wakaf ini juga mendukung aktivitas ibadah masyarakat. Air yang tersedia dapat digunakan untuk berwudhu dan kebutuhan masjid, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.

    Program wakaf sumur merupakan salah satu bentuk sedekah jariyah yang memiliki pahala besar dan terus mengalir. Selama air dari sumur tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat, maka pahala akan terus mengalir kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunannya.

    Allah Ta’ala berfirman:

    “Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir…”
    (QS. Al-Baqarah: 261)

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Sebaik-baik sedekah adalah memberikan air.”
    (HR. Ahmad)

    Ayat dan hadis tersebut menjadi motivasi bagi kaum muslimin untuk terus berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam penyediaan air bersih yang manfaatnya sangat besar dan berkelanjutan.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus berupaya memperluas program wakaf sumur ke berbagai wilayah yang membutuhkan. Dukungan para donatur menjadi faktor utama dalam keberhasilan program ini, sehingga lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

    Semoga Sumur Wakaf No. 3078 menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi.


    #sumurwakaf3078 #wakafairbersih #sedekahjariyah #airbersihuntukumat #programkemanusiaan #yayasanarrisalah

  • Kajian Parenting “Semua Anak Adalah Hebat” Hadirkan Edukasi Orang Tua di Tanjung Morawa

    Kajian Parenting “Semua Anak Adalah Hebat” Hadirkan Edukasi Orang Tua di Tanjung Morawa

    Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan keluarga dan peran orang tua dalam membentuk generasi yang unggul, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyelenggarakan kegiatan Kajian Parenting bertajuk “Semua Anak Adalah Hebat” yang berlangsung pada Ahad, 26 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Workshop Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah, Tanjung Morawa, dan diikuti oleh para orang tua serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap pendidikan anak.

    Kajian ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang pendidikan anak, yaitu Ustadz Muhammad Ihsan, S.Pd.I, yang dikenal sebagai pendiri TK, TPA/Taut, dan SD Tabah Tanjung Morawa. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman praktis yang kuat, beliau menyampaikan materi dengan pendekatan yang aplikatif dan mudah dipahami oleh peserta.

    Dalam pemaparannya, Ustadz Muhammad Ihsan menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi dan keunikan masing-masing. Tidak ada anak yang tidak hebat, yang ada hanyalah perbedaan cara dalam memahami dan mengembangkan potensi tersebut. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam mengenali karakter, minat, dan bakat anak sejak dini.

    Kegiatan ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi orang tua di era modern, termasuk pengaruh teknologi, lingkungan sosial, serta pola asuh yang kurang tepat. Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan anak, memberikan contoh yang positif, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

    Selain itu, kajian ini menyoroti pentingnya pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dalam membentuk karakter anak. Orang tua diajak untuk tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak, adab, dan kepribadian yang kuat. Dengan demikian, anak dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.

    Suasana kajian berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi dalam mendidik anak. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak.

    Melalui kegiatan ini, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola asuh yang tepat. Kajian parenting ini juga menjadi bagian dari program pembinaan keluarga yang berkelanjutan.

    Kegiatan ini menjadi bukti komitmen yayasan dalam mendukung pendidikan keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang berkualitas. Dengan orang tua yang memiliki pemahaman yang baik, diharapkan lahir generasi yang unggul, mandiri, dan berakhlak mulia.

    Ke depan, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah akan terus menghadirkan berbagai program edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembinaan keluarga. Kajian parenting seperti ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memberikan dampak positif secara luas.

    Semoga ilmu yang disampaikan dalam kajian ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu menciptakan keluarga yang harmonis dan generasi yang hebat sebagaimana tema yang diangkat.


    #kajianparenting #semuaanakhhebat #pendidikananak #orangtuacerda #dakwahkeluarga #yayasanarrisalah

  • Kiprah Dakwah Dai Richadt Al Austin, S.Pd di Mukomuko: Menguatkan Pembinaan Umat melalui Program Terstruktur

    Kiprah Dakwah Dai Richadt Al Austin, S.Pd di Mukomuko: Menguatkan Pembinaan Umat melalui Program Terstruktur

    Profil Dai Richadt Al Austin S.Pd dalam menjalankan dakwah di Mukomuko Bengkulu melalui berbagai program pendidikan, kajian, dan pembinaan masyarakat.

    Alhamdulillah, dengan rahmat dan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala, kiprah para dai Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus menunjukkan perkembangan yang signifikan di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya adalah kontribusi nyata dari Dai Richadt Al Austin, S.Pd, yang saat ini bertugas di wilayah Bandar Ratu, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Sejak bergabung pada tahun 1447 H/2025 M, beliau telah mengabdikan diri selama kurang lebih sepuluh bulan dalam menjalankan amanah dakwah dan pembinaan umat di daerah tersebut.

    Dai Richadt Al Austin memiliki latar belakang pendidikan yang mendukung kiprahnya dalam dunia dakwah. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di STAI As Sunnah, Deli Serdang, Sumatera Utara pada tahun 2025. Bekal akademis ini menjadi fondasi penting dalam menyampaikan materi dakwah secara sistematis, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kombinasi antara ilmu yang dimiliki dan pengalaman lapangan menjadikan dakwah beliau semakin efektif dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.

    Dalam menjalankan tugasnya, Dai Richadt Al Austin mengembangkan berbagai program dakwah yang bersifat komprehensif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Program tersebut mencakup pembelajaran untuk remaja dan pemudi, pendidikan masyarakat umum, ceramah rutin dan dauroh, khutbah Jumat, pembinaan anak-anak, hingga dakwah melalui media sosial dan komunikasi digital. Selain itu, beliau juga aktif dalam memberikan ceramah di berbagai lembaga, termasuk instansi pemerintah, serta melakukan kunjungan kepada tokoh masyarakat untuk memperkuat hubungan sosial.

    Perkembangan dakwah yang dilakukan menunjukkan hasil yang positif, ditandai dengan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap kehadiran beliau. Saat ini, Dai Richadt Al Austin dipercaya sebagai pemateri kajian rutin, khatib, sekaligus imam rawatib di Masjid As Sunnah, yang merupakan masjid ke-123 yang dibangun oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah di wilayah Bandar Ratu, Mukomuko. Peran ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kapasitas dan integritas beliau sebagai dai.

    Tidak hanya berfokus pada satu lokasi, beliau juga aktif mengisi berbagai kajian di beberapa masjid di wilayah Mukomuko. Di antaranya adalah Masjid Abu Sufyan Al Harits, Masjid Abu Sa’id Al Khudri, dan Masjid Nurul Huda, dengan jumlah jamaah yang terus bertambah. Kehadiran beliau sebagai pemateri kajian rutin di berbagai masjid tersebut menunjukkan luasnya jangkauan dakwah yang dilakukan serta kebutuhan masyarakat terhadap pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.

    Selain kegiatan di masjid, Dai Richadt Al Austin juga turut berkontribusi dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam. Beliau terlibat dalam pengelolaan Ma’had IQBS Umar Mukomuko Bengkulu, yang menjadi salah satu pusat pembinaan generasi muda dalam bidang Al-Qur’an dan ilmu syar’i. Peran ini menjadi bagian penting dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

    Aktivitas dakwah beliau juga menjangkau instansi pemerintahan. Dai Richadt Al Austin secara rutin mengisi kajian di kantor Kementerian Keuangan serta memberikan ceramah bulanan di kantor kepolisian Mukomuko. Kegiatan ini menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya terbatas di lingkungan masjid, tetapi juga mampu menjangkau berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk lingkungan kerja dan pemerintahan.

    Dalam bidang pendidikan Al-Qur’an, beliau membina halaqah yang beranggotakan lebih dari 10 santri di Masjid As Sunnah. Selain itu, beliau juga mengajar bahasa Arab di Masjid Abu Sa’id Al Khudri dengan jumlah peserta yang aktif mengikuti pembelajaran. Upaya ini menjadi bagian dari strategi dalam meningkatkan kualitas pemahaman agama masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan.

    Keberhasilan dakwah Dai Richadt Al Austin juga terlihat dari keterlibatannya dalam Majelis Ta’lim resmi BKMT Mukomuko. Melalui kegiatan ini, beliau berperan dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada kaum ibu, yang merupakan salah satu elemen penting dalam membangun keluarga dan masyarakat yang Islami. Dakwah yang menyasar berbagai kelompok ini menunjukkan pendekatan yang menyeluruh dalam pembinaan umat.

    Di era digital saat ini, beliau juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah. Dengan jumlah pengikut sekitar 600 orang di Instagram, Dai Richadt Al Austin menyampaikan pesan-pesan keislaman yang bermanfaat dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Kehadiran di platform digital ini menjadi pelengkap dakwah konvensional yang dilakukan secara langsung.

    Perjalanan dakwah Dai Richadt Al Austin merupakan contoh nyata dari dedikasi dan komitmen dalam menyebarkan ilmu Islam di tengah masyarakat. Dengan program yang terstruktur, pendekatan yang bijak, serta dukungan dari Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah, beliau mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembinaan umat di wilayah Mukomuko.

    Ke depan, diharapkan dakwah yang dilakukan dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas. Dukungan dari masyarakat dan para donatur menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program dakwah ini. Semoga setiap langkah dan usaha yang dilakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    #daiarrisalah #dakwahnusantara #pembinaanummah #dakwahbengkulu #kajianislam #yayasanarrisalah