Category: program yayasan

  • Profil Dai Salmi Adrizal, S.Pd: Kiprah Dakwah dan Pendidikan di Sumatera Barat

    Profil Dai Salmi Adrizal, S.Pd: Kiprah Dakwah dan Pendidikan di Sumatera Barat

    Dai Salmi Adrizal, S.Pd resmi bergabung dengan Yayasan Peduli Kemanusiaan Ar Risalah sebagai dai pada tahun 1447 H / 2025 M. Beliau ditugaskan di Desa Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dalam kurun waktu kurang lebih tujuh bulan pengabdian, beliau menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan amanah dakwah dan pendidikan di tengah masyarakat.

    Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia dakwah, beliau menyelesaikan pendidikan terakhir jenjang Strata 1 (S1) di STAI As Sunnah, Deli Serdang, Sumatera Utara pada tahun 2024. Bekal pendidikan tersebut menjadi landasan ilmiah yang kuat dalam menyampaikan materi dakwah secara sistematis dan sesuai dengan manhaj yang benar.

    Program dakwah yang beliau jalankan mencakup berbagai lini pembinaan umat, di antaranya pembelajaran kepada remaja dan remaji (remaja putri), pembelajaran kepada masyarakat umum, ceramah umum dalam bentuk kajian rutin dan dauroh, serta khutbah Jumat. Selain itu, beliau juga aktif memberikan pembelajaran kepada anak-anak sebagai bentuk investasi generasi masa depan.

    Tidak hanya berdakwah secara langsung, Dai Salmi Adrizal juga memanfaatkan media sosial dan komunikasi melalui telepon genggam sebagai sarana penyebaran ilmu. Beliau turut mengisi ceramah di berbagai lembaga, radio, televisi, lembaga pemasyarakatan, hingga acara pernikahan. Kunjungan kepada pembesar kaum dan tokoh masyarakat juga menjadi bagian dari strategi dakwah yang beliau lakukan untuk memperkuat sinergi sosial.

    Perkembangan dakwah beliau menunjukkan penerimaan yang baik dari masyarakat. Dai Salmi Adrizal dipercaya menjadi pemateri kajian rutin, khatib, dan imam rawatib di Masjid Ayyub Al Anshari, masjid ke-74 yang dibangun oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Ar Risalah di Desa Blok B, Ophir, Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

    Selain itu, beliau juga berkhidmat sebagai pengajar di Sekolah Dasar Nurul Qur’an, Pasaman Barat. Tidak hanya itu, amanah besar juga dipercayakan kepada beliau sebagai Wakil Direktur di Ma’had Tahfizh Al-Qur’an Imam Asy-Syafi’i, Pasaman Barat, yang menjadi pusat pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an di wilayah tersebut.

    Dalam bidang tahfizh, capaian yang diraih cukup membanggakan. Jumlah santri di Ma’had Tahfizh Al-Qur’an Imam Asy-Syafi’i mencapai lebih dari 10 orang, sementara siswa di Sekolah Dasar Nurul Qur’an berjumlah lebih dari 50 orang. Beliau juga berhasil membimbing lebih dari 8 santri menghafal 1 juz, lebih dari 6 santri menghafal 2 juz, lebih dari 3 santri menghafal 3 juz, lebih dari 4 santri menghafal 4 juz, serta lebih dari 2 santri menghafal hingga 7 juz Al-Qur’an.

    Peran beliau sebagai pemateri kajian di Masjid Abu Ayyub Al-Anshari, Pasaman Barat, semakin memperluas jangkauan dakwahnya. Kegiatan pendidikan masyarakat yang beliau bimbing diikuti lebih dari 20 orang, sementara jumlah peserta dakwah secara umum mencapai sekitar 60 orang.

    Di ranah digital, pengaruh dakwah beliau juga cukup signifikan. Jumlah pengikut di akun Instagram pribadinya telah mencapai lebih dari 10.000 orang, yang menjadi sarana efektif dalam menyebarkan konten dakwah dan edukasi Islam kepada masyarakat luas.

    Perjalanan dakwah Dai Salmi Adrizal, S.Pd menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pendidikan formal, pengabdian masyarakat, dan pemanfaatan media digital mampu melahirkan dampak positif yang luas. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah beliau dan menjadikan setiap upaya dakwahnya sebagai amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya bagi umat.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3066 di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3066 di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3066 yang berlokasi di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Acara peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VI B bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat menghadiri kegiatan doa bersama sebagai ungkapan terima kasih atas selesainya pembangunan sumur wakaf ini.

    Sumur Wakaf 3066 dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mencuci, mandi, serta keperluan ibadah. Sebelum adanya sumur ini, sebagian warga masih mengalami keterbatasan akses air yang layak, terutama saat musim kemarau tiba.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, program sumur wakaf ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi warga Dusun VI B.

    Masyarakat menyambut dengan antusias peresmian sumur ini. Kehadiran sumber air bersih yang lebih dekat dan mudah dijangkau memberikan dampak positif yang signifikan, khususnya bagi ibu rumah tangga dan anak-anak yang sebelumnya harus mengambil air dari lokasi yang cukup jauh.

    Pembangunan sumur ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Warga turut berpartisipasi dalam mendukung proses pembangunan hingga peresmian, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas tersebut.

    Selain manfaat fisik berupa ketersediaan air bersih, Sumur Wakaf 3066 diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Setiap tetes air yang digunakan oleh masyarakat menjadi sumber kebaikan yang berkelanjutan bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat.

    Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat pedesaan. Akses air bersih yang memadai akan meningkatkan kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan hidup warga.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3066 di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat fasilitas ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    Semoga Sumur Wakaf 3066 menjadi sumber keberkahan, kebaikan, dan manfaat yang luas bagi masyarakat Desa Stungkit serta menjadi inspirasi bagi program-program kemanusiaan lainnya di masa mendatang.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3035 di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3035 di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3035 yang berlokasi di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Pembangunan sumur ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah tersebut.

    Acara peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VIII B bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama berkumpul untuk mengikuti doa bersama, memohon agar sumur yang telah dibangun ini membawa manfaat jangka panjang dan keberkahan bagi seluruh warga.

    Sumur Wakaf 3035 dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mencuci, mandi, serta untuk keperluan ibadah. Sebelumnya, sebagian warga masih menghadapi keterbatasan akses air yang layak, terutama pada musim kemarau.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran sumur wakaf ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup warga serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

    Masyarakat Dusun VIII B menyambut dengan antusias dan penuh rasa terima kasih atas diresmikannya sumur ini. Kini warga tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih, sehingga aktivitas harian menjadi lebih mudah dan efisien.

    Proses pembangunan hingga peresmian sumur ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang kuat di tengah masyarakat. Partisipasi warga dalam mendukung program ini menunjukkan kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi.

    Selain manfaat fisik berupa ketersediaan air bersih, Sumur Wakaf 3035 diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Setiap tetes air yang dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi kebaikan yang berkelanjutan bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat.

    Program sumur wakaf ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat memberikan perubahan nyata di wilayah pedesaan. Akses air bersih yang lebih mudah akan berdampak pada peningkatan kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan hidup masyarakat.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3035 di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    Semoga Sumur Wakaf 3035 menjadi sumber keberkahan dan kebaikan bagi masyarakat Dusun VIII B serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3034 di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3034 di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3034 yang berlokasi di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat desa yang membutuhkan.

    Kegiatan peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VIII bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama berkumpul untuk mengikuti doa bersama, memohon agar sumur yang telah dibangun ini membawa manfaat yang luas dan keberkahan bagi seluruh warga.

    Sumur Wakaf 3034 dibangun sebagai solusi atas keterbatasan akses air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat. Sebagian warga sebelumnya harus mengambil air dari sumber yang cukup jauh atau menggunakan air yang kurang layak untuk kebutuhan sehari-hari.

    Dalam sambutan yang disampaikan pada acara tersebut, ditegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Dengan tersedianya sumur wakaf ini, diharapkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat semakin meningkat.

    Masyarakat Dusun VIII menyambut dengan penuh antusias peresmian sumur ini. Kehadiran fasilitas air bersih di tengah permukiman warga memberikan kemudahan besar, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak yang sebelumnya harus menempuh jarak cukup jauh untuk mengambil air.

    Pembangunan Sumur Wakaf 3034 juga menjadi wujud nyata semangat kepedulian dan gotong royong. Proses pembangunan hingga peresmian melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas tersebut.

    Selain memberikan manfaat langsung berupa ketersediaan air bersih, sumur wakaf ini diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Setiap tetes air yang dimanfaatkan untuk kebutuhan dan ibadah menjadi sumber kebaikan yang berkelanjutan.

    Program sumur wakaf ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial mampu memberikan perubahan nyata bagi masyarakat pedesaan. Akses air yang lebih mudah akan mendukung aktivitas sehari-hari serta meningkatkan kesejahteraan warga secara keseluruhan.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3034 di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, masyarakat kini memiliki sumber air bersih yang lebih dekat dan aman. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik demi keberlangsungan manfaatnya.

    Semoga Sumur Wakaf 3034 menjadi sumber keberkahan, kebaikan, dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Dusun VIII serta menjadi inspirasi bagi program-program kemanusiaan lainnya di masa mendatang.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3032 di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3032 di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3032 yang berlokasi di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan sumber air yang layak dan mudah dijangkau.

    Acara peresmian berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Warga Dusun IV bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat berkumpul untuk mengikuti doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan sumur wakaf ini.

    Sumur Wakaf 3032 dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, baik untuk keperluan rumah tangga, memasak, mencuci, mandi, maupun untuk berwudhu dan kegiatan ibadah lainnya. Sebelumnya, sebagian warga harus mengambil air dari sumber yang cukup jauh dan kurang memadai.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Program sumur wakaf ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang memberi dampak nyata bagi kehidupan warga.

    Masyarakat Dusun IV Desa Stungkit menyambut dengan antusias kehadiran sumur ini. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan hingga peresmian, karena kini akses air menjadi lebih mudah dan aman.

    Pembangunan sumur ini juga memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Warga turut berpartisipasi dalam proses persiapan lokasi hingga pelaksanaan kegiatan peresmian, sehingga tercipta rasa kebersamaan dan tanggung jawab untuk menjaga fasilitas bersama.

    Sumur Wakaf 3032 diharapkan tidak hanya memberikan manfaat fisik berupa ketersediaan air bersih, tetapi juga menjadi sumber keberkahan. Setiap tetes air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun ibadah menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat memberikan perubahan nyata bagi masyarakat. Air bersih yang mudah diakses akan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan hidup warga.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3032 di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat fasilitas ini dengan baik. Semoga sumur ini menjadi sarana kebaikan yang terus memberikan manfaat bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

  • Peresmian Sumur Wakaf 3031 di Dusun V B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf 3031 di Dusun V B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3031 yang berlokasi di Dusun V B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah pedesaan.

    Kegiatan peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas selesainya pembangunan sumur dan harapan agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat.

    Sumur Wakaf 3031 dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun V B, baik untuk keperluan rumah tangga, wudhu, maupun aktivitas sehari-hari lainnya. Sebelumnya, sebagian warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan sumber air yang layak.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa program sumur wakaf ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan wujud nyata sedekah jariyah. Air bersih adalah kebutuhan mendasar yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

    Masyarakat Desa Stungkit menyambut dengan penuh antusias dan rasa haru atas diresmikannya sumur ini. Kehadiran Sumur Wakaf 3031 diharapkan mampu meringankan beban warga serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.

    Program ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan semangat gotong royong antarwarga. Proses pembangunan hingga peresmian melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk merawat fasilitas tersebut.

    Selain manfaat langsung berupa ketersediaan air bersih, sumur wakaf ini diharapkan menjadi sumber keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Setiap tetes air yang dimanfaatkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

    Ke depan, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk mendukung program-program kemanusiaan serupa. Kebutuhan air bersih di berbagai wilayah masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian bersama.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf 3031 di Dusun V B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, masyarakat kini memiliki akses air yang lebih mudah, bersih, dan layak. Semoga fasilitas ini dapat digunakan dalam jangka panjang dan membawa manfaat yang luas bagi generasi mendatang.

  • Kajian Umum di Masjid Agung Lubuk Pakam “Perkara Penting Seputar Ramadhan”

    Kajian Umum di Masjid Agung Lubuk Pakam “Perkara Penting Seputar Ramadhan”

    Kegiatan kajian umum kembali digelar di Masjid Agung Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, dengan mengangkat tema “Perkara Penting Seputar Ramadhan”. Kajian ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga kaum ibu yang antusias menyambut datangnya bulan suci.

    Acara dimulai setelah salat Isya dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan panitia pelaksana. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa kajian ini bertujuan untuk membekali umat Islam dengan pemahaman yang benar dan mendalam tentang amalan-amalan utama di bulan Ramadhan.

    Pemateri dalam kajian tersebut menyampaikan pentingnya meluruskan niat sebelum memasuki Ramadhan. Ia menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk meningkatkan ketakwaan, memperbaiki kualitas ibadah, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

    Dalam sesi materi, dibahas pula hukum-hukum dasar puasa, syarat dan rukun puasa, perkara yang membatalkan puasa, serta amalan sunnah yang dianjurkan seperti sahur, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, sedekah, dan qiyamul lail. Penjelasan disampaikan secara sistematis agar mudah dipahami oleh seluruh jamaah.

    Selain aspek fiqih, kajian juga mengangkat pentingnya menjaga lisan, pandangan, dan perilaku selama Ramadhan. Pemateri mengingatkan bahwa nilai puasa dapat berkurang apabila tidak diiringi dengan pengendalian diri dan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

    Antusiasme jamaah terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan pada sesi tanya jawab. Pertanyaan seputar zakat fitrah, fidyah, puasa bagi orang sakit, serta amalan terbaik di sepuluh hari terakhir Ramadhan menjadi topik yang banyak diminati.

    Kajian umum ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Deli Serdang. Suasana masjid yang penuh dan khidmat mencerminkan semangat umat dalam menuntut ilmu agama menjelang bulan suci.

    Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, terutama menjelang momen-momen penting dalam kalender Islam. Edukasi yang berkelanjutan dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas ibadah dan pemahaman keagamaan masyarakat.

    Dengan terselenggaranya kajian umum ini, diharapkan jamaah Masjid Agung Lubuk Pakam semakin siap menyambut Ramadhan dengan ilmu, semangat, dan tekad untuk meraih keberkahan yang maksimal. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal dalam menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

  • Kegiatan Buka Puasa Ramadhan 1447 H di Awal awal Ramadhan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Kegiatan Buka Puasa Ramadhan 1447 H di Awal awal Ramadhan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Memasuki awal Ramadhan 1447 Hijriah, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali menegaskan komitmennya dalam bidang sosial dan kemanusiaan melalui pelaksanaan Program Buka Puasa Bersama. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari visi yayasan dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dhuafa, anak yatim, serta keluarga prasejahtera.

    Sebagai lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah memandang Ramadhan sebagai waktu terbaik untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Setiap paket ifthar yang dibagikan merupakan hasil dari sinergi antara donatur, relawan, dan manajemen yayasan yang bekerja dengan semangat profesional dan transparan.

    Kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi ruang silaturahmi antara yayasan dan masyarakat penerima manfaat. Tidak hanya berbagi hidangan, kegiatan turut diisi dengan doa bersama serta penyampaian pesan-pesan motivasi keagamaan agar Ramadhan menjadi sarana memperkuat keimanan dan kebersamaan.

    Ketua yayasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari rangkaian agenda sosial Ramadhan 1447 H yang telah dirancang secara sistematis. Yayasan berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak wilayah dan memperluas cakupan penerima manfaat agar nilai kebermanfaatan semakin dirasakan luas oleh masyarakat.

    Melalui program ini, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah ingin memastikan bahwa tidak ada saudara-saudara kita yang menjalani ibadah puasa dalam kondisi kekurangan makanan untuk berbuka. Prinsip kepedulian, amanah, dan pelayanan menjadi landasan utama dalam setiap langkah gerakan kemanusiaan yang dijalankan.

    Di awal Ramadhan 1447 H ini, yayasan juga mengajak para dermawan untuk terus membersamai perjuangan kemanusiaan. Setiap kontribusi yang diberikan akan disalurkan secara tepat sasaran dan dilaporkan secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.

    Semoga ikhtiar kecil yang dilakukan di awal bulan suci ini menjadi pembuka keberkahan yang lebih besar sepanjang Ramadhan. Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah akan terus hadir sebagai jembatan kebaikan antara para muhsinin dan masyarakat yang membutuhkan.  

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 2979 yang berlokasi di Dusun 7 B, Desa Tanjung Selamat, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 2979 yang berlokasi di Dusun 7 B, Desa Tanjung Selamat, Kabupaten Langkat

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah melaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 2979 yang berlokasi di Dusun 7 B, Desa Tanjung Selamat, Kabupaten Langkat. Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat.

    Kegiatan peresmian berlangsung dengan khidmat dan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kehadiran sumur wakaf ini menjadi harapan baru bagi warga Dusun 7 B yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

    Peresmian sumur diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselesaikannya pembangunan sarana air bersih tersebut. Doa dipanjatkan agar sumur wakaf ini membawa keberkahan dan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh warga.

    Perwakilan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan bahwa pembangunan sumur wakaf ini merupakan amanah dari para donatur yang telah mempercayakan sedekah jariyahnya melalui yayasan. Sumur ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

    Sumur Wakaf Nomor 2979 dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, baik untuk keperluan rumah tangga, ibadah, maupun aktivitas sosial lainnya. Keberadaan sumur ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat sekitar.

    Masyarakat Dusun 7 B Tanjung Selamat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dan para donatur. Bantuan ini dirasakan sangat berarti dalam mendukung kehidupan sehari-hari warga.

    Selain memberikan manfaat secara langsung, pembangunan sumur wakaf ini juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. Warga berkomitmen untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menegaskan bahwa program sumur wakaf merupakan salah satu program unggulan yayasan dalam bidang kemanusiaan. Program ini terus dikembangkan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan akses air bersih.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 2979 ini, yayasan berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Langkat.

    Melalui program sumur wakaf, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, serta menjadi ladang pahala yang terus mengalir.

  • Seminar Parenting di Rumah Qur’an Aisyah radhiyallahu ‘anha

    Seminar Parenting di Rumah Qur’an Aisyah radhiyallahu ‘anha

    “Pentingnya Ilmu dalam Kehidupan Berumah Tangga”

    Alhamdulillah, Rumah Qur’an Aisyah radhiyallahu ‘anha sukses menyelenggarakan seminar parenting bertajuk “Pentingnya Ilmu dalam Kehidupan Berumah Tangga”. Kegiatan ini menjadi salah satu program pembinaan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah yang berfokus pada penguatan peran keluarga muslim di tengah masyarakat.

    Seminar yang digelar ini dihadiri oleh peserta Rumah Qur’an dan masyarakat umum di sekitarnya. Antusiasme para peserta terlihat sejak awal acara, dengan harapan dapat menambah wawasan tentang bagaimana membangun rumah tangga yang kokoh berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.

    Dalam seminar ini disampaikan bahwa ilmu adalah pondasi utama dalam membina rumah tangga. Keluarga yang berilmu akan lebih siap menghadapi berbagai ujian, mampu mendidik anak-anak dengan benar, serta menjaga keharmonisan rumah tangga sesuai tuntunan syariat.

    Melalui kegiatan ini, Rumah Qur’an Aisyah radhiyallahu ‘anha ingin menegaskan kembali pentingnya pendidikan keluarga sebagai kunci lahirnya generasi muslim yang berakhlak mulia. Materi yang dibawakan dengan bahasa yang mudah dipahami membuat peserta lebih mudah mengaplikasikan nilai-nilai yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Acara ini juga menjadi sarana silaturahmi dan berbagi pengalaman antar peserta. Banyak yang mengaku mendapatkan pemahaman baru tentang bagaimana menumbuhkan cinta ilmu di dalam rumah tangga, mulai dari adab belajar hingga cara mendidik anak dengan keteladanan.

    Seminar parenting ini diharapkan menjadi titik awal pembinaan keluarga yang lebih intensif. Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah berkomitmen menghadirkan program-program serupa untuk mendukung terbentuknya keluarga muslim yang kokoh, harmonis, dan berorientasi akhirat.

    Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat, serta membawa keberkahan bagi setiap rumah tangga peserta yang hadir.