Category: News

  • Distribusi Mushaf Al-Qur’an 30 Juz untuk Sekolah, Pesantren, Masjid, dan Masyarakat yang Membutuhkan

    Distribusi Mushaf Al-Qur’an 30 Juz untuk Sekolah, Pesantren, Masjid, dan Masyarakat yang Membutuhkan

    Alhamdulillāh, dengan izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali melaksanakan program distribusi mushaf Al-Qur’an 30 juz kepada sejumlah sekolah, pesantren, masjid, serta masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung dakwah, pendidikan Al-Qur’an, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah.

    Distribusi mushaf Al-Qur’an bukan sekadar kegiatan penyaluran bantuan berupa buku, tetapi merupakan ikhtiar untuk menghadirkan Kalamullah lebih dekat dengan kehidupan umat. Masih terdapat berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat yang membutuhkan tambahan mushaf untuk menunjang kegiatan membaca, menghafal, mempelajari, dan mengajarkan Al-Qur’an. Melalui program ini, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berupaya mengambil bagian dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

    Mushaf Al-Qur’an yang disalurkan kepada pesantren dan sekolah diharapkan dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan pendidikan. Para santri dan siswa dapat menggunakannya untuk pembelajaran tahsin, tahfiz, halaqah Al-Qur’an, murojaah, maupun kegiatan membaca Al-Qur’an secara rutin. Ketersediaan mushaf yang memadai menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung proses pendidikan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.

    Selain lembaga pendidikan, distribusi mushaf juga ditujukan kepada masjid dan masyarakat yang membutuhkan. Masjid merupakan salah satu pusat pembinaan umat yang tidak hanya digunakan untuk shalat, tetapi juga menjadi tempat berlangsungnya kajian, pembelajaran Al-Qur’an, halaqah, dan berbagai kegiatan keislaman. Dengan tersedianya mushaf, diharapkan semakin banyak jamaah yang terdorong untuk memanfaatkan waktu mereka dengan membaca dan mempelajari Al-Qur’an.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ

    “Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada jalan yang paling lurus.”
    (QS. Al-Isrā’: 9)

    Ayat tersebut mengingatkan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi manusia menuju jalan yang benar. Karena itu, membantu menyediakan mushaf bagi orang yang membutuhkan berarti turut mendukung terbukanya jalan bagi mereka untuk membaca, mempelajari, dan mengambil petunjuk dari Al-Qur’an.

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
    (HR. Bukhari)

    Hadis ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembelajaran dan pengajaran Al-Qur’an. Setiap mushaf yang diberikan berpotensi menghadirkan manfaat yang panjang. Ketika seseorang membaca satu ayat, menghafalkannya, mengajarkannya kepada anak, atau menggunakannya dalam sebuah majelis ilmu, maka terbuka peluang lahirnya kebaikan yang terus berkembang.

    Program distribusi mushaf Al-Qur’an ini juga merupakan bentuk sinergi antara yayasan, donatur, muhsinin, lembaga pendidikan, pengurus masjid, dan masyarakat. Amanah yang diberikan oleh para donatur disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata. Dukungan tersebut bukan hanya membantu menyediakan sebuah mushaf, tetapi juga ikut mendukung aktivitas pendidikan dan dakwah yang berlangsung di tengah masyarakat.

    Bagi seorang santri yang sedang menghafal Al-Qur’an, mushaf menjadi teman yang senantiasa menemani proses hafalannya. Bagi seorang siswa, mushaf menjadi sarana untuk belajar membaca dan memahami ayat-ayat Allah. Bagi masyarakat, mushaf menjadi sarana untuk menghidupkan rumah dan masjid dengan tilawah. Sementara bagi para pengajar, mushaf menjadi salah satu media utama dalam menyampaikan dan mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi berikutnya.

    Lebih dari sekadar jumlah mushaf yang disalurkan, program ini membawa sebuah harapan besar: semakin banyak masyarakat yang dekat dengan Al-Qur’an. Kedekatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi berlanjut kepada usaha memahami kandungan ayat, mengamalkannya dalam kehidupan, serta mengajarkannya kepada orang lain. Dengan demikian, distribusi mushaf menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang berilmu dan berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program distribusi mushaf Al-Qur’an. Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima setiap bentuk kebaikan yang diberikan, memberkahi harta dan keluarga para donatur, serta menjadikan setiap mushaf yang diwakafkan sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    🤲 Mari bersama menghadirkan Al-Qur’an lebih dekat kepada umat. Wakafkan mushaf Al-Qur’an untuk pesantren, sekolah, masjid, dan masyarakat yang membutuhkan. Bisa jadi, mushaf yang kita wakafkan hari ini menjadi sebab seseorang membaca satu ayat, menghafal satu surah, mengajarkan Al-Qur’an kepada keluarganya, dan terus mengamalkannya sepanjang hidupnya.

    Satu mushaf, banyak pembaca.
    Satu wakaf, insya Allah menjadi banyak kebaikan.
    Mari terus tebarkan Al-Qur’an dan hadirkan manfaat yang lebih luas untuk umat.

    #DistribusiAlQuran #MushafAlQuran #AlQuran30Juz #WakafAlQuran #WakafMushaf #AmalJariyah #SedekahJariyah #Pesantren #SekolahIslam #Masjid #RumahQuran #HafalanAlQuran #PendidikanAlQuran #DakwahIslam #DakwahDanPendidikan #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah #YayasanArrisalah #DakwahArrisalah #PeduliUmat #SebarkanAlQuran

  • Profil Dai Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I

    Profil Dai Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I

    Dai Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I bergabung dengan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah sebagai da’i pada tahun 1433 H / 2012 M. Beliau ditugaskan di Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Hingga saat ini, beliau telah mengabdi kurang lebih 15 tahun dalam menjalankan amanah dakwah bersama Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah.

    Beliau menyelesaikan pendidikan terakhir S1 di Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arafah pada tahun 2012. Dengan bekal pendidikan tersebut, beliau aktif menjalankan berbagai kegiatan dakwah dan pembinaan masyarakat di wilayah tugas maupun di berbagai daerah lainnya.

    Program Dakwah

    Dalam menjalankan amanah dakwah, Dai Riswan Efendi Batubara melaksanakan berbagai program, di antaranya:

    1. Pembelajaran kepada remaja dan remaji.
    2. Pembelajaran kepada masyarakat umum.
    3. Ceramah umum, kajian rutin masyarakat, dan dauroh.
    4. Khutbah Jumat.
    5. Pembelajaran kepada anak-anak.
    6. Dakwah melalui media sosial dan media komunikasi.
    7. Ceramah umum di berbagai lembaga, radio, televisi, lembaga pemasyarakatan, serta acara pernikahan.
    8. Kunjungan dan silaturahmi kepada tokoh serta masyarakat setempat.

    Perkembangan Dakwah dan Penerimaan Masyarakat

    Seiring dengan perjalanan dakwah dan pengabdiannya, Dai Riswan Efendi Batubara mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk mengisi berbagai kegiatan keagamaan. Di antaranya:

    1. Menjadi pemateri kajian, khatib Jumat, dan imam rawatib di Masjid Husain Yahya, masjid ke-25 yang dibangun oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah, di Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
    2. Menjadi pembina Markas Tahfidz Al-Qur’an MDA Nurul Amal di Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    Capaian dan Keberhasilan Dakwah

    Selama menjalankan amanah dakwah, berbagai capaian telah diraih, baik dalam pembinaan Al-Qur’an maupun penyampaian kajian kepada masyarakat, di antaranya:

    1. Membina sekitar 30 siswa di Rumah Tahfidz Al-Qur’an MDA Nurul Amal.
    2. Menjadi pemateri di sekitar 40 masjid di wilayah Deli Serdang, Langkat, dan Binjai.
    3. Menjadi pemateri di lembaga pemasyarakatan di Binjai Barat.
    4. Menjadi pemateri di Masjid Jami’ Al-Fath, Tandem Hilir, Binjai Utara.
    5. Menjadi pemateri di Masjid Raya Binjai Kota.
    6. Menjadi pemateri di Masjid Jami’ Al-Hidayah, Sei Remban, Binjai Barat.
    7. Menjadi pemateri di Masjid Husain Yahya, Tanjung Kapuk, Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.
    8. Menjadi pemateri di Masjid Umar bin Khattab, Kwala Air Hitam, Langkat.
    9. Menjadi pemateri di Masjid Abdurrahman bin Auf, Salapian, Langkat.
    10. Menjadi pemateri di Masjid Rafi’ bin Malik, Cengkeh Turi, Binjai Utara.
    11. Menjadi pemateri di Masjid Al-Barokah, Sinunukan V, Mandailing Natal.
    12. Menjadi pemateri di Masjid Roudhotul Jannah, Patiluban, Mandailing Natal.
    13. Menjadi pemateri di Mushalla Ar-Ramlah, Paya Roba, Binjai Barat.
    14. Mengisi khutbah Jumat di Masjid Husain Yahya, Masjid Al-Hidayah, Masjid Abu Hurairah, Masjid Abdurrahman bin Auf, Masjid Umar bin Khattab, dan Masjid Rafi’ bin Malik.
    15. Menyelenggarakan program privat khusus bagi para pemuda setempat.
    16. Menjadi pemateri di Gedung Yayasan Cahaya Sunnah, Sinunukan V, Mandailing Natal.
    17. Menjadi pengajar di Ma’had Kitabina Stabat 3.
    18. Menjadi pemateri dalam kegiatan walimah dan pemakaman di wilayah Deli Serdang, Langkat, dan Binjai.
    19. Menjadi pembina muallaf di Markas Muallaf Nurul Amal di bawah naungan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah.
    20. Memiliki program pembinaan dan pendampingan terkait pernikahan melalui Biro Jodoh.
    21. Memiliki program Rehabilitasi Narkoba sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan masyarakat.
    22. Membimbing sekitar 25 orang yang telah menyelesaikan setoran hafalan Al-Qur’an sebanyak 1 juz.
    23. Membantu sekitar 500 orang dalam mengenal dan mempelajari Sunnah.

    Perjalanan dakwah Dai Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam pembinaan masyarakat. Selama bertahun-tahun, beliau terus berupaya menghadirkan ilmu, membina generasi muda, mendampingi masyarakat, serta menghidupkan berbagai kegiatan keislaman di tengah umat.

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā memberikan keistiqamahan, kesehatan, dan keberkahan kepada beliau dalam menjalankan amanah dakwah. Semoga setiap ilmu yang disampaikan, setiap masyarakat yang dibimbing, serta setiap kebaikan yang lahir melalui perjuangan dakwah menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berkomitmen untuk terus mendukung para da’i dalam menjalankan amanah dakwah dan pembinaan umat di berbagai wilayah, sehingga manfaat dakwah dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

  • Peresmian Masjid ke-132 Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Peresmian Masjid ke-132 Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Masjid Abu Darda’ Al Anshari Resmi Diresmikan, Hadirkan Pusat Ibadah dan Dakwah di Desa Tirto Sari Banyuasin

    Banyuasin, Sumatera Selatan – Alhamdulillāh, atas rahmat dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali menorehkan langkah kebaikan melalui peresmian Masjid ke-132, yaitu Masjid Abu Darda’ Al Anshari yang berlokasi di Desa Tirto Sari, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

    Peresmian masjid ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam menghadirkan sarana ibadah yang layak bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera. Dengan berdirinya Masjid Abu Darda’ Al Anshari, diharapkan masyarakat sekitar semakin mudah dalam melaksanakan ibadah serta memiliki tempat yang nyaman untuk menuntut ilmu agama.

    Masjid Abu Darda’ Al Anshari dibangun dengan ukuran 13 meter x 13 meter dan dilengkapi dengan fasilitas tempat wudhu berukuran 4 meter x 6 meter. Setelah selesai dibangun, masjid ini diperkirakan mampu menampung sekitar 280 jamaah, sehingga dapat menjadi pusat kegiatan keislaman bagi masyarakat Desa Tirto Sari dan wilayah sekitarnya.

    Pembangunan masjid ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang membutuhkan fasilitas ibadah yang lebih dekat dan memadai. Sebelumnya, sebagian masyarakat menghadapi keterbatasan dalam mengakses tempat ibadah karena jarak dan kondisi sarana yang tersedia. Dengan hadirnya Masjid Abu Darda’ Al Anshari, masyarakat mendapatkan kemudahan untuk melaksanakan shalat berjamaah dan berbagai aktivitas keagamaan.

    Namun, masjid bukan hanya sekadar bangunan fisik. Lebih dari itu, masjid merupakan pusat kehidupan umat Islam yang memiliki peran besar dalam membangun masyarakat yang berilmu dan berakhlak. Sejarah Islam mencatat bahwa masjid menjadi tempat Rasulullah ﷺ membina para sahabat, mengajarkan ilmu, menyatukan hati kaum muslimin, serta membangun peradaban yang penuh keberkahan.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ

    “Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian…”
    (QS. At-Taubah: 18)

    Ayat ini menunjukkan bahwa memakmurkan masjid merupakan amal yang memiliki kedudukan mulia di sisi Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Barang siapa membangun sebuah masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya rumah di surga.”
    (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

    Hadis tersebut menjadi kabar gembira bagi setiap orang yang ikut berkontribusi dalam pembangunan rumah Allah, karena setiap bantuan yang diberikan akan menjadi investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir.

    Peresmian Masjid Abu Darda’ Al Anshari menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara yayasan, para donatur, muhsinin, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat yang besar. Setiap proses pembangunan yang telah dilalui merupakan bagian dari perjuangan bersama untuk menghadirkan tempat ibadah yang tidak hanya megah secara bangunan, tetapi juga hidup dengan kegiatan ibadah dan ilmu.

    Ke depan, Masjid Abu Darda’ Al Anshari diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan umat melalui berbagai kegiatan seperti shalat berjamaah, kajian Islam, pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak, pembinaan remaja, majelis ilmu masyarakat, serta berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan pihak-pihak yang telah mendukung pembangunan Masjid Abu Darda’ Al Anshari. Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima setiap amal kebaikan, memberkahi harta yang telah disedekahkan, serta menjadikan pembangunan masjid ini sebagai sedekah jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Semoga Allah menjadikan Masjid Abu Darda’ Al Anshari sebagai rumah Allah yang senantiasa dipenuhi dengan shalat, lantunan Al-Qur’an, majelis ilmu, dan berbagai kegiatan yang membawa keberkahan bagi masyarakat Desa Tirto Sari, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

    Mari terus mendukung program pembangunan masjid, dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan bersama Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah. Bersama membangun peradaban umat melalui rumah-rumah Allah.

    #PeresmianMasjid132
    #MasjidAbuDardaAlAnshari
    #PembangunanMasjid
    #MasjidUntukUmat
    #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah
    #ArrisalahPeduli
    #WakafMasjid
    #SedekahJariyah
    #DakwahDanKemanusiaan
    #PembinaanUmat
    #BanyuasinSumateraSelatan
    #RumahAllah
    #AmalJariyah
    #DakwahNusantara

  • Peresmian Masjid ke-131 Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Peresmian Masjid ke-131 Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Masjid Abdullah bin Abbas Resmi Diresmikan, Menjadi Pusat Ibadah dan Pembinaan Umat di Sumber Jaya, Sumatera Selatan

    Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan – Alhamdulillāh, atas izin dan karunia Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah telah melaksanakan peresmian Masjid ke-131, yaitu Masjid Abdullah bin Abbas yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.

    Peresmian masjid ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam rangkaian program pembangunan masjid yang dilakukan oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah di berbagai wilayah Pulau Sumatera. Kehadiran Masjid Abdullah bin Abbas diharapkan menjadi wasilah hadirnya tempat ibadah yang layak, pusat pembelajaran Al-Qur’an, serta sarana pembinaan keislaman bagi masyarakat sekitar.

    Masjid Abdullah bin Abbas dibangun dengan ukuran 10 meter x 10 meter, dilengkapi dengan fasilitas tempat wudhu berukuran 4 meter x 3 meter, dan mampu menampung sekitar 180 jamaah setelah selesai dibangun. Dengan fasilitas yang tersedia, masjid ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah dan berbagai kegiatan keagamaan.

    Pembangunan masjid ini berawal dari kebutuhan masyarakat setempat terhadap sarana ibadah yang lebih dekat dan memadai. Jarak antara pemukiman warga dengan masjid yang tersedia sebelumnya menjadi salah satu alasan utama dilaksanakannya pembangunan Masjid Abdullah bin Abbas. Masyarakat berharap masjid ini tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan shalat lima waktu, tetapi juga menjadi pusat kegiatan dakwah dan pendidikan Islam.

    Keberadaan masjid di tengah masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam membangun peradaban umat. Sejak masa Rasulullah ﷺ, masjid bukan hanya digunakan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat pendidikan, pembinaan masyarakat, penyebaran ilmu, serta penguatan ukhuwah di antara kaum muslimin.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ

    “Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian…”
    (QS. At-Taubah: 18)

    Ayat tersebut menunjukkan keutamaan memakmurkan masjid sebagai bagian dari amal kebaikan yang sangat mulia.

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Barang siapa membangun sebuah masjid karena Allah, niscaya Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.”
    (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

    Hadis ini menjadi motivasi bagi kaum muslimin untuk terus berkontribusi dalam pembangunan dan pemakmuran rumah-rumah Allah.

    Peresmian Masjid Abdullah bin Abbas menjadi bukti nyata sinergi antara Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah, para donatur, para muhsinin, dan masyarakat dalam menghadirkan fasilitas ibadah yang memberikan manfaat jangka panjang. Setiap bagian dari pembangunan masjid ini merupakan hasil dari kepedulian dan keikhlasan banyak pihak yang berharap mendapatkan pahala dari Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Selain menjadi tempat shalat, masjid ini diharapkan dapat melahirkan berbagai program pembinaan seperti halaqah Al-Qur’an, kajian Islam, pendidikan anak-anak, pembinaan remaja, serta kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sumber Jaya dan sekitarnya.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Abdullah bin Abbas. Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima setiap amal kebaikan, memberikan keberkahan pada harta yang telah diberikan, serta menjadikan masjid ini sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Semoga Masjid Abdullah bin Abbas senantiasa dipenuhi dengan jamaah, bacaan Al-Qur’an, majelis ilmu, dan berbagai kegiatan yang mendekatkan masyarakat kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Mari terus mendukung program pembangunan masjid, dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan bersama Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah. Bersama membangun rumah Allah dan menghadirkan manfaat yang lebih luas untuk umat.

    #PeresmianMasjid131
    #MasjidAbdullahBinAbbas
    #PembangunanMasjid
    #MasjidUntukUmat
    #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah
    #ArrisalahPeduli
    #WakafMasjid
    #SedekahJariyah
    #DakwahDanKemanusiaan
    #PembinaanUmat
    #SumateraSelatan
    #Belitang
    #AmalJariyah

  • Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah Utus Da’i ke Pulau Nias untuk Memperkuat Dakwah dan Pembinaan Umat

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah Utus Da’i ke Pulau Nias untuk Memperkuat Dakwah dan Pembinaan Umat

    Pulau Nias, Sumatera Utara – Alhamdulillāh, atas izin dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali melaksanakan salah satu program dakwah melalui Pengutusan Da’i ke Pulau Nias. Program ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam menghadirkan pembinaan Islam dan menyebarkan ilmu agama ke berbagai wilayah yang membutuhkan.

    Pengutusan da’i ke Pulau Nias menjadi langkah nyata dalam memperluas jangkauan dakwah Islam, khususnya dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat melalui pengajaran Al-Qur’an, kajian Islam, pembinaan generasi muda, serta berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

    Para da’i yang diutus akan menjalankan amanah dakwah dengan penuh tanggung jawab, menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan, serta berusaha menjadi penghubung dalam menyampaikan nilai-nilai Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah kepada masyarakat setempat.

    Program dakwah ini mencakup berbagai kegiatan, di antaranya:

    • 📖 Kajian Islam untuk masyarakat umum
    • 📚 Pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak dan masyarakat
    • 🕌 Kajian rutin di masjid dan majelis ilmu
    • 👥 Pembinaan remaja dan pemuda Islam
    • 🎙️ Ceramah dan tausiyah keislaman
    • 🤝 Silaturahmi serta pendekatan kepada masyarakat
    • 🕌 Khutbah Jumat dan pembinaan keagamaan

    Kehadiran da’i di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman agama, memperkuat keimanan, serta membangun lingkungan yang lebih dekat dengan nilai-nilai Islam. Dakwah bukan hanya tentang menyampaikan ilmu, tetapi juga tentang memberikan keteladanan, pelayanan, dan kepedulian kepada umat.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

    “Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan kebajikan, dan berkata: Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.”
    (QS. Fussilat: 33)

    Ayat ini menjelaskan keutamaan orang yang menyeru kepada jalan Allah. Dakwah merupakan pekerjaan mulia yang menjadi sebab tersebarnya ilmu dan kebaikan di tengah manusia.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Barang siapa yang mengajak kepada petunjuk, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.”
    (HR. Muslim)

    Hadis tersebut menjadi motivasi bahwa setiap usaha dalam menyebarkan ilmu agama akan mendapatkan balasan besar dari Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya program pengutusan da’i ini. Dukungan yang diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan dakwah untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat.

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā memberikan kekuatan, keistiqamahan, dan kemudahan kepada para da’i dalam menjalankan amanah dakwah di Pulau Nias. Semoga setiap langkah, ilmu yang disampaikan, dan kebaikan yang dilakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Mari terus mendukung program dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah. Bersama menghadirkan cahaya ilmu dan manfaat bagi masyarakat hingga ke berbagai pelosok negeri.

    #PengutusanDai
    #DaiPulauNias
    #DakwahNusantara
    #QafilahDakwah
    #DakwahPelososkNegeri
    #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah
    #ArrisalahPeduli
    #PembinaanUmat
    #DakwahAlQuranDanSunnah
    #SebarkanIlmu
    #DaiArrisalah
    #DakwahDanKemanusiaan
    #AmalJariyah

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3089 di Desa Selayang Baru, Langkat: Menghadirkan Akses Air Bersih untuk Masyarakat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3089 di Desa Selayang Baru, Langkat: Menghadirkan Akses Air Bersih untuk Masyarakat

    Langkat, Sumatera Utara – Alhamdulillāh, atas izin dan karunia Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, telah terlaksana peresmian Sumur Wakaf Nomor 3089 yang berlokasi di Dusun Bukit Setia, Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    Pembangunan sumur wakaf ini merupakan bagian dari program pelayanan kemanusiaan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam menghadirkan fasilitas air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran sumur ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari serta menjadi sarana yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.

    Air merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Dengan adanya sumur wakaf ini, masyarakat sekitar kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap sumber air bersih, baik untuk kebutuhan rumah tangga, kebersihan, maupun berbagai aktivitas sosial dan keagamaan.

    Program pembangunan sumur wakaf menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam membantu masyarakat di berbagai daerah. Tidak hanya bergerak dalam bidang dakwah dan pendidikan, yayasan juga berkomitmen menghadirkan program kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3089 menjadi momentum penuh syukur atas terselesaikannya salah satu amanah kebaikan yang dipercayakan oleh para donatur dan muhsinin. Setiap tetes air yang dimanfaatkan oleh masyarakat insya Allah menjadi bagian dari pahala yang terus mengalir bagi orang-orang yang berkontribusi dalam pembangunan sumur ini.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Pada setiap makhluk hidup yang diberi air, terdapat pahala.”
    (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

    Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan memberikan manfaat kepada makhluk hidup, termasuk menyediakan sumber air yang dapat digunakan oleh masyarakat.

    Selain itu, Rasulullah ﷺ juga bersabda tentang salah satu bentuk amal yang terus mengalir:

    “Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.”
    (HR. Muslim)

    Pembangunan sumur wakaf merupakan salah satu bentuk sedekah jariyah yang manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat selama fasilitas tersebut digunakan.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, dan pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan Sumur Wakaf Nomor 3089 ini. Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima setiap amal kebaikan, memberkahi harta para donatur, dan menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir hingga hari kiamat.

    Semoga keberadaan sumur wakaf ini memberikan keberkahan bagi masyarakat Dusun Bukit Setia, Desa Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, serta menjadi sebab hadirnya kemudahan dan manfaat bagi banyak keluarga.

    Mari terus mendukung program wakaf air bersih, dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan bersama Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah. Bersama menghadirkan manfaat yang lebih luas untuk umat.

    #SumurWakaf3089
    #WakafAirBersih
    #ProgramKemanusiaan
    #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah
    #ArrisalahPeduli
    #SedekahJariyah
    #WakafUntukUmat
    #AirBersihUntukMasyarakat
    #LangkatSumateraUtara
    #DakwahDanKemanusiaan
    #BerbagiManfaat
    #AmalJariyahSepanjangMasa

  • Kajian Spesial Muslimah, Wujud Pembinaan Keislaman dan Penguatan Iman

    Kajian Spesial Muslimah, Wujud Pembinaan Keislaman dan Penguatan Iman

    Alhamdulillāh, dengan izin Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, telah terlaksana kegiatan Kajian Spesial Muslimah dalam suasana penuh keberkahan dan antusiasme dari para peserta.

    Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar dalam memberikan ruang pembinaan dan pendidikan Islam bagi kaum muslimah, agar senantiasa mendapatkan tambahan ilmu, meningkatkan pemahaman agama, serta memperkuat keimanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    Melalui kajian ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai nasihat dan bimbingan keislaman yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Ilmu yang disampaikan diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga mampu diamalkan dan memberikan perubahan positif dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun masyarakat.

    Majelis ilmu merupakan salah satu tempat yang penuh keberkahan, karena di dalamnya terdapat kegiatan mengingat Allah, mempelajari agama, serta saling mengingatkan dalam kebaikan. Kehadiran kajian muslimah menjadi sarana untuk membangun lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi wanita muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, dan istiqamah dalam kebaikan.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    “Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
    (QS. Al-Mujādilah: 11)

    Ayat tersebut menunjukkan keutamaan ilmu dan kemuliaan bagi orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam menuntut serta mengamalkan ilmu agama.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
    (HR. Muslim)

    Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menjadikan setiap ilmu yang diperoleh dalam kajian ini sebagai ilmu yang bermanfaat, menambah keimanan para peserta, memperbaiki amal, serta menjadi sebab mendapatkan keberkahan dalam kehidupan.

    Jazākumullāhu khairan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga setiap langkah dalam menyebarkan ilmu Islam menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    #KajianMuslimah
    #KajianIslam
    #MajelisIlmu
    #PembinaanMuslimah
    #DakwahMuslimah
    #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah
    #ArrisalahPeduli
    #BelajarIslam
    #GenerasiMuslimahBerilmu
    #SebarkanIlmu
    #AmalJariyah
    #DakwahDanPendidikan

  • Pelatihan Penggunaan Google Workspace untuk Meningkatkan Efektivitas Kerja Pegawai Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Pelatihan Penggunaan Google Workspace untuk Meningkatkan Efektivitas Kerja Pegawai Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah

    Alhamdulillāh, dengan izin Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Penggunaan Google Workspace sebagai upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan profesionalitas dalam menjalankan aktivitas kerja di lingkungan yayasan.

    Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari langkah pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi kebutuhan kerja modern yang semakin membutuhkan pemanfaatan teknologi digital. Melalui pelatihan ini, para peserta diberikan pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan berbagai fitur digital yang dapat membantu proses administrasi, koordinasi, dokumentasi, serta pengelolaan pekerjaan secara lebih terstruktur.

    Google Workspace merupakan salah satu platform digital yang menyediakan berbagai layanan pendukung produktivitas kerja, seperti Google Drive, Google Docs, Google Sheets, Google Slides, Google Forms, Google Calendar, serta berbagai fitur kolaborasi lainnya. Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, pekerjaan dapat dilakukan secara lebih mudah, cepat, dan efektif.

    Dalam pelaksanaan pelatihan, para peserta mendapatkan materi terkait pengelolaan dokumen digital, penyimpanan data berbasis cloud, sistem berbagi dokumen, pembuatan laporan, pengolahan data, hingga metode kolaborasi antarbagian dalam sebuah organisasi.

    Kegiatan ini diharapkan mampu membantu para pegawai dalam meningkatkan kualitas pekerjaan, khususnya dalam pengelolaan administrasi dan koordinasi antarbagian. Dengan sistem kerja digital yang lebih baik, proses penyimpanan data, pencarian dokumen, serta pertukaran informasi dapat berjalan lebih efektif dan mengurangi kendala dalam pekerjaan sehari-hari.

    Selain aspek teknis penggunaan aplikasi, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih profesional, rapi, dan terintegrasi. Setiap pegawai diharapkan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas serta memberikan pelayanan yang lebih baik dalam mendukung program-program yayasan.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ

    “Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin…”
    (QS. At-Taubah: 105)

    Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan amanah dan kesungguhan merupakan bagian dari tanggung jawab yang akan mendapatkan perhatian dan penilaian dari Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Sesungguhnya Allah mencintai apabila seseorang di antara kalian melakukan suatu pekerjaan, maka ia melakukannya dengan itqan (profesional dan sempurna).”
    (HR. Al-Baihaqi)

    Hadis tersebut mengajarkan pentingnya menghadirkan kualitas terbaik dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. Profesionalitas, ketelitian, dan peningkatan kemampuan menjadi bagian dari bentuk menjaga amanah.

    Melalui kegiatan pelatihan ini, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah berharap seluruh pegawai dapat semakin siap menghadapi perkembangan teknologi serta mampu menerapkan sistem kerja digital dalam mendukung berbagai program dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan yang dijalankan yayasan.

    Jazākumullāhu khairan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā memberikan keberkahan terhadap setiap ilmu yang dipelajari, menjadikannya ilmu yang bermanfaat, serta memberikan kemudahan bagi seluruh pegawai dalam menjalankan amanah dengan lebih baik.

    #PelatihanGoogleWorkspace
    #DigitalisasiKerja
    #PeningkatanSDM
    #ManajemenKerjaModern
    #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah
    #ArrisalahProfessional
    #PengembanganPegawai
    #TransformasiDigital
    #KerjaEfektifDanEfisien
    #DakwahDanKemanusiaan
    #BelajarDanBerkembang
    #ProfesionalDalamAmanah

  • Dai Sahrizal Abu Muhammad: 16 Tahun Mengabdi dalam Dakwah, Membina Masyarakat dan Melahirkan Generasi Qur’ani di Aceh

    Dai Sahrizal Abu Muhammad: 16 Tahun Mengabdi dalam Dakwah, Membina Masyarakat dan Melahirkan Generasi Qur’ani di Aceh

    Subulussalam, Aceh – Dakwah merupakan amanah mulia yang membutuhkan kesabaran, keistiqamahan, dan pengorbanan dalam menyampaikan ilmu agama kepada masyarakat. Salah satu sosok da’i yang telah lama mengabdikan dirinya dalam jalan dakwah bersama Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah adalah Dai Sahrizal Abu Muhammad.

    Beliau bergabung dengan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah sejak tahun 1432 H / 2011 M dan telah menjalankan amanah dakwah selama kurang lebih 16 tahun. Dalam perjalanan dakwahnya, beliau ditempatkan di Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, untuk membimbing dan membina masyarakat dalam memahami serta mengamalkan ajaran Islam.

    Dai Sahrizal Abu Muhammad menyelesaikan pendidikan terakhirnya pada Diploma Sirojul Mukhlasin pada tahun 2008. Dengan bekal ilmu yang dimiliki, beliau terus berusaha memberikan kontribusi dalam menyebarkan dakwah Islam melalui berbagai program pembinaan masyarakat, pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan keagamaan di berbagai tempat.

    Selama menjalankan tugas dakwah, berbagai program telah beliau laksanakan di tengah masyarakat. Di antaranya adalah menyampaikan khutbah Jumat, memberikan ceramah umum dan kajian tematik, melaksanakan pembelajaran rutin kepada masyarakat, membina remaja putra dan putri, mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak, berdakwah melalui media sosial, mengisi kajian di berbagai lembaga, serta melakukan kunjungan dan pendekatan kepada tokoh masyarakat.

    Perjalanan dakwah yang panjang tersebut memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat sekitar. Dengan pendekatan yang penuh hikmah dan pembinaan yang berkelanjutan, Dai Sahrizal Abu Muhammad mendapatkan kepercayaan masyarakat sehingga diberikan berbagai amanah dalam bidang keagamaan dan pendidikan.

    Di antara bentuk kepercayaan masyarakat kepada beliau adalah menjadi pemateri kajian rutin dan imam rawatib di Masjid Ummul Mukminin ‘Aisyah, yaitu masjid ke-50 yang dibangun oleh Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah yang berlokasi di Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

    Selain itu, beliau juga aktif sebagai khatib Jumat dan pemateri kajian di wilayah Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Dakwah beliau juga meluas hingga berbagai lembaga pendidikan dan pembinaan masyarakat, di antaranya menjadi pemateri kajian rutin di Lapas Kelas II B Sitinjo – Sidikalang serta memberikan pembinaan di SDIT Sitinjo – Sidikalang.

    Dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda, Dai Sahrizal Abu Muhammad juga dipercaya sebagai Pembina Yayasan Darussalam Kota Subulussalam serta menjadi Pimpinan Pondok Ummul Mukminin Khadijah Kota Subulussalam. Melalui lembaga-lembaga tersebut, beliau turut berperan dalam membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki pemahaman agama yang baik.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

    “Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan kebajikan, dan berkata: Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.”
    (QS. Fussilat: 33)

    Ayat ini menggambarkan kemuliaan orang-orang yang menyeru manusia kepada jalan Allah. Dakwah yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi sebab tersebarnya kebaikan dan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah.

    Dalam perjalanan dakwahnya, Dai Sahrizal Abu Muhammad juga mencatat berbagai capaian dalam membina masyarakat dan generasi Qur’ani. Di antaranya adalah pembinaan Rumah Qur’an Ummul Mukminin Khadijah dengan jumlah siswa kurang lebih 15 orang.

    Melalui pembelajaran Al-Qur’an yang dilakukan secara berkelanjutan, beliau telah membimbing para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Tercatat sekitar 30 orang telah menyelesaikan hafalan 1 juz, 25 orang mencapai hafalan 5 juz, 15 orang mencapai hafalan 10 juz, serta 10 orang berhasil mencapai hafalan 20 juz Al-Qur’an.

    Selain pembinaan Al-Qur’an, beliau juga aktif mengisi berbagai kajian masyarakat. Beliau menjadi pemateri di Masjid Taqwa Kota Subulussalam dan Masjid Nurul Iman Kabupaten Pakpak Bharat. Melalui kajian-kajian tersebut, beliau terus berusaha memberikan pemahaman Islam yang benar kepada masyarakat.

    Salah satu capaian dakwah yang menjadi perhatian adalah keberhasilan beliau dalam membimbing masyarakat yang sebelumnya mengikuti pemahaman sufi tertentu untuk kembali memahami ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Tercatat sekitar 100 orang mendapatkan perubahan pemahaman melalui proses pembinaan dakwah yang dilakukan secara bertahap dan penuh hikmah.

    Saat ini, jumlah jamaah yang mengikuti berbagai kegiatan dakwah beliau mencapai sekitar 400 orang, serta dakwah beliau juga terus berkembang melalui media sosial dengan jumlah pengikut akun Facebook mencapai sekitar 500 orang.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Barang siapa yang mengajak kepada petunjuk, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.”
    (HR. Muslim)

    Hadis ini menjadi motivasi bagi para da’i untuk terus menyampaikan ilmu dan membimbing masyarakat menuju kebaikan, karena setiap kebaikan yang lahir dari dakwah akan menjadi pahala yang terus mengalir.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah mengapresiasi perjalanan panjang dan dedikasi Dai Sahrizal Abu Muhammad dalam mengemban amanah dakwah selama bertahun-tahun. Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā memberikan keberkahan, kesehatan, kekuatan, dan keistiqamahan dalam melanjutkan perjuangan dakwah.

    Semoga setiap ilmu yang telah disampaikan, setiap Al-Qur’an yang telah diajarkan, dan setiap hati yang mendapatkan hidayah melalui dakwah beliau menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga hari kiamat.

    #ProfilDaiArrisalah
    #DaiSahrizalAbuMuhammad
    #DakwahAceh
    #DaiPeloporUmat
    #PembinaanUmat
    #GenerasiQurani
    #RumahQuran
    #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah
    #DakwahAlQuranDanSunnah
    #SebarkanIlmu
    #DakwahNusantara
    #AmalJariyah
    #16TahunMengabdi
    #DakwahPelososokNegeri

  • Kegiatan Dakwah Sepekan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah Hadirkan Pembinaan Islam di Berbagai Wilayah

    Kegiatan Dakwah Sepekan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah Hadirkan Pembinaan Islam di Berbagai Wilayah

    Sumatera – Alhamdulillāh, dengan taufik dan pertolongan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Bagian Isyraf Dakwi Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah kembali melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan dakwah dan pembinaan umat selama satu pekan di berbagai wilayah.

    Program dakwah ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah dalam menyebarkan ilmu agama, membangun masyarakat yang lebih dekat dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta menghadirkan pembinaan Islam secara berkelanjutan melalui para da’i yang ditugaskan di berbagai daerah.

    Selama sepekan, berbagai kegiatan dakwah telah dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, kaum muslimah, hingga masyarakat umum. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman agama, memperkuat keimanan, serta membangun semangat dalam menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

    Adapun rangkaian kegiatan dakwah yang dilaksanakan meliputi:

    📖 Kajian Islam untuk masyarakat umum
    Kegiatan kajian umum menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempelajari ilmu-ilmu agama, memahami ajaran Islam dengan benar, serta mendapatkan bimbingan dalam berbagai persoalan kehidupan berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

    🕌 Kajian rutin di masjid-masjid binaan
    Para da’i terus menghidupkan masjid sebagai pusat pembelajaran dan pembinaan umat melalui kajian rutin yang membahas berbagai tema keislaman, mulai dari akidah, ibadah, akhlak, hingga pembinaan keluarga muslim.

    👩‍🦰 Kajian khusus muslimah dan majelis ta’lim
    Pembinaan muslimah menjadi salah satu perhatian dalam program dakwah. Melalui majelis ta’lim, para muslimah mendapatkan kesempatan untuk memperdalam ilmu agama dan meningkatkan kualitas peran mereka dalam keluarga serta masyarakat.

    🧑‍🤝‍🧑 Pembinaan remaja dan pemuda Islam
    Generasi muda menjadi bagian penting dalam dakwah. Melalui berbagai kegiatan pembinaan, para pemuda diarahkan untuk memiliki pemahaman agama yang baik, akhlak mulia, dan semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi umat.

    📚 Pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu syar’i
    Program pembelajaran Al-Qur’an terus dilakukan sebagai upaya membangun generasi yang mencintai kitab Allah. Selain membaca dan menghafal Al-Qur’an, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang ilmu-ilmu dasar agama.

    🎙️ Ceramah umum dan tausiyah keislaman
    Para da’i turut mengisi berbagai kegiatan ceramah dan tausiyah sebagai sarana menyampaikan nasihat, motivasi, serta pengingat untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

    🤝 Silaturahmi dan pembinaan masyarakat
    Dakwah tidak hanya dilakukan melalui majelis ilmu, tetapi juga melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Silaturahmi menjadi sarana membangun hubungan yang baik serta memahami kebutuhan pembinaan agama di tengah masyarakat.

    🕌 Khutbah Jumat dan penguatan dakwah di berbagai daerah
    Para da’i juga melaksanakan amanah sebagai khatib Jumat di berbagai masjid, menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan mengajak kaum muslimin untuk meningkatkan iman dan amal saleh.

    Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

    “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
    (QS. Ali ‘Imran: 104)

    Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa dakwah merupakan tugas mulia yang membutuhkan kesungguhan dan kerja sama dalam menyampaikan kebaikan kepada manusia.

    Rasulullah ﷺ juga bersabda:

    “Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat.”
    (HR. Al-Bukhari)

    Hadis ini menunjukkan pentingnya menyampaikan ilmu dan kebaikan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki setiap muslim.

    Melalui berbagai program dakwah yang dilaksanakan, Bagian Isyraf Dakwi Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus berupaya menghadirkan dakwah yang berlandaskan kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman salafus shalih. Dakwah tersebut diarahkan untuk membina masyarakat agar semakin dekat dengan ilmu agama, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah mengucapkan jazākumullāhu khairan kepada seluruh donatur, muhsinin, para da’i, dan seluruh pihak yang telah mendukung keberlangsungan program dakwah ini. Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menerima setiap amal kebaikan, memberikan keistiqamahan kepada para da’i, serta menjadikan setiap majelis ilmu sebagai sebab tersebarnya hidayah dan keberkahan bagi umat.

    Mari terus mendukung program dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah. Dengan mengikuti, menyebarkan, dan berkontribusi dalam kegiatan dakwah, kita turut mengambil bagian dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat dan membangun umat.

    #KegiatanDakwahSepekan
    #IsyrafDakwi
    #DakwahArrisalah
    #KajianIslam
    #MajelisIlmu
    #PembinaanUmat
    #DakwahNusantara
    #YayasanPeduliKemanusiaanArrisalah
    #DakwahBerbasisAlQuranDanSunnah
    #SebarkanIlmu
    #DaiArrisalah
    #SyiarIslam
    #DakwahDanPendidikan
    #AmalJariyah