Category: News

  • Wakaf Pengadaan Air Bersih – Bulan Rabiul Awwal 1446 H

    Wakaf Pengadaan Air Bersih – Bulan Rabiul Awwal 1446 H

    PERESMIAN SUMUR NO. 2893 – 2894 BULAN RABIUL AWWAL 1446 H

    Alhamdulillah, Yayasan Arrisalah Al Khairiyah pada bulan rabiul awwal 1446 H telah menyalurkan 2 unit Program Bantuan Air Bersih. Dengan terlaksana 2 unit pada bulan ini, Total sumur yang telah kita salurkan adalah sebanyak 2895 unit.

    Program Bantuan Sumur berupa sumur bor yang dilengkapi dengan tower, tangki air yang berukuran 1100L, mesin hisap dan beberapa kran air di berbagai daerah di Sumatera Utara, Tepatnya di kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Aceh dan riau. Target dari pembangunan sumur ini adalah untuk masyarakat umum, masjid, mushollah, dan pesantren yang kesulitan mendapatkan air bersih yang layak untuk diminum dan untuk kebutuhan sehari-hari.

    Kepada para donatur yang telah menyalurkan sebagian dari hartanya kami ucapkan jazakallahu khairan, semoga apa yang telah di infaqkan diterima disisi-Nya dan Menjadi Amal jariyah yang akan terus mengalir.

    بَارَكَ اللهُ لَكَ فِيْ أَهْلِكَ وَمَالِك

    “Semoga Allah memberkahimu dalam keluarga dan hartamu.” (HR. Bukhari)

    SUMUR
    SUMUR (2)
    5
    4
    6
    7
    8
    9
    10
    11

    sumur 2
    sumur 2 (2)
    sumur 2 (3)
    sumur 2 (4)
    sumur 2 (5)
    sumur 2 (6)
    sumur 2 (8)
    sumur 2 (7)



    WAKAF SEKARANG

  • LAPORAN KEGIATAN KURBAN 1445 H – “KURBAN KU SEMBELIH UNTA MERAH KURAIH”

    LAPORAN KEGIATAN KURBAN 1445 H – “KURBAN KU SEMBELIH UNTA MERAH KURAIH”

    DOKUMENTASI DISTRIBUSI DAGING KURBAN KE PELOSOK NEGERI

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
    “Tidak ada satu amalan pun yang dilakukan pada hari raya kurban lebih dicintai Allah melebihi mengalirnya darah ( hewan kurban ).” (HR. Bukhari dan Muslim) .

    Tanjung Morawa/Deli Serdang,

    Dalam semangat berbagi di hari raya Idul Adha 1445 H, Yayasan Arrisalah Alkhairiyah berhasil melaksanakan program distribusi daging kurban yang sangat berarti. Sebanyak 8.320 kilogram daging kurban berhasil disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Jakarta, untuk didistribusikan kepada lebih dari 8.320 keluarga fakir dan miskin.

    Taufik Hidayat, M.Sos, selaku ketua pelaksana kegiatan, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan program ini. “Alhamdulillah, berkat dukungan dan partisipasi para donatur yang mulia, kita berhasil menyalurkan daging kurban ke berbagai daerah yang membutuhkan. Semoga amal jariyah ini dapat menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.

    Daging kurban yang didistribusikan oleh Yayasan Arrisalah Alkhairiyah telah mencapai berbagai daerah di Indonesia, di antaranya:

    • Sumatera: Aceh, Nias, Medan, Sumatera Utara, Serdang Bedagai, Riau, Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Barat
    • Jawa: Jawa Barat, Yogyakarta dan Jakarta .

    Proses distribusi dilakukan dengan cermat, memastikan daging kurban sampai ke tangan penerima yang berhak. Tim relawan dari Yayasan Arrisalah Alkhairiyah bekerja sama dengan berbagai pihak di daerah untuk memastikan kelancaran penyaluran.



    Prestasi yang luar biasa ini tidak lepas dari partisipasi aktif para donatur yang telah dengan ikhlas menyumbangkan hartanya untuk membantu sesama. Berkat kepedulian dan keikhlasan para donatur, kita telah berhasil mewujudkan mimpi untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang kurang beruntung.

    Program distribusi daging kurban ini memberikan dampak positif yang sangat besar bagi masyarakat, terutama bagi keluarga fakir dan miskin. Selain memenuhi kebutuhan protein hewani, program ini juga dapat meningkatkan gizi masyarakat dan mempererat tali silaturahmi.

    Kegiatan distribusi daging kurban ini tidak hanya sekedar pembagian daging, tetapi lebih dari itu, ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama umat. Dengan berbagi rezeki, kita telah menebarkan benih-benih kebaikan yang akan tumbuh subur dan memberikan manfaat yang luas.

    Selain mendapatkan pahala yang besar, kegiatan kurban juga memiliki banyak manfaat lainnya, antara lain:

    • Menjungjung tinggi nilai nilai dakwah : Kegiatan kurban merupakan ibadah yang di sunnahkan dilakukan bagi kaum muslimin yang memiliki kecukupan guna mendekatkan diri kepada Allah ta’ala .
    • Meneguhkan tali silaturahmi: Kegiatan kurban menjadi ajang silaturahmi antar sesama umat.
    • Meningkatkan rasa kepedulian sosial: Kegiatan kurban menumbuhkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.
    • Membantu meringankan beban masyarakat: Daging kurban yang didistribusikan sangat bermanfaat bagi keluarga yang kurang mampu.
    • Menjaga keutuhan umat: Kegiatan kurban mempererat persatuan dan kesatuan umat.


    Ucapan Terima Kasih kepada Para Donatur .

    Yayasan Arrisalah Alkhairiyah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam program ini. Donasi yang diberikan telah memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi banyak orang.

    “Kami berharap program ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Mari kita bersama-sama membangun masyarakat yang lebih baik,” pungkas [Ketua Yayasan].

    Keberhasilan kegiatan kurban ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik dari semua pihak, mulai dari panitia pelaksana, para donatur, hingga para penerima manfaat. Semoga Allah ta’ala membalas segala kebaikan kita dengan pahala yang berlipat ganda.

    Mari kita terus semangat untuk berbagi dan berbuat kebaikan. Ingatlah, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

    Kedepannya semoga program distribusi daging kurban Yayasan Arrisalah Alkhairiyah dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas dan menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial.

    #IdulAdha #Kurban #Berbagi #YayasanArrisalahAlkhairiyah



    Mari berkurban bersama yayasan arrisalah alkhairiyah, Kurbanku Sembelih Unta Merah Kuraih !
    SIlahkan klik tombol dibawah untuk berkurban ! Salurkan wakaf terbaik anda !


    SEDEKAH SEKARANG

  • Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah Sukses Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah

    Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah Sukses Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah

    Tanjung Morawa, 06 Oktober 2024 – Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah berhasil menggelar Pelatihan Fardhu Kifayah yang berlangsung di Masjid Abdullah Bin Huzafah As-Sahmi, Tanjung Morawa. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari seratus peserta yang berasal dari wilayah Medan dan Deli Serdang, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memperdalam pengetahuan agama.

    Sebagai narasumber, Al-Ustadz Khairul Anhar, Lc., M.Si., memberikan pemaparan yang mendalam mengenai tata cara pelaksanaan fardhu kifayah secara lengkap. Mulai dari proses memandikan, mengkafani, mensholatkan, hingga menguburkan jenazah, semua dijelaskan sesuai dengan syariat.

    Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali masyarakat dengan ilmu pengetahuan yang benar terkait fardhu kifayah. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan mampu menjalankan tugas mulia ini ketika dihadapkan pada situasi yang membutuhkan.

    Selain penyampaian materi secara teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung. Hal ini sangat bermanfaat bagi peserta untuk memahami secara lebih baik setiap tahapan dalam merawat jenazah.

    “Kami sangat bersyukur atas antusiasme masyarakat yang mengikuti pelatihan ini,” ujar perwakilan dari Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah. “Semoga ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat bagi kita semua dan menjadi amal jariyah,” tambahnya.

    Kegiatan pelatihan ini mendapat apresiasi positif dari peserta. Salah seorang peserta, Abu Fatimah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penyelenggaraan pelatihan ini. “Saya merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Ilmu yang saya dapatkan sangat berharga,” ujarnya.

    Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya fardu kifayah dan ikut berperan aktif dalam menjaga keberlangsungannya. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah senantiasa berkomitmen dalam menyebarkan ilmu agama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    #pelatihanfardhukifayah #yayasanarrisalahalkhairiyah #tanjungmorawa #agama #islam #dakwah #sunnah #syariat #yayasanarrisalahmedan #yayasanarrisalah

    ☎️Narahubung : WhatsApp ( 082361615577 )
    📷https://www.instagram.com/yayasanarrisalahalkhairiyah/
    🎥https://www.youtube.com/@yayasanarrisalahalkhairiyah
    📧arrisalah22@gmail.com
    🌐yayasanarrisalah.com

    Klik Link dibawah ! Banyak Pilihan Wakaf Untuk Anda !
    https://pedulikemanusiaan.com/program-yayasan-arrisalah-alkhairiyah/

  • Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah Bangun Masjid Ke-123 di Desa Bandar Ratu, Muko-Muko

    Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah Bangun Masjid Ke-123 di Desa Bandar Ratu, Muko-Muko

    Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah Bangun Masjid Ke-123 di Desa Bandar Ratu, Muko-Muko

    Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah terus memperluas sayap dakwahnya dengan membangun masjid ke-123 di Desa Bandar Ratu, Kecamatan Muko-Muko, Kabupaten Muko-Muko, Bengkulu. Masjid yang diberi nama Masjid Abu Sufyan Bin Al-Harits ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat setempat. Dengan ukuran bangunan 10m x 10m dan dilengkapi fasilitas tempat wudhu berukuran 3m x 4m, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat ibadah yang nyaman bagi sekitar 180 jamaah.

    Pemilihan lokasi pembangunan masjid di Desa Bandar Ratu didasarkan pada permintaan masyarakat setempat. Jarak yang cukup jauh dari masjid-masjid yang ada sebelumnya menjadi salah satu alasan utama. Masyarakat berharap kehadiran Masjid Abu Sufyan Bin Al-Harits tidak hanya akan memenuhi kebutuhan mereka untuk melaksanakan shalat lima waktu, tetapi juga dapat dijadikan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu-ilmu Islam lainnya. Dengan demikian, diharapkan masjid ini dapat menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak mulia.

    Proses pembangunan masjid saat ini telah memasuki pekan ketiga dan telah mencapai progres sebesar 20%. Meskipun masih dalam tahap awal, pembangunan terus berjalan sesuai rencana. Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah optimis bahwa masjid ini akan segera dapat digunakan untuk beribadah. Keberadaan masjid ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat di Desa Bandar Ratu dan sekitarnya.

    Keberhasilan pembangunan Masjid Abu Sufyan Bin Al-Harits tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi berbagai pihak, baik dari masyarakat setempat maupun dari donatur. Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah mengucapkan terima kasih atas segala bentuk bantuan yang telah diberikan. Semoga Allah ta’ala membalas semua kebaikan yang telah dilakukan.

     

  • Pelatihan Pengoperasian Kamera untuk Pegawai Salam TV: Tingkatkan Kualitas Produksi Siaran

    Pelatihan Pengoperasian Kamera untuk Pegawai Salam TV: Tingkatkan Kualitas Produksi Siaran

    Pelatihan Pengoperasian Kamera untuk Pegawai Salam TV: Tingkatkan Kualitas Produksi Siaran

     

    Medan, 9 Oktober 2024 – Salam TV kembali mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produksi siaran melalui pelatihan pengoperasian kamera bagi pegawai. Pelatihan yang diselenggarakan di studio utama Salam TV ini diikuti oleh para staf produksi, kameramen, dan pegawai terkait yang bertanggung jawab atas visualisasi konten di televisi. Dengan pelatihan ini, diharapkan staf dapat lebih mahir dalam mengoperasikan peralatan kamera dengan teknik yang tepat dan profesional.

    Pelatihan ini dipandu oleh ahli dalam bidang sinematografi dan produksi televisi, Bapak Fadhlan Mishwari Ritonga, yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di industri pertelevisian. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar penggunaan kamera video profesional, teknik framing, pengaturan fokus, pencahayaan, serta penggunaan berbagai jenis lensa untuk mendukung visualisasi yang maksimal.

    Peserta dilatih untuk memahami cara kerja kamera dari aspek teknis, seperti pengaturan shutter speed, aperture, dan ISO, yang semuanya berpengaruh pada hasil gambar yang diambil. Selain itu, mereka juga diajarkan bagaimana cara mengambil gambar bergerak, memilih angle yang tepat untuk berbagai jenis acara, serta teknik pengambilan gambar langsung (live shooting) yang sering kali digunakan dalam siaran langsung Salam TV.

    Setelah penyampaian materi, peserta langsung diterjunkan untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Dengan menggunakan peralatan kamera profesional yang biasa digunakan di Salam TV, mereka melakukan simulasi pengambilan gambar untuk acara talk show, berita, hingga dokumenter. Salah satu sesi pelatihan yang paling menarik adalah bagaimana cara mengoperasikan kamera untuk siaran langsung, di mana setiap detik sangat menentukan kualitas visual yang dihasilkan.

    Salah satu peserta, Reza Kemala Lubis, yang merupakan bagian dari tim produksi, mengatakan bahwa pelatihan ini sangat membantu meningkatkan pemahamannya tentang pengoperasian kamera. “Sebelumnya saya hanya tahu dasar-dasar penggunaan kamera, tetapi setelah pelatihan ini, saya jadi lebih memahami detail-detail penting yang membuat kualitas gambar lebih bagus dan profesional,” ujarnya.

    Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan teknis para pegawai Salam TV dalam mengoperasikan kamera, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas siaran secara keseluruhan. Dengan staf yang terlatih, Salam TV siap menghadirkan tayangan dengan kualitas gambar yang lebih baik dan lebih profesional, sehingga dapat memberikan pengalaman menonton yang lebih menyenangkan bagi pemirsa.

    Direktur Salam TV, Bapak Selamet Arianto, menyampaikan dalam sambutannya bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Salam TV untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik dalam penyajian konten. “Kami percaya, dengan keterampilan teknis yang baik, seluruh tim produksi dapat lebih maksimal dalam bekerja, dan hasilnya akan terlihat pada siaran yang lebih berkualitas dan menarik,” ungkapnya.

    Pelatihan ini menjadi awal dari serangkaian kegiatan peningkatan kapasitas pegawai Salam TV, yang ke depannya akan meliputi berbagai aspek teknis lainnya seperti editing video, audio mixing, dan penyutradaraan.

  • Pelatihan “Systematic Literature Review” dan “Bibliometric Analysis” bagi Dosen STAI As-Sunnah Deli Serdang Tahun 2024

    Pelatihan “Systematic Literature Review” dan “Bibliometric Analysis” bagi Dosen STAI As-Sunnah Deli Serdang Tahun 2024

    Deli Serdang, 9 Oktober 2024 – STAI As-Sunnah bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Al Ilmi kembali mengadakan pelatihan eksklusif bagi para dosen dengan tema Systematic Literature Review (SLR) dan Bibliometric Analysis. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas akademik dan penelitian dosen, dengan fokus pada teknik sistematis dalam meninjau literatur serta penggunaan analisis bibliometrik untuk meningkatkan kualitas penelitian.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh dosen-dosen dari berbagai jurusan, terutama dari bidang ilmu-ilmu Islam, pendidikan, dan bahasa. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali para dosen dengan keterampilan dalam melakukan tinjauan literatur yang terstruktur dan efisien, serta memanfaatkan data bibliometrik untuk mengidentifikasi tren penelitian terkini.

    Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Lembaga Pelatihan Al Ilmi Bapak Hasan Hamzah Lubis, M.Sos. menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk meningkatkan kualitas penelitian dosen. “Systematic Literature Review adalah metode penting untuk memastikan penelitian kita dibangun di atas fondasi ilmiah yang kuat. Sementara itu, Bibliometric Analysis membantu kita memahami peta penelitian di bidang tertentu serta memperlihatkan arah tren ilmiah global,” ujarnya.

    Pemateri dan Isi Pelatihan Pelatihan ini dipandu oleh Bapak Slamet Riyadi, M.A. beliau  ahli dalam bidang metodologi penelitian serta memiliki pengalaman panjang dalam mengelola dan mempublikasikan penelitian berbasis SLR dan bibliometrik. Pemateri menjelaskan langkah-langkah penting dalam melakukan Systematic Literature Review, mulai dari pencarian literatur yang relevan, kriteria inklusi dan eksklusi, hingga proses sintesis literatur untuk mendapatkan hasil yang akurat dan terpercaya.

    Selain itu, sesi tentang Bibliometric Analysis membahas penggunaan perangkat lunak seperti VOSviewer dan Publish or Perish, yang dapat membantu dosen menganalisis pola kutipan, tren penelitian, serta menentukan penulis atau jurnal yang paling berpengaruh dalam bidang tertentu. Peserta diajarkan cara menginterpretasikan data bibliometrik secara mendalam untuk memandu penelitian masa depan mereka.

    Metode Pembelajaran dan Praktik Langsung Pelatihan ini disusun secara interaktif, di mana dosen-dosen tidak hanya mendapatkan materi teori tetapi juga melakukan praktik langsung. Dalam sesi praktikal, para peserta berkesempatan untuk melakukan pencarian literatur menggunakan basis data akademik seperti Scopus dan Google Scholar, serta melakukan analisis data bibliometrik dari hasil yang diperoleh.

    Salah satu peserta, Dr. Muhammad Sapii Harahap, M.Pd,, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat berguna dalam meningkatkan wawasan serta kemampuan analitisnya dalam penelitian. “Dari pelatihan ini, saya belajar bagaimana cara merancang penelitian yang lebih terfokus dan berbasis literatur yang kuat. Selain itu, Bibliometric Analysis memberikan panduan yang jelas dalam melihat arah tren penelitian saat ini,” ujarnya.

     

    Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dosen-dosen STAI As-Sunnah mampu meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka serta kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pelatihan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh dosen, serta memperluas jaringan penelitian global di bidang ilmu-ilmu Islam dan lainnya.

    Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis bagi STAI As-Sunnah dalam membangun kapasitas akademik dan menyiapkan para dosennya untuk berkompetisi di tingkat global melalui penelitian yang berkualitas dan relevan.

    oplus_0
    oplus_0
    oplus_0
    oplus_0

  • Pembangunan Masjid Thufail bin Amru di Desa Makmur Capai 20%

    Pembangunan Masjid Thufail bin Amru di Desa Makmur Capai 20%

    Pembangunan Masjid Thufail bin Amru di Desa Makmur Capai 20%

    Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah terus memperluas jangkauan dakwahnya dengan membangun masjid ke-122. Masjid yang diberi nama Masjid Thufail bin Amru ini berlokasi di Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Pembangunan masjid ini merupakan bukti nyata dari komitmen yayasan dalam menyediakan fasilitas ibadah yang layak bagi masyarakat.

    Pada pekan ketiga pembangunan, progres yang dicapai telah mencapai 20%. Meskipun masih dalam tahap awal, pembangunan masjid ini terus berjalan lancar. Masjid Thufail bin Amru dirancang dengan kapasitas sekitar 180 jamaah, sehingga dapat menampung jumlah jemaah yang cukup banyak. Selain itu, masjid ini juga dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi berukuran 3×4 meter untuk memberikan kenyamanan bagi para jamaah.

    Pembangunan masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi masyarakat Desa Makmur dan sekitarnya. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran agama Islam dan kegiatan sosial lainnya. Dengan adanya masjid ini, diharapkan kualitas kehidupan beragama masyarakat dapat semakin meningkat.

  • Pembangunan Masjid Umair Bin Sa’id Capai Tahap Akhir

    Pembangunan Masjid Umair Bin Sa’id Capai Tahap Akhir

    Masjid Umair Bin Sa’id, masjid ke-121 yang dibangun oleh Yayasan Ar-Risalah AlKhairiyah, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berlokasi di Desa Air Buluh, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, masjid ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat sekitar. Dengan kapasitas sekitar 180 jamaah, masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi warga.

    Proses pembangunan masjid ini telah mencapai tahap akhir dengan persentase pengerjaan mencapai 90% pada pekan kedelapan. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat serta berbagai pihak yang terlibat. Masjid Umair Bin Sa’id dibangun dengan ukuran 10m x 10m dan dilengkapi fasilitas tempat wudhu berukuran 3m x 4m. Desain masjid yang sederhana namun megah diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para jamaah.

    Dengan selesainya pembangunan masjid ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat di sekitar Desa Air Buluh. Masjid Umair Bin Sa’id tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu-ilmu Islam lainnya. Kehadiran masjid ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar warga dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

  • Pelatihan Manajemen Diri untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah Deli Serdang

    Pelatihan Manajemen Diri untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah Deli Serdang

    Pelatihan Manajemen Diri untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah Deli Serdang

    Medan, 22 September 2024 — Lembaga pelatihan Al Ilmi Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah sukses menggelar Pelatihan Manajemen Diri bagi para mahasiswa STAI As-Sunnah. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengelolaan diri dalam meraih prestasi akademik dan membentuk karakter yang unggul.

    Pelatihan yang diadakan di aula Yayasan pada 16 September 2024 tersebut menghadirkan pembicara ahli di bidang pengembangan diri, yaitu Ketua STAI As-Sunnah. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan waktu, manajemen emosi, penetapan tujuan hidup, hingga teknik menghadapi tekanan akademik.

    Salah satu peserta pelatihan, Ahmad Ridwan, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat membantunya dalam mengatur keseimbangan antara kegiatan kuliah, organisasi, dan kehidupan pribadi. “Saya jadi lebih tahu cara memprioritaskan tugas-tugas saya dan lebih termotivasi untuk menetapkan tujuan jangka panjang,” katanya.

    Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana mahasiswa bisa berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam hal manajemen diri. Rencana tindak lanjut dari pelatihan ini adalah pembentukan kelompok belajar dan mentoring antar mahasiswa untuk mendukung perkembangan manajemen diri secara berkelanjutan.

    Melalui pelatihan ini, STAI As-Sunnah menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu mengelola diri dengan baik di tengah tuntutan dunia yang semakin kompetitif.

    STAI As-Sunnah, terus berupaya menjadi lembaga pendidikan Islam yang melahirkan generasi muda berprestasi, mandiri, dan berakhlak mulia, dengan memberikan berbagai bekal pengetahuan dan keterampilan hidup yang relevan.

     

  • Pelatihan Meningkatkan Keterampilan Mengajar Bunyi-Bunyi Bahasa Arab untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah

    Pelatihan Meningkatkan Keterampilan Mengajar Bunyi-Bunyi Bahasa Arab untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah

    Pelatihan Meningkatkan Keterampilan Mengajar Bunyi-Bunyi Bahasa Arab untuk Mahasiswa STAI As-Sunnah

     

    Medan, 9 Oktober 2024 – Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang kembali menyelenggarakan pelatihan bagi mahasiswa, kali ini dengan fokus pada peningkatan keterampilan mengajar bunyi-bunyi bahasa Arab (fonetik Arab). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pengucapan yang tepat dalam bahasa Arab, terutama bagi mereka yang akan terjun ke dunia pendidikan sebagai guru.

    Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai jurusan, khususnya dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, yang antusias untuk memperdalam teknik mengajar bunyi-bunyi bahasa Arab yang benar. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan tentang berbagai aspek fonologi Arab, seperti makharijul huruf (tempat keluarnya huruf) dan shifat huruf (sifat-sifat huruf).

    Pemateri dan Metode Pelatihan Pelatihan ini dipandu oleh pakar di bidang bahasa Arab yang memiliki pengalaman luas dalam pengajaran fonetik. Pemateri memberikan paparan tentang cara melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan benar sesuai dengan kaidah tajwid, serta bagaimana membimbing siswa agar dapat menguasai pelafalan yang tepat.

    Metode yang digunakan dalam pelatihan ini sangat interaktif, di mana para peserta tidak hanya mendengarkan teori tetapi juga langsung mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk melatih pengucapan huruf-huruf tertentu, sambil mendapatkan umpan balik dari pemateri. Diskusi kelompok kecil dan simulasi mengajar juga menjadi bagian penting dalam pelatihan ini.

    Salah satu peserta pelatihan, Ikhlasul Amal Wisri, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat membantu dirinya dalam memahami lebih dalam mengenai pengajaran fonetik bahasa Arab. “Saya merasa lebih percaya diri untuk mengajar setelah mengikuti pelatihan ini. Sekarang saya lebih paham bagaimana cara menjelaskan bunyi-bunyi huruf kepada siswa dengan cara yang mudah dipahami.”

    Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar bahasa Arab dengan lebih baik, khususnya dalam aspek fonologi yang sering kali menjadi tantangan bagi banyak pembelajar bahasa.

    oplus_0
    oplus_0
    oplus_0