Category: News

  • Program dakwah strategis di Sumatera Utara

    Program dakwah strategis di Sumatera Utara

    Bersama Ustadz Miswal Kiram Saragih, S.Pd.I di Masjid Ulbah bin Zaid, Lubuk Pakam

    Alhamdulillah, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah terus berkomitmen menghadirkan dakwah Islam yang ilmiah dan sesuai manhaj Nabi ﷺ serta para sahabatnya. Salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan adalah Kajian Islam Ilmiah dengan tema “Mulia dengan Manhaj Salaf” bersama Ustadz Miswal Kiram Saragih, S.Pd.I, yang bertempat di Masjid Ulbah bin Zaid, Lubuk Pakam, Sumatera Utara.

    Kajian ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan, baik pemuda, orang tua, maupun para pelajar yang haus akan ilmu agama. Dengan penuh semangat, Ustadz Miswal Kiram Saragih menyampaikan pentingnya mengikuti manhaj salaf sebagai jalan keselamatan, yakni kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman generasi terbaik umat ini.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah menjadikan kegiatan kajian seperti ini sebagai bagian dari program dakwah strategis di Sumatera Utara. Selain membina umat secara rutin, yayasan juga berperan sebagai pusat dan rujukan bagi masjid-masjid di wilayah tersebut dalam mengoordinasikan pengadaan khutbah Jumat dan ceramah agama. Dengan demikian, pesan dakwah dapat tersampaikan secara merata dan terarah.

    Melalui kajian ini, jamaah diajak untuk memahami dasar-dasar aqidah, fiqih ibadah, dan adab Islami agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Penekanan pada manhaj salaf membuat umat semakin jelas arah beragama, terhindar dari penyimpangan, serta semakin dekat dengan nilai-nilai Islam yang lurus.

    Kehadiran Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah di tengah masyarakat tidak hanya memberi pencerahan ilmu, tetapi juga meneguhkan ukhuwah Islamiyyah. Setiap masjid yang bekerja sama dalam program dakwah mendapatkan dukungan berupa pemateri yang mumpuni, kitab rujukan, serta jaringan koordinasi yang memudahkan pelaksanaan kegiatan keislaman.

    Dengan adanya koordinasi khutbah Jumat, masyarakat kini tidak lagi kesulitan mendapatkan khatib yang berkompeten. Bahkan, banyak masjid yang secara rutin menerima bantuan jadwal ceramah dan kajian dari yayasan, sehingga kegiatan ibadah dan pembinaan umat dapat berjalan dengan lebih baik.

    Jamaah yang hadir dalam kajian ini memberikan respons positif, mereka merasa lebih tercerahkan dengan penjelasan yang lugas, disertai dalil-dalil yang jelas, serta teladan dari para salafus shalih. Semangat kebersamaan dalam menuntut ilmu terlihat dari antusiasme jamaah yang memenuhi masjid sejak awal hingga akhir acara.

    Program dakwah ini diharapkan mampu mencetak generasi muslim yang berilmu, beramal, dan berakhlak mulia. Dengan ilmu yang benar, umat akan semakin kuat menghadapi tantangan zaman, sekaligus menjaga kemurnian aqidah dan ibadah.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah mengajak seluruh kaum Muslimin untuk terus mendukung program dakwah ini. Dukungan dapat berupa doa, partisipasi, maupun donasi yang insya Allah menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

    Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan setiap majelis ilmu yang diadakan sebagai cahaya penerang hati, penghapus kebodohan, dan sebab turunnya rahmat serta keberkahan di tengah-tengah umat.

  • Dai Sahrizal Abu Muhammad: 15 Tahun Mengabdi untuk Dakwah Bersama Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah

    Dai Sahrizal Abu Muhammad: 15 Tahun Mengabdi untuk Dakwah Bersama Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah

    Alhamdulillah, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah terus menghadirkan dai-dai yang berkomitmen menyebarkan ilmu syar’i ke pelosok negeri. Salah satunya adalah Ustadz Sahrizal Abu Muhammad, dai binaan yang telah mengabdikan diri selama kurang lebih 15 tahun dalam dakwah dan pembinaan umat.

    Ustadz Sahrizal Abu Muhammad resmi bergabung dengan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah pada tahun 1432 H/2011 M. Beliau bertugas di Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pendidikan terakhirnya adalah Diploma di Sirojul Mukhlasin pada tahun 2008.

    Program dakwah yang dijalankan beliau sangat beragam. Mulai dari pembelajaran untuk remaja dan masyarakat umum, ceramah umum (kajian rutin dan dauroh), khutbah Jumat, pembinaan anak-anak, hingga memanfaatkan media sosial dan perangkat digital untuk dakwah. Tak hanya itu, Ustadz Sahrizal juga mengisi ceramah di lembaga-lembaga, radio, televisi, penjara, serta menghadiri acara pernikahan dan kunjungan kepada tokoh masyarakat setempat.

    Kepercayaan masyarakat terhadap dakwah beliau semakin meningkat. Saat ini, Ustadz Sahrizal menjadi pemateri kajian rutin sekaligus imam rawatib di Masjid Ummul Mukminin ‘Aisyah — masjid ke-50 yang dibangun oleh Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah di Desa Dusun Bahagia. Beliau juga rutin menjadi khatib dan pengisi kajian di berbagai titik di Kota Subulussalam dan sekitarnya.

    Kiprah beliau merambah ke berbagai lembaga pendidikan. Ustadz Sahrizal menjadi pemateri kajian rutin di Lapas Kelas II B Sitinjo – Sidikalang, SDIT Sitinjo – Sidikalang, pembina di Yayasan Darussalam Kota Subulussalam, serta pimpinan Pondok Ummul Mukminin Khodijah di kota yang sama. Peran ini menjadikan beliau salah satu dai dengan jangkauan dakwah paling luas di wilayah tersebut.

    Buah dari kesungguhan dakwahnya terlihat nyata. Rumah Qur’an Ummul Mukminin Khodijah yang dibinanya kini memiliki sekitar 15 santri dengan berbagai tingkat hafalan. Ada lima orang yang menyetor hafalan satu juz, empat orang dua juz, empat orang tiga juz, tiga orang enam juz, bahkan lima belas orang sudah mencapai setoran hafalan 15 juz.

    Selain itu, beliau juga menjadi pemateri di Masjid Taqwa Kota Subulussalam dan Masjid Nurul Iman di Pakpak Bharat. Berdasarkan catatan, kurang lebih 100 orang telah bertaubat dari pemahaman sufi setelah mendapat pembinaan dakwah dari beliau. Jamaah binaannya kini mencapai sekitar 350 orang.

    Tak hanya di lapangan, Ustadz Sahrizal memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah. Akun Facebook dakwahnya kini diikuti oleh lebih dari 500 orang yang rutin menyimak materi-materi yang beliau bagikan. Hal ini menunjukkan bagaimana dakwah beliau menyentuh masyarakat baik secara langsung maupun daring.

    Dedikasi Ustadz Sahrizal Abu Muhammad adalah cerminan visi Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah dalam melahirkan dai-dai yang tidak hanya berilmu tetapi juga berjiwa pengabdian. Dengan ketekunan dan kesabaran, beliau berhasil mengubah wajah dakwah di wilayahnya dan membina masyarakat agar lebih dekat kepada Al-Qur’an dan Sunnah.

    Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan keberkahan kepada Ustadz Sahrizal Abu Muhammad, melapangkan jalannya dalam berdakwah, dan menjadikan setiap ilmu yang beliau sampaikan sebagai amal jariyah yang terus mengalir hingga hari kiamat.

  • Peresmian Sumur Wakaf Ke-2977 Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah

    Peresmian Sumur Wakaf Ke-2977 Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah

    Hadirkan Air Bersih untuk Warga Lingkungan 7 Sido Bangun Hulu, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah kembali menorehkan langkah nyata dalam menghadirkan kepedulian bagi masyarakat pelosok. Pada kesempatan yang penuh rasa syukur ini, telah diresmikan Sumur Wakaf ke-2977 yang berlokasi di Lingkungan 7 Sido Bangun Hulu, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    Peresmian sumur ini menjadi jawaban atas harapan panjang masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Di wilayah yang jauh dari pusat kota ini, air bersih bukan sekadar kebutuhan, tetapi sumber kehidupan yang kerap menjadi barang langka, terutama saat musim kemarau tiba. Dengan diresmikannya sumur wakaf ini, senyum dan rasa syukur terlihat jelas di wajah para warga.

    Kondisi masyarakat di Sido Bangun Hulu selama ini penuh keterbatasan. Untuk mendapatkan air layak konsumsi, mereka harus berjalan cukup jauh, mengangkut air dengan jerigen, bahkan kadang membeli dengan harga yang cukup memberatkan. Tidak sedikit anak-anak dan orang tua yang kelelahan setiap hari hanya untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga. Kini, dengan adanya sumur wakaf, kesulitan itu perlahan teratasi.

    Sumur Wakaf ke-2977 ini diharapkan tidak hanya menjadi sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung aktivitas ibadah warga sekitar, seperti wudhu di masjid, pengajian anak-anak, hingga kegiatan sosial lainnya. Air yang mengalir dari sumur wakaf ini insya Allah menjadi saksi amal jariyah bagi para donatur yang telah berpartisipasi.

    Peresmian ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih banyak saudara-saudara kita di pelosok negeri yang belum merasakan kemudahan akses air bersih. Sementara kita di perkotaan dapat dengan mudah memutar kran, mereka di desa-desa terpencil harus menempuh perjalanan panjang hanya untuk mendapatkan beberapa liter air. Inilah kenyataan yang menggetarkan hati kita untuk lebih peduli.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah berkomitmen terus menyalurkan program wakaf sumur hingga ke titik-titik terpencil yang paling membutuhkan. Program ini menjadi wujud nyata dari semangat kepedulian dan ukhuwah Islamiyyah, di mana umat saling membantu demi keberlangsungan hidup sesama. Setiap tetes air yang keluar dari sumur wakaf adalah doa dan harapan dari masyarakat penerima manfaat.

    Air bersih yang mengalir ini adalah bukti bahwa kebaikan kecil yang dilakukan bersama-sama dapat memberikan dampak besar. Berkat para donatur yang dermawan, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah bisa terus bergerak menolong mereka yang membutuhkan. Kebaikan ini diharapkan menjadi amal shalih yang tidak terputus hingga hari kiamat kelak.

    Kami mengajak kaum Muslimin di mana pun berada untuk ikut serta dalam program wakaf sumur ini. Masih banyak desa-desa di Sumatera Utara dan daerah lainnya yang menantikan bantuan serupa. Setiap donasi yang Anda titipkan akan menjadi investasi akhirat yang terus mengalir pahalanya, sebagaimana sabda Nabi ﷺ tentang sedekah jariyah yang pahalanya tidak pernah terputus.

    Mari bersama-sama menjadikan wakaf sumur sebagai sarana berbagi kehidupan. Dengan ikut serta berdonasi, Anda turut menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga-keluarga yang haus akan air bersih dan kasih sayang. Uluran tangan kita hari ini adalah harapan besar bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

    Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima amal baik para donatur, memudahkan setiap langkah kebaikan, dan menjadikan setiap tetes air dari sumur wakaf ini sebagai sumber keberkahan dan rahmat. Bersama kita bangun kepedulian, bersama kita ringankan beban mereka, dan bersama kita ukir sejarah kebaikan untuk masa depan yang lebih sejahtera.

    📞 Kontak Yayasan:
    WhatsApp: +6282361615577
    Instagram: @yayasanarrisalahalkhairiyah

  • Dakwah Menyentuh Hati Ustadz Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I

    Dakwah Menyentuh Hati Ustadz Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I

    Membina Umat di Langkat, Binjai, dan Sekitarnya

    Langkat – Ustadz Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I adalah salah satu dai binaan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah yang dikenal aktif membina umat di berbagai masjid, musholla, lembaga pendidikan, hingga lapas di wilayah Sumatera Utara. Dengan fokus pada pendidikan tauhid, fiqih, adab, serta pembinaan generasi muda, beliau terus menebarkan ilmu syar’i yang murni dan menyentuh hati masyarakat.

    Lokasi dakwah utamanya berada di Masjid Husein Yahya, Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Namun cakupan dakwahnya jauh lebih luas, mencakup masjid dan musholla di Langkat, Binjai Utara, Binjai Barat, hingga ke Mandailing Natal.

    Beragam kegiatan rutin yang beliau isi antara lain:

    • Masjid & Musholla: Mengajarkan Kitab Tauhid, Arba’in An-Nawawiyah, Muntaqo Al-Adab Asy-Syar’i, Syamail Muhammadiyah, Fiqhul Adzkar wal Ad’iyyah, dan kajian tematik dengan jamaah antara 5 hingga 150 orang.

    • Lembaga Pendidikan: Madrasah Diniyah Awaliyah Nurul Amal, TPA Bangun Sari, dan Ma’had Kitabina Stabat dengan total mustafid anak-anak dan remaja mencapai 25–45 anak dan 15–25 remaja setiap sesi.

    • Lapas & Dakwah Sosial: Lapas Kelas II A Binjai Barat dengan 70–120 mustafid, mengangkat materi dakwah tematik, tauhid (Ushul Ats-Tsalatsah), dan Muntaqo Al-Adab Asy-Syar’i.

    Rata-rata mustafid dari kegiatan beliau meliputi:

    • Anak-anak (Athfal): 25–45

    • Pemuda (Syabab): 15–25

    • Masyarakat Umum (Mujtama’): 200–350

    • Dakwah Umum & Lapas: 200–400

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah menilai kiprah Ustadz Riswan Efendi Batubara sebagai wujud nyata dakwah yang terencana, berkesinambungan, dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Dakwah ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang kokoh dalam tauhid, berakhlak mulia, dan peduli pada lingkungan sekitarnya.

    “Mari bersama mendukung dakwah Ustadz Riswan Efendi Batubara, S.Pd.I dalam menebarkan ilmu syar’i, membina masyarakat, dan melahirkan generasi yang bertauhid,” ajak pengurus Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah.

    📌 Kontak & Dukungan:
    📞 WA: +6282361615577
    🏦 Rekening Infaq: 9797939398 a.n Yayasan Arrisalah Alkhairiyah
    🌐 Website: www.yayasanarrisalah.com

  • Pelatihan Penggunaan Looker Studio untuk Visualisasi Data: Dari Data Biasa Menjadi Program Luar Biasa

    Pelatihan Penggunaan Looker Studio untuk Visualisasi Data: Dari Data Biasa Menjadi Program Luar Biasa

    Lembaga Pelatihan Al Ilmi Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah sukses menyelenggarakan Pelatihan Penggunaan Looker Studio untuk Visualisasi Data: Dari Data Biasa Menjadi Program Luar Biasa bagi para pegawai Yayasan. Pelatihan berlangsung selama dua hari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, bertempat di ruang pelatihan Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah.

    Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bapak Fadhil Ferdian, S.Pd., seorang praktisi dan pengajar berpengalaman di bidang pengolahan serta visualisasi data. Melalui pelatihan ini, peserta diajak untuk mengubah data mentah menjadi informasi yang mudah dipahami dan menarik melalui platform Looker Studio, salah satu alat visualisasi yang saat ini banyak digunakan oleh organisasi modern.

    Materi yang dibahas meliputi pengenalan Looker Studio, teknik menghubungkan berbagai sumber data, pembuatan dashboard interaktif, penggunaan chart yang efektif, serta tips desain visualisasi agar informasi lebih komunikatif. Peserta juga diberikan kesempatan untuk praktik langsung membuat dashboard sesuai kebutuhan kerja masing-masing.

    “Data yang dikelola dengan baik akan mempermudah pengambilan keputusan. Dengan Looker Studio, kita bisa menyajikan data yang semula hanya angka menjadi tampilan visual yang informatif dan memukau,” ujar Bapak Fadhil Ferdian dalam sesi pembukaan.

    Suasana pelatihan berlangsung interaktif, di mana peserta aktif bertanya dan mencoba langsung fitur-fitur yang dipaparkan. Di akhir sesi, masing-masing peserta mempresentasikan hasil visualisasi data yang telah mereka buat sebagai bentuk penerapan dari materi yang dipelajari.

    Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan pegawai dalam mengelola dan menyajikan data, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja Yayasan Ar Risalah Alkhairiyah di berbagai bidang.

  • Pembangunan Masjid Ke-126 : Masjid As’ad bin Zararah di Desa Pantai Cermin, Kec. Tapung, Kab. Kampar, Riau

    Pembangunan Masjid Ke-126 : Masjid As’ad bin Zararah di Desa Pantai Cermin, Kec. Tapung, Kab. Kampar, Riau

    Alhamdulillah, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus menebar manfaat dengan membangun rumah-rumah Allah di berbagai pelosok Sumatera. Salah satu program pembangunan yang saat ini tengah berlangsung adalah Masjid ke-126, Masjid As’ad bin Zararah, yang berlokasi di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. Masjid ini diharapkan menjadi pusat ibadah dan pendidikan Islam bagi masyarakat sekitar.

    Bangunan utama masjid dirancang berukuran 15 x 15 meter dan diproyeksikan mampu menampung sekitar 280 jamaah setelah selesai, insya Allah. Untuk menunjang kenyamanan jamaah, masjid ini juga dilengkapi dengan fasilitas tempat wudhu berukuran 4 x 5 meter serta rumah imam berukuran 6 x 5 meter. Dengan fasilitas tersebut, masjid ini tidak hanya akan menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keislaman masyarakat.

    Masjid As’ad bin Zararah direncanakan tidak hanya difungsikan untuk shalat lima waktu, tetapi juga menjadi pusat kegiatan belajar Al-Qur’an, kajian ilmu-ilmu Islam, dan pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan nilai-nilai agama. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat persaudaraan dan semangat beramal di tengah masyarakat Desa Pantai Cermin.

    Hingga minggu keenam pembangunan, progres fisik masjid telah mencapai sekitar 35%. Capaian ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat, para donatur, serta relawan yang telah berkontribusi, baik melalui tenaga, doa, maupun harta.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengucapkan terima kasih yang setulusnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan masjid ini. Semoga setiap amal yang diberikan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir hingga hari akhir.

    Namun, pembangunan masjid ini masih memerlukan dukungan tambahan untuk dapat segera diselesaikan. Masih banyak bagian yang harus dikerjakan agar masjid ini segera berdiri sempurna dan dapat digunakan sepenuhnya oleh masyarakat.

    Kesempatan ini adalah peluang emas bagi kita semua untuk berinvestasi jariyah. Setiap rupiah yang Anda salurkan akan menjadi bekal pahala yang terus mengalir, insya Allah.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengajak kaum muslimin untuk bergandeng tangan menyelesaikan pembangunan Masjid As’ad bin Zararah ini. Dengan kontribusi kita bersama, insya Allah rumah Allah ini akan segera berdiri kokoh dan menjadi sumber cahaya Islam di Desa Pantai Cermin dan sekitarnya.

    Mari kita wujudkan masjid ini sebagai tempat ibadah, pusat pendidikan, dan penguat ukhuwah Islamiyah bagi generasi mendatang. Inilah amal terbaik yang bisa kita persembahkan untuk dunia dan akhirat.

    Untuk informasi lebih lanjut dan penyaluran donasi pembangunan masjid ini, silakan menghubungi Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah melalui WhatsApp di +6282361615577 atau Instagram @yayasanarrisalahalkhairiyah. Semoga Allah membalas setiap kebaikan kita dengan pahala yang berlipat ganda.

  • Pembangunan Masjid Ke-127 : Masjid Tsabit bin Qais di Desa Negara Bumi, Kab. Lampung, Sumatera Selatan

    Pembangunan Masjid Ke-127 : Masjid Tsabit bin Qais di Desa Negara Bumi, Kab. Lampung, Sumatera Selatan

    Alhamdulillah, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus berkomitmen menghadirkan rumah-rumah Allah di berbagai pelosok Sumatera. Salah satu program yang kini tengah berjalan adalah pembangunan Masjid ke-127, yaitu Masjid Tsabit bin Qais yang terletak di Desa Negara Bumi, Kabupaten Lampung, Sumatera Selatan. Kehadiran masjid ini menjadi jawaban atas permintaan masyarakat setempat yang selama ini kesulitan mengakses masjid karena jaraknya yang jauh dari pemukiman.

    Masjid Tsabit bin Qais dibangun di atas lahan dengan ukuran utama 10 x 10 meter yang dirancang mampu menampung sekitar 180 jamaah setelah selesai, insya Allah. Fasilitas pendukungnya meliputi tempat wudhu berukuran 4 x 3 meter, rumah imam berukuran 6 x 5 meter, ruang kelas berukuran 2 x 7 x 8 meter untuk kegiatan pendidikan Al-Qur’an dan kajian Islam, serta bangunan kantin berukuran 6 x 4 meter untuk mendukung kebutuhan jamaah dan masyarakat sekitar.

    Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Masyarakat Desa Negara Bumi sangat berharap memiliki masjid yang layak dan dekat dari pemukiman mereka. Dengan adanya masjid ini, mereka tidak hanya akan memiliki tempat shalat lima waktu yang lebih dekat, tetapi juga pusat pembelajaran Al-Qur’an, ilmu-ilmu Islam, dan kegiatan sosial yang memperkuat ukhuwah.

    Hingga minggu keenam pembangunan, progres fisik Masjid Tsabit bin Qais telah mencapai sekitar 30%. Ini adalah hasil nyata dari doa, dukungan, dan kontribusi para donatur, relawan, serta masyarakat yang peduli terhadap pembangunan rumah Allah di daerah terpencil.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu pembangunan masjid ini, baik berupa doa, tenaga, maupun harta. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga hari akhir.

    Namun pembangunan ini belum selesai sepenuhnya. Masih banyak bagian yang harus dikerjakan agar masjid ini segera berdiri sempurna dan bisa digunakan secara maksimal oleh masyarakat sekitar.

    Kesempatan ini adalah peluang emas bagi kita semua untuk berinvestasi jariyah. Setiap rupiah yang disalurkan akan menjadi bekal pahala yang tidak terputus, insya Allah.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengajak kaum muslimin untuk bersama-sama menyelesaikan pembangunan Masjid Tsabit bin Qais ini. Dengan kontribusi kita, insya Allah rumah Allah ini akan segera berdiri kokoh dan menjadi sumber cahaya Islam di Desa Negara Bumi dan sekitarnya.

    Mari kita wujudkan masjid ini sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan penguat ukhuwah Islamiyah bagi generasi mendatang. Inilah amal terbaik yang bisa kita persembahkan untuk dunia dan akhirat.

    Untuk informasi lebih lanjut dan penyaluran donasi pembangunan masjid ini, silakan menghubungi Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah melalui WhatsApp di +6282361615577 atau Instagram @yayasanarrisalahalkhairiyah. Semoga Allah membalas setiap kebaikan kita dengan pahala yang berlipat ganda.

  • Pembangunan Masjid Ke-127 Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah: Masjid Tsabit bin Qais di Desa Negara Bumi, Kab. Lampung, Sumatera Selatan

    Pembangunan Masjid Ke-127 Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah: Masjid Tsabit bin Qais di Desa Negara Bumi, Kab. Lampung, Sumatera Selatan

    Alhamdulillah, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus menebar keberkahan dengan menghadirkan rumah-rumah Allah di berbagai pelosok Sumatera. Salah satu program pembangunan yang kini sedang berjalan adalah Masjid ke-127, Masjid Tsabit bin Qais, yang terletak di Desa Negara Bumi, Kabupaten Lampung, Sumatera Selatan. Kehadiran masjid ini diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus pusat pembelajaran Islam bagi masyarakat sekitar.

    Masjid Tsabit bin Qais dibangun dengan ukuran 10 x 10 meter, yang dirancang mampu menampung sekitar 180 jamaah setelah selesai, insya Allah. Selain bangunan utama masjid, tersedia pula fasilitas tempat wudhu berukuran 4 x 3 meter, rumah imam berukuran 6 x 5 meter, ruang kelas berukuran 2 x 7 x 8 meter untuk kegiatan pendidikan, serta bangunan kantin berukuran 6 x 4 meter yang mendukung kebutuhan jamaah dan masyarakat sekitar. Fasilitas ini disiapkan agar masjid menjadi tempat yang nyaman dan multifungsi bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Tidak hanya difungsikan untuk shalat lima waktu, masjid ini juga diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan belajar Al-Qur’an, kajian ilmu-ilmu Islam, dan pembinaan generasi muda. Dengan adanya ruang kelas, kegiatan pendidikan bisa berlangsung lebih terstruktur sehingga anak-anak dan remaja setempat mendapat akses lebih baik terhadap pendidikan agama.

    Hingga minggu kelima pembangunan, progres fisik Masjid Tsabit bin Qais telah mencapai sekitar 25%. Capaian ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan penuh dari masyarakat, para donatur, serta relawan yang turut andil dalam mewujudkan berdirinya masjid ini.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan masjid ini, baik melalui doa, tenaga, maupun harta. Semoga setiap rupiah dan setiap doa yang diberikan menjadi pahala yang terus mengalir bagi para donatur dan relawan.

    Namun demikian, pembangunan ini masih memerlukan uluran tangan para dermawan. Masih banyak bagian yang harus diselesaikan agar masjid ini segera dapat digunakan sepenuhnya. Kesempatan ini adalah peluang emas bagi kita semua untuk berinvestasi jariyah yang manfaatnya berlipat ganda.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengajak kaum muslimin di mana pun berada untuk bergandeng tangan menyelesaikan pembangunan Masjid Tsabit bin Qais. Dengan kontribusi Anda, insya Allah rumah Allah ini akan segera berdiri kokoh dan menjadi sumber cahaya Islam di Desa Negara Bumi dan sekitarnya.

    Setiap partisipasi yang Anda berikan adalah bekal kebaikan abadi yang akan terus mengalir hingga akhirat. Mari kita wujudkan masjid ini sebagai tempat ibadah, pusat pendidikan, dan penguat ukhuwah Islamiyah bagi generasi mendatang.

    Untuk informasi lebih lanjut dan penyaluran donasi pembangunan masjid ini, silakan menghubungi Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah melalui WhatsApp di +6282361615577 atau Instagram @yayasanarrisalahalkhairiyah. Semoga Allah membalas kebaikan kita semua dan menjadikannya amal yang tidak terputus.

  • Pembangunan Masjid Ke-126 Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah: Masjid As’ad bin Zararah di Desa Pantai Cermin, Kec. Tapung, Kab. Kampar, Riau

    Pembangunan Masjid Ke-126 Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah: Masjid As’ad bin Zararah di Desa Pantai Cermin, Kec. Tapung, Kab. Kampar, Riau

    Alhamdulillah, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus berkomitmen menghadirkan rumah-rumah Allah yang layak dan nyaman bagi masyarakat di berbagai pelosok Sumatera. Salah satu program pembangunan yang saat ini berjalan adalah Masjid ke-126, yaitu Masjid As’ad bin Zararah yang berlokasi di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.

    Masjid ini dibangun di atas lahan yang direncanakan untuk menampung jamaah lebih banyak, dengan luas bangunan utama 15 x 15 meter. Di samping itu, dilengkapi dengan fasilitas tempat wudhu berukuran 4 x 5 meter serta rumah imam berukuran 6 x 5 meter. Fasilitas ini diharapkan mampu menunjang kenyamanan jamaah dalam beribadah dan memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan umat.

    Jika telah rampung, insya Allah masjid ini dapat menampung sekitar 280 jamaah. Tidak hanya digunakan untuk shalat lima waktu, masjid ini juga diharapkan menjadi pusat kegiatan pendidikan Al-Qur’an, kajian ilmu-ilmu Islam, dan tempat pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan nilai-nilai Islam.

    Hingga minggu kelima pembangunan, progres fisik bangunan telah mencapai sekitar 30%. Ini menunjukkan dukungan dan partisipasi masyarakat serta donatur yang begitu besar dalam mewujudkan masjid yang menjadi kebanggaan bersama.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengucapkan terima kasih yang setulusnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi, baik berupa doa, tenaga, maupun harta. Semoga Allah membalas dengan pahala yang berlipat ganda dan menjadikan amal ini sebagai jariyah yang terus mengalir hingga hari akhir.

    Pembangunan ini masih terus berlanjut dan masih membutuhkan dukungan dari kaum muslimin. Kami mengajak seluruh dermawan untuk bersama-sama menyelesaikan pembangunan Masjid As’ad bin Zararah agar segera bisa digunakan oleh masyarakat. Setiap rupiah yang Anda salurkan insya Allah menjadi investasi pahala abadi.

    Bagi yang ingin berpartisipasi, donasi dapat disalurkan melalui Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp di +6282361615577 atau Instagram @yayasanarrisalahalkhairiyah.

    Semoga dengan kehadiran masjid ini, masyarakat Desa Pantai Cermin dan sekitarnya semakin semangat beribadah dan belajar ilmu-ilmu agama. Mari kita jadikan masjid ini pusat cahaya Islam yang menyinari generasi sekarang dan mendatang.

  • Kunjungan Masyayikh dari Arab Saudi ke Yayasan Arrisalah Alkhairiyah

    Kunjungan Masyayikh dari Arab Saudi ke Yayasan Arrisalah Alkhairiyah

    Medan — Yayasan Arrisalah Alkhairiyah dengan hangat menerima kunjungan istimewa dari para masyayikh terkemuka asal Arab Saudi pada hari Rabu, 6 Agustus 2025. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan dakwah internasional serta memperkaya pertukaran ilmu dan pengalaman dalam mengelola lembaga keislaman.

    Dalam kunjungan tersebut, para masyayikh berdiskusi dan bertukar pikiran dengan para pengurus yayasan mengenai berbagai isu dakwah kontemporer, strategi pendidikan Islam, dan peran media dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat modern. Banyak ide dan pandangan konstruktif disampaikan yang menjadi inspirasi dan motivasi baru bagi Yayasan Arrisalah Alkhairiyah dalam mengembangkan program-programnya.

    Para tamu juga meninjau langsung berbagai unit dan program yayasan, mulai dari pendidikan formal dan non-formal, program wakaf air dan Al-Qur’an, hingga kegiatan media dakwah digital. Mereka memberikan apresiasi terhadap dedikasi dan profesionalisme yayasan dalam melayani umat, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.

    “Kami sangat terkesan dengan semangat pengabdian dan manajemen program yang dijalankan oleh Yayasan Arrisalah Alkhairiyah. Ini merupakan contoh nyata bagaimana dakwah dapat dijalankan secara terorganisir dan menyentuh banyak lapisan masyarakat,” ungkap salah seorang masyayikh dalam pertemuan tertutup bersama dewan yayasan.

    Kunjungan ini diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar kolaborasi antara Yayasan Arrisalah Alkhairiyah dan para ulama dunia Islam terus terjalin dan menghasilkan keberkahan bagi umat.

    Dengan kunjungan ini, Yayasan Arrisalah Alkhairiyah semakin meneguhkan komitmennya sebagai lembaga dakwah yang terbuka terhadap sinergi global dan siap menjawab tantangan zaman dengan semangat kolaborasi dan inovasi.