Category: Bantuan sosial

  • Pembangunan Masjid ke-130: Masjid Salamah bin Abi Salamah di Desa Kinali, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat

    Pembangunan Masjid ke-130: Masjid Salamah bin Abi Salamah di Desa Kinali, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat

    Alhamdulillah, Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah terus menunjukkan komitmennya dalam pembangunan sarana ibadah di berbagai wilayah Pulau Sumatera, Indonesia. Salah satu proyek yang saat ini sedang berlangsung adalah pembangunan masjid ke-130 yang berlokasi di Desa Kinali, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

    Masjid ini diberi nama Masjid Salamah bin Abi Salamah, sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh sahabat Nabi yang mulia. Pembangunan masjid ini diharapkan menjadi pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat di wilayah tersebut.

    Secara fisik, Masjid Salamah bin Abi Salamah dibangun dengan ukuran 13 meter x 13 meter. Selain bangunan utama, fasilitas tempat wudhu juga disiapkan dengan ukuran 4 meter x 6 meter guna menunjang kenyamanan jamaah dalam beribadah.

    Setelah selesai dibangun, masjid ini diperkirakan mampu menampung sekitar 280 jamaah. Kapasitas ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Kinali dan sekitarnya dalam melaksanakan shalat berjamaah, kajian rutin, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

    Pembangunan masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pembinaan generasi muda. Keberadaan masjid diharapkan mampu menjadi sarana pembentukan karakter Islami di tengah masyarakat.

    Hingga minggu ke sembilan proses pembangunan, progres penyelesaian telah mencapai 70 persen. Tahapan yang telah diselesaikan meliputi struktur utama bangunan, sebagian dinding, serta pengerjaan awal fasilitas pendukung.

    Masyarakat Desa Kinali menyambut dengan penuh antusias pembangunan masjid ini. Semangat gotong royong dan dukungan moral dari warga menjadi motivasi tersendiri dalam mempercepat proses pembangunan.

    Yayasan Peduli Kemanusiaan Arrisalah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini. Setiap kontribusi yang diberikan menjadi bagian dari amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

    Ke depan, diharapkan proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga tahap penyelesaian akhir. Dengan dukungan semua pihak, Masjid Salamah bin Abi Salamah diharapkan segera dapat difungsikan dan menjadi pusat keberkahan bagi masyarakat.

    Semoga pembangunan masjid ke-130 ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kebutuhan umat, serta menjadi sumber kebaikan yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kinali, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3066 di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3066 di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3066 yang berlokasi di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Acara peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VI B bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat menghadiri kegiatan doa bersama sebagai ungkapan terima kasih atas selesainya pembangunan sumur wakaf ini.

    Sumur Wakaf 3066 dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mencuci, mandi, serta keperluan ibadah. Sebelum adanya sumur ini, sebagian warga masih mengalami keterbatasan akses air yang layak, terutama saat musim kemarau tiba.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, program sumur wakaf ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi warga Dusun VI B.

    Masyarakat menyambut dengan antusias peresmian sumur ini. Kehadiran sumber air bersih yang lebih dekat dan mudah dijangkau memberikan dampak positif yang signifikan, khususnya bagi ibu rumah tangga dan anak-anak yang sebelumnya harus mengambil air dari lokasi yang cukup jauh.

    Pembangunan sumur ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Warga turut berpartisipasi dalam mendukung proses pembangunan hingga peresmian, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas tersebut.

    Selain manfaat fisik berupa ketersediaan air bersih, Sumur Wakaf 3066 diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Setiap tetes air yang digunakan oleh masyarakat menjadi sumber kebaikan yang berkelanjutan bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat.

    Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat pedesaan. Akses air bersih yang memadai akan meningkatkan kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan hidup warga.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3066 di Dusun VI B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat fasilitas ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    Semoga Sumur Wakaf 3066 menjadi sumber keberkahan, kebaikan, dan manfaat yang luas bagi masyarakat Desa Stungkit serta menjadi inspirasi bagi program-program kemanusiaan lainnya di masa mendatang.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3035 di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3035 di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3035 yang berlokasi di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Pembangunan sumur ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah tersebut.

    Acara peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VIII B bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama berkumpul untuk mengikuti doa bersama, memohon agar sumur yang telah dibangun ini membawa manfaat jangka panjang dan keberkahan bagi seluruh warga.

    Sumur Wakaf 3035 dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mencuci, mandi, serta untuk keperluan ibadah. Sebelumnya, sebagian warga masih menghadapi keterbatasan akses air yang layak, terutama pada musim kemarau.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran sumur wakaf ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup warga serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

    Masyarakat Dusun VIII B menyambut dengan antusias dan penuh rasa terima kasih atas diresmikannya sumur ini. Kini warga tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih, sehingga aktivitas harian menjadi lebih mudah dan efisien.

    Proses pembangunan hingga peresmian sumur ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang kuat di tengah masyarakat. Partisipasi warga dalam mendukung program ini menunjukkan kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi.

    Selain manfaat fisik berupa ketersediaan air bersih, Sumur Wakaf 3035 diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Setiap tetes air yang dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi kebaikan yang berkelanjutan bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat.

    Program sumur wakaf ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat memberikan perubahan nyata di wilayah pedesaan. Akses air bersih yang lebih mudah akan berdampak pada peningkatan kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan hidup masyarakat.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3035 di Dusun VIII B, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    Semoga Sumur Wakaf 3035 menjadi sumber keberkahan dan kebaikan bagi masyarakat Dusun VIII B serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3034 di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3034 di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3034 yang berlokasi di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat desa yang membutuhkan.

    Kegiatan peresmian berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VIII bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama berkumpul untuk mengikuti doa bersama, memohon agar sumur yang telah dibangun ini membawa manfaat yang luas dan keberkahan bagi seluruh warga.

    Sumur Wakaf 3034 dibangun sebagai solusi atas keterbatasan akses air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat. Sebagian warga sebelumnya harus mengambil air dari sumber yang cukup jauh atau menggunakan air yang kurang layak untuk kebutuhan sehari-hari.

    Dalam sambutan yang disampaikan pada acara tersebut, ditegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Dengan tersedianya sumur wakaf ini, diharapkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat semakin meningkat.

    Masyarakat Dusun VIII menyambut dengan penuh antusias peresmian sumur ini. Kehadiran fasilitas air bersih di tengah permukiman warga memberikan kemudahan besar, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak yang sebelumnya harus menempuh jarak cukup jauh untuk mengambil air.

    Pembangunan Sumur Wakaf 3034 juga menjadi wujud nyata semangat kepedulian dan gotong royong. Proses pembangunan hingga peresmian melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas tersebut.

    Selain memberikan manfaat langsung berupa ketersediaan air bersih, sumur wakaf ini diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Setiap tetes air yang dimanfaatkan untuk kebutuhan dan ibadah menjadi sumber kebaikan yang berkelanjutan.

    Program sumur wakaf ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial mampu memberikan perubahan nyata bagi masyarakat pedesaan. Akses air yang lebih mudah akan mendukung aktivitas sehari-hari serta meningkatkan kesejahteraan warga secara keseluruhan.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3034 di Dusun VIII, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, masyarakat kini memiliki sumber air bersih yang lebih dekat dan aman. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik demi keberlangsungan manfaatnya.

    Semoga Sumur Wakaf 3034 menjadi sumber keberkahan, kebaikan, dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Dusun VIII serta menjadi inspirasi bagi program-program kemanusiaan lainnya di masa mendatang.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3033 di Dusun VI C, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3033 di Dusun VI C, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3033 yang berlokasi di Dusun VI C, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Pembangunan sumur ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.

    Acara peresmian berlangsung dengan suasana penuh syukur dan kebersamaan. Warga Dusun VI C bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat berkumpul untuk mengikuti doa bersama, memohon agar sumur wakaf ini menjadi sumber manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.

    Sumur Wakaf 3033 dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga dalam aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mencuci, mandi, serta untuk keperluan ibadah. Sebelum adanya sumur ini, sebagian warga mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih, terutama pada musim kemarau.

    Dalam sambutan yang disampaikan saat peresmian, ditegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital yang sangat memengaruhi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, program sumur wakaf menjadi salah satu solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan warga desa.

    Masyarakat Dusun VI C menyambut dengan penuh antusias kehadiran sumur ini. Rasa haru dan bahagia terlihat dari wajah warga yang kini tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih.

    Pembangunan sumur ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Proses persiapan hingga pelaksanaan peresmian dilakukan dengan semangat gotong royong, mencerminkan kebersamaan dan kepedulian yang tinggi di tengah masyarakat.

    Selain manfaat fisik, Sumur Wakaf 3033 diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat. Setiap tetes air yang digunakan untuk kebutuhan dan ibadah menjadi kebaikan yang berkelanjutan.

    Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat. Akses air bersih yang lebih mudah akan berdampak pada meningkatnya kesehatan lingkungan dan kenyamanan hidup warga.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3033 di Dusun VI C, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas ini dengan baik. Semoga sumur ini menjadi sumber manfaat yang terus dirasakan oleh generasi sekarang dan yang akan datang.

  • Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3032 di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Peresmian Sumur Wakaf Nomor 3032 di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, telah dilaksanakan peresmian Sumur Wakaf Nomor 3032 yang berlokasi di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan sumber air yang layak dan mudah dijangkau.

    Acara peresmian berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Warga Dusun IV bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat berkumpul untuk mengikuti doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan sumur wakaf ini.

    Sumur Wakaf 3032 dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, baik untuk keperluan rumah tangga, memasak, mencuci, mandi, maupun untuk berwudhu dan kegiatan ibadah lainnya. Sebelumnya, sebagian warga harus mengambil air dari sumber yang cukup jauh dan kurang memadai.

    Dalam sambutannya, perwakilan pelaksana menyampaikan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Program sumur wakaf ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang memberi dampak nyata bagi kehidupan warga.

    Masyarakat Dusun IV Desa Stungkit menyambut dengan antusias kehadiran sumur ini. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan hingga peresmian, karena kini akses air menjadi lebih mudah dan aman.

    Pembangunan sumur ini juga memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Warga turut berpartisipasi dalam proses persiapan lokasi hingga pelaksanaan kegiatan peresmian, sehingga tercipta rasa kebersamaan dan tanggung jawab untuk menjaga fasilitas bersama.

    Sumur Wakaf 3032 diharapkan tidak hanya memberikan manfaat fisik berupa ketersediaan air bersih, tetapi juga menjadi sumber keberkahan. Setiap tetes air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun ibadah menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

    Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat memberikan perubahan nyata bagi masyarakat. Air bersih yang mudah diakses akan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan hidup warga.

    Dengan diresmikannya Sumur Wakaf Nomor 3032 di Dusun IV, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat fasilitas ini dengan baik. Semoga sumur ini menjadi sarana kebaikan yang terus memberikan manfaat bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

  • Program dakwah strategis di Sumatera Utara

    Program dakwah strategis di Sumatera Utara

    Bersama Ustadz Miswal Kiram Saragih, S.Pd.I di Masjid Ulbah bin Zaid, Lubuk Pakam

    Alhamdulillah, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah terus berkomitmen menghadirkan dakwah Islam yang ilmiah dan sesuai manhaj Nabi ﷺ serta para sahabatnya. Salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan adalah Kajian Islam Ilmiah dengan tema “Mulia dengan Manhaj Salaf” bersama Ustadz Miswal Kiram Saragih, S.Pd.I, yang bertempat di Masjid Ulbah bin Zaid, Lubuk Pakam, Sumatera Utara.

    Kajian ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan, baik pemuda, orang tua, maupun para pelajar yang haus akan ilmu agama. Dengan penuh semangat, Ustadz Miswal Kiram Saragih menyampaikan pentingnya mengikuti manhaj salaf sebagai jalan keselamatan, yakni kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman generasi terbaik umat ini.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah menjadikan kegiatan kajian seperti ini sebagai bagian dari program dakwah strategis di Sumatera Utara. Selain membina umat secara rutin, yayasan juga berperan sebagai pusat dan rujukan bagi masjid-masjid di wilayah tersebut dalam mengoordinasikan pengadaan khutbah Jumat dan ceramah agama. Dengan demikian, pesan dakwah dapat tersampaikan secara merata dan terarah.

    Melalui kajian ini, jamaah diajak untuk memahami dasar-dasar aqidah, fiqih ibadah, dan adab Islami agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Penekanan pada manhaj salaf membuat umat semakin jelas arah beragama, terhindar dari penyimpangan, serta semakin dekat dengan nilai-nilai Islam yang lurus.

    Kehadiran Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah di tengah masyarakat tidak hanya memberi pencerahan ilmu, tetapi juga meneguhkan ukhuwah Islamiyyah. Setiap masjid yang bekerja sama dalam program dakwah mendapatkan dukungan berupa pemateri yang mumpuni, kitab rujukan, serta jaringan koordinasi yang memudahkan pelaksanaan kegiatan keislaman.

    Dengan adanya koordinasi khutbah Jumat, masyarakat kini tidak lagi kesulitan mendapatkan khatib yang berkompeten. Bahkan, banyak masjid yang secara rutin menerima bantuan jadwal ceramah dan kajian dari yayasan, sehingga kegiatan ibadah dan pembinaan umat dapat berjalan dengan lebih baik.

    Jamaah yang hadir dalam kajian ini memberikan respons positif, mereka merasa lebih tercerahkan dengan penjelasan yang lugas, disertai dalil-dalil yang jelas, serta teladan dari para salafus shalih. Semangat kebersamaan dalam menuntut ilmu terlihat dari antusiasme jamaah yang memenuhi masjid sejak awal hingga akhir acara.

    Program dakwah ini diharapkan mampu mencetak generasi muslim yang berilmu, beramal, dan berakhlak mulia. Dengan ilmu yang benar, umat akan semakin kuat menghadapi tantangan zaman, sekaligus menjaga kemurnian aqidah dan ibadah.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah mengajak seluruh kaum Muslimin untuk terus mendukung program dakwah ini. Dukungan dapat berupa doa, partisipasi, maupun donasi yang insya Allah menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

    Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan setiap majelis ilmu yang diadakan sebagai cahaya penerang hati, penghapus kebodohan, dan sebab turunnya rahmat serta keberkahan di tengah-tengah umat.

  • Dai Sahrizal Abu Muhammad: 15 Tahun Mengabdi untuk Dakwah Bersama Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah

    Dai Sahrizal Abu Muhammad: 15 Tahun Mengabdi untuk Dakwah Bersama Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah

    Alhamdulillah, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah terus menghadirkan dai-dai yang berkomitmen menyebarkan ilmu syar’i ke pelosok negeri. Salah satunya adalah Ustadz Sahrizal Abu Muhammad, dai binaan yang telah mengabdikan diri selama kurang lebih 15 tahun dalam dakwah dan pembinaan umat.

    Ustadz Sahrizal Abu Muhammad resmi bergabung dengan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah pada tahun 1432 H/2011 M. Beliau bertugas di Desa Dusun Bahagia, Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pendidikan terakhirnya adalah Diploma di Sirojul Mukhlasin pada tahun 2008.

    Program dakwah yang dijalankan beliau sangat beragam. Mulai dari pembelajaran untuk remaja dan masyarakat umum, ceramah umum (kajian rutin dan dauroh), khutbah Jumat, pembinaan anak-anak, hingga memanfaatkan media sosial dan perangkat digital untuk dakwah. Tak hanya itu, Ustadz Sahrizal juga mengisi ceramah di lembaga-lembaga, radio, televisi, penjara, serta menghadiri acara pernikahan dan kunjungan kepada tokoh masyarakat setempat.

    Kepercayaan masyarakat terhadap dakwah beliau semakin meningkat. Saat ini, Ustadz Sahrizal menjadi pemateri kajian rutin sekaligus imam rawatib di Masjid Ummul Mukminin ‘Aisyah — masjid ke-50 yang dibangun oleh Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah di Desa Dusun Bahagia. Beliau juga rutin menjadi khatib dan pengisi kajian di berbagai titik di Kota Subulussalam dan sekitarnya.

    Kiprah beliau merambah ke berbagai lembaga pendidikan. Ustadz Sahrizal menjadi pemateri kajian rutin di Lapas Kelas II B Sitinjo – Sidikalang, SDIT Sitinjo – Sidikalang, pembina di Yayasan Darussalam Kota Subulussalam, serta pimpinan Pondok Ummul Mukminin Khodijah di kota yang sama. Peran ini menjadikan beliau salah satu dai dengan jangkauan dakwah paling luas di wilayah tersebut.

    Buah dari kesungguhan dakwahnya terlihat nyata. Rumah Qur’an Ummul Mukminin Khodijah yang dibinanya kini memiliki sekitar 15 santri dengan berbagai tingkat hafalan. Ada lima orang yang menyetor hafalan satu juz, empat orang dua juz, empat orang tiga juz, tiga orang enam juz, bahkan lima belas orang sudah mencapai setoran hafalan 15 juz.

    Selain itu, beliau juga menjadi pemateri di Masjid Taqwa Kota Subulussalam dan Masjid Nurul Iman di Pakpak Bharat. Berdasarkan catatan, kurang lebih 100 orang telah bertaubat dari pemahaman sufi setelah mendapat pembinaan dakwah dari beliau. Jamaah binaannya kini mencapai sekitar 350 orang.

    Tak hanya di lapangan, Ustadz Sahrizal memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah. Akun Facebook dakwahnya kini diikuti oleh lebih dari 500 orang yang rutin menyimak materi-materi yang beliau bagikan. Hal ini menunjukkan bagaimana dakwah beliau menyentuh masyarakat baik secara langsung maupun daring.

    Dedikasi Ustadz Sahrizal Abu Muhammad adalah cerminan visi Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah dalam melahirkan dai-dai yang tidak hanya berilmu tetapi juga berjiwa pengabdian. Dengan ketekunan dan kesabaran, beliau berhasil mengubah wajah dakwah di wilayahnya dan membina masyarakat agar lebih dekat kepada Al-Qur’an dan Sunnah.

    Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan keberkahan kepada Ustadz Sahrizal Abu Muhammad, melapangkan jalannya dalam berdakwah, dan menjadikan setiap ilmu yang beliau sampaikan sebagai amal jariyah yang terus mengalir hingga hari kiamat.

  • Peresmian Sumur Wakaf Ke-2977 Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah

    Peresmian Sumur Wakaf Ke-2977 Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah

    Hadirkan Air Bersih untuk Warga Lingkungan 7 Sido Bangun Hulu, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat

    Alhamdulillah, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah kembali menorehkan langkah nyata dalam menghadirkan kepedulian bagi masyarakat pelosok. Pada kesempatan yang penuh rasa syukur ini, telah diresmikan Sumur Wakaf ke-2977 yang berlokasi di Lingkungan 7 Sido Bangun Hulu, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    Peresmian sumur ini menjadi jawaban atas harapan panjang masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Di wilayah yang jauh dari pusat kota ini, air bersih bukan sekadar kebutuhan, tetapi sumber kehidupan yang kerap menjadi barang langka, terutama saat musim kemarau tiba. Dengan diresmikannya sumur wakaf ini, senyum dan rasa syukur terlihat jelas di wajah para warga.

    Kondisi masyarakat di Sido Bangun Hulu selama ini penuh keterbatasan. Untuk mendapatkan air layak konsumsi, mereka harus berjalan cukup jauh, mengangkut air dengan jerigen, bahkan kadang membeli dengan harga yang cukup memberatkan. Tidak sedikit anak-anak dan orang tua yang kelelahan setiap hari hanya untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga. Kini, dengan adanya sumur wakaf, kesulitan itu perlahan teratasi.

    Sumur Wakaf ke-2977 ini diharapkan tidak hanya menjadi sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung aktivitas ibadah warga sekitar, seperti wudhu di masjid, pengajian anak-anak, hingga kegiatan sosial lainnya. Air yang mengalir dari sumur wakaf ini insya Allah menjadi saksi amal jariyah bagi para donatur yang telah berpartisipasi.

    Peresmian ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih banyak saudara-saudara kita di pelosok negeri yang belum merasakan kemudahan akses air bersih. Sementara kita di perkotaan dapat dengan mudah memutar kran, mereka di desa-desa terpencil harus menempuh perjalanan panjang hanya untuk mendapatkan beberapa liter air. Inilah kenyataan yang menggetarkan hati kita untuk lebih peduli.

    Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah berkomitmen terus menyalurkan program wakaf sumur hingga ke titik-titik terpencil yang paling membutuhkan. Program ini menjadi wujud nyata dari semangat kepedulian dan ukhuwah Islamiyyah, di mana umat saling membantu demi keberlangsungan hidup sesama. Setiap tetes air yang keluar dari sumur wakaf adalah doa dan harapan dari masyarakat penerima manfaat.

    Air bersih yang mengalir ini adalah bukti bahwa kebaikan kecil yang dilakukan bersama-sama dapat memberikan dampak besar. Berkat para donatur yang dermawan, Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyyah bisa terus bergerak menolong mereka yang membutuhkan. Kebaikan ini diharapkan menjadi amal shalih yang tidak terputus hingga hari kiamat kelak.

    Kami mengajak kaum Muslimin di mana pun berada untuk ikut serta dalam program wakaf sumur ini. Masih banyak desa-desa di Sumatera Utara dan daerah lainnya yang menantikan bantuan serupa. Setiap donasi yang Anda titipkan akan menjadi investasi akhirat yang terus mengalir pahalanya, sebagaimana sabda Nabi ﷺ tentang sedekah jariyah yang pahalanya tidak pernah terputus.

    Mari bersama-sama menjadikan wakaf sumur sebagai sarana berbagi kehidupan. Dengan ikut serta berdonasi, Anda turut menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga-keluarga yang haus akan air bersih dan kasih sayang. Uluran tangan kita hari ini adalah harapan besar bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

    Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima amal baik para donatur, memudahkan setiap langkah kebaikan, dan menjadikan setiap tetes air dari sumur wakaf ini sebagai sumber keberkahan dan rahmat. Bersama kita bangun kepedulian, bersama kita ringankan beban mereka, dan bersama kita ukir sejarah kebaikan untuk masa depan yang lebih sejahtera.

    📞 Kontak Yayasan:
    WhatsApp: +6282361615577
    Instagram: @yayasanarrisalahalkhairiyah

  • Pembangunan Masjid Ke-126 : Masjid As’ad bin Zararah di Desa Pantai Cermin, Kec. Tapung, Kab. Kampar, Riau

    Pembangunan Masjid Ke-126 : Masjid As’ad bin Zararah di Desa Pantai Cermin, Kec. Tapung, Kab. Kampar, Riau

    Alhamdulillah, Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah terus menebar manfaat dengan membangun rumah-rumah Allah di berbagai pelosok Sumatera. Salah satu program pembangunan yang saat ini tengah berlangsung adalah Masjid ke-126, Masjid As’ad bin Zararah, yang berlokasi di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. Masjid ini diharapkan menjadi pusat ibadah dan pendidikan Islam bagi masyarakat sekitar.

    Bangunan utama masjid dirancang berukuran 15 x 15 meter dan diproyeksikan mampu menampung sekitar 280 jamaah setelah selesai, insya Allah. Untuk menunjang kenyamanan jamaah, masjid ini juga dilengkapi dengan fasilitas tempat wudhu berukuran 4 x 5 meter serta rumah imam berukuran 6 x 5 meter. Dengan fasilitas tersebut, masjid ini tidak hanya akan menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keislaman masyarakat.

    Masjid As’ad bin Zararah direncanakan tidak hanya difungsikan untuk shalat lima waktu, tetapi juga menjadi pusat kegiatan belajar Al-Qur’an, kajian ilmu-ilmu Islam, dan pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan nilai-nilai agama. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat persaudaraan dan semangat beramal di tengah masyarakat Desa Pantai Cermin.

    Hingga minggu keenam pembangunan, progres fisik masjid telah mencapai sekitar 35%. Capaian ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat, para donatur, serta relawan yang telah berkontribusi, baik melalui tenaga, doa, maupun harta.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengucapkan terima kasih yang setulusnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan masjid ini. Semoga setiap amal yang diberikan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir hingga hari akhir.

    Namun, pembangunan masjid ini masih memerlukan dukungan tambahan untuk dapat segera diselesaikan. Masih banyak bagian yang harus dikerjakan agar masjid ini segera berdiri sempurna dan dapat digunakan sepenuhnya oleh masyarakat.

    Kesempatan ini adalah peluang emas bagi kita semua untuk berinvestasi jariyah. Setiap rupiah yang Anda salurkan akan menjadi bekal pahala yang terus mengalir, insya Allah.

    Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah mengajak kaum muslimin untuk bergandeng tangan menyelesaikan pembangunan Masjid As’ad bin Zararah ini. Dengan kontribusi kita bersama, insya Allah rumah Allah ini akan segera berdiri kokoh dan menjadi sumber cahaya Islam di Desa Pantai Cermin dan sekitarnya.

    Mari kita wujudkan masjid ini sebagai tempat ibadah, pusat pendidikan, dan penguat ukhuwah Islamiyah bagi generasi mendatang. Inilah amal terbaik yang bisa kita persembahkan untuk dunia dan akhirat.

    Untuk informasi lebih lanjut dan penyaluran donasi pembangunan masjid ini, silakan menghubungi Yayasan Ar Risalah AlKhairiyah melalui WhatsApp di +6282361615577 atau Instagram @yayasanarrisalahalkhairiyah. Semoga Allah membalas setiap kebaikan kita dengan pahala yang berlipat ganda.